Bersuarakyat.id, LABURA – Respons cepat ditunjukkan jajaran Polsek NA IX-X terhadap warga korban kebakaran di Desa Batu Tunggal, Kecamatan NA IX-X, Kabupaten Labuhanbatu Utara, Jumat (8/5/2026).
Dipimpin langsung Kapolsek AKP Gunawan Sinurat, S.H., M.H., personel kepolisian turun ke lokasi membawa bantuan sosial sekaligus membantu membersihkan puing-puing rumah yang hangus terbakar.
Kegiatan bakti sosial tersebut turut dihadiri Kanit Reskrim IPTU Dr. Iskandar Muda Sipayung, S.H., M.H., M.M., bersama personel Polsek NA IX-X serta Kepala Desa Batu Tunggal Indara Sugiharto, S.H., M.H., dan perangkat desa.
Selain menyerahkan paket sembako dan kebutuhan pokok kepada keluarga korban, jajaran kepolisian bersama warga bergotong royong membersihkan material sisa kebakaran agar lokasi segera dapat ditata kembali.
Kapolsek NA IX-X AKP Gunawan Sinurat menegaskan kehadiran Polri di tengah masyarakat bukan sekadar menjaga keamanan, tetapi juga memberikan kepedulian nyata saat warga tertimpa musibah.
“Kami ingin masyarakat merasakan bahwa Polri hadir bukan hanya saat penegakan hukum, tetapi juga ketika warga membutuhkan bantuan dan dukungan,” ujar Gunawan Sinurat di sela kegiatan.
Ia berharap bantuan dan kerja bakti yang dilakukan dapat meringankan beban korban sekaligus mempercepat proses pemulihan pascakebakaran.

Sementara itu, Kanit Reskrim IPTU Dr. Iskandar Muda Sipayung mengimbau masyarakat agar lebih meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran, terutama yang dipicu arus pendek listrik maupun kelalaian di lingkungan rumah tangga.
“Kami mengajak masyarakat lebih peduli terhadap faktor-faktor yang bisa memicu kebakaran dan segera melapor jika terjadi keadaan darurat,” katanya.
Kepala Desa Batu Tunggal Indara Sugiharto mengapresiasi langkah cepat dan kepedulian Polsek NA IX-X yang dinilai memberi dukungan moril kepada warga terdampak musibah.
“Bantuan dan kehadiran langsung jajaran Polsek sangat berarti bagi warga kami yang sedang mengalami musibah,” ujarnya.
Aksi sosial tersebut mendapat sambutan positif dari masyarakat dan dinilai menjadi bentuk sinergi nyata antara Polri, pemerintah desa, dan warga dalam membangun kepedulian sosial di tengah masyarakat.(Red)