Satnarkoba Polres Tanah Karo Bersama Polsek Berastagi Tangkap Lima Tersangka Narkotika, Sita Lebih dari 73 Gram Sabu di Empat TKP di Berastagi

    Karo.bersuarakyat.online Dalam operasi cepat yang berlangsung pada Selasa(18/11) dini hari, Polsek Berastagi bersama Satresnarkoba Polres Tanah Karo berhasil mengamankan lima terduga pelaku penyalahgunaan narkotika jenis sabu dari empat lokasi berbeda di wilayah Desa Gurusinga, Kecamatan Berastagi, Kabupaten Karo. Operasi beruntun ini menjadi pintu pembuka pengembangan jaringan peredaran narkotika yang diduga saling terkait.   Kapolres Tanah Karo AKBP Eko Yulianto, S.H., M.M., M.Tr.Opsla, melalui Kasat Narkoba AKP Harjuna Bangun, S. Sos, M.H, menjelaskan bahwa seluruh rangkaian penangkapan terjadi dalam rentang waktu hanya 30 menit.   “Langkah cepat personel di lapangan berhasil mengungkap keterkaitan antar­terduga pelaku. Kami akan mengembangkan kasus ini hingga ke seluruh pelaku dalam jaringannya,” tegas Kasat, Sabtu(22/11) pagi di Mapolres.   Penangkapan Berantai Empat TKP   TKP 1 – Pukul 01.00 WIB, Jl. Udara Simpang Desa Gurusinga   Personel Polsek Berastagi mengamankan AHB(39) di pinggir jalan. Dari penggeledahan ditemukan satu paket sabu seberat 0,66 gram dan satu unit ponsel. Hasil interogasi awal, AHB mengaku memperoleh narkotika dari seseorang bernama RS yang tinggal di Gg. Kacihe.   TKP 2 – Pukul 01.15 WIB, Simpang Gg. Kacihe   Saat menuju lokasi pengembangan, polisi melihat sebuah mobil mencurigakan dan menghentikannya. Di dalamnya terdapat dua laki-laki, yakni RGP (31) dan BSP (34).   Dari mobil Ayla tanpa plat tersebut ditemukan 3 paket sabu seberat 2 gram, beberapa peralatan konsumsi/penyimpanan, serta dua unit telepon genggam. Keduanya juga mengaku mendapat barang dari Ramosta Sembiring.   TKP 3 – Pukul 01.30 WIB, Garasi Rumah di Gg. Kacihe   Personel gabungan kemudian menemukan seorang perempuan, ISG(37), di garasi rumah yang berada tidak jauh dari TKP 2. Di atas meja, polisi menyita satu paket sabu 0,09 gram dan sebuah tas. Imelda juga menyebut nama Ramosta Sembiring sebagai sumber barang.   TKP 4 – Pukul 01.30 WIB, Rumah RS   Penggeledahan berlanjut ke rumah RS (41), yang kemudian turut diamankan. Dari rumah tersebut, petugas menemukan paket sabu dengan berat signifikan yakni 70,19 gram, timbangan digital, pipet runcing, uang tunai Rp1.800.000, ponsel, serta perlengkapan lain yang diduga digunakan untuk aktivitas peredaran narkotika.   Seluruh tersangka dan barang bukti telah dibawa ke Satresnarkoba Polres Tanah Karo untuk proses penyidikan lebih lanjut. Kasus ini dikenakan Pasal 112 ayat (1), (2) dan Pasal 114 ayat (1), (2) serta pasal 132 (1) Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, dengan ancaman hukuman 12 hingga 20 tahun penjara bagi para pelaku.   Kasat Narkoba menegaskan bahwa penyidik akan terus menelusuri pemasok, perantara, hingga kemungkinan jaringan yang lebih luas.   “Pengungkapan ini bukan akhir. Kami akan memburu seluruh pelaku lain yang terlibat dalam mata rantai peredaran sabu di wilayah Tanah Karo,” ujar AKP Harjuna.   Polres Tanah Karo memastikan upaya pemberantasan narkoba akan semakin diperkuat demi menjaga keamanan dan masa depan generasi muda di Kabupaten Karo. DB

Read More

Pemkab Paluta Memberikan Pelayanan, Program Berobat Gratis Merupakan Inisiatif Kesehatan Daerah.

Bersuarakyat.Online  Pemerintah Kabupaten Padang Lawas Utara Memberikan Pelayanan Program Berobat Gratis, Pemerintah Kabupaten Padang Lawas Utara merupakan sebuah inisiatif pelayanan kesehatan daerah yang bertujuan memberikan akses pengobatan tanpa biaya kepada masyarakat yang terlihat Di Status Facebook Dinas Kesehatan Kab Paluta, Pada Minggu : 23/11/2025. Khususnya bagi warga kurang mampu dan yang belum memiliki jaminan kesehatan. Program ini dilaksanakan sebagai upaya pemerintah daerah untuk meningkatkan derajat kesehatan masyarakat, memperluas jangkauan layanan kesehatan, serta memastikan bahwa setiap warga mendapatkan pelayanan medis dasar maupun lanjutan di fasilitas kesehatan milik pemerintah. Program ini mencakup: Pelayanan kesehatan dasar di Puskesmas tanpa pungutan biaya. Pembiayaan pengobatan tertentu di RSUD bagi masyarakat berpenghasilan rendah. Fasilitas rujukan bagi pasien yang tidak mampu, bekerja sama dengan dinas kesehatan, RSUD, dan lembaga terkait. Integrasi dengan program jaminan kesehatan nasional (BPJS), termasuk bantuan pendaftaran atau penjaminan bagi warga yang belum terdaftar. Inisiatif ini menjadi bagian dari komitmen Bupati dan Pemkab Padang Lawas Utara dalam meningkatkan pelayanan publik, menekan angka kesakitan, dan memperkuat perlindungan sosial bidang kesehatan.   Harahap Kuro – Kuro.

Read More

Pemkab Paluta Memberikan Pelayanan, Program Berobat Gratis Merupakan Inisiatif Kesehatan Daerah.

  Bersuarakyat.Online – Paluta Pemerintah Kabupaten Padang Lawas Utara Memberikan Pelayanan Program Berobat Gratis, Pemerintah Kabupaten Padang Lawas Utara merupakan sebuah inisiatif pelayanan kesehatan daerah yang bertujuan memberikan akses pengobatan tanpa biaya kepada masyarakat yang terlihat Di Status Facebook Dinas Kesehatan Kab Paluta, Pada Minggu : 23/11/2025. Khususnya bagi warga kurang mampu dan yang belum memiliki jaminan kesehatan. Program ini dilaksanakan sebagai upaya pemerintah daerah untuk meningkatkan derajat kesehatan masyarakat, memperluas jangkauan layanan kesehatan, serta memastikan bahwa setiap warga mendapatkan pelayanan medis dasar maupun lanjutan di fasilitas kesehatan milik pemerintah. Program ini mencakup: Pelayanan kesehatan dasar di Puskesmas tanpa pungutan biaya. Pembiayaan pengobatan tertentu di RSUD bagi masyarakat berpenghasilan rendah. Fasilitas rujukan bagi pasien yang tidak mampu, bekerja sama dengan dinas kesehatan, RSUD, dan lembaga terkait. Integrasi dengan program jaminan kesehatan nasional (BPJS), termasuk bantuan pendaftaran atau penjaminan bagi warga yang belum terdaftar. Inisiatif ini menjadi bagian dari komitmen Bupati dan Pemkab Padang Lawas Utara dalam meningkatkan pelayanan publik, menekan angka kesakitan, dan memperkuat perlindungan sosial bidang kesehatan. Harahap Kuro – Kuro.

Read More

Suasana Hangat Hari Guru di Cermari, Bupati Fery Apresiasi Pengabdian Para Pendidik. 

Bersuarakyat.online Bupati Labuhanabatu Selatan (Labusel), Fery Sahputra Simatupang, menghadiri perayaan Hari Guru di Yayasan Pendidikan Cerdas Mandiri (Cermari), Kecamatan Kotapinang, Sabtu (22/11/2025). Hadir pula Pj Kadis Pendidikan Julpan Hamsar, para orang tua murid, serta seluruh tenaga pendidik yang menjadi ujung tombak pembentukan karakter anak-anak di Cermari. Suasana acara berlangsung hangat dan penuh keceriaan. Bupati Fery terlihat menikmati setiap momen, senyumnya tak lepas ketika menyaksikan penampilan anak-anak PAUD dan TK Cermari yang tampil penuh keceriaan dan kepolosan. Tawa ringan dan tepuk tangan beliau ikut menyemarakkan acara. Dalam sambutannya, Bupati Fery Sahputra mengucapkan Selamat Hari Guru kepada seluruh pendidik, khususnya guru-guru Cermari. Beliau menyampaikan rasa terima kasih yang tulus atas pengabdian dan ketulusan para guru dalam mendidik anak-anak sejak usia dini. Menurutnya, pendidikan di PAUD dan TK adalah pondasi pertama yang akan membentuk kepribadian, karakter, dan masa depan generasi Labusel. Bupati juga mengajak seluruh pihak, mulai dari pemerintah daerah hingga para orang tua, untuk terus mendukung lembaga-lembaga pendidikan seperti Cermari. Karena membangun masa depan yang lebih baik bukan hanya tugas guru, tetapi tanggung jawab bersama.

Read More

Ibadah Minggu Ujung Tahun HKI Rantauprapat Berlangsung Khidmat dan Penuh Penghayatan. 

Labuhanbatu- Bersuarakyat.online  Huria Kristen Indonesia (HKI), yang merupakan anggota Persekutuan Gereja-Gereja di Indonesia (PGI), Resort Khusus Rantauprapat melaksanakan Ibadah Minggu Ujung Tahun Huria pada Minggu, 23 November 2025. Ibadah berlangsung dengan penuh sukacita di Gedung Gereja HKI, Jalan H. Adam Malik Kayu Raja By Pass No. 23, Rantauprapat, Kabupaten Labuhanbatu, Sumatera Utara.   Ibadah dimulai pukul 10.00 WIB dan dipimpin langsung oleh Pendeta Resort, Pdt. SB Sipahutar, S.Th, yang mengarahkan seluruh rangkaian liturgi secara tertib dan penuh penghayatan. Ratusan jemaat hadir memenuhi gedung gereja dan mengikuti ibadah dalam suasana yang khidmat. Sejumlah pelayan gereja turut mendukung jalannya ibadah. Pdt. SB Sipahutar, S.Th menyampaikan khotbah (jamita), St. P. Simarmata, MM membawakan agenda, sementara doa syafaat dipimpin St. PB. Sihite. Pelayanan pintu dilaksanakan oleh St. MH. Tambunan, A.Md dan St. S. Panjaitan. Musik pengiring dipersembahkan oleh organis N. Br Sihombing, didampingi song leader dari kalangan Ama. Pembacaan Efistel diambil dari Sepania 1:1–7, sedangkan khotbah bersumber dari Pangungkapon 20:11–15. Pembacaan firman dalam bahasa Batak Toba memberikan sentuhan khas yang memperkuat kekayaan tradisi liturgis HKI. Suasana ibadah semakin hidup dengan persembahan pujian dari berbagai kelompok koor, antara lain PPr Ina Kamis, Koor Sola Gratia, PNB Remaja, dan Koor PA. Selain itu, penampilan Tingting, yang membawakan doa (tangiang) lewat nyanyian rohani dari Buku Ende, memberikan nuansa teduh dan memperkaya pengalaman spiritual jemaat. Partisipasi aktif para pelayan dan peserta koor menghadirkan suasana kebersamaan yang kuat. Jemaat dibawa dalam pujian, doa, serta renungan firman yang memperteguh iman dan komitmen pelayanan menjelang penutupan tahun gerejawi. Selain ibadah Minggu, HKI Resort Khusus Rantauprapat juga secara rutin menggelar partangiangan atau ibadah persekutuan di rumah-rumah jemaat yang terbagi dalam lima sektor. Jadwal kegiatan disampaikan melalui warta jemaat setiap Minggu.   Acara ibadah Minggu Ujung Taon Parhuriaon Parningotan di Angka Namonding, berlangsung tertib, lancar, dan penuh sukacita. Doa penutup menandai berakhirnya rangkaian ibadah yang meninggalkan kesan mendalam bagi seluruh jemaat.   Penulis: Ramses Sihombing

Read More

Masyarakat Tinggi Raja Pertanyakan Transparansi Dana Pembinaan Desa dan Minimnya Peran Camat. 

Bersuarakyat.online Asahan,Tinggi Raja — Masyarakat Kecamatan Tinggi Raja semakin vokal mempertanyakan transparansi dan efektivitas penggunaan dana pembinaan desa yang setiap tahun melekat dalam anggaran kecamatan. Sejumlah keluhan dan temuan lapangan menguatkan dugaan bahwa anggaran tersebut tidak berjalan sebagaimana mestinya. Sebelumnya, tim investigasi dari beberapa media online melakukan penelusuran terkait isu dana pembinaan desa dan kegiatan lainnya yang dikelola oleh Kecamatan Tinggi Raja, Kabupaten Asahan. Dalam proses itu, pihak media telah meminta tanggapan Camat Tinggi Raja agar rilis berita tetap objektif dan berimbang sebelum ditayangkan. Hingga berita ini dirilis, camat belum memberikan respon. Seorang aparatur desa menuturkan bahwa pembinaan dari pihak kecamatan hampir tidak pernah dilakukan secara langsung ke desa-desa. > “Selama ini tidak pernah ada pembinaan dari kecamatan datang ke desa kami. Yang ada itu paling camat ketemu-ketemu kepala desa di kafe. Langsung ke desa atau ke kantor, seingat saya tidak pernah,” ujarnya. Warga juga menyoroti minimnya kehadiran camat dalam aktivitas pemerintahan di kantor kecamatan. “Ada la pak orang kantor kecamatan itu datang ke desa,tapi bukan camatnya. Orang masuk kantor aja pun jarang.Apel hari Senin pun jarang dihadiri, selalu Sekcam yang memimpin apel,” kata seorang warga. Keluhan serupa datang dari masyarakat yang aktif dalam kegiatan kepemudaan dan sosial yang membawa nama Kecamatan Tinggi Raja. Mereka mengaku tidak pernah memperoleh dukungan maupun bantuan dari pihak kecamatan. “Gak ada kontribusinya sama masyarakat kecamatan ini. Kami kegiatan Pramuka bawa nama kecamatan aja gak pernah dibantu. Padahal itu kegiatan positif untuk anak-anak dan pemuda,” ujar salah satu warga. Minimnya dukungan terhadap berbagai kegiatan masyarakat serta tidak adanya pembinaan langsung dari kecamatan memperkuat dugaan bahwa anggaran pembinaan desa dan Dana lainnya tidak digunakan sesuai peruntukannya. Masyarakat berharap Pemerintah Kabupaten Asahan segera melakukan evaluasi menyeluruh terhadap pengelolaan anggaran dan kinerja Camat Tinggi Raja. Hingga berita ini dipublikasikan, Camat Tinggi Raja, RAHMAT HIDAYAT RAMBE, yang juga diketahui memiliki hubungan KEKERABATAN dengan salah satu keluarga petinggi karyawan PT BSP Asahan, belum memberikan tanggapan meski telah dihubungi pihak media melalui pesan WhatsApp.   tim/red

Read More

Aktivis Sumut Desak DPRD Bentuk Pansus: Proses Permohonan HGU PT BSP Asahan Diduga Sarat Penyimpangan. 

Bersuarakyat.online Medan — Gelombang tekanan dari berbagai elemen masyarakat, aktivis, mahasiswa, hingga lembaga swadaya masyarakat semakin menguat terhadap DPRD Provinsi Sumatera Utara. Mereka mendesak agar DPRD segera membentuk Panitia Khusus (Pansus) untuk mengusut dugaan kejanggalan dan potensi penyimpangan dalam proses permohonan Hak Guna Usaha (HGU) PT BSP Asahan. Desakan ini mencuat setelah berbagai temuan lapangan dan laporan masyarakat menunjukkan adanya indikasi bahwa proses pengajuan HGU tersebut tidak transparan, tidak melibatkan masyarakat secara utuh, dan berpotensi merugikan hak-hak masyarakat yang sejak lama memiliki hubungan historis dengan tanah di kawasan tersebut. Sejumlah aktivis menilai DPRD Sumut sampai hari ini terkesan pasif dan tidak menunjukkan langkah nyata meski persoalan HGU PT BSP Asahan menyangkut ribuan warga terdampak dan telah berlangsung selama puluhan tahun. “Kami melihat ada indikasi penyimpangan dalam proses permohonan HGU PT BSP Asahan. DPRD Sumut wajib membentuk Pansus sebagai bentuk tanggung jawab moral dan politik. Jangan sampai lembaga dewan terkesan melindungi kepentingan perusahaan.” Dari kelompok mahasiswa, tekanan bahkan lebih keras. Mereka menilai bahwa pembiaran terhadap proses HGU yang dinilai tidak transparan merupakan bentuk pengkhianatan terhadap amanah rakyat. “Jika DPRD Sumut tidak segera membentuk Pansus, itu berarti mereka ikut bertanggung jawab atas potensi pelanggaran yang terjadi. Kami siap menggelar aksi besar-besaran di gedung DPRD Sumut,” tegas perwakilan mahasiswa. Proses permohonan HGU PT BSP Asahan dinilai memiliki banyak celah penyimpangan: Tidak jelasnya keterlibatan masyarakat dalam penetapan batas tanah Minimnya transparansi dokumen Diduga adanya upaya percepatan proses administrasi tanpa verifikasi publik Bukan hanya soal administrasi, masalah HGU ini juga menyangkut dugaan penguasaan tanah masyarakat secara sepihak sejak puluhan tahun lalu. Masa berakhirnya HGU lama pada 2022 seharusnya menjadi momentum pemulihan hak masyarakat, namun bukannya mendapatkan keadilan, justru muncul permohonan ulang HGU oleh perusahaan. Berdasarkan kajian berbagai lembaga, termasuk LSM yang aktif mengawal isu pertanahan di Sumatera Utara, proses permohonan HGU sangat rawan disalahgunakan karena melibatkan banyak aparat dan proses teknis. Poin-poin penting yang membuat Pansus wajib dibentuk: 1.Proses HGU melibatkan banyak lembaga dan aparat, mulai dari BPN kabupaten, provinsi, pusat; pemerintah daerah; dinas perkebunan dan lingkungan hidup; hingga aparat kecamatan dan desa. Banyaknya pihak membuat kontrol sangat lemah. 2. Celah manipulasi data dan dokumen sangat besar, termasuk: Surat keterangan “tanah tidak sengketa” yang sering dibuat tanpa verifikasi Penetapan batas dilakukan tanpa kehadiran masyarakat Peta dan luas tanah yang dapat digeser atau diperluas Sejarah tanah masyarakat yang dihilangkan dari dokumen 3. Potensi lobi politik dan konflik kepentingan, terlebih jika ada hubungan kekerabatan atau kedekatan antara pejabat publik dengan pihak perusahaan. 4. Tanpa Pansus, proses HGU akan berlangsung secara tertutup, dan masyarakat kehilangan ruang untuk mengawasi. Ketua Dewan Pembina Pusat LSM GARI, Akhmat Saipul Sirait, S.H., memberikan pernyataan tegas terkait polemik ini. Ia menilai bahwa DPRD Sumut harus berdiri di depan memperjuangkan hak masyarakat, bukan tunduk kepada perusahaan. “Kami dari DPP LSM GARI,DPP LSM TAWON,DPP LSM PENJARA melihat bahwa proses permohonan HGU sangat rawan dimanipulasi.Banyak masyarakat yang selama puluhan tahun menunggu kepastian hak justru berpotensi semakin tersingkir jika proses ini dibiarkan berjalan tanpa pengawasan.Karena itu DPRD Sumut WAJIB membentuk Panitia Khusus. Ini bukan hanya soal administrasi, tetapi soal keadilan rakyat.” Ia juga menegaskan bahwa DPRD Sumut tidak boleh menunjukkan sikap pasif atau membiarkan proses ini berjalan tanpa pengawasan politik. “Kredibilitas DPRD Sumut dipertaruhkan. Pansus adalah mekanisme yang sah dan konstitusional untuk membuka seluruh proses permohonan HGU PT BSP Asahan secara terang benderang. Jika DPRD diam, maka yang dirugikan adalah masyarakat dan negara.” DPP LSM GARI,LSM TAWON,LSM PENJARA memastikan akan terus mengawal persoalan ini melalui jalur advokasi, aksi publik, hingga pelaporan ke pemerintah pusat apabila diperlukan. Masyarakat berharap DPRD Provinsi Sumatera Utara segera menunjukkan keberpihakannya dan menjalankan fungsi pengawasan secara maksimal. Dengan membentuk Pansus,Sebelum IZIN HGU PT BSP Diterbitkan DPRD dapat membuka seluruh proses secara transparan, memastikan tidak ada manipulasi, dan memperjuangkan kepentingan masyarakat sebagai pemilik hak yang sah atas tanah tersebut.   Tim/Red

Read More

Kepsek SMPN 2 Birem Bayeun Diduga Buat LPJ Fiktif Dana Bosp Dalam 2 Tahun Terakhir

  Aceh Timur – bersuarakyat.online   Sekolah SMPN 2 Birem Bayeun NPSN.10110558, alamat Jln. Medan – Banda Aceh, Desa Paya Bili 1, Kec Birem Bayeun, Kabupaten Aceh Timur, disinyalir dugaan kepsek selewengkan anggaran dana BOSP lewat laporan fiktif selama dua tahun terakhir Saptu 22 Nov 2025.   Berawal dari informasi seorang guru pendidik yang meminta namanya dirahasiakan kepada media ini mengatakan,laporan penggunaan dana Bos di SMPN 2 Birem, selama 2 tahun terakhir banyak yang fiktif laporan belanja anggaran dana Bos, alias tidak di kerjakan sama sekali oleh kepala sekolah .”ujarnya. Ia merinci, 𝗦𝗠𝗣𝗡 𝟮 𝗕𝗶𝗿𝗲𝗺 𝗕𝗮𝘆𝗲𝘂𝗻 menerima dana BOS dua kali penyaluran pada tahun 2024 sebesar Rp. Rp 58.200.+RpRp 58.200. juta, dan tahun 2025 mencapai Rp.62.400,+62.400.,juta.   Kamis 20 Nov 2025, awak media ini mendatangi SMPN 2 Birem Bayeun,dan bertemu lengsung dengan Plt kepala Sekolah tujuan konfirmasi terkait tentang informasi yang baru – baru ini beredar atas dugaan telah terjadi nya penyelewengan penggunaan anggaran dana Bos semalam dua tahun terakhir   Hasil konfirmasi terkait rincian penggunaan dana Bos SMPN 2 Birem Bayeun,kepala sekolah tidak dapat menunjukkan saat diminta untuk di lihat awak media ini terkait realisasi fakta belanja barang, antara lainbelanja buku perpustakaan hingga sekarang belum terealisasikan, termasuk upah tenaga honorer Rp. 28000.000 + 17.700.000 hanya 50℅ diterima dari total anggaran keseluruhan, selanjutnya anggaran pemeliharaan sarana, Rp. 10.439.000+496.9000.Tahun 2025 digunakan hanya untuk kebersihan dan potong rumput, selebihnya tidak digunakan sama sekali.   Hasbi pewarta aceh

Read More

Potret Wakil Bupati Aceh Timur T. Zainal Abidin Saat memimpin Upacara Pembukaan Jambore di Tengah Hujan Deras. 

