Viral! Niat Melepas Rindu-Malah Elus Dada, Melihat Alumni SMA 1 Padang Bolak Miris Lihat Siswa Bebas Merokok di Kantin

Bersuarakyat.online

PALUTA- Niat ingin melepas rindu anak kami untuk pergi menuntun ilku ke sekolah, melihat Alumni SMA I Padang Bolak, Kabupaten Padang Lawas Utara (Paluta) malah terlihat tanpa ada pengawasan para guru baik satpam dan pengawas di sekolah.

Jagat maya dihebohkan dengan curahan hati seorang alumni SMA Negeri 1 Padang Bolak, Kabupaten Padang Lawas Utara (Paluta). Niat hati ingin bernostalgia melepas rindu pada sekolah tercinta, sang alumni justru mendapati pemandangan yang menyayat hati dan bikin elus dada, Pada Selasa : 22/09/2026.

Melalui sebuah unggahan video yang kini viral, alumni tersebut menceritakan perjalanannya kembali ke sekolah setelah sekian lama. Terakhir kali ia menginjakkan kaki di sana adalah pada tahun 2011 silam. Jeda waktu 15 tahun tentu menumbuhkan kerinduan yang mendalam akan masa-masa indah berseragam putih abu-abu.

Namun, romansa masa lalu itu seketika buyar saat ia melangkah menuju kantin sekolah—tempat favoritnya dulu saat masih menjadi siswa. Bukannya suasana hangat yang didapat, ia justru disuguhi pemandangan yang miris.

Dalam video tersebut, sang alumni mengungkapkan kekecewaannya yang mendalam terhadap merosotnya etika siswa zaman sekarang. Tanpa ada rasa takut atau bersalah, sejumlah adik tingkatnya terlihat asyik merokok bebas di area kantin sekolah. Mirisnya lagi, mereka seolah bangga memamerkan perilaku tidak terpuji tersebut.

Suasananya sudah berubah total. Sangat minim adab, merokok bebas (di dalam lingkungan sekolah), dan banyak lagi hal-hal yang tidak bisa saya utarakan lewat kata-kata,” ungkap alumni tersebut dengan nada kecewa.Ia menilai, krisis moral dan hilangnya rasa hormat siswa terhadap lingkungan pendidikan di SMA 1 Padang Bolak saat ini sudah berada di tahap yang mengkhawatirkan.

Menyikapi temuan ini, kita harus menegaskan bahwa persoalan ini tidak boleh dianggap sepele. Perilaku menyimpang siswa di lingkungan sekolah menjadi rapor merah bagi manajemen institusi tersebut.

Kondisi ini diharapkan menjadi perhatian khusus bagi Dinas Pendidikan Kabupaten Padang Lawas Utara. Perlu ada evaluasi total dan tindakan tegas terkait pola pembelajaran karakter siswa, termasuk meninjau kembali kinerja Kepala Sekolah yang menjabat saat ini. Pengawasan internal sekolah dinilai telah kecolongan besar.

Sorotan tajam ini juga diarahkan langsung kepada Bupati Kabupaten Padang Lawas Utara. Peristiwa ini menjadi alarm keras bagi pemerintah daerah, mengingat sekolah adalah tempat bernaung dan dicetaknya moral para penerus bangsa.”Ini harus jadi perhatian serius untuk Bapak Bupati, karena ini menyangkut masa depan dan kualitas generasi muda Padang Lawas Utara ke depannya.

Hingga berita ini diturunkan, unggahan tersebut terus mendapat beragam reaksi dari netizen, terutama masyarakat lokal dan sesama alumni yang menyayangkan runtuhnya kedisiplinan di sekolah yang dulunya mereka banggakan.

 

Harahap Kuro-Kuro

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *