Rantauprapat – bersuarakyat.online Dalam Rangka bersih-bersih lingkungan dalam menyambut bulan suci ramadhan 1447 H/2026 Komunitas PERWIRA, mengadakan kegiatan gotong royong. 3 Kepala lingkungan bersinergis bersama komunitas Perwira. yaitu lingkungan Pemancar, lingkungan Tennis perdana dan lingkungan Aeksiranda.
Hingga Minggu (15/02/2026), 3 Kepala Lingkungan sibuk membersihkan dan mengangkut sampah serta tanaman rumput di setiap yaitu lingkungan Pemancar, lingkungan Pemancar dan Lingkungan Aeksiranda.

3 Kepling dari lingkungan tersebut Didampingi Ketua Komunitas PERWIRA mendampingi masyarakatnya mengangkut dan mebersihkan sampah rumah tangga yang banyak berserakan. ‘’Luar biasa sampah kemarin,’’ sebutnya.

Ketua PERWIRA mengatakan pengangkutan sampah dan tanaman rumput terus dilakukan. ‘’Kita bergotong royong keliling 3 lingkungan tersebut mengangkut sampah serta tanaman rumput mulai dari pagi sampai sore hari,’’ jelasnya.

Sebelumnya, 3 Kepala Lingkungan tersebut untuk segera melakukan langkah cepat memulihkan kebersihan lingkungan selama beberapa bulan ini.
3 Kepala Lingkungan itu menilai kondisi lingkungan nya masing-masing saat ini tampak kumuh karena tumpukan sampah yang berserakan dan tanaman rumput yag tunbuh dengan tidak terawat di berbagai sudut jalan. Ia menyoroti lambannya penanganan dari pihak kecamatan dan keluruhan yang memiliki tanggung jawab dalam pengangkutan sampah.

“Pasca musim hujan yang terjadi minggu lalu, lingkungan Pemancar, lingkungan Tennis dan lingkungan Aeksiranda terlihat seperti kota kumuh. Sampah-sampah menumpuk di pinggir jalan dan tanaman rumput yg tidak terawat, tidak kunjung diangkut. Ini tugas kecamatan, segera angkut sampah-sampah yang berserak di jalanan dan harus bertanggung jawab memulihkan kebersihan lingkungan,” ucapnya.
Ketua Komunitas PERWIRA menjelaskan bahwa musim hujan ini juga menyebabkan banyak perabotan rumah tangga rusak dan dibuang begitu saja di tepi jalan. “Mulai dari sampah makanan dan limbah rumah tangga lainnya, sampai tanaman rumput menjalar yg tidak terawat di setiap lingkungan , banyak yang dibuang di pinggir jalan. Belum lagi sampah-sampah harian rumah tangga, semua menumpuk. Kalau ini tidak segera diangkut, kesan kumuh akan semakin terasa di lingkungan Pemancar, lingkungan Tennis dan lingkungan Aeksiranda ,” ujar Ketua komunitas PERWIRA itu.
Penulis: SUKIMAN