Pemetaan Sosial Jadi Langkah Awal Penguatan Reforma Agraria di Labuhanbatu

Bersuarakyat.online

Labuhanbatu – Kantor Pertanahan Kabupaten Labuhanbatu menggelar rapat pemaparan hasil pemetaan sosial sekaligus penyusunan rekomendasi model akses Reforma Agraria Tahun Anggaran 2026.

Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya pemerintah dalam memastikan pelaksanaan Reforma Agraria berjalan sesuai dengan potensi dan kebutuhan masyarakat di wilayah sasaran.

Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten Labuhanbatu, Khalid Afdillah Handoyo, SH, melalui rilis yang diterima media, Jumat (21/8/2026), mengatakan pemetaan sosial dilakukan untuk mengetahui kondisi masyarakat secara lebih menyeluruh.

Hasil pemetaan tersebut selanjutnya menjadi bahan dalam menyusun rekomendasi model akses Reforma Agraria yang dinilai paling sesuai dengan potensi wilayah, kebutuhan, serta kondisi masyarakat.

“Melalui rapat ini diharapkan dapat terwujud strategi pemberdayaan masyarakat yang lebih tepat sasaran, berkelanjutan, dan mampu mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat melalui optimalisasi pemanfaatan tanah,” kata Khalid.

Ia menambahkan, pelaksanaan Reforma Agraria tidak berhenti pada pemberian kepastian hak atas tanah. Masyarakat juga perlu mendapatkan akses untuk mengembangkan potensi ekonomi dari tanah yang dimiliki atau dikuasainya.

Karena itu, penyusunan model akses Reforma Agraria diharapkan dapat menjadi langkah strategis dalam mendorong pemberdayaan ekonomi masyarakat secara berkelanjutan.

#Red

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *