140 Ribu ton terserap, Progres Serapan Gabah/Beras BULOG Menjelang Bulan Ramadhan

  Jakarta,BersuaRakyat.Online 22 Februari 2025 – Menjelang Bulan Ramadhan dan Hari Raya Idul Fitri tahun ini, permintaan komoditi pangan di pasar diperkirakan naik seperti biasanya akan tetapi sejauh ini pergerakan harga tetap terkendali. Khususnya komoditi beras, pemerintah juga berencana mengambil langkah dalam upaya stabilisasi harga pasokan pangan melalui operasi pasar kebutuhan pangan pokok. Di tengah mulainya masa panen, pemerintah melalui Perum BULOG tengah melakukan penyerapan gabah/beras sesuai ketentuan pemerintah dengan harga Rp 6.500,-/kg. Target sebanyak 3 juta ton penyerapan setara beras ini menjadi peluang pemerintah dalam memberikan harga yang baik kepada petani di Indonesia di tengah prakiraan surplus panen sebanyak 4,9 juta ton hingga Bulan Mei 2025 sesuai dengan informasi dari BPS dan Kementerian Pertanian. Dukungan pemerintah berupa pemberian tambahan bantuan dana melalui mekanisme Operator Investasi Pemerintah (OIP) sebanyak 16,5 T membuat Bulog semakin concern dalam upaya penyerapan gabah/beras secara maksimal. Hingga saat ini serapan sudah mencapai lebih dari 140 ribu ton setara beras dengan realisasi harian di atas 8 ribu ton penyerapan. Humas Perum BULOG Andrew R. Shahab memberikan bocoran terkait strategi Bulog dalam memenuhi target penyerapan dalam upaya tercapainya swasembada sesuai dengan Asta Cita Presiden Prabowo Subianto. “Hal penting yang kami lakukan pertama kali adalah gencar dalam melakukan sosialiasi terkait Harga Pembelian Pemerintah Gabah Kering Panen (GKP) Rp 6.500,-/kg kepada petani, harga yang ditawarkan pemerintah cukup baik untuk para petani di tengah memasuki masa panen ini. Strategi selanjutnya Bulog membentuk Tim Jemput Gabah di tingkat wilayah hingga cabang untuk bisa langsung membeli gabah hingga tingkat petani serta membentuk posko pengadaan hingga tingkat Gudang.” “Melakukan koordinasi dengan para stakeholders, mengumpulkan informasi sebanyak-banyaknya mulai dari Dinas pertanian setempat, kelompok tani, gabungan kelompok tani, penyuluh pertanian hingga keterlibatan TNI-Polri hingga babinsa di tiap daerah. Selain sudah dilakukannya MoU antara Kementerian BUMN dan TNI terkait kerjasama strategis dalam upaya mencapai swasembada pangan sesuai arahan Presiden. Salah satu fokus utama dari MoU tersebut adalah menjadikan Babinsa TNI AD sebagai pendampingan pada saat pembelian gabah di petani serta mencari penggilingan untuk bekerjasama dengan BULOG. Kekuatan jaringan TNI-Polri khususnya Babinsa di desa-desa akan memudahkan pemberian informasi akurat dalam pemantauan panen di titik-titik produksi di suatu daerah.” Keterlibatan Penggilingan – penggilingan padi di seluruh Indonesia juga menjadi salah satu upaya Perum BULOG untuk dapat memaksimalkan penyerapan gabah/beras. BULOG dan Perpadi (Persatuan Pengusaha Penggilingan Padi dan Beras Indonesia) telah menjalin komitmen bersama dengan pendampingan dari Kementerian Pertanian untuk dapat bersama-sama dalam memenuhi terget penyerapan gabah/beras sebanyak 3 juta ton. “Komitmen bersama ini sekaligus sebagai upaya pencapaian cadangan beras pemerintah untuk mendukung swasembada pangan” jelas Andrew. Melalui pemenuhan target penyerapan setara beras sebanyak 3 juta ton dan stok yang dikuasai saat ini sebanyak 2 juta ton, BULOG memproyeksikan ketercukupan stok beras/ cadangan pangan pemerintah cukup hingga akhir tahun.

Read More

BULOG Gelar Serap dan Panen Padi dengan Teknologi Budidaya Intensif bersama BRIN

  Cibitung,BersuaRakyat.Online 2 2 Februari 2025. Perum BULOG menggelar kegiatan serap dan panen padi dengan penerapan teknologi budidaya intensif pada lahan kemitraan dengan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) di Cibitung, Desa Gandasari, Kecamatan Cikarang Barat, Kabupaten Bekasi, Provinsi Jawa Barat. Sinergitas Kemitraan Budidaya Padi antara Perum BULOG dan BRIN merupakan bagian dari upaya bersama untuk meningkatkan produktivitas pertanian dan menemukan pola budidaya padi yang lebih efisien guna mendukung pencapaian swasembada beras di Indonesia. “Kegiatan ini merupakan langkah nyata dalam mendukung program ketahanan pangan, khususnya untuk mencapai swasembada beras. Kami ingin memastikan bahwa para petani dapat memanfaatkan teknologi terbaru untuk meningkatkan hasil pertanian mereka,” ujar Luhur dari PMO Mitra Tani Bulog. Kegiatan serap dan panen padi ini dilaksanakan di lahan seluas 6 hektar,dengan menggunakan varietas Inpari 32, Inpari 49, dan IPB 9G. “Kerja sama ini diharapkan dapat terus memperkuat kolaborasi antara Perum BULOG, BRIN, dan para petani untuk mencapai ketahanan pangan yang berkelanjutan,” tambah Umar Said Pemimpin Cabang Bulog Karawang. Produktivitas yang dihasilkan pada lahan ini mencapai 5,5 ton per hektar yang membuktikan dengan adanya penerapan teknologi budidaya ini hasil produktivitas pada lahan budidaya mengalami kenaikan dari musim tanam sebelumnya yang hanya 3 ton per hektar. Keseluruhan hasil panen petani budidaya akan diserap oleh Perum BULOG Cabang Karawang dengan Harga Pembelian Pemerintah senilai 6.500 per Kg, yang kemudian siap diolah langsung oleh Sentra Penggilingan Padi (SPP BULOG) dan atau Mitra Pangan Pengadaan sebagai cadangan pangan pemerintah. Hal ini merupakan bentuk kongkret sinergitas huluisasi Perum BULOG dari mulai budidaya hingga panen yang melibatkan Sentra Penggilingan Padi (SPP BULOG) sebagai bagian unit bisnis industri perusahaan. Program penen ini merupakan upaya percepatan penyerapan gabah dari petani. dimana di tahun 2025 ini Perum BULOG mendapatkan tugas langsung dari Pemerintah untuk melakukan penyerapan gabah/beras setara 3 juta ton beras. Dengan adanya kegiatan kerjasama ini, diharapkan tercipta peningkatan yang signifikan dalam produktivitas pertanian dan terwujudnya ketahanan pangan yang lebih baik. Kegiatan ini dihadiri oleh PMO Mitra Tani, Pimpinan Cabang Karawang, Kodim 0509/Bekaasi serta Dinas Pertanian Kabupaten Karawang.

Read More

Polda Metro Jaya Gelar Panggung Rohani di Kampung Ambon, Warga Antusias

  Jakarta,BersuaRakyat.Online Polda Metro Jaya menggelar kegiatan Peduli Panggung Rohani di Komplek Permata Kedaung Kali Angke, Kampung Ambon, RW 07, Cengkareng, Jakarta Barat, Sabtu (22/2/2025). Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 09.00 hingga 11.00 WIB ini dihadiri oleh jajaran kepolisian, tokoh agama, dan masyarakat setempat. Dirbinmas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Harri Muharram Firmansyah, S.I.K., memimpin langsung kegiatan tersebut, didampingi AKBP Gede Pasek Muliad Nyana dan jajaran PJU Ditbinmas. Turut hadir Kasatbinmas Kompol Agung yang mewakili Kapolres Metro Jakarta Barat, Danramil Cengkareng Mayor Irwan Triyono, serta Sekcam Cengkareng yang mewakili Camat setempat. Acara dibuka dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya, dilanjutkan dengan sambutan dari Ketua RW 07, Ibu Yeni Napitupulu, yang menyampaikan rasa terima kasih atas perhatian Polda Metro Jaya kepada masyarakat Kampung Ambon. “Kami merasa sangat terbantu dan terhibur dengan adanya kegiatan ini. Semoga sinergi antara Polri dan masyarakat terus terjalin,” ujar Yeni. Dirbinmas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Harri Muharram Firmansyah, dalam sambutannya menekankan pentingnya kegiatan rohani sebagai bagian dari upaya menjaga ketahanan sosial di masyarakat. “Kami ingin menghadirkan suasana yang penuh kedamaian dan kebersamaan. Melalui panggung rohani ini, semoga warga dapat merasakan semangat kebersamaan serta ketenangan batin,” katanya. Pada kesempatan tersebut, dilakukan penyerahan tali asih secara simbolis dari Kapolda Metro Jaya dan PT Astra International Tbk, yang diwakili oleh Bapak Ade Riswadi, sebagai bentuk kepedulian terhadap warga. Rangkaian acara dilanjutkan dengan panggung hiburan rohani dan ibadah yang dipimpin oleh Pdt. Stephen Sihombing, M.Th, serta khotbah yang disampaikan oleh Pdt. Danny Roberto Titaley. Kegiatan diakhiri dengan sesi ramah tamah yang mempererat silaturahmi antara warga dan jajaran Polda Metro Jaya. Seluruh rangkaian acara berlangsung aman, tertib, dan penuh kekhidmatan. Warga berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan sebagai bentuk dukungan spiritual dan sosial dari Polri kepada masyarakat.

Read More

Ketua PD Salimah Labuhan batu Hj. Emmiyati Dalimunthe, Spd berikan 300 Sak beras dalam memperingati Israk Mikraj, dan menyambut Ramadhan 1446 H/ 2025 M

  Labuhan batu, BersuaRakyat.Online Hari ini Sabtu (22/02/2025) di Masjid Ikhlasiah gang PGA Jalan Sirandorung Rantau prapat Pengurus Daerah Persaudaraan Muslimah ( PD- Salimah ) Kabupaten Labuhan batu, Provinsi Sumatra utara menyelenggarakan kegiatan peringatan Isra’ Mi’raj Nabi Muhammad SAW tahun 1446 Hijriah/2025 Masehi, Kegiatan berlangsung sejak pukul. 13.30 sampai dengan selesai, Demikian pantauan awak media Ketua PD Salimah Labuhan batu Hajjah Emmiyati Dalimunthe, Spd dalam sambutan nya menyampaikan bahwa ” Acara ini berthemakan Israk mikraj menyatukan ummat menuju kejayaan peradaban, dan dengan keberkahan ramadhan kita jaga keharmonisan keluarga, ” sebut wanita hebat itu Hajjah Emmiyati Dalimunthe, Spd kepada awak media Disampaikan, ” bahwa PD Salimah memiliki visi dan misi menjadikan PD Salimah menjadikan organisasi yang dinamis menciptakan kualitas perempuan, keluarga dan anak.” Sebut Ketua PD Salimah Labuhan batu Hj. Emmiyati Dalimunthe, Spd Selanjutnya Tausiah yang disampaikan Ustajah Basrah Isnaini Dalimunthe, S. Kep, Ns dalam ceramahnya Peringatan Isra Mi’raj, merupakan salah satu peristiwa penting dalam sejarah Islam yang memperingati perjalanan spiritual Nabi Muhammad dalam menerima perintah sholat dari Allah,Tuhan Yang Maha suci. Rangkaian kegiatan Isra’ Mi’raj yang diselenggarakan begitu hikmat, dan selanjutnya PD Salimah Labuhan batu pawai di Jalan Sirandorung kota Rantau prapat dalam rangka memperingatk Israk dan mikraj Nabi Muhammad SAW dan menyambut bulan suci Ramadhan Terkonfirmasi juga bahwa PD Salimah Labuhan batu, Provinsi Sumatra utara Hajjah Emmiyanti Dalimunthe, Spd sebagai Ketua dan jajarannya memberikan 300 sak beras kepada warga yang hadir dalam acara Israk mikraj dan menyambut bulan suci Ramadhan 1446 Hijriah/ 2025 Masehi Warga yang hadir salah seorang Ibu rumah tangga menyampaikan bahwa, ” Ibu Hajjah Emmiyati itu orang hebat, kharismatik, tidak sombong dan dermawan serta peduli dengan, perempuan ,keluarga dan anak, terimakasih atas beras yang diberikan kepada kami”, Ucap wanita separuh baya. ( Rahman F hasibuan )

Read More

Diduga Kepsek SMP Negeri 2 Darul Ihsan Lecehkan Profesi Wartawan

  Aceh Timur,BersuaRakyat.Online Oknum kepala sekolah menengah pertama (SMP) Negeri 2 Darul Ihsan, Kecamatan Idi Rayeuk, Kabupaten Aceh Timur yang berinisial (MD) diduga telah lecehkan profesi wartawan dengan memberikan uang kepada dua orang wartawan senilai Rp 20.000 di dalam Amplop. Peristiwa tersebut bermula ketika dua orang wartawan Aceh Timur berkunjung ke sekolah yang bertujuan ingin bertemu dan sekaligus silaturahmi dengan oknum kepala sekolah SMP N 2 Darul Ihsan (MD), pada, Kamis (20/2/2025) pukul 12;00 WIB. Kunjungan ke dua wartawan DD dan SR ke SMP Negeri 2 darul Ihsan tersebut bukan semata-mata hanya sekedar silaturahmi saja, melainkan ada beberapa prihal yang ingin di konfirmasi oleh DD dan SR kepada oknum kepala sekolah (MD). Tujuan utama kami silaturahmi ke SMP N 2 Karena kami ingin bertanya kepada oknum kepsek tersebut, ada apa dan kenapa saat MD menjabat sebagai kepala SMA N 1 Darul Aman memblokir nomor saya. “kata DD “DD mengatakan kepada media ini bahwa Ia sudah cukup lama mengenal oknum kepala sekolah SMP Negeri 2 Darul Ihsan (MD), waktu itu (MD) masih menjabat sebagai kepala sekolah di SMA Negeri 1 Darul Aman Kabupaten Aceh Timur. Mengetahui bahwa (MD) yang dulunya pernah menjabat sebagai kepsek SMA N 1 Darul Aman dan kini (MD) telah berpindah tugas sebagai kepala SMP N 2 Darul Ihsan DD dan SR berkunjung lah ke sekolah dan ingin bertemu sekaligus berbincang-bincang dengan oknum kepsek (MD) karena sudah lama tidak berjumpa.”ucap DD lanjut DD mengungkapkan, Sebelum bertemu dengan oknum kepsek tersebut, DD dan SR sempat keliling dan melihat serta mencermati terkait kondisi rumah sekolah yang diduga kuat seperti kurang terawat dan terkesan sangat kumuh.”ungkap DD “Masih lanjutnya, Tidak berselang lama usai kami berbincang-bincang dengan oknum kepsek SMP N 2 (MD), tiba-tiba masuklah salah seorang guru wanita ke ruangan kepsek, Oknum guru wanita tersebut lalu menanyakan maksud dan tujuan kedatangan kami ke sekolah, Dan Ia juga mengucapkan kata kepada DD dan SR, dengan ucapan “Jangan Lama-lama Bang Kami Mau Berangkat ke Tempat Acara di Peudawa”.terang DD menirukan perkataan dari oknum guru wanita tersebut. Setelah percakapan dengan oknum kepsek selesai, Lalu oknum kepsek tersebut meminta ijin untuk keluar sebentar, kemudian tidak berselang lama ada titipan amplop yang diberikan kepada kami oleh salah seorang oknum guru, Ironisnya lagi terlihat jelas di dalam Amplop yang tanpa perekat / Lem tersebut berisi uang senilai; Rp. 20.000., Lalu kami bertanya ke oknum guru tersebut, Ijin Ibu guru ini Amplop apa kok ada uang di dalamnya yang Ibu berikan kepada kami, oknum guru tersebut menjawab bahwa Amplop ini adalah titipan dari kepsek, kepsek yang meminta saya agar memberikannya untuk Abang jelas oknum guru kepada DD dan SR. Sekitar pukul 14:00 WIB, DD dan SR menjumpai Kabid PSMP Disdikbud Aceh Timur Bapak Ferdiansyah atau yang lebih akrab disapa Pak Rian, DD dan SR menyampaikan prihal tersebut dan sekaligus meminta tanggapan dari Pak Rian selaku Kabid. Ferdiansyah mengatakan bahwa kita akan segera menegur oknum kepala sekolah tersebut kenapa prihal ini bisa terjadi dan kami juga akan segera memanggil oknum kepsek sambil memberi arahan kepada oknum kepsek tersebut, Supaya untuk kedepannya jangan sampai terulang kembali prihal ini kepada wartawan yang lainnya. Sebab Wartawan adalah sebagai Mitra maka dari itu saling menjaga dan saling menghormati lah jika masih ingin bermitra dengan wartawan”ungkap Kabid PSMP Disdikbud Aceh Timur, Ferdiansyah. Memang sepengetahuan saya sejauh ini yang saya dengar DD dan SR jarang sekali ke sekolah bisa dikatakan hampir tidak pernah mencari masalah atau bermasalah dengan pihak sekolah baik kepala sekolah maupun guru pengajar.”terang

Read More

Ketua Ormas LAKI Aceh Timur Desak Penegak Hukum Periksa Pendapatan Lahan HGU

  Aceh Timur,BersuaRakyat.Online Ketua Organisasi Masyarakat (Ormas) Laskar Anti Korupsi Indonesia (LAKI) Aceh Timur, Saiful Anwar, mendesak aparat penegak hukum untuk segera memeriksa pendapatan dari lahan Hak Guna Usaha (HGU) yang dikelola sejumlah perusahaan di wilayah Aceh Timur. Saiful Anwar menilai transparansi terkait pendapatan dan pemanfaatan lahan HGU masih menjadi pertanyaan besar di kalangan masyarakat. Menurutnya, beberapa perusahaan yang mengelola lahan tersebut diduga tidak memberikan kontribusi maksimal kepada daerah, baik dalam bentuk pajak maupun manfaat sosial bagi warga sekitar. “Kami meminta aparat penegak hukum, baik kepolisian maupun kejaksaan, untuk melakukan audit dan pemeriksaan terhadap pendapatan dari lahan HGU. Jangan sampai ada indikasi penyelewengan atau penyalahgunaan yang merugikan masyarakat dan negara,” tegas Saiful Anwar dalam keterangannya, Sabtu (22/2/2025). Lebih lanjut, ia juga menyoroti pentingnya keterlibatan pemerintah daerah dalam mengawasi pengelolaan lahan HGU agar sesuai dengan regulasi yang berlaku. “Jika ada dugaan pelanggaran, maka harus segera diusut tuntas. Kami dari LAKI Aceh Timur siap mengawal kasus ini demi kepentingan masyarakat luas,” tambahnya. Hingga berita ini diturunkan, belum ada tanggapan resmi dari pihak perusahaan maupun instansi terkait mengenai tuntutan yang disampaikan oleh Saiful Anwar. Namun, isu ini menjadi perhatian publik, mengingat pengelolaan lahan HGU kerap menjadi sorotan dalam berbagai kasus di Indonesia.

Read More

Serikat Mahasiswa Muslimin Indonesia Aceh Tamiang (SEMMI ( meminta Bupati Aceh Tamiang untuk segera memberikan tanda berupa stiker identitas pada seluruh aset daerah, khususnya aset bergerak seperti kendaraan dinas ,Excavator, road greder, Bomac, dan Buldoser yang milik Pemda . Langkah ini dinilai penting untuk mencegah penyelewengan aset yang sering kali dimanfaatkan untuk kepentingan pribadi

  BersuaRakyat.Online Ketua SEMMI Aceh Tamiang, Muhammad Irfan Zikri menyatakan, bahwa pihaknya kerap menerima laporan dari masyarakat terkait dugaan penyalahgunaan aset daerah. “Ada laporan bahwa kendaraan dinas digunakan untuk urusan pribadi, bahkan ada isu kendaraan tersebut disewakan untuk kepentingan tertentu. Ini tidak bisa dibiarkan karena aset-aset tersebut dibeli dengan uang rakyat,” ujar Muhammad Irfan Zikri Menurut Muhammad Irfan Zikri, langkah menempelkan stiker identitas pada aset daerah akan memudahkan masyarakat untuk membedakan mana yang merupakan milik pribadi dan mana yang merupakan milik negara. “Stiker ini tidak hanya sebagai penanda, tetapi juga sebagai bentuk transparansi dan akuntabilitas” ujarnya. Muhammad Irfan Zikri menekankan bahwa pengelolaan aset daerah harus terbuka dan transparan, termasuk dalam penggunaan kendaraan dinas. “Aset negara adalah amanah dari rakyat, sehingga penggunaannya harus sesuai dengan aturan dan tidak disalahgunakan. Pemasangan stiker ini juga bisa menjadi bentuk kontrol masyarakat terhadap aset negara,” jelasnya. Ketua SEMMI Aceh Tamiang berharap Bupati Aceh Tamiang segera mengambil langkah konkret dengan menginstruksikan SKPD untuk memasang stiker atau tanda khusus pada seluruh aset daerah. “Kebijakan ini sangat penting untuk mencegah penyalahgunaan aset dan menunjukkan komitmen pemerintah dalam mengelola aset publik secara bertanggung jawab dan profesional,” tegasnya. “Selama ini banyak aset daerah, baik aset bergerak maupun aset tidak bergerak tidak terurus dengan baik. Sehingga keberadaan sejumlah aset tersebut tidak memberikan manfaat bagi Aceh Tamiang, justru sebagian dinilai banyak merugikan keuangan daerah. Terutama aset berupa kendaraan dinas,Excavator, road greder, Bomac, Buldoser yg milik Pemda.Ujarnya SEMMI Aceh Tamiang berharap kepada Bupati Aceh Tamiang . “Kami meminta kepada Bupati Aceh Tamiang untuk memberi atensi serius terhadap persoalan aset daerah. Selama ini pengelolaan aset banyak yang tidak jelas. Terutama aset kendaraan dinas. Kita memperoleh informasi banyak mobil dinas dikuasai oleh pihak lain,” ujar. Sementara, lanjutnya, dalam APBD beban untuk biaya BBM, biaya onderdil dan perawatan mobil dinas tergolong besar. Ini harus diperjelas dan didata ulang. Yang berada ditangan pihak lain harus segera ditarik kembali. Sebagian yang memenuhi syarat lebih baik dilelang saja, agar tidak lagi jadi beban daerah. “Karena itu kita sangat berharap kepada Bupati dimasa jabatannya dapat menyelesaikan persoalan ini. Dengan kepemimpinan Armia Ismail dapat membawa perubahan yang baik kedepannya.ujarnya

Read More

Polres Pematangsiantar Tangkap Seorang Warga Jalan Singosari Diduga Edarkan Sabu

    Pematangsiantar,BersuaRakyat.Online Pada hari Kamis 20 Februari 2025 malam sekira pukul 18.30 Wib, Tim Opsnal Satuan Reserse Narkoba Polres Pematangsiantar menangkap seorang warga Jalan Singosari Kelurahan Martoba, KecamatanSiantar Utara, Kota Pematangsiantar berinisial IAS (42). Kapolres Pematangsiantar AKBP Yogen Heroes Baruno SH. SIK melalui Kasat ResNarkoba AKP JH. Pardede SH dikonfirmasi pada Sabtu 22 Februari 2025 pagi mengatakan penangkapan tersangka IAS tersebut di Jalan Mataram Kelurahan Melayu Kecamatan Siantar Barat Kota Pematangsiantar. Dijelaskannya, Penangkapan itu berawal adanya informasi dari masyarakat bahwa di Jalan Mataram Kelurahan Melayu Kecamatan Siantar Barat Kota Pematangsiantar ada peredaran narkoba. Kemudian tim langsung bergerak untuk melakukan penyelidikan Setelah dilakukan penyelidikan, pada Kamis 20 Februari 2025 malam sekira pukul 18.30 wib, Team Opsnal menangkapn tersangka IAS tepatnya di pinggir jalan Mataram tersebut. Kemudian dari tersangka IAS ditemukan abrang bukti berupa 1 unit Handphone (HP) Merk Samsung warna hitam dari kantong celana depan sebelah kanannya, uang Rp120.000 dari kantong celana belakang sebelah kirinya serta dari selipan celana dalamnya ditemukan 1 buah tissu berisi 1 paket Narkotika jenis sabu berat bruto 0.37 gram dan 1 plastik klip berisi 10 (sepuluh) plastik klip kosong. Kemudian tim Langsung melakukan interogasi dan diduga tersangka IAS mengaku pemilik barang bukti yang ditemukan tersebut sehingga tersangka IAS beserta barang bukti diboyong ke ruangan pemeriksaan Sat Resnarkoba Polres Pematangsiantar. “Tersangka IAS sudah diamankan guna diperiksa dan dikembangkan lalu akan diproses sesuai prosedur hukum yang berlaku,” Pungkas AKP JH. Pardede. (Pardomuan siallagan)

Read More

Diduga Edarkan Sabu Seorang Pemuda Tojai Lama Di Tangkap Polisi 

  Pematangsiantar,BersuaRakyat.Online Satuan Reserse Narkoab Polres Pematangsiantar Gagalkan Edarkan Sabu dengan menangkap RDT (21) warga Jl. Desa Indah Perumahan Tojai Lama, Kelurahan Setia Negara Kecamatan Siantar Sitalasari Kota Pematangsiantar pada . Kamis 21 Februari 2025 malam pukul 23.00 Wib Kapolres Pematangsiantar AKBP Yogen Heroes Baruno SH. SIK melalui Kasat ResNarkoba AKP JH. Pardede SH dikonfirmasi mengatakan penangkapan diduga tersangka RDT bertempat di Kos kosan Jalan Raider, Kelurahan Kelurahan Bukit Sofa Kecamatan Siantar Sitalasari Kota Pematangsiantar. Berdasarkan informasi yang diperoleh dari masyarakat bahwasanya di Jalan Raider tepatnya di Kos kosan ada peredaran narkoba. Setelah dilakukan penyelidikan, pada Kamis 21 Februari 2025 malam pukul 23.00 Wib Tim Opsnal Sat ResNarkoba menangkap tersangka RDT didalam kamar kosnya tersebut. Kemudian ditemukan barang bukti dari atas lantai kamar 1 paket narkotika jenis sabu berat bruto 0,43 gram, 1 unit Handphone (HP) merek vivo warna abu-abu dari tangan kanan dan uang sebesar Rp.100.000 dari kantong celana belakang sebelah kanannya. Saat dilakukan interogasi diduga tersangka RDT mengaku pemilik barang bukti yang ditemukan tersebut sehingga tersangka RDT beserta barang bukti di amanakan di Sat Resnarkoba Polres Pematangsiantar. Untuk Mempertanggungjawabkan Perbuatannya hingga saat ini tersangka RDT sudah diamankan guna diproses sesuai prosedur hukum yang berlaku,” Pungkas AKP JH. Pardede. (Pardomuan siallagan)

