Keluarga Korban Penganiayaan di Tembung Apresiasi Gerak Cepat Polrestabes Medan, Kondisi Ibu Hamil dan Janin Baik

Bersuarakyat.online | MEDAN – Keluarga pasangan suami istri yang menjadi korban dugaan aksi premanisme di kawasan Jalan Baru Terowongan Tembung menyampaikan apresiasi kepada Polrestabes Medan atas respons cepat dalam menangani kasus penganiayaan yang sempat viral di media sosial. Ucapan terima kasih tersebut disampaikan setelah aparat kepolisian berhasil mengamankan dua terduga pelaku yang diduga terlibat dalam aksi kekerasan terhadap pasangan tersebut. Penangkapan dilakukan tidak lama setelah rekaman video kejadian beredar luas dan memicu perhatian publik. Perwakilan keluarga korban menilai langkah cepat kepolisian memberikan harapan bagi korban dan keluarga untuk memperoleh keadilan atas peristiwa yang dialami. Selain menyampaikan apresiasi, keluarga juga mengabarkan kondisi terbaru korban perempuan yang saat kejadian diketahui sedang hamil. Berdasarkan hasil pemeriksaan medis yang telah dilakukan, kondisi ibu dan janin yang dikandungnya dinyatakan dalam keadaan baik. “Kami bersyukur karena hasil pemeriksaan menunjukkan kondisi korban dan kandungannya baik. Terima kasih kepada semua pihak yang telah memberikan perhatian dan dukungan,” ujar pihak keluarga. Kabar tersebut menjadi angin segar bagi masyarakat yang sebelumnya khawatir terhadap keselamatan korban dan janin setelah video penganiayaan tersebut beredar luas di berbagai platform media sosial. Keluarga berharap proses hukum terhadap para terduga pelaku dapat berjalan secara profesional, transparan, dan sesuai ketentuan yang berlaku. Mereka juga mengucapkan terima kasih kepada masyarakat yang turut mengawal perkembangan kasus serta memberikan dukungan moril kepada korban. Kasus dugaan penganiayaan di Jalan Baru Terowongan Tembung sebelumnya menjadi sorotan publik setelah video kejadian viral dan memicu kecaman dari berbagai kalangan. Saat ini, dua terduga pelaku telah diamankan dan masih menjalani pemeriksaan lebih lanjut di Polrestabes Medan. Pihak keluarga berharap korban dapat segera pulih secara fisik maupun psikologis, sementara proses hukum berjalan hingga tuntas demi memberikan rasa keadilan dan efek jera bagi pelaku kekerasan. #Red

Read More

Diduga Upah Pengukuran Belum Dibayar, Ketua Gapoktan Desa Kilis Disorot

Bersuarakyat Online TEBO — Dugaan tidak dibayarkannya upah jasa pengukuran lahan menyeret nama Ketua Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) Desa Kilis, Kecamatan Tengah Ilir, Kabupaten Tebo, Jambi, berinisial Arianto. Seorang petugas Badan Pertanahan Nasional (BPN) Tebo berinisial A mengaku belum menerima pembayaran atas pekerjaan pengukuran yang dilakukan pada Mei 2026. Informasi yang dihimpun menyebutkan, pengukuran dilakukan pada 25 Mei 2026 di lahan yang diklaim berada dalam wilayah Desa Kilis dengan luas sekitar 469.279 meter persegi. Kegiatan tersebut bertujuan mencocokkan titik koordinat dan peta bidang tanah yang diterbitkan BPN. Namun, usai pekerjaan selesai dilakukan, pembayaran upah yang disebut telah disepakati diduga belum direalisasikan oleh pihak yang meminta pengukuran. “Saya sudah malas berurusan dengan mereka, karena upah sesuai perjanjian sampai sekarang belum diberikan,” kata A saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon, Kamis (4/6/2026). Persoalan ini mencuat di tengah polemik batas wilayah antara Desa Kilis dan Desa Kuo-Kuo. Berdasarkan hasil pengukuran yang dilakukan di lapangan, sebagian lahan yang selama ini disebut masuk wilayah Desa Kuo-Kuo diduga berada di wilayah administrasi Desa Kilis. Meski demikian, hasil tersebut masih memerlukan verifikasi resmi dari instansi berwenang. Sebelumnya, tim media sempat mendatangi kediaman Arianto di Desa Kilis guna meminta klarifikasi terkait persoalan tersebut. Namun hingga berita ini diterbitkan, yang bersangkutan belum memberikan tanggapan resmi atas dugaan tidak dibayarkannya upah pengukuran itu. (DR.Rangkuti)  

Read More

Program Tiga Juta Rumah Jadi Fokus, Bobby Nasution Minta Dukungan OJK Sumut

Bersuarakyat.online | MEDAN – Pemerintah Provinsi Sumatera Utara terus mendorong percepatan penyediaan hunian layak bagi masyarakat melalui penguatan akses pembiayaan perumahan. Upaya tersebut menjadi salah satu fokus yang dibahas dalam pertemuan antara Gubernur Sumatera Utara Muhammad Bobby Afif Nasution dan jajaran Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Sumut di Kantor Gubernur Sumut, Medan. Dalam pertemuan tersebut, Bobby menekankan pentingnya peran sektor jasa keuangan dalam mendukung berbagai program pembangunan daerah, khususnya di sektor perumahan yang menjadi salah satu kebutuhan dasar masyarakat. Menurutnya, keberhasilan program penyediaan rumah tidak hanya bergantung pada pemerintah, tetapi juga membutuhkan keterlibatan aktif lembaga keuangan untuk memperluas akses pembiayaan yang terjangkau bagi masyarakat berpenghasilan rendah. Pemprov Sumut, kata Bobby, telah mengambil langkah dengan menyiapkan dukungan berupa subsidi Kredit Pemilikan Rumah (KPR). Namun, sejumlah tantangan di lapangan masih perlu diatasi melalui koordinasi yang lebih erat antara pemerintah daerah, perbankan, dan regulator sektor keuangan. Selain isu perumahan, Bobby juga mengusulkan terbentuknya forum komunikasi rutin yang melibatkan pemerintah daerah dan pelaku jasa keuangan. Forum tersebut diharapkan menjadi wadah untuk membahas berbagai kebutuhan pembangunan daerah sekaligus mencari solusi atas kendala pembiayaan yang dihadapi pemerintah kabupaten dan kota. “Kolaborasi yang lebih intensif akan mempermudah sinkronisasi program pembangunan dan memperkuat pertumbuhan ekonomi daerah,” ujarnya. Sementara itu, Kepala OJK Provinsi Sumatera Utara Triyoga Laksito menyatakan komitmennya untuk terus mempererat kerja sama dengan pemerintah daerah. OJK, menurutnya, siap mendukung berbagai program strategis yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan memperkuat perekonomian daerah. Pertemuan tersebut juga menjadi momentum awal penguatan koordinasi antara OJK Sumut di bawah kepemimpinan Triyoga Laksito dengan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara dalam mendukung agenda pembangunan dan inklusi keuangan di wilayah Sumut. #Red

Read More

Sinergitas TNI-Polri dan Pemerintah Daerah Warnai Penyambutan Pangkogabwilhan I di Lingga

  Lingga – Bersuarakyat.online, Kapolres Lingga AKBP Dr. Pahala Martua Nababan, S.H., S.I.K., M.H., bersama unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), TNI, dan instansi terkait menyambut kedatangan Panglima Komando Gabungan Wilayah Pertahanan (Pangkogabwilhan) I beserta rombongan dalam rangka kunjungan kerja di Kabupaten Lingga, Kamis (4/6/2026). Penyambutan dilaksanakan di Pelabuhan Desa Jagoh, Kecamatan Singkep Barat, Kabupaten Lingga. Turut hadir dalam kegiatan tersebut Danlanud RHF Kolonel Penerbang Agus Rohimat, M. Avn. Mgt., Danlanal Dabo Singkep Letkol Laut (P) Hendro Wicaksono, M.Tr.Opsla., Wakil Bupati Lingga Ir. Novrizal, S.T., M.IP., Kapolsek Singkep Barat IPTU Yong Risa, S.Sos., serta sejumlah pejabat daerah dan unsur Forkopimda lainnya. Rombongan Pangkogabwilhan I tiba di Pelabuhan Jagoh sekitar pukul 11.10 WIB menggunakan kapal Seven Star 1000 PK. Setelah prosesi penyambutan, rombongan melanjutkan perjalanan menuju Dabo Singkep untuk melaksanakan rangkaian agenda kunjungan kerja di wilayah Kabupaten Lingga. Untuk memastikan kegiatan berjalan aman dan lancar, Polsek Singkep Barat bersama Satpolairud Polres Lingga melaksanakan pengamanan di area pelabuhan dan sekitarnya. Kehadiran personel pengamanan bertujuan memberikan rasa aman serta mendukung kelancaran seluruh rangkaian kegiatan kunjungan kerja. Kapolres Lingga AKBP Dr. Pahala Martua Nababan, S.H., S.I.K., M.H., melalui Kapolsek Singkep Barat IPTU Young Risa, S.Sos., menyampaikan bahwa kunjungan kerja Pangkogabwilhan I menjadi momentum penting dalam memperkuat sinergitas antarinstansi dalam menjaga stabilitas keamanan dan mendukung pembangunan di wilayah Kabupaten Lingga. “Kunjungan kerja ini merupakan wujud sinergi yang kuat antara TNI, Polri, dan pemerintah daerah dalam menjaga keamanan, memperkuat koordinasi, serta mendukung berbagai program strategis untuk kemajuan Kabupaten Lingga,” ujar Kapolsek Singkep Barat. Seluruh rangkaian kegiatan penyambutan berlangsung dengan aman, tertib, dan kondusif. Polres Lingga bersama instansi terkait terus berkomitmen memberikan pengamanan terbaik guna mendukung setiap agenda kenegaraan maupun kunjungan pejabat di wilayah Kabupaten Lingga. (Dendi)

Read More

Wakapolres Labuhanbatu Pimpin Rilis, Ops Antik Toba 2026 Amankan 91 Tersangka ‘ BASMI SAMPAI KE AKAR ‘

Bersuarakyat.online – Polres Labuhanbatu kembali menorehkan prestasi dalam pemberantasan narkotika. Melalui Operasi Kewilayahan Antik Toba 2026 selama 21 hari, 13 Mei s.d. 2 Juni 2026, jajaran Satresnarkoba berhasil mengungkap puluhan jaringan dan mengamankan 91 tersangka. Keberhasilan itu disampaikan Wakapolres Labuhanbatu dalam konferensi pers di Rantauprapat, Selasa 3 Juni 2026 pukul 15.30 WIB. Ia didampingi Kasatresnarkoba AKP Hardiyanto, S.H., M.H. Wakapolres menegaskan operasi ini bukti komitmen penuh jajarannya memberantas peredaran gelap narkotika di wilayah hukum Labuhanbatu. “Mewakili Bapak Kapolres, kami menyampaikan apresiasi tinggi kepada seluruh personel, khususnya Satresnarkoba yang telah bekerja keras di lapangan. Kami menegaskan kembali bahwa Polres Labuhanbatu tidak main-main dalam memberantas kejahatan narkoba,” ujarnya di hadapan awak media. Kasatresnarkoba AKP Hardiyanto membeberkan rincian hasil operasi. Dari total 81 Laporan Polisi, Satresnarkoba menjadi motor utama dengan mengungkap 44 LP dan mengamankan 55 tersangka. Polsek jajaran di wilayah pesisir juga berkontribusi signifikan, yakni Panai Hilir, Panai Tengah, Bilah Hilir, dan Kualuh Leidong dengan total 14 LP dan 17 tersangka. Lonjakan barang bukti paling mencolok terjadi pada sabu. Tahun ini sitaan sabu naik drastis dari 274,6 gram di 2025 menjadi 1.354,48 gram atau 1,3 kg di 2026, naik 393,26%. Selain sabu, petugas juga menyita 4.504 gram ganja, 35 butir pil ekstasi, uang tunai Rp11.429.000, 30 unit sepeda motor, 46 unit handphone, serta 1 unit mobil milik pelaku. Berdasarkan perhitungan polisi, barang bukti tersebut berpotensi menyelamatkan 13.545 jiwa dari bahaya ketergantungan sabu dan 4.504 jiwa dari penyalahgunaan ganja. Menutup konferensi pers, Wakapolres bersama Kasat Narkoba memberi peringatan tegas. “Operasi boleh berakhir, namun pengejaran terhadap bandar dan pengedar narkoba di wilayah Labuhanbatu tidak akan pernah berhenti,” pungkasnya. ( D.sipahutar ).

Read More

​Wamen Ossy: Jangan Biarkan Masyarakat Menunggu Lama di Loket Pertanahan

Bersuarakyat.online Medan – Wakil Menteri Agraria dan Tata Ruang/Wakil Kepala Badan Pertanahan Nasional (Wamen ATR/Waka BPN), Ossy Dermawan, menegaskan pentingnya menghadirkan pelayanan pertanahan yang cepat, akurat, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat. Menurutnya, peningkatan kualitas layanan pertanahan tersebut dimulai dari proses pelayanan di loket-loket pada Kantor Pertanahan (Kantah). ​“Yang harus kita hindari, masyarakat menunggu terlalu lama (di loket) semisal terjadi penumpukan antrean. Ini menjadi perhatian bagi para manajer loket jika terlihat adanya penumpukan, harus juga punya rencana seperti apa,” ujar Wamen Ossy melalui rilis yang diterima media pada Rabu (3/6/2026). ​Ketika meninjau area pelayanan, Wamen Ossy memastikan layanan yang diberikan jajarannya kepada masyarakat berjalan baik. Ia menghampiri para pegawai yang bertugas dan melihat proses pelayanan yang berlangsung pada akhir pekan. Menurutnya, pelayanan publik yang diinginkan masyarakat adalah pelayanan pertanahan yang cepat, akurat, tapi juga harus teliti dan sesuai dengan aturan hukum. ​Pada kesempatan tersebut, Wamen Ossy juga menyoroti upaya percepatan penyelesaian berkas pertanahan yang telah dilakukan Kementerian ATR/BPN sejak kuartal IV tahun 2025. Langkah tersebut digenjot seluruh jajaran yang tersebar di penjuru Indonesia dan dimonitor oleh Menteri ATR/Kepala BPN, Nusron Wahid melalui Rapat Pimpinan yang rutin dilakukan. ​Hasilnya, berkas pertanahan di sejumlah provinsi mengalami hasil capaian penyelesaian yang memiliki tren positif. Di tengah jajaran yang menyambut kehadirannya di Banjarbaru, Wamen Ossy mengingatkan bahwa pekerjaan tersebut masih perlu dilanjutkan sebagai upaya peningkatan pelayanan pertanahan. ​“Dari Oktober 2025 kita berusaha kejar penyelesaian berkas dan akhirnya kita bisa tekan. Untuk saat ini, kita terus selesaikan berkas yang ada, kerja teliti dan akurat karena kita tahu jika satu BPN jelek maka semua dianggap jelek. Maka kita upayakan bekerja dengan baik,” tutur Wamen Ossy. ​Meski capaian penyelesaian berkas cukup menunjukkan tren positif, Wamen Ossy tetap menyadari bahwa layanan pertanahan perlu terus diperbaiki dan ditutup celah kekurangannya. Hal tersebut melibatkan kerja bersama dari pusat hingga daerah. ​”Hal ini yang terus berusaha dilakukan oleh Pak Menteri di tingkat pusat, Kepala Kantor Wilayah (Kanwil) di tingkat provinsi, dan juga Kepala Kantah di tingkat kota/kabupaten, bagaimana agar Kepala Kantah menghadirkan satu pelayanan yang melayani masyarakat sepenuh hati, penuh empati, tapi juga profesional,” jelas Wamen ATR/Waka BPN. ​Pada momen tersebut, Wamen Ossy berkesempatan menyerahkan langsung dua sertipikat kepada warga Kota Banjarbaru yang memanfaatkan kemudahan PELATARAN di Sabtu pagi. Dalam rangkaian kunjungannya, Wamen Ossy didampingi oleh Kepala Kanwil BPN Provinsi Kalimantan Selatan, Budi Kristiyana; Tenaga Ahli Menteri Bidang Administrasi Negara dan _Good Governance_, Ajie Arifuddin; Tenaga Ahli Menteri Bidang Percepatan Penyelesaian Isu Strategis, Hendri Teja dan Kepala Kantah Kota Banjarbar #Red

Read More

Kantor Pertanahan Labuhanbatu Gelar Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila 2026

Bersuarakyat.online Labuhanbatu – Kantor Pertanahan Kabupaten Labuhanbatu melaksanakan Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila pada Senin (1/6/2026) sebagai bentuk penghormatan sekaligus komitmen dalam mengamalkan nilai-nilai luhur Pancasila sebagai dasar negara, ideologi bangsa, dan pandangan hidup masyarakat Indonesia. Berdasarkan rilis yang diterima media pada Rabu (3/6/2026), upacara yang diikuti seluruh jajaran pegawai tersebut berlangsung dengan khidmat dan menjadi momentum penting untuk merefleksikan kembali semangat persatuan, gotong royong, serta kebhinekaan yang menjadi fondasi kehidupan berbangsa dan bernegara. Dalam pelaksanaannya, peringatan Hari Lahir Pancasila tidak hanya dimaknai sebagai kegiatan seremonial, tetapi juga sebagai pengingat bagi seluruh aparatur negara untuk terus menjadikan nilai-nilai Pancasila sebagai pedoman dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab pelayanan kepada masyarakat. Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten Labuhanbatu menegaskan bahwa nilai-nilai Pancasila harus tercermin dalam setiap aspek pelayanan publik, termasuk pelayanan pertanahan yang profesional, transparan, dan akuntabel. Melalui peringatan ini, seluruh jajaran Kantor Pertanahan Kabupaten Labuhanbatu diajak untuk terus memperkuat integritas, meningkatkan profesionalisme, serta menumbuhkan semangat pengabdian dalam memberikan pelayanan pertanahan yang berkualitas kepada masyarakat. Dengan menjadikan Pancasila sebagai pedoman dalam setiap langkah dan kebijakan, diharapkan pelayanan publik dapat semakin baik serta mendukung terwujudnya pembangunan nasional yang berkeadilan dan berkelanjutan. Peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2026 juga menjadi ajakan bagi seluruh pegawai untuk terus menjaga persatuan, menghargai keberagaman, dan bersama-sama berkontribusi dalam membangun Indonesia yang maju, berdaulat, adil, dan makmur. #Red

Read More

Dua Terduga Pelaku Penganiayaan Pasutri di Tembung Ditangkap, Polisi Dalami Peran Masing-Masing

Bersuarakyat.online | MEDAN – Aparat kepolisian dari Polrestabes Medan berhasil mengamankan dua pria yang diduga terlibat dalam kasus penganiayaan terhadap pasangan suami istri di kawasan Jalan Baru Terowongan Tembung, Kecamatan Percut Sei Tuan, Kabupaten Deliserdang. Penangkapan dilakukan pada Rabu malam setelah tim gabungan melakukan serangkaian penyelidikan berdasarkan rekaman video yang beredar luas di media sosial. Kejadian tersebut sebelumnya menyita perhatian publik karena memperlihatkan aksi kekerasan terhadap sepasang pengendara yang melintas di lokasi. Kasat Reskrim Polrestabes Medan melalui Tim Khusus Jaga Cegah Sigap (JCS) bergerak cepat menelusuri identitas para terduga pelaku. Hasilnya, dua orang berhasil diamankan untuk dimintai keterangan terkait keterlibatan mereka dalam insiden tersebut. Berdasarkan informasi yang dihimpun, peristiwa bermula ketika pasangan suami istri itu menghentikan laju kendaraannya di sekitar lokasi. Saat itu, kawasan tersebut dikabarkan tengah dalam situasi tidak kondusif akibat adanya tawuran antar kelompok. Namun, situasi kemudian berubah menjadi tindakan kekerasan. Dalam video yang beredar, sejumlah orang terlihat mendatangi dan melakukan penganiayaan terhadap korban. Kejadian itu memicu reaksi keras masyarakat, terutama setelah muncul informasi bahwa korban perempuan sedang mengandung. Polisi juga telah mengklarifikasi benda yang sempat menjadi sorotan dalam rekaman video. Setelah dilakukan pemeriksaan, benda tersebut dipastikan bukan senjata api, melainkan soft gun. Saat ini kedua pria yang diamankan masih menjalani pemeriksaan intensif di Polrestabes Medan. Penyidik terus mendalami kronologi kejadian, motif tindakan para pelaku, serta kemungkinan adanya pihak lain yang turut terlibat dalam aksi penganiayaan tersebut. Pihak kepolisian menegaskan proses hukum akan dilakukan secara profesional dan transparan guna memberikan keadilan bagi para korban serta menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat. #slh/Red

Read More