  Aceh Timur  – bersuarakyat.online Kisah Keteladanan Dan Kebersamaan Yang Dilakukan Sosok Wakil Bupati Aceh Timur T. Zainal Abidin Saat Buka Jambore. Langit Pusat Pemerintahan Aceh Timur tampak kelabu. Awan bergerak berat, seolah tak ingin menunda turunnya hujan. Namun Lapangan Upacara tetap ramai dipenuhi semangat ratusan pramuka dari berbagai penjuru Aceh Timur. Mereka hadir untuk mengikuti Pembukaan Jambore Cabang Aceh Timur dan Hari Pramuka Ke-64 Tahun 2025, sebuah kegiatan besar yang sarat nilai pendidikan, kedisiplinan, dan solidaritas yang digelar di Lapangan Upacara pusat pemerintah Aceh Timur. Sabtu 22 Nov 2025.   Di tengah suasana lembab dan udara yang mulai menebar aroma tanah basah, Wakil Bupati Aceh Timur, T. Zainal Abidin, S.Pd.I., M.H, didampingi sang istri tercinta Ny. Erni Handayani, S.Keb, melangkah menuju mimbar kehormatan untuk membuka kegiatan tersebut secara resmi. Para peserta berdiri rapi, menanti dengan penuh antusias dan rasa hormat.   Namun tak sampai beberapa menit, tetesan hujan turun semakin deras, memukul tanah tanpa atap dan pundak para peserta menguji keteguhan semangat semua yang hadir. Beberapa tamu undangan mulai menoleh, sebagian anak pramuka mendongak ke langit, tetapi tidak ada satu pun yang mengeluh. Alih-alih berteduh di balik atap tribun upacara, Wakil Bupati T. Zainal Abidin justru turun dari tribun, melangkah dengan mantap menuju barisan pramuka yang sedang berupacara, berdiri sejajar bersama mereka di bawah hujan yang kian menderas. Langkah itu bukan hanya langkah fisik, melainkan langkah hati seorang pemimpin yang menolak untuk berbeda dari rakyat yang ia cintai.   Didampingi sang istri yang juga rela basah kuyup, ia memimpin upacara dengan penuh keteguhan. Hujan membasahi pakaian dinasnya, mengguyur wajahnya, membasahi hingga menembus tulang. Namun yang tampak justru senyum ketulusan dan keberanian yang terpancar dari cara ia berdiri tegak di tengah hujan.   Melihat itu, sekitar 500 peserta upacara dan tamu undangan memberikan tepuk tangan panjang, sebuah apresiasi spontan yang lahir dari rasa hormat mendalam terhadap keteladanan seorang pemimpin yang benar-benar hadir bersama rakyatnya baik di saat lapang maupun di saat hujan mengguyur tanpa kompromi.   Momen tersebut seolah mengisyaratkan Inilah pemimpin yang tidak hanya memerintah, tetapi merasakan. Inilah Ketua Pramuka Aceh Timur yang bukan hanya memberi semangat, tetapi ikut merasakan dingin hujan menembus tulang.   Dalam sambutannya Wakil Bupati Aceh Timur T. Zainal Abidin didampingi sang istri menyampaikan bahwa, upacara hari Pembukaan Jambore Aceh Timur Tahun 2025 ditengah guyuran hujan seperti ini seakan alam menyisyaratkan kepada kita semua bagaimana kita memberikan loyalitas dan pengabdian kepada rakyat dan adik-adik pramuka.   “Inilah tugas kita, kebersamaan dan kekeluargaan, Suka duka kita jalani bersama. jika hujan, kita basah bersama. Kalau Panas kita rasakan bersama dan jika senang, kita nikmati bersama” Ujar Wabup T. Zainal ditengah guyuran hujan yang deras.   Setelah upacara selesai, alih-alih mengganti pakaian atau mengeringkan tubuh, Wakil Bupati dan Ny. Erni Handayani kembali turun ke area perkemahan, mengunjungi satu per satu kamp pramuka. Dengan pakaian yang masih meneteskan air, keduanya memeriksa kondisi makanan, tenda tidur, hingga layanan kesehatan yang disediakan oleh Dinas Kesehatan Aceh Timur.   Tidak ada raut lelah yang terlihat justru kepedulian tulus pada adik-adik pramuka yang sedang mengikuti kegiatan dari 21–26 November 2025.   Dengan tema “Terampil, Rajin, Agamis, dan Peduli” serta moto kebanggaan pramuka “Satyaku Ku Darmakan, Darmaku Kubaktikan”. Hujan tidak menghentikan semangat seluruh peserta. Mereka tetap tegak ketika lagu Indonesia Raya, Himne Aceh, dan Hymne Pramuka menggema.   Di tengah dingin yang menusuk, Wakil Bupati T. Zainal Abidin didampingi sang istri bersama Kadis Pendidikan Aceh Timur Bustami, S.Pd., M.Si ketua panitia, dan Ketua Carateker Kwarcab Aceh Timur, Teuku Saiful Anwar, memberikan penghormatan penuh, membiarkan hujan membasahi tubuhnya tanpa sedikit pun bergerak mundur. suasana tersebut begitu kuat, hingga beberapa tamu undangan tampak menyeka mata, terbawa suasana penuh keteladanan.   Dalam kegiatan penuh makna tersebut turut hadir, Asisten I Setdakab Aceh Timur Syarizal Fauzi, S.STP., M.AP,Kadis Pendidikan Aceh Timur Bustami, S.Pd., M.Si, Teuku Saiful Anwar selaku Ketua Carateker Kwarcab Aceh Timur, Kadis Perikanan Syarifuddin, SP., M.Si, Kadis Bappeda Aceh Timur, Dandim 0104/Atim diwakili Danramil 06/Dam Kapten Cba M. Yusuf, Kapolres Aceh Timur diwakili Wakapolres Kompol Abdul Muin, S.H., M.M, Kajari Aceh Timur diwakili Fungsional Pranata Humas Kejaksaan Negeri Aceh Timur Sudirman, S.H dan para pengurus Kwartir Cabang Pramuka Aceh Timur, Kapolsek Idi Rayeuk Danramil Idi Rayeuk, serta seluruh tamu undangan yang menyaksikan langsung momen penuh keteladanan tersebut.   Jambore tahun ini bukan sekadar kegiatan rutin. Sikap yang dilakukan oleh Wakil Bupati Aceh Timur T. Zainal Abidin menjadi sebuah cerita tentang kebersamaan, tentang kepemimpinan yang tidak hanya berdiri di atas podium, tetapi turun ke tanah basah yang sama. Ia menjadi pelajaran bagi generasi muda bahwa pengabdian adalah tentang keberanian hadir bersama, apapun kondisi yang mengiringi.   Dan pagi ini, di Aceh Timur, di bawah hujan yang deras, sejarah kecil namun sangat berarti telah ditulis. Sejarah tentang pemimpin yang rela basah demi kebersamaan. Sejarah tentang hati yang memimpin, bukan sekadar jabatan. (Hsb

Read More

Bupati Paluta Didampingi Sekretaris Daerah Bersama, Seluruh Para Camat Se Kab Paluta, Melaksanakan Upacara Hari Jadi Kab Paluta Ke 18″ Tahun 2025.

Paluta-Bersuarakyat.online Bupati Padang Lawas Utara H.Reski Basyah Harahap, S.STP., MSi (H.Obon) didampingi Sekretaris Daerah (Sekda) Kab Paluta Dr.Patuan Rahmat Syukur Parlaungan Hasibuan, S.STP., MM Bersama Seluruh Kepala Pemerintahan Kecamatan (Camat) Melaksanakan Upacara Peringatan Hari Jadi Kabupaten Padang Lawas Utara yang ke-18 Tahun dengan tema : Dengan Semangat Dalihan Natolu, Kita Wujudkan Padang Lawas Utara” Beriman Maju Cerdas dan Beradat” di Halaman Kantor Bupati, Pada Sabtu : 22/11/2025). Pada Upacara Peringatan Hari Jadi Kabupaten Padang Lawas Utara Bupati Padang Lawas Utara H. Reski Basyah Harahap, S.STP., M.Si bertindak sebagai Inspektur Upacara, Camat Padang Bolak Tenggara Nanda Suhaimi Lubis S.Sos, M.M bertindak sebagai Komandan Upacara, Asisten I Sarifuddin Harahap, S.Sos., MM bertindak sebagai Perwira Upacara. Bupati dalam amanatnya menyampaikan Peringatan Hari Jadi Kabupaten Padang Lawas Utara yang ke-18 Tahun merupakan momen yang sangat istimewa karena untuk pertama kalinya saya menjadi pembina upacara pada peringatan hari jadi Kabupaten Padang Lawas Utara sejak dilantik. Momen ini juga dapat dijadikan sebagai refleksi terhadap pembangunan yang telah terlaksana selama kurun waktu 18 tahun. Bupati juga menjelaskan Visi untuk mewujudkan keberlanjutan pembangunan Padang Lawas Utara yang beriman, cerdas, maju dan beradat. Serta Misi untuk Membangun sumber daya manusia yang unggul produktif dan berdaya saing, Membangun perekonomian yang inklusif untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat, Memantapkan infrastruktur daerah untuk percepatan kemajuan daerah dan pemenuhan pelayanan dasar, Memantapkan transformasi tata kelola pemerintahan yang bersih aktuntabel tangkas dinasmis dan responsif, Menciptakan kerukunan sosial masyarakat berlandaskan agama adat dan budaya. Untuk mencapai visi misi ini, Pemerintah Daerah telah menyusun strategi yang dituangkan dalam 5 tujuan 23 sasaran dan 10 program prioritas serta 23 indikator kinerja utama daerah. Serta kerja keras dan kerja sama pemerintah, masyarakat dan semua pemangku kepentingan maka Padang Lawas Utara terus bergerak maju menjadi Kabupaten yang semakin unggul, maju, mandiri dan berdaya saing, Ucap Beliau Bupati. Turut hadir dalam Upacara, Kepala Kejaksaan Negeri Padang Lawas Utara Dadi Wahyudi, SH. MH., Wakil Ketua DPRD Padang Lawas Utara Jonner Partaonan Harahap, Para Anggota DPRD Padang Lawas Utara, Tokoh Pemekaran Kabupaten Padang Lawas Utara Drs H Bahrum Harahap, Sekretaris Daerah Padang Lawas Utara Dr. Patuan Rahmat Syukur P Hasibuan, S.STP., MM, Pabung Paluta 0212/TS Mayor Inf David Sidabutar, Danyon C Sat Brimob Poldasu, Dansub, Denpom PSP, Kapolsek Padang Bolak, Staf Ahli, Para Asisten, Pimpinan OPD, Camat, Pimpinan BUMN/BUMD, Ketua FKUB, Ketua MUI, Tokoh Adat, Tokoh Agama, TP PKK, DWP, IAD, GIAD, Bayangkari, Persit, Muslimah NU, BKMT dan Seluruh Peserta Upacara.   Harahap Kuro – Kuro.

Read More