Bupati Rokan Hilir H.Bustamam Melantik 69 Penghulu AMJ Di lingkungan Pemkab Rokan Hilir.

Bagansiapiapi-Bersuarakyat.online Bupati Rokan Hilir H Bustamam kamis Siang 28-08-2025,Akan Mengukuhkan Sebanyak 69 Orang Penghulu Antar Masa Jabatan (AMJ) Atau Perpanjangan Masa Jabatan Pejabat Penghulu Dilingkungan Pemkab Rohil. Pengukuhan Perpanjangan AntarMasa Jabatan Selama 2Tahun Penjabat Penghulu Dilingkungan Pemkab Rohil Tersebut Sesuai Jadwal Undangan sekitar Pukul 14.00Wib Di Gedung Serba Guna Misran Rais Jalan Utama Kota Bagan Siapi-api Dihadiri Oleh Sekda Rohil Fauzi Efrizal , KapolresRohil AKBP Isa Imam Syahroni SIK MH, Kapolsek Bangkol AKP Buyung Kanidal ,Dandim 0321 Letkol Inf Diki Afriadi S Hub,Kajari Rohil Andi Adikawira Putra SH MH,Diwakili Oleh Kasi Intelijen Kajari Rohil ,Yopentinu Adi Nugroho SH MH ,Para Penghulu 69 Orang Dan Istri Serta Para Panitia Penyelenggara Dari Dinas Pemkab Rohil . Pantauan Di lapangan Satu Persatu Tata Tertib Proses Kegiatan Pengukuhan Telah Dilaksanakan Yaitu 69 Penghulu Diambil Sumpah Dan Janji secara Serentak Menurut agamanya Masing Masing. Kemudian Bupati Rokan Hilir Memimpin Acara Pelantikan Yang Dilanjutkan Dengan Ikrar Sumpah Jabatan Pembacaan Fakta Integritas Secara Bersama Dan Penadatanganan Yang Disaksikan Oleh Khayak Ramai Dalam sambutannya Bupati Rohil H.Bustamam Sekali Menyampa Satu Persatu Dan Mengucapkan terima Kasih Kepada Para Forkopimda,Ketua Bawaslu,Ketua KPU Para Penghulu Berserta Istri Dan Para Undangan Yang Hadir Pada Acara Tersebut. Pada Kesempatan Bupati Rohil H.Bustamam Untuk Sekian Kalinya Kembali Mengingatkan Para Penghulu AMJ Yang Baru Dilantik Agar Senantiasa Berhati hati Mengunakan Dana Desa Dan Harus Melaksanakan Tupoksi Jabatan Penghulu sesuai Dengan Perundang- undangan Dan Faktan Integritas Yang Telah Disepakatan . Bupati Rohil H.Bustamam Juga Mengingatkan Kedepannya Selama 3 Bulan.Para Penghulu Yang Baru Dilantik Tidak Ada Melakukan Pemberhentian Terhadap Staf Dan Kaur Desa . Kegiatan Pengukuhan Ini Digelar Berdasarkan Keputusan Bupati Rohil Nomor:35537/DPMK/ 2025Tentang Pemberhentian Penjabat Penghulu Dan Pengangkatan Kembali Serta.Perpanjangan Masa Jabatan Penghulu Dilingkungan Pemerintah Kabupaten Rokan Hilir Menurut Wilayah Antaranya : Kecamatan Bangko . 1.Penghulu Labuhan Tangga Kecil Aduar Adi 2.Penghulu Parit Aman Supartno 3.penghulu Bagan JawaPesisir Taupik Bairun 4 Penghulu Serusa Jumino 5 Penghulu LabuhanTangga Hilir M.Tarmizi SH 6.Penghulu Bagan Punak Meranti Normansyah 7 Penghulu Bagan Punak Pesisir Muhammad Toib Kecamatan Sinaboi 8.Penghulu Sungai Nyamuk Daryamin 9 Penghulu Sungai Bakau Supinto Kecamatan Pekaitan 10 Penghulu Rokan Baru Kuswadi 11.Penghulu Sungai Besar Antok Sutomo S.Sos 12.Penghulu Suak Temenggung Kartono 13.Penhulu Pekaitan Arif Fadilah 14.Penghulu Kubu 1 Muhlisin 15.Penghulu Karya Mulyo Sari Masfuri 16.Penghulu Rakan Baru Pesisir Sujarwo Edi Saputra 17.Penghulu Bantaian Raden Imam Buchari ST 18Penghulu Sungai Sialang Albon SE 19 . Penghulu Bantaian Baru Azhar Kecamatan Bagan Sinembah 20.Penghulu Pelita Riswanto 21Penghulu Gelora kecamatan Bagan Sinembah Ngatijan 22.Penghulu Bagan Manunggal Johan Taruna 23 Penghulu Jaya Agung Suparno Kecamatan Balai Jaya 24.Penghulu Pasir Putih.Hariyen 25.Penghulu Kencana Edi Saputra SH Kecamatan Simpang Kanan 26.Penghulu Bukit Damar Jamil MS 27 . Penghulu Bukit Selamat Khoiron Kecamatan Pujud 28.PenghulunTeluk Nayang Sri Astuti 29 . Penghulu Air Hitam Dedi Damhudi Kecamatan Tanjung Medan 30.Penghulu Sri Kayangan Iwan Pane SH 31.Penghulu Tanjung Sari Saiman 32Penghulu Sungai Tampah Sukatman Amd Kep 33.Penghulu Pondok Kresek Beni Friswati 34Penghulu Perkebunan Tanjung Medan Irwan Hasbuan Kecamatan Tanah Putih 35.Penghulu Rantau Bais Yusri Kandar ST. 36Penghulu Mumugo Dahlan 37Pengulu Putat Marzuki Kecamatan Rimba Melintang 38.Penghulu Teluk Pulau Hilir Sahril 39 . Penghulu Teluk Pulau Hulu Johan 40.Penghulu Lenggadai Hilir Sairin SH Kecamatan Rantau Kopar 41.Penghulu Sekapas M.Syarkoni 42.Penghulu Bagan Cempedak Dedi Wahyudi S.PDI.     Panca Sitepu

Read More

Polres Tanah Karo Tangkap Seorang Perempuan Simpan Sabu di Berastagi. 

Karo-Bersuarakyat.online Satresnarkoba Polres Tanah Karo kembali berhasil mengungkap kasus penyalahgunaan narkotika. Seorang perempuan berinisial NDS (37) warga Dusun VI, Desa Raya, Kecamatan Berastagi, Kabupaten Karo, ditangkap pada Senin (25/8/2025) sekira pukul 14.30 WIB di dalam rumahnya. Dari hasil penggeledahan, petugas menemukan 14 paket sabu dengan berat netto 1,13 gram, serta sejumlah barang bukti lain, di antaranya uang tunai Rp150 ribu, satu unit ponsel android, jam dinding, spion sepeda motor, tisu putih, dan dua plastik klip berles merah. Kapolres Tanah Karo AKBP Eko Yulianto, S.H., S.I.K., M.M., M.Tr. Opsla. membenarkan penangkapan tersebut. “Petugas langsung melakukan penggeledahan di lokasi dan menemukan barang bukti narkotika. Tersangka berikut barang bukti sudah diamankan untuk proses penyidikan lebih lanjut,” ujarnya, Kamis(29/8) pagi di Mapolres Tanah Karo. Atas perbuatannya, tersangka dijerat Pasal 112 ayat (1) dan Pasal 114 ayat (1) Undang-Undang Narkotika, dengan ancaman pidana maksimal 12 tahun penjara. Polres Tanah Karo menegaskan komitmennya dalam memberantas peredaran narkoba di wilayah hukumnya. Kapolres mengimbau masyarakat agar berperan aktif dalam memberikan informasi terkait penyalahgunaan narkotika. (Hasanudin/red)

Read More

Muhammad Toib Dikukuhkan Kembali Jabat Penghulu Bagan Punak Pesisir. 

Rohil-Bersuarakyat.online Muhammad Toib salah satu pejabat penghulu di Kabupaten Rokan Hilir (Rohil) Provinsi Riau yang berakhir masa jabatan (AMJ) kembali di kukuhkan sebagai Penghulu Bagan Punak Pesisir, Kecamatan Bangko, untuk penambahan masa jabatan dua tahun kedepan. Pengukuhan perpanjangan masa jabatan Muhammad Toib sebagai Penghulu Bagan Punak Pesisir bersamaan dengan pengukuha 68 pejabat penguhulu lainnya secara serentak yang di pusatkan di Gedung Misran Rais, Bagansiapiapi, Kamis (28/08/2025). ” Terimakasih atas dukungan dan doa khususnya masyarakat Bagan Punak Pesisir, Saya siap kembali melanjutkan pengabdian untuk masyarakat dan desa Bagan Punak Pesisir, mari sama sama saling bahu membahu membawa perubahan untuk kemajuan desa,” Ajak Toib dengan perasaan terharu. Sebanyak 69 orang pejabat penghulu se Rohil tampak serentak mengikuti prosesi pembacaan sumpah dan janji jabatan dibawah bimbingan langsung Bupati Rohil H. Bistamam, acara berlangsung dengan khidmat. Selain Bupati Rohil, acara pengukuhan perpanjangan masa jabatan pejabat penghulu se Rohil tersebut turut dihadiri langsung oleh Sekda Rohil Fauzi Efrizal, S.Sos.,MSi, Kajari Rohil Andi Adikawira Putera, SH., MH., diwakili Kasintel Yopentinu Adi Nugraha, SH., MH., Dandim 0321/Rohil Letkol Inf Diki Riyadi, Kapolres Rohil AKBP Isa Imam Syahroni PPD seluruh kepala OPD Rohil lainnya. Bupati Rohil H. Bistamam pada kesempatan itu turut menyampaikan ucapan selamat dan tahniah kepada 69 Penghulu se Rohil yang dikukuhkan secara serentak. Ia juga menegaskan Datuk dan Datin penghulu yang telah dikukuhkan agar harus benar-benar menjalani roda pemerintahan diantaranya, harus berhati-hati dalam penggunaan dana desa dan menjaga kode etik dan berbicara seperlunya. ” Harapan saya, dana ADD digunakan seuang peruntukannya. Sesuai fakta integritas yang dibacakan tadi. Maka pergunakanlah dana ADD sebesar-besarnya untuk kepentingan masyarakat,” harap Bistamam. Menurut Bistamam, penghulu sebagai orangtua di kampung hendaknya marangkul segenap tokoht masyarakatnya agar-agar terciptanya keharmonisan diantara lingkungan pemerintah kepenghuluan tersebut. “Jangan salah berbicara, karena bapak penghulu merupakan orang yang dituakan setingkat dan didahulukan selangkah di desa itu. Saya harap jaga kerukunan dan keharmonisan di desa masing-masing,” ungkapnya. Sementara itu, Bupati Bistamam juga menegaskan agar tidak terburu-buru melakukan penggantian perangkat desanya. “Bapak dan ibu Datin, saya harap selama tiga bulan ini jangan dulu menggantikan kaur dan perangkat desanya jika tidak terlalu mendesak. Setelah itu, silahkan jika dibutuhkan,” sebut Bupati. Terutama, hal yang paling penting adalah bagaimana penghulu dan datin penghulu agar melaksanakan pertanggung jawaban dana desa 2025, apabilat ada masalah maka harus dicarikan solusinya. ” Kepada pejabat penghulu yang hari ini dilantik agar menjaga hubungan harmonis dengan pejabat sementara yang sebelumnya. Bila ada masalah carilah solusi terbaiknya,” katanya lagi. Bistamam berharap besar, semoga semangat kebersamaan membangun Rokan Hilir ini terlaksana dengan baik dan menjadi amal ibadah bapak dan ibu Datuk dan Datin penghulu semua.   Editor: Panca Sitepu.

Read More

Bupati Labuhanbatu dr. Hj. Maya Hasmita Sp.OG. M.KM didampingi Wakil Bupati Labuhanbatu H. Jamri ST, saat membuka kegiatan Zoom Meeting Sosialisasi Pendataan Potensi Dan Pengadaan KTA Gerakan Pramuka, yang diselenggarakan Kwartir Nasional dan Jajarannya, di Ruang Rapat Bupati, Kantor Bupati.

Labuhanbatu-Bersuarakyat.online Kamis/8/2025, Bupati Labuhanbatu dr. Hj. Maya Hasmita Sp.OG. M.KM yang juga Kamabicab mengatakan semoga maksud dan tujuan zoom meeting ini mencapai sasaran dalam rangka, memetakan potensi gerakan Pramuka melalui pendataan terpusat melalui Kwartir Nasional, dalam hal ini perlu dikolaborasikan sebagai pemangku kebijakan, khawatir cabang, Kwartir Ranting, serta gugus depan agar pelaksanaan pengadaan KTA ini memiliki payung hukum yang jelas, terukur terarah dalam satu koridor, sehingga tidak menimbulkan kesalahpahaman, salah persepsi bagi orang tua siswa pada umumnya. “Dengan terdatanya anggota pramuka secara akurat, maka selaku Kamabicab dapat memberi kontribusi sesuai kewenangannya dalam program Kwartir cabang dalam mengelola Kwartir Ranting serta Gugus Depan sebagai ujung tombak gerakan Pramuka,” ujarnya. Kamabicab berharap kepada kepala sekolah atau Kamabigus minimal 50% dari jumlah siswa/siswi untuk membuat KTA gerakan Pramuka. “Kalau bisa lebih dari 50 % Siswa/Siswi bisa membuat dan memiliki KTA Gerakan Pramuka, karena saya tau Pramuka bisa membentuk karakter anak menjadi karakter yang mandiri, karakter yang cerdas dan bisa bersosialisasi dengan lingkungan serta bisa membuat hal – hal yang positif untuk generasi muda,” Ungkapnya. Kamabicab menyampaikan Pemkab sangat mendukung dan mengapresiasi yang sebesar besarnya kepada seluruh pengurus Pramuka Kabupaten Labuhanbatu. “Saya titipkan anak – anak generasi bangsa ini kepada Bapak dan ibu untuk menjadi anak – anak yang berakhlak, berilmu, mandiri, bisa berinovasi dan membentuk karakter-karakter yang baik. Beliau juga meminta kepada Pramuka untuk tetap eksis dan maju, Pramuka adalah salah satu tonggak ukur keberhasilan Pemerintah dalam memberikan suatu pendidikan ekstrakurikuler di luar jam pembelajaran,” tutupnya. Ketua Kwarcab Labuhanbatu Sentosa Pohan melaporkan kegiatan kegiatan yang kami selalu bangun mendukung dan mengedepankan program program Bupati, seperti kemarin Pramuka melakukan bakti sampah yang berkolaborasi dengan DLH dan juga Pengembara Tradisional. Selain itu, ia menyampaikan bahwasanya akan ada agenda nasional yaitu jambore di tahun depan dan menyusul jambore dunia, alhamdulillah pada tahun 2023 yang lalu Pramuka Labuhanbatu mengirim anggota untuk mengikuti jambore dunia. Sementara, Kepala Area Sumatera Utara Pusdatin Kwartir Nasional Kakak Ahmad Ridwan menyampaikan tujuan dari Pendataan anggota pramuka di Kabupaten Labuhanbatu adalah untuk mendapatkan Potensi yang palit, akurat dan kontrensip, untuk membantu perencanaan dan pengambilan kebijakan mempermudah akses kami di Kwartir Nasional. Pendataan ini didukung langsung oleh yang pertama Kamabicab dan Wakamabicab juga Kwarcab. “Jadi sedikit saya garis bawah, bahwasanya untuk pendataan ini adalah untuk mengintegrasikan data dari adik – adik atau dari kakak – kakak semua kedalam satu aplikasi yang bernama Ayo Pramuka Kwarnas,” jelasnya. Turut hadir Kadis DLH M. Safrin, Diskominfo, Para Pengurus Kwarcab dan Para Peserta Zoom Meeting Lainnya.   #Red

Read More

Bupati Labusel Fery Sahputra Simatupang Hadiri Apkasi Otonomi Expo 2025.

Bersuarakyat.online Bupati Labuhanbatu Selatan (Labusel), Fery Sahputra Simatupang menghadiri acara Apkasi Otonomi Expo 2025 yang digelar di Nusantara Convention Hall, Indonesia Convention Exhibition (ICE) BSD, Kabupaten Tangerang, Banten, Kamis (28/8/2025). Dalam kesempatan tersebut, Bupati Fery Sahputra didampingi oleh PJ Sekda Labusel M. Reza Pahlevi Nasution, Kadis Kominfo M. Iqbal Nasution, Kaban Bappedalitbang Kamaluddin, Kadishub Sukri, Kadis PUPR Safii, Plt Kadis Pendidikan Zulpan, dan Plt Kadis Perindag Akhiruddin Abdi. Apkasi Otonomi Expo (AOE) yang berlangsung pada 28–30 Agustus 2025 ini merupakan pameran komoditas, produk investasi, pengadaan, serta pelayanan publik dari pemerintah kabupaten se-Indonesia. Sejak pertama kali digelar tahun 2005 oleh Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (Apkasi), expo ini rutin menjadi ajang kolaborasi nasional antar daerah, pemerintah pusat, investor, hingga pelaku usaha. Kegiatan bergengsi ini dibuka langsung oleh Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, yang menegaskan pentingnya expo tersebut sebagai forum untuk memperkuat sektor perdagangan, pariwisata, investasi, serta pengadaan barang dan jasa di Indonesia. Usai pembukaan, para kepala daerah dijadwalkan meninjau berbagai stand pameran dari kabupaten di seluruh Indonesia. Salah satunya stand Kabupaten Halmahera Selatan yang menampilkan identitas budaya Saruma, produk unggulan, serta potensi pariwisata khas Halsel. Bupati Labusel, Fery Sahputra Simatupang, menyampaikan apresiasinya terhadap penyelenggaraan AOE 2025. “Apkasi Otonomi Expo ini menjadi wadah strategis bagi daerah untuk memperkenalkan potensi, produk unggulan, dan peluang investasi kepada publik nasional maupun internasional. Kehadiran kami di sini merupakan bentuk nyata komitmen dalam memperluas jejaring kerja sama, membuka peluang investasi baru, dan memperkenalkan identitas daerah kita ke panggung nasional. Kami optimis, dengan kolaborasi seperti ini, Labusel dapat semakin berkembang menuju daerah yang modern, adil, sejahtera, dan berkelanjutan,” ungkap Bupati Fery. Bupati menambahkan bahwa Pemkab Labusel akan terus mendukung program-program yang sejalan dengan penguatan otonomi daerah, serta mendorong promosi potensi lokal agar mampu bersaing di tingkat nasional maupun internasional.

Read More

Ansor Aceh Timur Angkat Bicara: Walikota Langsa Diminta Minta Maaf 3×24 Jam. 

Bersuarakyat.online Perlak, 28 Agustus 2025, Ketua GP Ansor Aceh Timur, Zulkarnaini (Cak Damar), mengecam keras pernyataan Walikota Langsa, Jefri Santana, yang dinilai tidak etis, tidak beretika, dan provokatif, dengan menyebut Bupati Aceh Timur layaknya “debt collector”. Menurutnya, aset Aceh Timur yang ada di Kota Langsa adalah hak sah Aceh Timur dan tidak boleh diremehkan. “Selama ini aset itu dipakai Langsa lebih dari 10 tahun. Kalau Bupati menegaskan akan menarik aset bila tak ada kompensasi, itu wajar. Coba kalau hitungannya sewa 10 tahun, pasti jauh lebih besar,” tegas Cak Damar. Atas nama GP Ansor Aceh Timur beserta jajaran di 24 kecamatan dan 513 desa, ia memberi ultimatum 3×24 jam kepada Walikota Langsa untuk meminta maaf secara terbuka dan datang ke Pendopo Aceh Timur. “Mari duduk dengan akal sehat dan kebijaksanaan, jangan asal bunyi,” ujarnya. Ia juga mengingatkan agar Walikota Langsa tidak memantik konfrontasi dengan Aceh Timur. “Kalau masalah ini tidak diselesaikan bijak, kami siap bangkit mempertahankan aset daerah,” tutupnya. #Hsb

Read More

Terkait Buruknya Pengelolaan Lingkungan PT Medco, Penggiat Sosial Desak DPRK Aceh Timur Bentuk Pansus. 

Aceh Timur-Bersuarakyat.online Kamis.(28/08/2025), Dugaan buruknya pengelolaan lingkungan di Wilayah Kerja ekplorasi gas Blok A oleh PT Medco E&P Malaka, penggiat sosial minta kepedulian dan perhatian serius dari Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten(DPRK) Aceh Timur. Menurut Masri, DPRK Aceh Timur saat bersikap tegas untuk menunjukkan rasa empati dan peduli terhadap keluhan rakyat, khususnya warga yang tinggal di lingkar operasi PT. Medco E&P Malaka. Selama ini banyak persoalan yang mencuat terutama berkaitan keresahan masyarakat soal pencemaran udara seperti yang di alami warga Panton Rayeuk T Kecamatan Banda Alam yang terpaksa mengungsi menyelamatkan diri dari paparan gas beracun. “Kita minta DPRK Aceh Timur untuk membentuk Pansus masalah pengelolaan lingkungan PT Medco E&P Malaka, melalui Pansus DPRK punya kewenangan untuk melakukan investigasi dan mengkaji isu lingkungan secara detail terutama soal kontroversi pencemaran udara yang diduga mengandung gas H2S,” ujar Masri. Ia juga mengatkan, untuk ungkapkan kebenaran dan keadilan, saatnya DPRK berbuat kepada rakyat dengan mencari fakta secara transparan, serta mendapatkan benang merah atas isu pro kontra, ada atau tidaknya pencemaran udara. “Dari sejak tahun 2023 Puluhan warga Panton Rayeuk T jatuh korban, karena diduga terpapar gas H2S, begitu juga beberapa wanita yang mengalami keracunan. Sementara PT Medco dan Pemkab Aceh Timur melalui Dinas Lingkungan Hidup menyatakan tidak ada pencemaran udara apalagi gas berbahaya, begitu juga rekam medis tidak pernah dipublikan secara terbuka, semua pasien yang terpapar hanya dinyatakan akibat penyakit asam lambung,” kata Masri. Masri juga menegaskan, pentingnya pembentukan Pansus DPRK Aceh Timur untuk memastikan pengelolaan lingkungan di wilayah WK Blok A benar-benar aman bagi masyarakat, seeta memastikan kepatuhan PT Medco dalam menjalankan kewajiban perusahaan. “Melalui Pansus DPRK bisa memanggil semua pihak untuk diminta keterangan baik perwakilam.masyarakat, perusahaan, DLH, Dokter yang menangani pasien terpapar gas, pakar lingkungan dan pihak lain yang relevan, termasuk melakukan audit Amdal,” tegas Masri. Terakhir Masri berharap DPRK Aceh Timur, benar-benar memberikan atensi terahadap keluhan dan ketakutan warga yang tinggal dan hidup dilingkar operasi Medco, karena persoalan ini bukan hanya soal kejahatan lingkungan,akan tetapi bisa menjadi kejahatan kemanusian. “Jangan tunggu korban berjatuhan, serta polemik setiap setiap tahun soal lingkungan di WK Blok A, Dewan sebagai wakil rakyat harus bertindak secara tegas,” pungkas Masri. #Hsb

Read More

Konflik Lahan Geureudong Pasee Memanas, APPI Desak Presiden Turun Tangan.

Foto: Muhammad, Ketua DPD APPI Aceh Utara (28/8/2025). Bersuarakyat.online ACEH UTARA, Surya Darma atau yang lebih di kenal dengan nama, Bahagia ,Konflik lahan antara warga Kecamatan Geureudong Pasee, Kabupaten Aceh Utara, dengan perusahaan perkebunan PT Setya Agung kian memanas. Perusahaan tersebut diduga merampas lahan milik masyarakat yang telah puluhan tahun dikuasai secara sah oleh warga, lengkap dengan sertifikat hak milik.ucanya pada media. Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Asosiasi Pewarta Pers Indonesia (APPI) Aceh Utara, Muhammad atau akrab disapa Rimung Buloh, mengecam keras tindakan yang disebutnya sebagai bentuk penindasan terhadap rakyat kecil. Ini jelas pelecehan terhadap hukum dan hak rakyat! Bagaimana mungkin tanah yang sudah bersertifikat dan dimiliki turun-temurun oleh warga bisa dimasukkan seenaknya ke dalam HGU PT Setya Agung? Di mana hati nurani dan tanggung jawab sosial mereka? Jangan jadikan rakyat korban keserakahan korporasi,” ujar Rimung Buloh, Kamis (28/8/2025). Ironisnya, lahan yang dipersoalkan diduga berada di luar kawasan Hak Guna Usaha (HGU) perusahaan. Warga mengklaim tanah tersebut bukan bagian dari izin resmi yang dimiliki PT Setya Agung. Rimung mendesak pemerintah daerah hingga pemerintah pusat segera bertindak. Ia bahkan meminta Presiden prabowo turun tangan untuk memastikan keadilan ditegakkan dan hak masyarakat tidak diabaikan. Jika negara tidak hadir membela rakyat, untuk siapa hukum ditegakkan? Jangan sampai kesabaran masyarakat habis dan konflik ini menjadi bom waktu yang merugikan semua pihak,” tegasnya. Ia juga mengingatkan bahwa lahan tersebut memiliki nilai historis karena pernah menjadi lokasi penting dalam konflik bersenjata masa lalu. Jangan anggap remeh kasus perampasan tanah masyarakat miskin. Apalagi tanah kebun ini pernah menjadi saksi sejarah Gerakan Aceh Merdeka. Luka lama warga belum sembuh, jangan ditambah lagi oleh PT Setya Agung,” ujarnya. Sebagai Ketua APPI Aceh Utara, Rimung menegaskan tuntutannya kepada PT Setya Agung agar segera mengembalikan tanah masyarakat Geureudong Pasee. Ia memperingatkan bahwa pengabaian tuntutan ini dapat memicu konflik lebih besar. Apabila hak masyarakat tidak dikembalikan, jangan lupakan rasa sakit masa lalu yang belum hilang. Kami tidak ingin konflik lama kembali menyala karena keserakahan pihak tertentu,” tandasnya. Hingga berita ini diturunkan, pihak PT Setya Agung belum memberikan pernyataan resmi terkait tudingan ini.;

Read More

Demi tegaknya Hukum Di Kabupaten Nagan Raya Diharapkan Kapolda Aceh Bertindak. 

Bersuarakyat.online Jakarta- Insiden salah satu awak media MGN grup Kaperwil Liputan Aceh di Kabupaten Nagan Raya pada tanggal 18 Agustus 2025 Jajaran Polres Nagan Raya setelah menerima laporan sampai saat ini belum ditangkap pelaku pembacokan awak media masih bebas. Diduga Muslim keamanan preman perusahaan Pelaku pembacokan tersebut dilakukan disaat mendampingi masyarakat ke lokasi areal perkebunan kelapa sawit PT SPS 2 di desa Babah lung kecamatan Tripa makmur kabupaten Nagan Raya , Ditengah tengah masyarakat terjadi pembicanga hangat , ada apa dengan Pihak Kepolisian Polres Nagan Raya menjadi tafsiran masyarakat yang jelas nya perusahaan lebih berkuasa dari Aparat Penegak Hukum – APH . Ironisnya apa yang terjadi sejak sepekan ini Pihak Kepolisian Polres Nagan Raya masih didalam penyelidikan pihak kepolisian pastinya. Ditindak sesuai Dengan Hukum yang berlaku , Namun sangat disesalkan Apa bila pihak perusahaan melaporkan ke polisi pencurian berondolan sawit ataupun tandan kelapa sawit justru hanya berselang Jam langsung bertindak dan diringkus pihak Kepolisian. Apakah Hukum tidak berlaku bagi masyarakat maupun Awak Media. Dimohon kepada Bapak Kapolda Aceh Turun Tangan menindak lanjuti permasalahan Pembacokan Awak Media liputan , Permasalahan permasalahan HGU perkebunan di kabupaten Nagan Raya yang selama bertahun-tahun hanya masyarakat yang jadi Tumbal ulah oknum oknum penegak hukum dan oknum oknum Mafia Tanah , sesuai Amanah melaksanakan tugas dan kewajibannya Aparat Penegak Hukum .yang di atur dengan UUD 1945 . Hukum yang berpedoman Pancasila demi masyarakat terzolimi ulah oknum oknum Mafia Tanah. Diduga Perusahaan kelapa sawit di Nagan Raya lebih berkuasa daripada Penegak Hukum sehingga masyarakat yang selalu menjadi tumbal ulah oknum oknum yang tidak bertanggung jawab demi memperkaya diri. Jurnalis sering disebut sebagai bagian dari “pilar keempat” atau “pilar keempat demokrasi” karena peran penting pers dan media dalam mengawasi dan mengontrol kekuasaan eksekutif, legislatif, dan yudikatif. Konsep ini berasal dari tradisi Eropa, yang sebelumnya hanya mengakui tiga golongan (klerus, bangsawan, dan rakyat jelata), kemudian pers ditambahkan sebagai kekuatan keempat yang memiliki pengaruh politik di luar perannya sebagai penyampai berita.

Read More

Panen Kol di Rutan Kabanjahe Bukti Keberhasilan Program Pembinaan Kemandirian. 

Karo-Bersuarakyat.online Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kabanjahe kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung program pembinaan kemandirian bagi warga binaan. Kali ini, keberhasilan tersebut terlihat dari hasil panen kol (kubis) yang dilakukan di lahan pertanian Sarana Asimilasi dan Edukasi (SAE) Rabu (27/08/2025) pukul 09.00 WIB. Panen kol ini menjadi bukti nyata bahwa program pembinaan kemandirian tidak hanya memberi bekal keterampilan, tetapi juga mampu menghasilkan hasil yang bermanfaat, baik bagi warga binaan maupun masyarakat sekitar. Lahan yang dikelola secara bersama-sama oleh petugas dan warga binaan ini membuahkan hasil panen yang melimpah, menandakan perawatan dan pengelolaan yang optimal. Kepala Rutan Kabanjahe, Bahtiar Sembiring, S.H menyampaikan bahwa kegiatan pertanian ini merupakan salah satu bentuk implementasi dari program pembinaan yang dicanangkan Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan. “Melalui kegiatan seperti ini, warga binaan dilatih untuk mandiri, produktif, dan memiliki keterampilan yang dapat dijadikan bekal ketika kembali ke masyarakat nantinya,” ujarnya. Selain menjadi sarana pembinaan, kegiatan panen kol ini juga mendukung program ketahanan pangan. Hasil panen tidak hanya dimanfaatkan untuk kebutuhan dapur Rutan, tetapi sebagian juga dipasarkan, sehingga memberikan nilai ekonomis serta melatih jiwa kewirausahaan warga binaan. Dengan adanya program ini, diharapkan para warga binaan dapat lebih termotivasi untuk mengembangkan potensi diri dan menghindari perilaku negatif selama menjalani masa pidana. Panen kol yang berhasil dilakukan menjadi simbol keberhasilan sekaligus dorongan untuk terus melaksanakan program serupa di masa mendatang.

Read More