Read More

Minta Polisi Usut Tuntas Terkait Pengangkatan Sekda Aceh Jika Melanggar Hukum. 

  Banda Aceh,BersuaRakyat.Online 22 Februari 2025. Aktivis perempuan Yulindawati turut menanggapi polemik yang terjadi antara Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA) dan pihak Partai Gerindra terkait pengangkatan Alhudri sebagai PLT Sekretaris Daerah (Sekda) Aceh.   “Saya sarankan pihak kepolisian jika ada indikasi seperti yang diutarakan oleh Ketua DPRA adanya dugaan pelanggaran Hukum, untuk usut tuntas persoalan Surat Keputusan (SK) yang dikeluarkan oleh Badan Kepegawaian Aceh (BKA). Jika benar bahwa SK tersebut bukan produk resmi BKA seperti yang dipertanyakan oleh Ketua DPRA, maka patut diduga telah terjadi maladministrasi di pemerintahan Aceh, lebih jauh lagi dapat dikategorikan sebagai pemalsuan dokumen negara,” ujar Yulindawati dalam pernyataannya.   Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa jika dugaan ini terbukti benar, maka kasus ini harus segera dilaporkan kepada pihak berwajib agar dapat diproses secara hukum sesuai dengan ketentuan yang berlaku.   Menurut Yulindawati, belum genap satu bulan pemerintahan Muallem dan Dek Fadh berjalan, namun sudah mulai menunjukkan ketidakseimbangan. “Bau amis haus kekuasaan mulai tercium, dan ini merupakan sinyal yang tidak baik. Dengan lemahnya kemampuan Muallem dalam birokrasi serta administrasi pemerintahan, kondisi ini bisa berbahaya bagi stabilitas kepemimpinan Gubernur. Bahkan, ada kekhawatiran bahwa pada tahun kedua, pemerintahan ini bisa mengalami kudeta,” tambahnya.   Selain itu, Yulindawati juga menyoroti keikutsertaan Muallem dan seluruh kepala daerah Aceh dalam kegiatan Retret 505 di Magelang. Menurutnya, hal ini sangat disayangkan mengingat Aceh merupakan daerah yang menerapkan syariat Islam. “Seharusnya, dengan prinsip kekhususan Aceh dalam menegakkan syariat Islam, Muallem, Illiza, dan beberapa kepala daerah lainnya menolak untuk ikut serta dalam kegiatan tersebut,” tegasnya.   Ia menjelaskan bahwa berdasarkan Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), retret adalah kegiatan perenungan yang umumnya dilakukan oleh salah satu agama non-Muslim. Oleh karena itu, dengan mempertimbangkan prinsip-prinsip syariat Islam yang dijunjung tinggi di Aceh, seharusnya kegiatan ini dapat ditolak oleh para pemimpin daerah.   Yulindawati menekankan bahwa pemerintah Aceh harus lebih berhati-hati dalam mengambil keputusan yang dapat berdampak pada citra kepemimpinan serta integritas pemerintahan di mata masyarakat Aceh yang mayoritas berpegang teguh pada nilai-nilai Islam.

Read More