Bupati Fery Sahputra Sampaikan Nota Pengantar Perubahan APBD 2025 di Paripurna DPRD Labusel. 

Bersuarakyat.online Bupati Labuhanbatu Selatan (Labusel), Fery Sahputra Simatupang, menyampaikan nota pengantar rancangan peraturan daerah (Ranperda) tentang Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2025 pada rapat paripurna DPRD Kabupaten Labusel, Senin (25/8/2025). Rapat paripurna yang berlangsung di ruang sidang DPRD Labusel tersebut dipimpin langsung oleh Ketua DPRD, Ari Winata, dan dihadiri Wakil Bupati Syahdian Purba Siboro, Wakil Ketua DPRD M. Romadon, Pj. Sekda M. Reza Pahlevi Nasution, Forkopimda, para Asisten dan Staf Ahli Bupati, pimpinan OPD, camat, serta sejumlah undangan lainnya. Dalam sambutannya, Bupati Fery Sahputra Simatupang menyampaikan apresiasi kepada pimpinan dan anggota DPRD atas dukungan serta perhatian yang telah diberikan sehingga Ranperda tentang Perubahan APBD 2025 dapat diajukan untuk dibahas bersama. “Sebagaimana diamanatkan dalam Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah dan Peraturan Pemerintah Nomor 12 Tahun 2019 tentang Pengelolaan Keuangan Daerah, pemerintah daerah diberikan kewenangan melakukan perubahan APBD apabila terjadi perkembangan yang tidak sesuai asumsi, pergeseran anggaran, penggunaan SILPA, keadaan darurat, maupun keadaan luar biasa,” jelas Fery. Lebih lanjut, Bupati menyampaikan bahwa perubahan APBD 2025 dilakukan dengan mempertimbangkan evaluasi realisasi semester pertama, proyeksi hingga akhir tahun, penyesuaian kebijakan nasional, kondisi sosial ekonomi masyarakat, serta kebutuhan efisiensi anggaran. Prioritas belanja daerah tahun ini, tegasnya, tetap difokuskan pada program-program strategis yang sejalan dengan visi dan misi pembangunan daerah. Adapun proyeksi perubahan APBD Tahun Anggaran 2025 dijabarkan sebagai berikut: 1. Pendapatan daerah diproyeksikan Rp1,001 triliun lebih, mengalami penurunan dibandingkan APBD murni 2025 sebesar Rp33,6 miliar. 2. Belanja daerah mencapai Rp1,067 triliun lebih, dengan penambahan pada belanja operasi, belanja modal, serta belanja tidak terduga, sementara belanja transfer mengalami pengurangan Rp2,7 miliar. 3. Pembiayaan daerah diproyeksikan meningkat signifikan, di mana penerimaan pembiayaan naik Rp42,07 miliar, sementara pengeluaran pembiayaan tetap Rp8 miliar. Bupati Fery menegaskan bahwa penyusunan Ranperda Perubahan APBD 2025 tetap berpedoman pada Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) yang telah disesuaikan, serta Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 15 Tahun 2024 tentang pedoman penyusunan APBD 2025. “Kami berharap pembahasan Ranperda ini dapat berjalan efektif, transparan, dan tepat waktu, sehingga mampu mewujudkan tata kelola keuangan daerah yang baik serta berorientasi pada kesejahteraan masyarakat,” tutur Fery. Ia juga mengajak seluruh anggota DPRD untuk bersama-sama mencermati, membahas, dan menyempurnakan Ranperda ini demi pembangunan Labuhanbatu Selatan yang modern, adil, sejahtera, dan berkelanjutan. “Semoga rancangan ini dapat diterima dan disetujui bersama antara Pemerintah Kabupaten Labuhanbatu Selatan dengan DPRD Labuhanbatu Selatan, demi kepentingan masyarakat yang kita cintai,” pungkasnya.

Read More

Kapolres Aceh Timur Pimpin Upacara PTDH In Absentia Satu Personel. 

Bersuarakyat.online Selasa, 26 Agustus 2025 Kapolres Aceh Timur, Polda Aceh, AKBP Irwan Kurniadi, S.I.K. pada Selasa, (26/08/2025) pagi memimpin upacara Pemberhentian Tidak Dengan Hormat (PTDH) terhadap Bripka Akhyar jabatan Ba Polres Aceh Timur yang diberi sanksi tegas berupa PTDH atau pecat dari anggota Polri karena personel tersebut melanggar kode etik Polri. Upacara PTDH yang berlangsung di Lapangan Sarja Arya Racana tersebut tidak dihadiri langsung oleh personel yang bersangkutan, namun tetap berlangsung secara in absentia dan secara simbolis Kapolres Aceh Timur memberikan tanda silang pada foto personel sebagai tanda PTDH. Kapolres mengatakan, jika upacara PTDH ini menindaklanjuti putusan hasil sidang Komisi Kode Etik Profesi (KKEP), yang memutuskan bahwa personel tersebut tidak layak untuk dipertahankan menjadi anggota Polri. Keputusan tersebut diambil melalui proses yang sangat panjang, penuh pertimbangan dan dengan senantiasa berpedoman kepada koridor hukum yang berlaku. “Sebagai pimpinan, saya mengajak agar peristiwa ini hendaknya dapat dijadikan contoh dan pelajaran. Ini disebabkan karena perbuatan anggota itu sendiri,” kata Kapolres. Menurutnya, jika kegiatan upacara PTDH ini merupakan bentuk sanksi atau punishment yang diberikan organisasi Polri kepada personel yang melakukan pelanggaran. “Perbuatan yang dilakukan oleh personel tersebut merupakan perbuatan tidak dikehendaki masyarakat maupun organisasi Polri,” ujar Kapolres. Lebih jauh Kapolres menegaskan, pihaknya juga meminta kepada seluruh anggotanya agar bekerja dengan baik dan profesional dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. “Yang berprestasi tentu akan kita berikan reward atas kinerjanya, dan yang melanggar kode etik Polri sudah pasti akan mendapatkan punishment. Untuk itu saya minta seluruh perwira untuk meningkatkan pengawasan dalam menjalankan tugas dan tanggung jawabnya sehingga ke depan tidak ada lagi personel yang melakukan pelanggaran dan upacara PTDH tidak perlu diadakan lagi di Polres Aceh Timur pada kemudian hari,” tegas Kapolres. Ia juga juga meminta kepada seluruh personel Polres Aceh Timur dan jajaran untuk tidak menodai institusi yang dapat merendahkan harkat dan martabat anggota Polri juga tidak menyalahgunakan wewenang serta saling mengingatkan antara sesama anggota Polri, yang terpenting bentengi diri dengan agama agar tidak mudah terpengaruh dari hal-hal yang dapat merusak diri dan moral. “Mari kita jaga sikap dan perilaku sebagai anggota Polri yang patut menjadi contoh dan dicintai oleh masyarakat, karena ke depan tugas Polri semakin berat.” Pungkas Kapolres Aceh Timur AKBP Irwan Kurniadi, S.I.K. #Hsb

Read More

Hasan Basri Terpilih Sebagai Geuchik Gampong Cek Mbon Periode 2025–2031.

Bersuarakyat.online Peureulak Kota, Aceh Timur – Pemilihan Geuchik (Kepala Desa) Gampong Cek Mbon, Kecamatan Peureulak Kota, Kabupaten Aceh Timur, pada Senin (25/8/2025) berlangsung sukses, aman, dan kondusif. Dua calon bertarung memperebutkan suara rakyat, yaitu Hasan Basri (calon nomor urut 1) dan Tgk. Ibrahim (calon nomor urut 2). Dari hasil perhitungan akhir, Hasan Basri unggul telak dengan perolehan 486 suara, sedangkan lawannya Tgk. Ibrahim hanya memperoleh 167 suara. Dengan demikian, Hasan Basri resmi terpilih sebagai Geuchik Gampong Cek Mbon periode 2025–2031. Pemilihan kepala desa (Pilkades) ini merupakan proses demokrasi tingkat desa yang dilaksanakan secara langsung, umum, bebas, rahasia, jujur, dan adil, sesuai dengan peraturan perundang-undangan serta Peraturan Menteri Dalam Negeri. Turut hadir dalam proses pemilihan tersebut Muspika Peureulak Kota, di antaranya Camat, Danramil, Kapolsek, serta tokoh masyarakat. Kehadiran aparat keamanan dan tokoh desa membuat suasana semakin tertib, sementara antusiasme warga terlihat dari tingginya partisipasi masyarakat yang datang ke TPS. Camat Peureulak Kota, Nasri, SE, MSM, yang memantau langsung jalannya pemilihan, menyampaikan imbauan sebelum proses pemungutan suara dimulai. Ia menekankan pentingnya menjaga ketertiban dan keamanan selama Pilkades berlangsung. “Dalam pemilihan Geuchik ini, setiap calon harus siap menerima kemenangan maupun kekalahan. Yang menang harus mampu mengemban amanah dengan baik untuk memajukan desa, sementara yang kalah harus legowo dan menerima dengan lapang dada,” tegas Nasri. Sementara itu, Kapolsek Peureulak Kota juga meminta masyarakat agar tetap menjaga situasi kondusif pasca pemungutan suara. Ia menegaskan agar para calon memberi arahan kepada pendukung masing-masing untuk tidak melakukan provokasi, intimidasi, ataupun gesekan dengan pihak lawan, karena hal tersebut dilarang dan telah diatur dalam undang-undang. Menurut Kapolsek, suasana kondusif hanya dapat tercipta dengan kerja sama semua pihak, baik panitia, calon, maupun masyarakat, sehingga seluruh rangkaian kegiatan Pilkades berjalan tertib, lancar, dan aman. Dengan kemenangan mutlak Hasan Basri, masyarakat Gampong Cek Mbon kini menaruh harapan besar agar kepemimpinan baru periode 2025–2031 dapat membawa perubahan positif, meningkatkan pembangunan, dan memperkuat pelayanan bagi masyarakat setempat

Read More

Polres Aceh Timur Kawal Mediasi Warga dengan PT. Medco. 

Bersuarakyat.online Polres Aceh Timur, Polda Aceh pada Minggu, (24/08/2025) malam mengawal mediasi warga Panton Rayeuk T, Kec, Banda Alam dengan PT. Medco E&P Malaka setelah puluhan warga Desa Panton Rayeuk T mengungsi ke Kantor Camat Banda Alam sejak Minggu pagi. Pengungsi yang didominasi oleh perempuan dan anak anak ini mengaku mengalami sesak nafas akibat terpapar gas PT. Medco yang sedang aktivitas Shutdown. Mediasi yang berlangsung di Kantor Camat Banda Alam ini dihadiri oleh; Kabagops Polres Aceh Timur Kompol Sukirno, S.E., Kasat Intelkam AKP I Ketut Supriyatnha, Kapolsek Banda Alam Ipda Budi Hartono, S.Sos, Petugas Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Aceh Timur, Perwakilan PT. Medco dan Perwakilan warga Desa Panton Rayeuk T. Dalam kesempatan tersebut warga Panton Rayeuk T meminta kompensasi atas aktivitas Shutdown PT. Medco E&P Malaka. Alasan tuntutan masyarakat merujuk pada pengalaman tahun 2021 ketika warga CV-8 pernah mengalami keracunan akibat kegiatan serupa. Menanggapi penyampaian warga, perwakilan PT. Medco menyebutkan; kegiatan Shutdown PT. Medco E&P Malaka dilakukan secara berkala setiap 2 (dua) tahun sekali dan sampai saat ini situasi operasional masih dalam zona aman. Disamping itu tidak ditemukan indikasi bau busuk yang membahayakan masyarakat. Selanjutnya kompensasi hanya akan diberikan jika kondisi darurat yang mewajibkan warga untuk mengungsi. Hal senada juga dikatakan oleh petugas dari Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Aceh Timur yang menyatakan tidak ditemukan indikasi bau busuk yang berasal dari aktivitas Shutdown PT. Medco E&P Malaka. Hal ini setelah dilakukan pengecekan dan pemantauan dimulai pukul 08.30 WIB sampai pukul 16.00 WIB yang menunjukkan hasil tidak ditemukan bau gas seperti yang dikeluhkan oleh warga. Sementara itu Kapolres Aceh Timur AKBP Irwan Kurniadi, S.I.K. melalui Kabagops mengatakan, kehadiran Polri dalam mengawal mediasi antara warga dan perusahaan bertujuan menjembatani kedua belah pihak. “Kehadiran kami dalam mediasi ini bisa berperan sebagai penengah yang netral untuk memfasilitasi mediasi antara warga dan perusahaan, memastikan hak-hak semua pihak terpenuhi,” ujar Kompol Sukirno. Pihaknya mengupayakan adanya mediasi supaya tidak berdampak luas, selanjutnya perusahaan sendiri yang menyelesaikan perkara tersebut dengan warga desa setempat. Terang Kabagops Polres Aceh Timur Kompol Sukirno, S.E.

Read More

Nelayan Pencari Udang Hanyut di Perairan Kampung Nelayan Indah Kota Medan Akhirnya Ditemukan Tim SAR Gabungan. 

Bersuarakyat.online Medan, 24 Agustus 2025 Tim SAR gabungan berhasil menemukan seorang nelayan yang dilaporkan hilang saat mencari udang di perairan Kampung Nelayan Indah, Medan Labuhan. Korban atas nama Haris Nasution (66) ditemukan dalam kondisi meninggal dunia pada hari ini, Minggu (24/8) pukul 11.00 WIB. Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (SAR) Kelas A Medan, Hery Marantika, S.H., M.Si., menyatakan bahwa penemuan ini merupakan hasil dari operasi pencarian intensif yang dilakukan oleh tim SAR gabungan. “Setelah menerima laporan pada pagi tadi, kami langsung memberangkatkan tim rescue menuju lokasi kejadian. Pencarian kami fokuskan di sekitar area tujuan korban dan lokasi perahu korban ditemukan,” ujar Hery Marantika. “Alhamdulillah, hari ini korban berhasil kami temukan sekitar 1 km ke arah timur dari lokasi penemuan perahu korban. Setelah ditemukan, jenazah korban langsung kami evakuasi ke rumah duka untuk diserahkan kepada pihak keluarga.” Kronologi Kejadian Kejadian bermula pada Jumat, 22 Agustus 2025, sekitar pukul 14.00 WIB, saat korban berangkat dari rumah menggunakan perahu untuk mencari udang. Namun hingga keesokan harinya, korban tak kunjung kembali kerumah. Merasa khawatir, keluarga korban mencoba mencari di lokasi tujuan korban, tetapi tidak menemukan keberadaan korban dan hanya menemukan perahunya. Kejadian ini kemudian dilaporkan kepada keluarga dan diteruskan ke Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Medan. Tim SAR gabungan yang terlibat dalam operasi pencarian ini terdiri dari personel Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Medan, Polsek Medan Labuhan, unsur nelayan setempat, dan pihak keluarga korban.

Read More

Bupati Karo dan Wakil Bupati Karo Hadiri Syukuran Kenaikan Pangkat Brigjen TNI Josep DD Surbakti. 

Medan-Bersuarakyat.online Bupati Karo, Brigjen Pol (Purn) Dr. dr. Antonius Ginting, Sp.OG., M.Kes., dan Wakil Bupati Karo, Komando Tarigan, SP hadiri syukuran kenaikan pangkat Dangrup 5 Kopassus Brigjen TNI Josep D.D. Surbakti, SE, M.Han, Sabtu (23/08/2025) di Regale International Convention Centre Royal Hall Lt 2, JL. H. Adam Malik, Silalas, Medan. Bupati Karo hadir ditemani istri Roswitha Br Bukit,SE,M.Si, Ak,CA. Kedatangan Bupati dan Wakil Bupati Karo disambut langsung Pj. Sekdakab Karo sekaligus abang kandung Brigjen TNI Josep D.D. Surbakti, S.E., M.Han, Dr.Drs Eddi Surianta Surbakti, M.Pd. Syukuran kenaikan pangkat ini diawali dengan pelaksanaan ibadah. Setelahnya, acara sederhana itu dilanjutkan dengan ramah tamah. Bupati Karo Antonius Ginting menyampaikan selamat atas kenaikan pangkat Brigjen TNI Josep D.D. Surbakti, S.E., M.Han. Dengan kenaikan pangkat ini diharapkan Brigjen TNI Josep dapat mencapai kesuksesan di hari – hari mendatang dalam dharma bhaktinya kepada nusa dan bangsa, termasuk bagi masyarakat Karo. “ Atas nama pribadi dan masyarakat Kabupaten Karo kami sampaikan selamat dan sukses atas kenaikan pangkat ini. Semoga kesuksesan dalam pengabdian kepada negara dan bangsa Indonesia tetap mengiringi Brigjen TNI Josep D.D. Surbakti, S.E., M.Han,”ujar Bupati Karo.

Read More

SMPN 2 Julok Disorot: Kepala Sekolah Diduga Jarang Hadir, APPI Minta Dinas Bertindak. 

Aceh Timur-Bersuarakyat.online Berita yang beredar Kepala Sekolah SMP Negeri 2 Julok, Kabupaten Aceh Timur, diduga jarang hadir di sekolah dan ketika datang hanya untuk mengisi daftar hadir. Dugaan ini muncul saat tim media mendatangi sekolah tersebut pada Sabtu (23/8/2025) sekitar pukul 11.00 WIB. Seorang penjaga sekolah yang enggan disebutkan namanya mengatakan kepala sekolah sempat hadir pagi itu, namun segera meninggalkan lokasi. “Bapak tadi masuk, isi daftar absen, lalu pergi lagi,” ujarnya kepada awak media. Salah seorang guru yang dimintai keterangan juga mengaku tidak mengetahui keberadaan kepala sekolah. “Kami tidak tahu beliau ke mana,” katanya singkat. Upaya konfirmasi melalui panggilan telepon dan pesan WhatsApp ke nomor kepala sekolah tidak mendapat respons. Saat berkeliling, tim media menemukan kondisi halaman dan lapangan sekolah yang tampak kurang terawat, dengan rumput tinggi menyerupai semak belukar. Selain itu, terlihat adanya proyek pembangunan dan rehabilitasi sekolah dengan anggaran sekitar Rp1 miliar. Media juga berencana meminta penjelasan terkait penyaluran Dana Program Indonesia Pintar (PIP). “Kalau dana perawatan sekolah ada, kenapa halaman dan lapangan bisa tidak terurus? Sebagai pimpinan, kepala sekolah seharusnya memperhatikan lingkungan belajar siswa,” ujar salah satu wartawan di lokasi. Hingga berita ini dipublikasikan, kepala sekolah SMP Negeri 2 Julok belum memberikan tanggapan atas konfirmasi yang telah dikirim sejak Sabtu (23/8) hingga Minggu (24/8). Menanggapi hal ini, Ketua Asosiasi Pewarta Pers Indonesia (APPI) Aceh Timur, Hasbi, meminta Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Aceh Timur menegur kepala sekolah yang jarang masuk. “Beredarnya berita seperti ini mengindikasikan ada lebih dari satu kepala sekolah yang hanya datang untuk absen. Dinas perlu bertindak tegas,” tegasnya. Saat di konfirmasi lagi kepala smp 2 julok mengatakan saya lagi di bireun. mamak saya saket di rumah saket katanya melalui hp seluler nya.   (Hsb).

Read More

Diduga Korupsi dan Pungli di UPTD Puskesmas Tanjung Ledong. 

Labura-Bersuarakyat.online Dugaan korupsi dan pungli menyeruak di UPT Puskesmas Ledong, sesuai dengan investigasi tim wartawan di lapangan, Ju’mat22 Agustus 2025 . Dugaan praktik korupsi dan pungutan liar (pungli), penyimpangan dana terjadi di UPTD Puskesmas Tanjung Ledong, Kabupaten Labuhanbatu Utara di perkirakan dilakukan D. Daulay sebagai Kapus. Beberapa sumber internal Puskesmas yang tidak mau disebutkan namanya mengungkap adanya penarikan dana Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) secara manual kepada staf, meski dana sudah masuk langsung ke rekening masing-masing pegawai tapi diminta agar diberikan kepada Kapus minimal 12% dari dana yang diterima pegawai staf medis dan non-medis yang seharusnya menerima hak penuh dari dana JKN, justru dipaksa mengembalikan sekitar 12 persen secara tunai tanpa transparansi. Dugaan pemotongan ini menjadi beban berat di tengah kebutuhan para pegawai yang seharusnya dilindungi oleh jaminan kesehatan tersebut. Lebih parahnya, dugaan penyimpangan juga terjadi pada dana Biaya Operasional Kesehatan (BOK). Praktik “tumpang rekening” diduga dilakukan dengan mencairkan dana menggunakan rekening staf yang tidak pernah turun ke lapangan, sementara staf yang benar-benar bekerja di lapangan tidak menerima dana sesuai haknya. Bahkan, pegawai yang terlibat dalam kegiatan pemberian obat cacing di sekolah-sekolah diduga tidak mendapatkan biaya perjalanan dinas sama sekali. Ironisnya, operator dana BOK memaksa staf yang turun lapangan untuk mengumpulkan dokumentasi berupa foto sebagai syarat pencairan dana, sebuah praktik yang dinilai hanya untuk menutupi penyimpangan anggaran. Dugaan pungli dan penyimpangan dana ini melibatkan oknum penting di internal Puskesmas, yakni Kepala UPTD berinisial DW, Bendahara JKN RSN, dan Bendahara BOK IM. Meski telah berlangsung lama, hingga kini belum ada tindakan tegas maupun klarifikasi resmi dari pihak manajemen Puskesmas. Upaya konfirmasi awak media untuk meminta data realisasi dana BOK bahkan berujung pada pemblokiran kontak WhatsApp oleh Kepala Puskesmas DW, tindakan yang dinilai menghambat transparansi dan keterbukaan informasi publik. Kasus ini berpotensi merugikan hak-hak pegawai sekaligus mengancam akuntabilitas penggunaan dana publik. Dugaan manipulasi “tumpang rekening” pun membuka indikasi penyalahgunaan anggaran negara yang sangat serius. Para pegawai yang merasa dirugikan kini berencana melaporkan dugaan ini ke Polres Labuhanbatu agar dilakukan penyelidikan mendalam dan penindakan hukum yang tegas. Instansi terkait diharapkan segera melakukan audit menyeluruh terhadap UPTD Puskesmas Tanjung Ledong untuk memastikan transparansi dan keadilan penggunaan dana publik, sekaligus melindungi hak para pegawai.   (TIM/HH)

Read More

Pelaku Pembacokan Awak Media MGN Grup Masih Bebas, Kepolisian Resor Nagan Raya Dinilai Lemah Bertindak – PT SPS 2 Diduga Lebih Berkuasa. 

Bersuarakyat.online Nagan Raya – Hingga kini, pelaku pembacokan terhadap awak media Ridwanto, Kepala Perwakilan Aceh Media Grup Nasional (MGN), pada 18 Agustus 2025 masih bebas berkeliaran tanpa adanya tindakan tegas dari pihak Kepolisian Resor Nagan Raya. Peristiwa ini terjadi saat korban mendampingi masyarakat melakukan investigasi di lokasi sengketa lahan HGU milik PT Surya Panen Subur II (SPS 2) di Kecamatan Tripa Makmur, Kabupaten Nagan Raya. Masyarakat menduga aksi pembacokan tersebut merupakan bagian dari rencana pembunuhan oleh preman bayaran yang disokong pihak perusahaan. Dugaan semakin kuat karena hingga saat ini kepolisian belum melakukan penangkapan, sehingga menimbulkan praduga bahwa PT SPS 2 dianggap lebih berkuasa daripada aparat penegak hukum. Desakan Terhadap Penegakan Hukum dan Perlindungan Jurnalis Insiden ini menambah catatan kelam terhadap kebebasan pers di Indonesia, terutama di wilayah yang sarat konflik agraria. Sejumlah organisasi pers dan pegiat hak asasi manusia mendesak aparat penegak hukum agar mengusut tuntas kasus pembacokan ini serta memastikan perlindungan bagi jurnalis yang bekerja di lapangan. Masyarakat Mulai Kehilangan Kepercayaan Masyarakat mempertanyakan hubungan antara aparat kepolisian dengan pihak perusahaan. Jika kepolisian terus menunjukkan kelambanan dan ketidakberanian dalam menangani kasus ini, dikhawatirkan masyarakat akan mengambil langkah sendiri. “Jangan salahkan kami bila pada akhirnya masyarakat bertindak. Jangan kami yang selalu dipersalahkan di mata hukum, sementara pelaku kejahatan dibiarkan bebas,” tegas perwakilan warga.     (hsb)

Read More

Ibadah Minggu Trinitatis Di HKI Rantauprapat Berlangsung Khidmat Dan Penuh Sukacita. 

Labuhanbatu-Bersuarakyat.online Bersuararakyat.online l Jemaat Huria Kristen Indonesia (HKI) Resort Khusus Rantauprapat merayakan ibadah Minggu Trinitatis (Allah Tritunggal) dengan penuh sukacita pada Minggu, 24 Agustus 2025. Ibadah dipusatkan di gedung gereja HKI, Jalan H. Adam Malik Kayu Raja By Pass No. 23, Rantauprapat, Kabupaten Labuhanbatu, Sumatera Utara. Ibadah Minggu Trinitatis ini dipimpin langsung oleh Pendeta Resort, Pdt. SB Sipahutar, S.Th, yang juga memimpin jalannya kebaktian. Seperti biasanya, rangkaian acara dimulai tepat pukul 10.00 WIB dan diikuti ratusan jemaat dengan suasana khidmat dan penuh penghayatan iman sejak awal hingga akhir. Sejumlah pelayan gereja turut terlibat dalam rangkaian ibadah tersebut. Kotbah disampaikan oleh St. S. Pakpahan, liturgi dipandu oleh St. MH Tambunan, doa syafaat dibawakan oleh St. P. Simarmata, sementara pelayanan pintu dipercayakan kepada St. P. Br Hutagaol bersama C. St. RB Gultom. Musik pengiring dibawakan oleh organis N. Br Sihombing dengan dukungan song leader Ina. Firman Tuhan pada perayaan Minggu Trinitatis kali ini diambil dari Efistel 1 Tesalonika 5:12-24, sementara khotbah/jamita bersumber dari Psalmen 103:15-18. Pembacaan firman dalam bahasa Batak Toba semakin memperkaya suasana liturgi khas HKI yang penuh makna dan tradisi. Kemeriahan ibadah juga ditandai dengan persembahan pujian dari sejumlah paduan suara. Turut tampil mengisi acara PPr Ina Kamis, Koor Sola Gratia, PNB Remaja, serta Koor PA. Selain itu, penampilan Tingting yang mempersembahkan doa/tangiang melalui nyanyian rohani dari Buku Ende dalam bahasa Batak Toba turut memberi nuansa tersendiri. Partisipasi paduan suara dan doa persembahan tersebut membuat ibadah semakin semarak dan menyentuh hati jemaat. Suasana penuh kebersamaan tercipta, di mana jemaat larut dalam pujian, doa, serta renungan firman yang membangkitkan semangat iman. Selain ibadah Minggu, HKI Resort Khusus Rantauprapat juga secara rutin melaksanakan partangiangan atau ibadah persekutuan di rumah-rumah jemaat yang terbagi dalam lima sektor. Jadwal kegiatan tersebut turut disampaikan dalam warta jemaat oleh St. P. Simarmata, MM. Ibadah Minggu Trinitatis kali ini berlangsung tertib, lancar, dan penuh sukacita. Doa penutup menjadi penanda berakhirnya rangkaian ibadah yang meninggalkan kesan mendalam bagi seluruh jemaat.   Penulis: Ramses Sihombing

Read More