Wakapolres Labuhanbatu Pimpin Rilis, Ops Antik Toba 2026 Amankan 91 Tersangka ‘ BASMI SAMPAI KE AKAR ‘

Bersuarakyat.online – Polres Labuhanbatu kembali menorehkan prestasi dalam pemberantasan narkotika. Melalui Operasi Kewilayahan Antik Toba 2026 selama 21 hari, 13 Mei s.d. 2 Juni 2026, jajaran Satresnarkoba berhasil mengungkap puluhan jaringan dan mengamankan 91 tersangka.

Keberhasilan itu disampaikan Wakapolres Labuhanbatu dalam konferensi pers di Rantauprapat, Selasa 3 Juni 2026 pukul 15.30 WIB. Ia didampingi Kasatresnarkoba AKP Hardiyanto, S.H., M.H.

Wakapolres menegaskan operasi ini bukti komitmen penuh jajarannya memberantas peredaran gelap narkotika di wilayah hukum Labuhanbatu.

“Mewakili Bapak Kapolres, kami menyampaikan apresiasi tinggi kepada seluruh personel, khususnya Satresnarkoba yang telah bekerja keras di lapangan. Kami menegaskan kembali bahwa Polres Labuhanbatu tidak main-main dalam memberantas kejahatan narkoba,” ujarnya di hadapan awak media.

Kasatresnarkoba AKP Hardiyanto membeberkan rincian hasil operasi. Dari total 81 Laporan Polisi, Satresnarkoba menjadi motor utama dengan mengungkap 44 LP dan mengamankan 55 tersangka.

Polsek jajaran di wilayah pesisir juga berkontribusi signifikan, yakni Panai Hilir, Panai Tengah, Bilah Hilir, dan Kualuh Leidong dengan total 14 LP dan 17 tersangka.

Lonjakan barang bukti paling mencolok terjadi pada sabu. Tahun ini sitaan sabu naik drastis dari 274,6 gram di 2025 menjadi 1.354,48 gram atau 1,3 kg di 2026, naik 393,26%.

Selain sabu, petugas juga menyita 4.504 gram ganja, 35 butir pil ekstasi, uang tunai Rp11.429.000, 30 unit sepeda motor, 46 unit handphone, serta 1 unit mobil milik pelaku.

Berdasarkan perhitungan polisi, barang bukti tersebut berpotensi menyelamatkan 13.545 jiwa dari bahaya ketergantungan sabu dan 4.504 jiwa dari penyalahgunaan ganja.

Menutup konferensi pers, Wakapolres bersama Kasat Narkoba memberi peringatan tegas. “Operasi boleh berakhir, namun pengejaran terhadap bandar dan pengedar narkoba di wilayah Labuhanbatu tidak akan pernah berhenti,” pungkasnya.

( D.sipahutar ).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *