Aktivis HAM Desak Pemerintah Pusat dan Aceh Segera Ciptakan Lapangan Kerja Pascabencana

Bersuarakyat.online

Banda ACEH -Aktivis Hak Asasi Manusia (HAM) Aceh, Razali yang akrab disapa Nyakli Maop, mendesak Pemerintah Aceh dan Pemerintah Pusat untuk mengambil langkah nyata dalam menciptakan lapangan kerja berkelanjutan bagi masyarakat.

Desakan ini disampaikan seiring meningkatnya krisis ekonomi pascabencana yang berdampak signifikan pada generasi muda di Aceh.

Kerusakan infrastruktur dan lahan produktif akibat banjir telah mematikan sumber pendapatan utama warga. Hingga saat ini, sektor perekonomian warga seperti area pertambakan dan persawahan masih terbiarkan terbengkalai tanpa penanganan memadai dari pihak berwenang.

“Banyak tambak dan sawah yang belum bisa kami gunakan. Kami sudah mengajukan permohonan bantuan rehabilitasi tambak kepada pemerintah, tetapi sampai saat ini belum ada bantuan yang turun,” tegas Razali menyuarakan aspirasi masyarakat terdampak.

Ia menilai realisasi pemulihan ekonomi di lapangan berjalan sangat lambat. Pemerintah diimbau tidak hanya berfokus pada fase penanganan darurat bencana, melainkan harus memprioritaskan pemulihan mata pencaharian warga secara cepat dan terukur.

Berbagai komitmen pemerintah terkait penyaluran bantuan Jaminan Hidup (Jadub) perbaikan rumah rusak, hingga rehabilitasi lahan produktif dinilai belum terealisasi dan masih membebankan masyarakat.

“Sampai saat ini janji-janji tersebut tak kunjung datang. Oleh karena itu,kami meminta dengan tegas kepada pemerintah pusat maupun pemerintah daerah untuk mengambil langkah nyata dalam menciptakan lapangan kerja bagi kami,” lanjutnya.

Aktivis HAM mendorong koordinasi lintas sektor antara Pemerintah Pusat dan Pemerintah Aceh agar segera mengucurkan bantuan rehabilitasi fisik sektor pertanian dan perikanan,serta membuka peluang kesempatan kerja baru guna memulihkan roda perekonomian daerah.

Kontak Media:

Perwakilan: Sekretariat Aktivis HAM Aceh / Razali (Nyakli Maop)

Telepon/WA: [081329321132]

#Hsb

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *