Kisah Pertemuan Tak Terduga Wabup T. Zainal Abidin dengan Nenek Jompo Usai Upacara HUT Aceh Timur ke-69.

Bersuarakyat.online Aceh Timur – Di balik kemeriahan upacara HUT Aceh Timur ke-69 dan HUT Korpri ke-54, sebuah kisah sederhana namun sangat menyentuh hati muncul dan menarik perhatian publik. Bukan dari podium, bukan pula dari rangkaian acara seremonia melainkan dari sebuah pertemuan tak terduga antara Wakil Bupati Aceh Timur, T. Zainal Abidin, S.Pd.I., M.H., dengan seorang nenek tua yang datang menghampiri di tengah derasnya hujan. Senin 24 Nov 2025. Usai mengikuti rangkaian upacara, iring-iringan mobil dinas Wabup T. Zainal tiba-tiba berhenti di sebuah kios kecil pinggir jalan. Hanya untuk membeli air minum sebelum melanjutkan perjalanan menuju Kota Langsa. Namun, dari penghentian sederhana itu, terciptalah sebuah kisah penuh makna yang menggetarkan hati. Tak lama setelah Wabup turun, tampak seorang nenek tua berjalan perlahan mendekat. Tubuhnya ringkih, mengenakan tudung dan sepatu bot yang basah, bertahan dari hujan yang mengguyur. Dengan bantuan tongkat, ia melangkah pelan namun pasti. “Assalamualaikum,” sapa sang nenek dengan suara lirih namun penuh kehangatan. Wabup, yang saat itu didampingi sang istri, Ny. Erni Handayani, segera menjawab salam tersebut. Ada rasa seakan mengenal wajah perempuan tua itu, meski waktu telah mengubah banyak hal. “Apakah Nak Zainal masih kenal saya?” tanya sang nenek pelan. “Wajah nenek tidak asing bagi saya,” jawab Wabup, tersenyum lembut. Nenek itu kemudian mulai menceritakan awal ia mengenal sosok T. Zainal. Dengan suara bergetar namun penuh keyakinan, ia menyebut bahwa ketika T. Zainal Abidin mencalonkan diri sebagai Anggota DPR RI dari Partai Gerindra beberapa tahun lalu, ia tetap memilihnya meski tidak saling mengenal. Bahkan saat ada pihak lain yang datang ke rumahnya meminta memilih kandidat lain, tekadnya tak berubah. “Saya tetap mencoblos kamu, Nak. Waktu itu saya hanya lihat dari kartu nama yang cucu bawa pulang. Entah kenapa, hati saya yakin kamu orang baik, peduli pada rakyat, dan hatimu lembut. Maka saya pilih kamu,” Tutur sang nenek sambil menunduk, menahan getar emosinya. Mendengar cerita itu, Wabup terdiam sejenak. Senyumnya mengembang tipis, namun sorot matanya menunjukkan rasa haru. Ia tak menyangka masih ada warga yang mengingatnya dengan ketulusan sedalam itu. Tergerak melihat kondisi sang nenek, Wabup lalu berkata, “Nek, mari minum. Kebetulan saya dan istri ingin beli minuman sebelum ke Langsa.” Nenek itu mengangguk pelan. Wabup lalu memberikan sebotol minuman kepadanya. Tetapi sebelum mereka berpisah, sang nenek memberikan pesan yang begitu kuat dan meninggalkan kesan mendalam. “Wahai Zainal… kamu sekarang sudah jadi Wakil Bupati, bantulah rakyatmu. Banyak yang susah, mereka menunggu uluran tangan pejabat seperti kamu,” ucap sang nenek. Ia melanjutkan dengan pesan yang sangat menyentuh hati. “Ingat, Nak… kalau kamu berbuat baik kepada orang lain, apalagi rakyatmu, Allah akan membalas sepuluh kali lipat kebaikan untukmu dan keluargamu.” Wabup langsung membalas dengan suara mantap namun lembut. “Insya Allah, Nek. Saya akan berupaya sekuat tenaga membantu mereka yang membutuhkan. Doakan agar apa yang saya jalankan dan perjuangkan untuk rakyat dipermudah oleh Allah SWT.” Sebelum kembali ke mobil, Wabup mengambil sebuah amplop berisi uang dan menyerahkannya kepada nenek tersebut. “Maaf, Nek… ini hanya sedikit untuk membeli makanan atau minuman. Apalagi musim hujan begini, semoga bermanfaat,” Ucap T. Zainal dengan penuh ketulusan. Sang nenek menggenggam amplop itu erat, lalu berkata. “Terima kasih banyak, Nak Zainal. Semoga Allah permudah segala urusanmu. Dan saya lihat istrimu sangat sayang dan menjaga kamu, semoga kalian selalu dalam kebaikan.” Percakapan penuh kehangatan itu harus terhenti ketika mobil rombongan harus kembali melanjutkan perjalanan. Namun kisah sederhana itu meninggalkan kesan yang dalam sebuah pengingat bahwa kepercayaan rakyat tidak selalu lahir dari janji besar, melainkan dari rasa yakin yang tulus dan pertemuan hati yang sederhana. Momen singkat di tengah hujan itu bukan sekadar pertemuan, melainkan amanah. Sebuah pesan dari seorang nenek jompo kepada pemimpin yang kini dipercaya rakyat, gunakan jabatan sebagai ladang kebaikan. Dan hari itu, di sebuah kios kecil, di tengah gerimis, dunia menyaksikan bagaimana kemanusiaan menyatukan dua hati yang pernah terhubung oleh secarik kartu nama dan kini terhubung kembali oleh sebuah doa. #Hsb

Read More

Kekuasaan Keluarga Berisiko Tinggi, Aktivis HAM: Indonesia Harus Waspada. 

Bersuarakyat.online Jakarta – Aktivis Hak Asasi Manusia (HAM) dan pengiat media sosial, Razali alias Nyakli Maop, mengingatkan bahwa negara yang dikuasai oleh satu keluarga atau kelompok tertentu dapat menyebabkan beberapa masalah serius. Dalam pernyataannya, Razali menyebutkan bahwa kekuasaan yang terkonsentrasi pada satu keluarga dapat menyebabkan korupsi dan nepotisme, karena keputusan-keputusan diambil berdasarkan kepentingan keluarga, bukan kepentingan negara. “Kekuasaan yang terkonsentrasi pada satu keluarga juga dapat menyebabkan kurangnya demokrasi, karena keputusan-keputusan diambil tanpa melalui proses demokratis,” ujar Razali. Selain itu, Razali juga menekankan bahwa kekuasaan yang terkonsentrasi pada satu keluarga dapat menyebabkan ketimpangan ekonomi, karena sumber daya negara digunakan untuk kepentingan keluarga, bukan untuk kepentingan rakyat. Namun, Razali juga menekankan bahwa Indonesia adalah negara demokrasi, dan sistem pemerintahan kita dirancang untuk mencegah kekuasaan yang terlalu terkonsentrasi pada satu individu atau keluarga. “Konstitusi Indonesia menjamin hak-hak warga negara, termasuk hak untuk memilih dan dipilih, serta kebebasan berpendapat,” tambah Razali. Razali mengimbau kepada masyarakat untuk tetap waspada dan menjaga demokrasi di Indonesia, agar tidak terjadi kekuasaan yang terlalu terkonsentrasi pada satu individu atau keluarga. #Hsb

Read More

Kapolres Lhokseumawe Sambut Kapolda Aceh, Berikan Arahan Kepada Personil dan Serahkan Bingkisan Kepada Mantan Kombatan GAM. 

Bersuarakyat.online LHOKSEUMAWE – Kapolres Lhokseumawe AKBP Dr. Ahzan, S.H., S.I.K., M.S.M., M.H. menyambut kunjungan kerja Kapolda Aceh Irjen Pol Drs. Marzuki Ali Basyah, M.M., Senin siang (17/11/2025). Kedatangan Kapolda turut didampingi istri, Ny. Irawati Marzuki, selaku Ketua Bhayangkari Aceh, serta Wakapolda Aceh Brigjen Pol Ari Wahyu Widodo, S.I.K., dan sejumlah pejabat utama Polda Aceh. Setibanya di Mapolres Lhokseumawe, Kapolda Aceh disambut dengan hormat jajar dan tarian khas Aceh, Ranup Lampuan. Penyambutan itu juga dihadiri oleh pejabat utama Polres Lhokseumawe dan unsur Forkopimda, mencerminkan kehormatan dan kekompakan dalam menyambut pimpinan tertinggi Polda Aceh tersebut. Dalam agenda kunjungan kerjanya, Kapolda Aceh memberikan arahan langsung kepada personel Polres Lhokseumawe, menekankan pentingnya profesionalisme, kedisiplinan, serta pelayanan publik yang humanis. Pada kesempatan itu, Kapolda juga tampak menyerahkan bingkisan kepada sejumlah mantan kombatan GAM sebagai bentuk penguatan hubungan sosial dan dukungan terhadap perdamaian di Aceh. Selain memberikan arahan, Kapolda Aceh meninjau inovasi layanan publik Polres Lhokseumawe, yaitu aplikasi operasional “Rijang”, yang digunakan untuk mempercepat respons dan meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat. Peninjauan dilakukan di ruang Command Centre Polres Lhokseumawe, di mana Kapolda mendapat penjelasan terkait fungsi, manfaat, serta capaian penggunaan aplikasi tersebut. Kunjungan kerja ini menjadi momentum penting dalam penguatan hubungan komando dan pembinaan jajaran di wilayah Polres Lhokseumawe, sekaligus memotivasi personel untuk terus meningkatkan pelayanan terbaik bagi masyarakat. #Hsb

Read More

Meski Hujan Deras Pemkab Aceh Timur Tetap Gelar Upacara HUT Aceh Timur ke-69 dan HUT KORPRI ke-54. 

Bersuarakyat.online Aceh Timur – Meski suasana hujan deras Pemerintah Kabupaten Aceh Timur tetap menggelar Upacara Peringatan hari jadi Kabupaten Aceh Timur ke-69 sekaligus HUT KORPRI ke-54 Tahun 2025 di Lapangan Pusat Pemerintahan Aceh Timur, Desa Titi Baro, Idi Rayeuk, Aceh Timur. Senin, 24 Nov 2025. Dengan mengusung tema “Aceh Timur Garang, Kuat Bersama Rakyat, Maju Bersama Syariat”, upacara ini menjadi penanda komitmen pemerintah dalam memperkuat pembangunan daerah, pelayanan publik, serta implementasi nilai-nilai syariat Islam. Upacara dipimpin langsung oleh Bupati Aceh Timur, Iskandar Usman Al-Farlaky, S.Hi., M.Si, selaku Pembina Upacara. Hadir mendampingi, Wakil Bupati Aceh Timur, T. Zainal Abidin, S.Pd.I., M.H, yang turut mengikuti seluruh rangkaian kegiatan. Dalam amanatnya, Bupati Iskandar Usman Al-Farlaky menyampaikan bahwa peringatan HUT Aceh Timur dan HUT KORPRI adalah momentum bernilai ganda merayakan perjalanan panjang pembangunan daerah sekaligus mengapresiasi kerja keras para ASN yang menjadi garda terdepan pelayanan publik. Visi tersebut dijabarkan melalui sembilan misi pembangunan, mulai dari penguatan syariat Islam, pembangunan infrastruktur, pengentasan kemiskinan, pemenuhan hak korban konflik, hingga pengembangan sektor pariwisata yang berdaya saing. “Korpri adalah ujung tombak keberhasilan pembangunan daerah dan pelayanan kepada publik, Rakyat menunggu kerja nyata, bukan sekadar rencana,” Tegas Bupati. Ia juga mendorong seluruh ASN untuk terus meningkatkan profesionalitas, integritas, disiplin, serta loyalitas dalam melayani masyarakat. Sementara Wakil Bupati Aceh Timur T. Zainal Abidin saat di komfirmasi sejumlah wartawan mengatakan, untuk mencapai kemajuan di Aceh Timur dibutuhkan kerja keras dan kerja sama, kolaborasi lintas sektor sangat dibutuhkan dalam mendongkrat membangunan yang tepat dan merata. “Kemajuan Aceh Timur tidak lahir dari kebetulan, melainkan dari kerja keras, kolaborasi, dan tekad masyarakatnya. Momentum ulang tahun ke-69 ini, mari memperkuat persatuan dan membuka ruang seluas-luasnya bagi ide, inovasi, dan perubahan.” Ujar Wabup T. Zainal Abidin. Pada peringatan kali ini, Pemerintah Kabupaten Aceh Timur juga bekerja sama dengan BPJS dan turut menyerahkan beasiswa pendidikan, sertifikat kartu kepercayaan, serta buku kumpulan Puisi Etnis Nusantara sebagai wujud kepedulian dan penguatan literasi masyarakat. Melalui Hut Kabupaten Aceh Timur ke-69 ini, pemerintah berharap terciptanya sinergi kuat antara pemerintah dan masyarakat dalam menjaga keamanan, mendorong pembangunan, serta menciptakan tata kelola pemerintahan yang bersih, transparan, dan responsif. Upacara hari lahir Aceh Timur kali ini turut dihadiri Dandim 0104/Atim Letkol Inf Novi Widyanto, S.E, bersama Ketua Persit KCK Cab. XXI, Ny. Rani Novi Widyanto, Wakapolres Aceh Timur Kompol Abdul Muin, S.H., M.M, Ketua Pengadilan Negeri Idi Dikdik Haryadi, S.H., M.H, Kejaksaan Negeri Aceh Timur diwakili M. Iqbal Zakwan, S.H, Ketua DPRK Aceh Timur diwakili Wakil Ketua I Junaidi, S.E, Plt Sekda Aceh Timur Adlinsyah, S.Sos., M.AP, Pabung Kodim 0104/Atim Mayor Inf M. Kaoy, Danki Pertenkan Yon TP 853/BRB Kapten Inf Suheri, Ketua TP-PKK Aceh Timur Ny. Lismawani Iskandar Al-Farlaky, S.Pd., M.Ag, Wakil Ketua TP-PKK Aceh Timur Ny. Erni Handayani T. Zainal Abidin S.Keb, Para Asisten, Kepala OPD, para camat se-Kabupaten Aceh Timur, jajaran pemkab Aceh Timur dan Unsur Pramuka Kwarcab Aceh Timur serta seluruh tamu undangan lainnya. (Hsb

Read More

Nayla Tarigan Murid SMP Methodist 2 Rantauprapat Berbagi di Panti Jompo. 

Bersuarakyat.online LABUHANBATU – Nayla Avisa Tarigan murid Sekolah Menengah Pertama (SMP) Methodist 2 Rantauprapat kelas 8 B peduli dengan kaum dhuafa yang berada di Panti Jompo Dinas Sosial di Rantauprapat Kabupaten Labuhanbatu Provinsi Sumatera Utara. Murid SMP Methodist 2 Rantauprapat ini mengajak kedua orang tuanya pada Minggu (23/11/2025) untuk mengantarkannya bantuan seperti sabun mandi, Shampo, Deterjen, Mie Instan dan sejumlah uang yang dimasukkan di dalam amplop. Saat ditanya wartawan kenapa tiba – tiba punya niatan berkunjung ke Panti Jompo ? Nayla Avisha Tarigan menyampaikan “ketika saya mendengar informasi dari Pdt Yepta Hani Silitonga, S.Th.M.Th kalau di panti jompo Rantauprapat ada 4 orang Nasrani yang tinggal di sana dan membutuhkan perhatian, pendengar informasi itu hati saya tergerak untuk mengunjungi orang tua yang ada di panti jompo tersebut” sebut Nayla. Lanjut Nayla Tarigan “saya tidak berani meminta uang kepada papa dan mama saya, karena begitu besar biaya sekolah, uang les dan kebutuhan sehari – hari untuk saya dan saya berniat menyisihkan uang jajan saya setiap hari selama 3 (bulan) dan hari ini sudah terkumpul maka saya dapat berbagi dengan kakek dan nenek yang tinggal di Panti ini” jelas Nayla dengan kepolosannya. Saat bertemu dengan orang tua di Panti Jompo, Nayla menyampaikan tujuan kedatangannya ingin berbagi seorang kakek dan nenek yang ada di panti. Mendengar pengakuan Nayla seorang kakek diketahui bermarga Perangin – Angin menangis haru karena melihat seorang anak yang masih sekolah memiliki hati yang sangat mulia mau datang berkunjung ke Panti Jompo untuk berbagi. “Saya sangat terharu melihat cucu saya ini Br Tarigan yang mau datang dan memperhatikan kami, apalagi cucu kami ini masih sekolah, menyisihkan uang jajannya untuk diberikan kepada kami” ucapnya sambil menangis.   Kakek marga Perangin – Angin ini mengaku kalau dia berasal dari Kuta Buluh Simole Kabupaten Karo Sumatera Utara dan memiliki dua orang anak yang tinggal di Jambi dan Jakarta dan istrinya satu tahun yang lalu telah dipanggil oleh Tuhan. “Saya setiap Minggu pergi beribadah ke Gereja GBKP jalan Cut Nyak Dien, dari sini saya kesana naik Becak” jelasnya. Salah seorang kakek mengaku bermarga Siregar juga sempat menyampaikan curahan hatinya kalau dia mempunyai dua orang anak, tetapi anak saya jauh – jauh semua ada di Jakarta kalau sebelumnya saya tinggal di Kota Pinang, jelasnya. “Anak – anak saya sibuk semua dan tidak bisa mengurusi saya makanya saya tinggal disini “ ucapnya. Petugas Panti Jompo Eko menyampaikan terimakasih kepada Nayla Tarigan yang telah melakukan kunjungan ke Panti Jompo dan telah berbagi dengan orang tua disini, semoga apa yang dicita – citakan Nayla semuanya tercapai, ucap Eko. Orang Tua Nayla Tarigan, Evi Br Sitepu kepada media ini menyampaikan kalau dirinya merasa terkejut dan terharu ketika anaknya menyampaikan memiliki sejumlah uang dan hendak berbagi ke Panti Jompo. “Saya sangat bangga dengan tindakan yang dilakukan oleh anak saya ini, berarti anak saya ini sudah mulai beranjak dewasa, saya tidak menyangka kalau Nayla selama tiga bulan ini memiliki niat seperti ini” tutupnya. (Joko)

Read More

Bupati Paluta H.Reski Basyah Harahap, Menutup Paluta Expo Dalam Rangka HUT Paluta Ke 18″ Tahun 2025.

Paluta-Bersuarakyat.online Bupati Padang Lawas Utara H.Reski Basyah Harahap, S.STP.,M.Si (H.Obon) Secara resmi menutup Paluta Expo 2025 Dalam Rangka Hari Ulang Tahun Kabupaten Padang Lawas Utara yang ke-18 Tahun yang berlangsung di Lapangan Gedung Serbaguna, Desa Huta Lombang, Kec Padang Bolak, Pada Sabtu : 22/11/2025. Dalam sambutannya Bupati Paluta H.Obon menyampaikan, terimakasih atas semua pihak yang telah mensukseskan acara Paluta Expo 2025 ini, Malam ini kita kembali berkumpul untuk menutup rangkaian kegiatan paluta expo yang menjadi bagian penting dalam memperingati hari jadi ke-18 tahun Kabupaten Padang Lawas Utara. Bupati juga menyampaikan selama tiga hari pelaksanaan expo, kita telah menyaksikan banyak hal yang membanggakan yakni: 1. Potensi dan capaian hasil pembangunan di seluruh OPD, Perbankan, instansi vertikal dan dunia usaha tampil dengan baik menunjukkan bahwa paluta terus bergerak maju. 2. UMKM dan Ekonomi kreatif menunjukkan kualitas yang semakin menjadi, kreatif dan berdaya saing. 3. Antusiasme masyarakat dari berbagai kelompok usia menunjukkan bahwa paluta expo telah menjadi ruang kebersamaan, edukasi, hiburan, sekaligus kebanggaan bagi seluruh warga paluta. 4. Kolaborasi pemerintah, swasta dan masyarakat terlihat begitu kuat, menegaskan bahwa pembangunan daerah tidak mungkin berjalan tanpa kebersamaan dan gotong royong. Semua yang disaksikan ini merupakan bukti bahwa Padang Lawas Utara siap melaju lebih cepat, lebih maju dan lebih berkompetitif. Saya berharap semangat kolaborasi, kreativitas, dan kebersamaan yang telah terbangun dapat terus berlanjut. Semoga Padang Lawas Utara semakin maju, masyarakatnya semakin sejahtera, dan setiap capaian hari ini menjadi langkah nyata menuju Paluta yang lebih kompetitif dan berdaya saing di masa depan.” ujar Bupati. Paluta Expo 2025 berjalan sukses dan dimeriahkan Artis Ibukota yakni Band Lyla dan Artis-Artis Se-tabagsel yang disambut riang gembira oleh pengunjung yg memadati Lapangan Serbaguna Paranginan. Turut hadir Kepala Kejaksaan Negeri Padang Lawas Utara Dadi Wahyudi, SH. MH., Ketua DPRD Padang Lawas Utara Mula Rotua Siregar, S.Sos, Wakil Ketua DPRD Padang Lawas Utara Jonner Partaonan Harahap, Para Anggota DPRD Padang Lawas Utara, Tokoh Pemekaran Kabupaten Padang Lawas Utara Drs H Bahrum Harahap, Sekretaris Daerah Kabupaten Dr. Patuan Rahmat Syukur P Hasibuan, S.STP., MM, Kapolsek Padang Bolak AKP Muallim Harahap, SH, Pabung Paluta 0212/TS Mayor Inf David Sidabutar, Staf Ahli, Para Asisten, Pimpinan OPD, Camat, Pimpinan BUMN/BUMD, Perbankan Ketua FKUB, Ketua MUI, Tokoh Adat, Tokoh Agama, TP PKK, DWP, GIAD, dan Seluruh Pengunjung Paluta Expo 2025.   Harahap Kuro-Kuro.

Read More

Polres Tanah Karo Ringkus Residivis Narkoba, TSK JB(58) Diamankan Bersama Ganja Siap Edar

Bersuarakyat.online Satuan Reserse Narkoba Polres Tanah Karo kembali menunjukkan komitmennya dalam memberantas peredaran narkotika. Seorang residivis narkoba berinisial JB (58), warga Desa Kacaribu, Kecamatan Kabanjahe, ditangkap di pinggir Jalan Simpang Empat – Tiganderket, Desa Tiga Pancur, Kecamatan Simpang Empat, pada Rabu(12/11) sekira pukul 10.00 WIB. Kapolres Tanah Karo AKBP Eko Yulianto, S.H., S.I.K., M.M., M.Tr.Opsla melalui keterangan resminya menyampaikan bahwa penangkapan dilakukan setelah personel Satresnarkoba menerima informasi terkait aktivitas mencurigakan yang dilakukan tersangka. “Personel langsung melakukan pembuntutan dan penangkapan terhadap seorang laki-laki yang kemudian diketahui berinisial JB, seorang residivis kasus narkoba,” ujar Kapolres. Saat dilakukan penggeledahan awal, petugas menemukan 1 bungkus ganja di dalam plastik assoy warna hitam yang dibawa tersangka. Hasil interogasi di lokasi membuat petugas bergerak menuju sebuah gubuk ladang yang dikelola JB di Desa Beganding, Kecamatan Simpang Empat, sekitar pukul 10.10 WIB. Di lokasi tersebut, petugas kembali menemukan ganja dalam jumlah besar beserta peralatan pengemasan. Total barang bukti yang diamankan yaitu 1 bungkus kertas coklat berisi ganja kering seberat 100 gram, 3 bungkus ganja kering seberat 120,43 gram, 1 goni berisi ganja kering seberat 1.260 gram, 1 plastik assoy warna hitam, 1 HP Samsung, 26 lembar potongan kertas coklat, 30 lembar kertas coklat, 1 stapler, 1 timbangan dan 1 keranjang plastik. Total berat ganja yang disita mencapai 1.480,43 gram (hampir 1,5 kilogram). Kapolres menegaskan bahwa JB diketahui merupakan residivis yang pernah menjalani hukuman atas kasus yang sama. “Pelaku kembali melakukan aktivitas peredaran narkotika dengan modus memanfaatkan gubuk ladang sebagai tempat penyimpanan,” jelasnya. Tersangka dan barang bukti kini diamankan di Satresnarkoba Polres Tanah Karo untuk proses penyelidikan dan penyidikan lebih lanjut. Pelaku dijerat dengan Pasal 114 (2)dan Pasal 111 ayat (2) UU Narkotika, dengan ancaman maksimal 12 tahun penjara. DB

Read More

Puluhan Tambak Udang dan Ikan di Aceh Timur Hancur Diterjang Banjir, Petani Rugi Rp300 Juta. 

Bersuarakyat.online ACEH TIMUR – Hujan deras yang mengguyur wilayah Kabupaten Aceh Timur selama beberapa hari terakhir telah menyebabkan banjir besar, merendam puluhan hektar tambak udang dan ikan milik warga di Desa Bagok Panah Sa, Kecamatan Darul Aman. Peristiwa ini diperkirakan mengakibatkan kerugian material hingga mencapai Rp300 juta bagi para petani. Belasan tambak siap panen ludes diterjang banjir akibat derasnya curah hujan dalam beberapa hari terakhir. Banjir mulai merendam tambak pada Sabtu malam, 21 November 2025, dan hingga saat ini, kondisi puluhan tambak tersebut masih menyerupai lautan. Air bah meluap, menyebabkan bibit udang dan ikan, termasuk bibit dari sekitar 15 tambak yang sejatinya siap panen, hanyut terbawa arus. Ruslan, salah satu petani tambak yang terdampak, mengungkapkan kepasrahannya. “Puluhan ribu bibit ikan bandeng yang sekitar satu bulan lagi akan panen, harus pasrah akibat banjir. Ikan peliharaan saya habis semua,” tuturnya. Ruslan berharap agar Pemerintah Daerah dapat memberikan perhatian dan bantuan untuk meringankan beban mereka. “Saya berharap kepada pemerintah agar bisa membantu sedikit beban kami, setidaknya bisa mengurangi beban hidup. Kami sangat butuh perhatian pemerintah,” imbuhnya. Kepala Dusun (Kadus) Mantang Geulumpang, Desa Bagok Panah Sa, Abubakar, membenarkan musibah yang menimpa warganya. “Memang benar, puluhan warga kami yang berprofesi sebagai petani tambak mengalami kerugian yang sangat besar, kami perkirakan mencapai Rp300 juta. Peristiwa ini terjadi pada hari Sabtu malam, 21 November 2025,” jelas Abubakar. Lokasi bencana: Banjir melanda tambak-tambak di Desa Bagok Panah Sa, Kecamatan Darul Aman, Kabupaten Aceh Timur. #Hsb

Read More

Babinsa Darul Aman Bersihkan Pohon Tumbang di Jalan Desa Seneubuk Aceh. 

Bersuarakyat.online Aceh Timur — Pohon tumbang akibat angin kencang dan hujan lebat pada Minggu malam, 23 November 2025, sempat menutup akses jalan di Desa Seneubuk Aceh, Kecamatan Darul Aman. Babinsa Darul Aman, Suprinto, bersama warga setempat langsung turun ke lokasi untuk membersihkan kayu yang melintang di badan jalan. Berkat respons cepat Babinsa dari Koramil Darul Aman dan gotong royong warga, jalan yang sebelumnya terputus berhasil dibuka kembali dan arus lalu lintas kembali normal. Salah satu warga, Nek Dun mengaku sangat senang dan berterima kasih atas kesigapan anggota TNI di wilayah tersebut. “Anggota TNI dari Koramil Darul Aman cepat sigap dalam segala hal bencana dan selalu mengayomi masyarakat saat ada musibah,” tuturnya kepada media, Minggu 23 November 2025. #Hsb

Read More

‎Antisipasi Ajaran Sesat, Ratusan Pemuda Dibekali Pondasi Agama di Aceh Timur.  ‎

Bersuarakyat.online ‎IDI RAYEUK – Sebanyak 450 pemuda mengikuti Training Kader Dakwah (TKD) untuk bekal pondasi ilmu agama, agar dapat mengantisipasi masuknya ajaran sesat. ‎Kegiatan tersebut berlangsung di SMA N 1 Darul Aman, Aceh Timur, Minggu (23/11/2025). Diselenggarakan oleh Pengurus Cabang Himpunan Ulama Dayah (HUDA), yang diikuti sebanyak 45 Gampong dari 450 peserta di xseluruh Kecamatan Darul Aman. ‎”Peran pemuda Islam harus lebih dioptimalkan, untuk mengantisipasi munculnya aliran sesat, dan untuk membentuk karakter pemuda yang berwawasan islami,” kata Ketua PC HUDA Darul Aman, Abiya Fadli Al dina, kepada .media ‎Dia mengatakan, pemuda merupakan garda terdepan sebagai penopang atau benteng untuk mencegah pemahaman yang menyimpang dari Ahlussunah waljamaah. ‎”Melalui pengkaderan ini pemuda tersebut ini menjadi acuan dan garda terdepan untuk mencegah pemahaman yang menyimpang,” ujarnya. ‎Sementara itu, salah satu peserta TKD, Muhammad Isa , kepada media menyampaikan bahwa kegiatan ini sangat berarti untuk bagi kami para pemuda, menambah pengetahuan agama dan bisa juga untuk mengajak para pemuda lainnya untuk ikut berpartisipasi mencegah pemahaman sesat yang menyimpang. ‎”Apalagi sekarang maraknya ajaran sesat yang masuk di perkampungan,” ungkapnya. ‎ ‎#Hsb

Read More