Mewakili Bupati Labuhanbatu Pejabat (Pj) Sekretaris Daerah Labuhanbatu Menekankan Dan Dorong Aparatur Sipil Negara (Asn) Agar Memegang Teguh 5 (Lima) Prinsip Kerja Di Lingkungan

Bersuarakyat.online Pemerintah Kabupaten Labuhanbatu: 𝟏. 𝐃𝐢𝐬𝐢𝐩𝐥𝐢𝐧 Disiplin Adalah Fondasi Utama Profesionalisme. Disiplin Bukan Hanya Hadir Tepat Waktu, Tetapi Juga Disiplin Dalam Berpikir, Bertindak, Menaati Peraturan, Menyelesaikan Pekerjaan Sesuai Target, Serta Menjaga Integritas Dalam Setiap Pengambilan Keputusan. Asn Yang Disiplin Akan Mampu Membangun Kepercayaan Masyarakat Karena Setiap Tugas Dilaksanakan Secara Konsisten, Bertanggung Jawab, Dan Akuntabel. Saya Ingin Budaya Disiplin Menjadi Karakter Yang Melekat Pada Setiap Aparatur Pemerintah Kabupaten Labuhanbatu. 𝟐. 𝐆𝐞𝐬𝐢𝐭 Perubahan Tidak Pernah Menunggu Kita. Karena Itu, ASN Harus Memiliki Kecepatan Dalam Merespons Setiap Dinamika, Permasalahan, Maupun Kebutuhan Masyarakat. Gesit Berarti Cepat Mengambil Keputusan Sesuai Kewenangan, Cepat Memberikan Pelayanan, Cepat Berkoordinasi, Dan Cepat Menindaklanjuti Setiap Pengaduan Masyarakat. Kecepatan Harus Tetap Diiringi Dengan Ketepatan Sehingga Setiap Langkah Yang Diambil Menghasilkan Manfaat Yang Nyata. 𝟑. 𝐀𝐝𝐚𝐩𝐭𝐢𝐟 Dunia Terus Berubah. Regulasi Berkembang, Teknologi Semakin Maju, Dan Ekspektasi Masyarakat Semakin Tinggi. ASN Tidak Boleh Terjebak Dalam Cara Kerja Lama. Kita Harus Terus Belajar, Meningkatkan Kompetensi, Memanfaat-Kan Teknologi Digital, Serta Terbuka Terhadap Berbagai Inovasi. Adaptif Berarti Siap Berubah Menuju Cara Kerja Yang Lebih Efektif, Efisien, Dan Berorientasi Pada Hasil. Organisasi Yang Mampu Bertahan Bukanlah Organisasi Yang Paling Besar, Melainkan Organisasi Yang Paling Cepat Beradaptasi Terhadap Perubahan. 𝟒. 𝐊𝐨𝐥𝐚𝐛𝐨𝐫𝐚𝐭𝐢𝐟 Tidak Ada Keberhasilan Yang Dicapai Oleh Satu Orang Atau Satu Perangkat Daerah Saja. Keberhasilan Pembangunan Hanya Dapat Diwujudkan Melalui Kolaborasi Lintas Perangkat Daerah, Sinergi Dengan Pemerintah Pusat Dan Provinsi, Dunia Usaha, Akademisi, Media, Serta Partisipasi Aktif Masyarakat. Hilangkan Ego Sektoral. Bangun Komunikasi Yang Terbuka, Saling Mendukung, Saling Melengkapi, Dan Memiliki Tujuan Yang Sama, Yaitu Memberikan Pelayanan Terbaik Kepada Masyarakat Kabupaten Labuhanbatu. 𝟓. 𝐊𝐞𝐫𝐣𝐚 𝐓𝐮𝐧𝐭𝐚𝐬 Saya Tidak Menginginkan Budaya Kerja Yang Hanya Ramai Di Awal Tetapi Berhenti Di Tengah Jalan. Setiap Pekerjaan Harus Direncanakan Dengan Baik, Dilaksanakan Secara Konsisten, Dipantau Secara Berkala, Dievaluasi Secara Objektif, Dan Diselesaikan Hingga Memberikan Hasil Yang Nyata Serta Berkelanjutan (Sustainable). Kerja Tuntas Berarti Setiap Program Memiliki Perencanaan Yang Matang, Indikator Keberhasilan Yang Jelas, Pengelolaan Risiko Yang Baik, Serta Kesinambungan Sehingga Manfaatnya Dapat Dirasakan Masyarakat Dalam Jangka Panjang. Jangan Bekerja Hanya Untuk Menggugurkan Kewajiban, Tetapi Bekerjalah Untuk Menghadirkan Perubahan Yang Berkelanjutan. Mari Kita Jadikan 5 (Lima) Prinsip Nilai ASN Diatas Sebagai Budaya Kerja, Bukan Hanya Slogan. Jadikan Setiap Kantor Pemerintahan Sebagai Tempat Lahirnya Inovasi, Setiap Aparatur Sipil Negara (ASN) Sebagai Agen Perubahan, Dan Setiap Pelayanan Sebagai Wujud Nyata Kehadiran Pemerintah Di Tengah-Tengah Masyarakat. Dengan Semangat 𝐋𝐚𝐛𝐮𝐡𝐚𝐧𝐛𝐚𝐭𝐮 𝐂𝐞𝐫𝐝𝐚𝐬 𝐁𝐞𝐫𝐬𝐢𝐧𝐚𝐫, Mari Kita Bekerja Bersama, Memperkuat Sinergi, 𝐌𝐞𝐦𝐛𝐚𝐧𝐠𝐮𝐧 𝐃𝐞𝐬𝐚, 𝐌𝐞𝐧𝐚𝐭𝐚 𝐊𝐨𝐭𝐚, Menghadirkan Pemerintahan Yang Pro Rakyat, Efektif, Melayani, Dan Berdampak Bagi Kesejahteraan Masyarakat. Terima Kasih Atas Dedikasi Dan Pengabdian Seluruh ASN Kabupaten Labuhanbatu. Mari Kita Tingkatkan Dan Teruslah Berkarya Selagi Masih Ada Waktu Untuk Berkarya, Teruslah Mengabdi Selagi Masih Ada Kesempatan, Dan Jadilah Aparatur Sipil Negara (ASN) Yang Tidak Hanya Bekerja Dengan Kemampuan, Tetapi Juga Dengan Hati Nurani, Dan Semangat Melayani. #AJN

Read More

PT Socfindo Dukung BUMDes Martebing Kembangkan Produk Ramah Lingkungan

Bersuarakyat.online Sergai – PT Socfindo Kebun Bangun Bandar terus mendorong pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui pengembangan usaha desa. Kali ini, dukungan diberikan kepada BUMDes Rame Sumber Rezeki, Desa Martebing, Kecamatan Dolok Masihul, Kabupaten Serdang Bedagai. Dukungan tersebut diwujudkan melalui pendampingan Yayasan Taman Konservasi PT Socfindo dalam pengembangan Rumah Produksi KLINMart yang berada di Dusun V, Desa Martebing. Rumah produksi tersebut resmi beroperasi pada Sabtu (12/9/2026) sekitar pukul 08.00 WIB. Peresmian turut diisi dengan kegiatan sosial berupa pemberian santunan kepada 20 anak yatim. Pembangunan Rumah Produksi KLINMart merupakan inisiatif Ny. Luluk Williams selaku Ketua Yayasan Socfindo Conservasi. Melalui rumah produksi ini, BUMDes Rame Sumber Rezeki mengembangkan sembilan jenis produk kebersihan rumah tangga dengan konsep ramah lingkungan dan berkelanjutan. Produk yang dihasilkan di antaranya sabun cuci piring, pembersih lantai, karbol, deterjen cair, pembersih serbaguna dan sabun cuci tangan. Produk KLINMart nantinya dipasarkan untuk memenuhi kebutuhan rumah tangga, perkantoran hingga lingkungan pabrik. Pengembangan usaha tersebut diharapkan dapat menjadi sumber pendapatan baru sekaligus meningkatkan kemandirian ekonomi masyarakat Desa Martebing. Sebagai bentuk dukungan terhadap pemasaran produk BUMDes, PT Socfindo Kebun Bangun Bandar juga akan menggunakan produk KLINMart untuk kebutuhan operasional perusahaan. Langkah tersebut diharapkan mampu memberikan pasar awal bagi produk masyarakat sekaligus mendorong penggunaan produk kebersihan yang ramah lingkungan. Pengurus PT Socfindo Kebun Bangun Bandar, Samuel Situmorang, mengatakan pihaknya berharap BUMDes Rame Sumber Rezeki dapat terus berkembang. “Kami berharap BUMDes Desa Martebing dapat terus berkembang sehingga mampu meningkatkan perekonomian dan kesejahteraan masyarakat Desa Martebing,” ujar Samuel saat dikonfirmasi media, Selasa (15/9/2026). Sementara itu, Kepala Desa Martebing, Syamsul, menyampaikan apresiasi kepada PT Socfindo atas dukungan yang diberikan. #Red

Read More

Kantah Labuhanbatu Intensifkan Monitoring Pensertipikatan Tanah Wakaf

Bersuarakyat.online Labuhanbatu- Kantor Pertanahan Kabupaten Labuhanbatu terus mendorong percepatan pensertipikatan tanah wakaf melalui kegiatan Monitoring dan Evaluasi Percepatan Pensertipikatan Tanah Wakaf. Kegiatan tersebut dilakukan untuk memastikan proses pendaftaran dan pensertipikatan tanah wakaf berjalan sesuai target, sekaligus menjaga agar setiap tahapan dilaksanakan secara tertib administrasi dan tepat waktu. Melalui monitoring dan evaluasi, Kantah Labuhanbatu melakukan pemantauan terhadap progres yang telah dicapai, mengidentifikasi berbagai kendala di lapangan, serta menyusun langkah tindak lanjut untuk mempercepat penyelesaian proses pensertipikatan. Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten Labuhanbatu, Khalid Afdillah Handoyo, SH, saat dikonfirmasi, Senin (14/9/2026), mengatakan percepatan pensertipikatan tanah wakaf harus didukung koordinasi dan sinergi yang berkesinambungan. Menurut Khalid, sertipikat tanah wakaf memiliki peran penting dalam memberikan kepastian dan perlindungan hukum terhadap aset wakaf, sehingga dapat dimanfaatkan secara aman untuk kepentingan ibadah serta kesejahteraan masyarakat. “Bersama kita percepat pensertipikatan tanah wakaf untuk mewujudkan tertib administrasi pertanahan dan kepastian hukum aset wakaf,” jelasnya. Ia menambahkan, monitoring dan evaluasi menjadi bagian penting dalam memastikan setiap kendala dapat segera ditangani, sehingga proses pensertipikatan tanah wakaf dapat berjalan lebih efektif dan memberikan kepastian hukum bagi masyarakat. #Red

Read More

PERINTIS 10 Hari, BPN Percepat Layanan Peralihan Hak Sertipikat Tanah

Bersuarakyat.online Medan- Percepatan layanan pertanahan yang dilakukan lewat Peralihan Hak Terintegrasi (PERINTIS) 10 Hari, membuka kesempatan bagi masyarakat untuk lebih cepat memanfaatkan sertipikat tanahnya sesuai kebutuhan. Kondisi tersebut tengah dialami oleh warga Jakarta Utara, Dewi Himjati, yang pada Kamis (27/08/2026) lalu baru saja mengambil sertipikat hasil layanan PERINTIS di Kantor Pertanahan (Kantah) Kota Administrasi Jakarta Utara. “Program ini buat saya besar sekali manfaatnya, banyak sekali. Jadi kalau saya mau jaminkan sertipikat ini kembali, jadi cepat selesai kan. Cepat berputarlah modal saya di situ,” ujar Dewi Himjati dalam keterangannya yang diterima media pada Senin (14/9/2026). Dewi Himjati memberikan apresiasi kepada petugas Kantah Kota Administrasi Jakarta Utara atas pelaksanaan layanan PERINTIS. Menurutnya, proses peralihan hak sertipikatnya benar selesai sesuai target yang ditetapkan. “Terima kasih ya sama BPN, khususnya di Jakarta Utara ini sudah menjalankan ketentuan dengan baik dan tepat waktu. Sebelum 10 hari bahkan sudah selesai,” ungkapnya. Pengalaman Dewi Himjati menjadi salah satu gambaran manfaat dari transformasi layanan pertanahan yang tengah ditingkatkan Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN). Percepatan layanan pertanahan ini membutuhkan keterpaduan dan sinergi antarpihak yang terlibat, dalam hal ini pada proses Peralihan Hak. Untuk mendukung terwujudnya percepatan layanan bagi masyarakat, Menteri ATR/Kepala BPN, Nusron Wahid, terus mengawal kolaborasi antara Pejabat Pembuat Akta Tanah (PPAT) dan pemerintah daerah. Kedua pihak tersebut merupakan pihak yang aktif terlibat dalam proses Peralihan Hak. PPAT terlibat dalam pengecekan dan pembuatan Akta, sedangkan pemerintah daerah memiliki kewenangan dalam tahap pembayaran Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB) “Ini tiga pihak ini untuk Peralihan Hak harus kompak, ya. BPN, Pemda dalam hal ini Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD), sama IPPAT harus kompak. Ini dalam rangka untuk melaksanakan ini supaya cepat dan bisa berjalan arus kolaborasi dan sinergi,” kata Menteri Nusron saat memberi pengarahan ke IPPAT dan BPKAD se-D.I. Yogyakarta. Kolaborasi tersebut menjadi bagian penting dalam mewujudkan layanan Peralihan Hak yang lebih cepat dan bisa memberikan kepastian kepada masyarakat. Dengan proses yang semakin terintegrasi, masyarakat tidak perlu menunggu terlalu lama untuk memperoleh sertipikat sehingga bisa segera dimanfaatkan sesuai kebutuhan #Red

Read More

Universitas Labuhanbatu Wisuda 446 Lulusan

Bersuarakyat.online Labuhanbatu- Suasana penuh kebanggaan mewarnai prosesi Wisuda Sarjana ke-XXX dan Pascasarjana ke-VIII Universitas Labuhanbatu (ULB) Tahun 2026, Sabtu (12/9/2026). Sebanyak 446 wisudawan dan wisudawati resmi menyelesaikan pendidikan mereka dan menyandang gelar akademik dalam prosesi yang digelar di kampus ULB tersebut. Wisuda kali ini menjadi pelaksanaan kedua ULB sepanjang tahun 2026 sekaligus menandai bertambahnya lulusan yang diharapkan mampu memberikan kontribusi di tengah masyarakat. Rektor ULB, Assoc. Prof. Ade Parlaungan Nasution, Ph.D., mengatakan perguruan tinggi tidak cukup hanya menghasilkan lulusan dengan kemampuan akademik, tetapi juga harus membekali mahasiswa dengan keterampilan yang relevan dengan perkembangan zaman. Karena itu, ULB terus mengembangkan program studi sesuai kebutuhan masyarakat dan dunia kerja. Salah satu yang terbaru adalah Program Studi Pendidikan Kepelatihan Olahraga (PKO) jenjang S1. “Tahun ini telah keluar Program Studi Pendidikan Kepelatihan Olahraga S1. Ini untuk memenuhi kebutuhan akan guru-guru olahraga,” kata Ade. Kehadiran program studi tersebut, lanjutnya, juga membuat ULB harus mempersiapkan fasilitas pendukung kegiatan pembelajaran. Lapangan tenis, kolam renang dan fasilitas olahraga lainnya tengah dipersiapkan untuk dibangun. Menurut Ade, minat masyarakat terhadap Program Studi PKO cukup tinggi, dengan jumlah peminat yang disebutnya telah mendekati 50 orang. “Ketika membuka PKO, kita harus menyiapkan lapangan tenis, kolam renang, dan fasilitas lainnya. Ini akan kami bangun. Alhamdulillah, minat masyarakat sangat tinggi, hampir 50 orang,” ujarnya. Pengembangan juga dilakukan pada Program Pascasarjana. Program Magister Hukum disebut telah menunjukkan perkembangan yang baik, sementara Program Magister Pendidikan terus didorong untuk mencapai predikat unggul. Di hadapan ratusan lulusan, Ade menyampaikan pesan agar para wisudawan tidak berhenti pada pencapaian akademik. Menurutnya, ijazah dan gelar harus disertai kemampuan untuk berkomunikasi, membangun relasi serta beradaptasi dengan lingkungan. “Soft skill harus kita kuasai. Kemampuan berbicara dan berkomunikasi harus dikuasai. Kemampuan bersilaturahmi juga sangat penting,” tegasnya. Ia mengingatkan bahwa tantangan setelah lulus dari perguruan tinggi tidak selalu mudah. “Di luar sana kelihatannya tenang, tetapi sebenarnya kejam. Karena itu, harus ditambah soft skill,” ujarnya. Ketua Yayasan Universitas Labuhanbatu, Halomoan Nasution, SH, MH, mengatakan perkembangan ULB terus diarahkan pada peningkatan kualitas pendidikan sekaligus penguatan fasilitas kampus. Ia menyampaikan bahwa ULB tengah mempersiapkan pembangunan gedung Fakultas Hukum beserta laboratorium. Fasilitas olahraga juga akan ditambah melalui pembangunan lapangan sepak bola mini, kolam renang dan lapangan tenis yang ditargetkan dapat terealisasi hingga akhir 2026. Halomoan menyebut pembangunan tersebut tidak hanya diperuntukkan bagi kepentingan akademik, tetapi juga sebagai upaya memperluas manfaat ULB bagi masyarakat. ULB selama ini rutin melaksanakan kegiatan olahraga yang melibatkan masyarakat, termasuk turnamen sepak bola antarpelajar SLTA dan bola voli. Dari sisi pemeringkatan, Halomoan menyebut berdasarkan Webometrics 2026, ULB berada di posisi 156 dari 3.695 perguruan tinggi negeri dan swasta di Indonesia. Di tingkat dunia, ULB disebut menempati peringkat 3.385 dari sekitar 32.000 universitas dan berada di peringkat 2.307 dalam kategori kampus berdampak. Ia juga menyebut ULB berada di peringkat kelima perguruan tinggi swasta terbaik di Sumatera Utara. ULB juga membuka kesempatan bagi generasi muda untuk mendapatkan pendidikan melalui program beasiswa. Para penghafal Al-Qur’an dengan hafalan minimal 15 juz berkesempatan memperoleh pendidikan gratis hingga tamat, dengan mengikuti ketentuan dan proses seleksi yang ditetapkan ULB. Halomoan mengatakan peluang serupa juga diberikan kepada anak-anak muda yang mengharumkan nama Labuhanbatu melalui prestasi. “Kepada anak-anak muda yang membawa nama Labuhanbatu, akan kita gratiskan sampai tamat, sesuai dengan amanah pendiri ULB, almarhum,” katanya. Sementara itu, Sekretaris Daerah Labuhanbatu, Abdi Jaya Pohan, menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh lulusan atas nama Pemerintah Kabupaten Labuhanbatu. Ia mengatakan keberhasilan para wisudawan tidak terlepas dari perjuangan panjang selama menempuh pendidikan, termasuk dukungan dosen, sahabat dan keluarga. “Di balik toga dan ijazah yang diraih hari ini, ada perjuangan panjang. Ada bimbingan dosen, dukungan sahabat, serta doa dan pengorbanan luar biasa dari orang tua beserta keluarga. Kebahagiaan hari ini adalah kebahagiaan kita bersama,” kata Abdi. Menurutnya, wisuda harus menjadi awal untuk memberikan kontribusi nyata kepada masyarakat. Ilmu yang diperoleh selama kuliah diharapkan dapat diwujudkan dalam bentuk karya, pengabdian dan solusi atas berbagai persoalan di tengah masyarakat. Abdi kemudian menitipkan empat pesan kepada para lulusan, yakni menjaga integritas, belajar sepanjang hayat, menciptakan peluang dan berkontribusi untuk daerah. Ia juga menyampaikan apresiasi kepada ULB yang selama ini berkontribusi dalam mencerdaskan masyarakat Labuhanbatu. #Red

Read More

Longsor Tutup Total Jalan Peureulak–Lokop, Warga Desak PUPR Aceh Segera Bertindak

  ACEH TIMUR — bersuarakyat.online Akses transportasi di ruas Jalan Peureulak–Lokop, tepatnya di kawasan Bukit Mancang, Desa Bunin, Kecamatan Serbajadi, Kabupaten Aceh Timur, dilaporkan lumpuh total setelah terjadi longsor pada Minggu sekitar pukul 18.00 WIB.   Material longsor menutup badan jalan sehingga kendaraan dari kedua arah tidak dapat melintas. Kondisi tersebut membuat akses masyarakat menuju kawasan pedalaman Lokop maupun sebaliknya terputus total.   Informasi mengenai bencana longsor tersebut disampaikan Forum Masyarakat Peduli Serbajadi Aceh Timur melalui surat pemberitahuan kepada Kepala UPTD Dinas PUPR Aceh Wilayah Timur di Langsa. Masyarakat meminta pemerintah tidak menunggu kondisi semakin parah dan segera menurunkan alat berat ke lokasi.   “Kondisi jalan tertutup total. Arus lalu lintas Peureulak–Lokop lumpuh total. Kami meminta Dinas PUPR Aceh dan pihak terkait segera mengambil tindakan agar jalan ini kembali bisa dilewati kendaraan,” demikian disampaikan Forum Masyarakat Peduli Serbajadi.   Warga menilai penanganan cepat sangat penting mengingat Jalan Peureulak–Lokop merupakan akses utama masyarakat. Jika tidak segera ditangani, terputusnya akses tersebut berpotensi menghambat aktivitas ekonomi, pendidikan, pelayanan kesehatan, serta mobilitas masyarakat di wilayah Serbajadi dan sekitarnya. Forum Masyarakat Peduli Serbajadi juga berharap pemerintah daerah dan instansi terkait tidak sekadar menerima laporan, tetapi segera turun ke lapangan untuk memastikan kondisi longsor serta melakukan pembersihan material yang menutup badan jalan.   Masyarakat meminta Dinas PUPR Aceh bersama pihak terkait mengerahkan peralatan dan personel yang diperlukan sehingga akses Jalan Peureulak–Lokop dapat kembali normal secepatnya.   “Jangan sampai masyarakat menunggu berhari-hari sementara akses jalan lumpuh total. Pemerintah harus hadir dan menunjukkan respons cepat ketika masyarakat menghadapi kondisi darurat seperti ini,” tegas forum tersebut.   Surat pemberitahuan tersebut disampaikan Forum Masyarakat Peduli Serbajadi Aceh Timur melalui Bukhari Muslim, M.H., dengan tembusan kepada Gubernur Aceh, Pangdam Iskandar Muda, Kapolda Aceh, Dinas PUPR Aceh, Bupati Aceh Timur, Ketua DPRK Aceh Timur, serta Muspika Serbajadi. hsb

Read More

Dinas Pendidikan Kab Paluta Jadi Sorotan Publik, Gaji Ke-13 Dan Ke-14 Berupa TPG Belum Dibayarkan

    Bersuarakyat.online – Padang Lawas Utara,   Komponen Gaji ke-13 dan ke-14 berupa Tunjangan Profesi Guru (TPG) untuk tahun anggaran 2025 di Kabupaten Padang Lawas Utara (Paluta) dikabarkan belum dibayarkan hingga tahun berganti pada 2026 bulan September dan menjadi sorotan publik.   Status dan Polemik TPG di Paluta Belum Dicairkan   Berdasarkan aduan dan informasi di lapangan, para guru serta Guru Pendidikan di Kabupaten Paluta belum menerima komponen Gaji ke-13 dan ke-14 TPG untuk tahun 2025, Mestinya Tambahan Penghasilan tersebut seharusnya sudah dibayarkan paling lambat di bulan Juni tahun 2026, namun menurut informasi dari salah satu guru menyebutkan bahwa sanya sampai bulan September 2026 Tambahan Penghasilan Tunjangan Profesi Guru tersebut belum juga dibayarkan oleh Pihak Dinas Pendidikan Kabupaten Padang Lawas Utara.   Desakan Guru Hingga Mempertanyakan TPG Ke-13 dan Ke-14 Tak Kunjung Cair   Kondisi ini memicu pertanyaan tanda tanya besar mengenai transparansi anggaran dan mendesak pihak pemerintah Kabupaten Padang Lawas Utara melalui Dinas Pendidikan Kabupaten Padang Lawas Utara untuk menindaklanjuti permasalahan pada penyaluran hak guru tersebut.   Konfirmasi Pejabat   Awak media telah berupaya meminta konfirmasi dan klarifikasi kepada pihak Dinas Pendidikan Kabupaten Padang Lawas Utara pada hari Rabu, 09 September 2026 pukul 14:05 WIB hingga berita ini naik ke publik belum memberikan tanggapan atas persoalan pencairan TPG ke-13 dan ke-14 tahun 2025.   Tidak sampai disitu saja, Seorang Guru yang mengajar untuk Daerah Khusus (Daerah Terpencil) di Kabupaten Padang Lawas Utara di beberapa tahun terahir tepatnya di Desa Kosik Putih, Kecamatan Simangambat Kabupaten Padang Lawas Utara tidak mendapatkan Tunjangan Khusus Daerah Terpencil, Berdasarkn informasi tersebut jarak tempuh guru tersebut berkisar 120 kilometer, dengan Medan yang sangat memprihatinkan dan waktu tempuh berkisar 4 jam perjalanan menuju Ibu Kota Kabupaten.   Seharusnya pemerintah memberikan guru tenaga pengajar tersebut mendapatkan Tunjangan Khusus, mirisnya hari ini masih ada tenaga pengajar (Guru) di wilayah di kabupaten Padang Lawas Utara yang tidak mendapatkan haknya.   Dinas Pendidikan Kabupaten Padang Lawas Utara Diduga Pilih Kasih dan Tidak Kompeten   Pemerintah Kabupaten Padang Lawas Utara harusnya memiliki catatan terhadap seluruh guru di Kabupaten Padang Lawas Utara untuk didaerah terpencil, dan memberikan kompensasi atau gaji Tambahan (tunjangan khusus daerah terpencil) atas jarak tempuh yang begitu jauh dari pusat kabupaten hingga mengeluarkan biaya yang begitu besar, Pemerintah wajib memberikan perhatian kepada tenaga pengajar di dunia pendidikan khususnya didaerah terpencil.   Tumpang tindih pada perhatian dunia pendidikan seakan-akan tidak dapat perhatian khusus untuk tenaga pengajar di daerah terpencil khususnya didaerah Kabupaten Padang Lawas Utara, melalui informasi dari seorang guru yang tidak dapat disebutkan namanya menjaga kode etik jurnalistik, menyampaikan kami bertahun-tahun mengajar didaerah terpencil tidak mendapatkan gaji tambahan justru ada guru di kabupaten Padang Lawas Utara yang mengajar tidak terlalu jauh dari kabupaten Padang Lawas Utara Diduga mendapatkan gaji tambahan, padahal jarak antara kami mengajar kami lebih memprihatinkan dibanding guru tersebut. (R02)

Read More

TENTANG INFORMASI YANG BEREDAR: TELITI DULU, JANGAN LANGSUNG PERCAYA  

  Aceh Timur – bersuarakyat.online Darul Aman senin 14 desember 2026 Berdasarkan keterangan dari sumber Hasbi, kami sampaikan hal-hal penting sebagai berikut:   1️⃣ Banyak kabar yang tersebar di media sosial BELUM TENTU BENAR — termasuk yang disebarkan lewat video, unggahan akun perorangan, maupun narasi yang beredar tanpa bukti resmi.   2️⃣ Sumber yang dapat dipercaya hanyalah:   – Pernyataan langsung dari pihak yang bersangkutan – Konfirmasi instansi berwenang / lembaga resmi – Dokumen atau bukti yang dapat diverifikasi   3️⃣ Hati-hati terhadap informasi yang:   – Tidak menyebutkan sumber jelas – Hanya mengandalkan kata “kata orang” atau “dengar-dengar” – Tujuannya memancing emosi, memecah belah, atau sekadar cari perhatian   4️⃣ Sikap kita: ✅ Cek dulu sebelum membagikan ✅ Tunggu konfirmasi dari pihak yang berwenang ✅ Jangan jadi penyebar berita yang belum pasti kebenarannya   “Sebarkan yang benar, diamkan yang belum jelas. Karena menyebarkan kabar bohong itu dosa, dan menyesatkan orang lain itu tidak ringan tanggung jawabnya.” — Sumber Hasbi       Demikian rilis ini disampaikan agar masyarakat lebih cermat, tidak mudah terprovokasi, dan selalu mengutamakan kebenaran. 🙏 Hsb

Read More

PEDAGANG KELUHKAN PENATAAN PEMINDAHAN PASAR KE ALUN-ALUN KOTA GUNUNG TUA DINILAI SEMRAWUT,

  Paluta – Bersuarakyat.online   Proses penataan dan pemindahan para pedagang ke Alun-Alun Kota Gunung Tua, Kecamatan Padang Bolak, Kabupaten Padang Lawas Utara menuai keluhan dari pedagang.   Berdasarkan pantauan di lapangan pada malam hari, terlihat para pedagang berkumpul di area Alun-Alun. Kondisi tersebut dinilai belum tertata dengan baik oleh pihak terkait.   Dalam keterangan yang disampaikan pedagang, mereka menyayangkan sikap Dinas Perdagangan dan Kepala Pasar yang dinilai “membiarkan para pedagang ribut seperti kerbau tanpa kandang”. Ungkapan tersebut mencerminkan kekecewaan pedagang atas minimnya koordinasi dan kepastian tempat berjualan.   Para pedagang berharap Pemkab Paluta melalui Dinas Perindag segera melakukan penataan ulang agar pemindahan pasar berjalan tertib, aman, dan tidak merugikan pedagang maupun masyarakat.   Kami butuh kepastian. Jangan sampai kami dipindahkan tapi tidak ada kejelasan lapak dan aturan. Kami juga ingin berjualan dengan nyaman,” ujar salah seorang pedagang di lokasi.   Hingga berita ini diturunkan, pihak Dinas Perdagangan Kabupaten Paluta dan Kepala Pasar Gunung Tua belum memberikan keterangan resmi terkait mekanisme dan jadwal penataan pedagang di Alun-Alun Kota G.Tua.   Upaya konfirmasi masih terus dilakukan untuk mendapatkan penjelasan dari pihak terkait.   Nenek Baginda menyampaikan kepada awak media Harahap Kuro-Kuro Biro Paluta Bersuarakyat ada permainan kong kali kong denga pedagang tertentu, tanpa ikut cabut no ia di fasilitasi tempat jualan yang strategis bahkan bisa 4 meja di kasih oleh pihak Kepala Pasar dan Dinas Perindag.   Bahkan arus listrik dan air belum ada tempat pengambilan meja untuk di tata peletakannya tidak sesuai yang di harapkan orang para pedagang dan masih banyak lagi pohon tanaman berupa pepaya yang tidak boleh di tebang.   Harahap Kuro-Kuro.

Read More