Hama Babi dan Monyet Serang Lahan Pertanian, Petani Kaseh Sayang Minta Bantuan Pemerintah

Bersuarakyat.online – Aceh timur

 

Darul Aman, 26 April 2025 — Setelah berhasil mengembangkan komoditas kunyit hingga tembus pasar nasional, petani Desa Kaseh Sayang kini menghadapi tantangan baru: serangan hama liar berupa babi hutan dan monyet. Hal ini disampaikan langsung oleh Gecik (Kepala Desa) Ismail kepada media pada Sabtu (26/4).

 

“Babi hutan dan monyet liuntung sangat mengganggu tanaman warga, terutama yang tinggal dekat dengan hutan atau lahan terbuka. Setiap hari kebun harus dijaga,” keluh Gecik Ismail.

 

Babi hutan diketahui merusak lahan dengan membongkar tanah dan menginjak tanaman seperti jagung dan pisang saat mencari makan. Sementara itu, monyet menyerang dengan memakan buah-buahan, daun, hingga tunas muda, menyebabkan kerugian besar bagi petani.

 

Hingga kini, warga hanya mengandalkan penjagaan mandiri di kebun dan ladang. Berbagai cara dilakukan seperti mengusir dengan suara keras, memasang perangkap, serta menaruh rambu-rambu, namun efektivitasnya masih sangat terbatas. “Hari ini diusir, besok datang lagi,” tambah Ismail.

 

Kepala desa itu juga meminta dukungan langsung dari pihak Perhutani, Muspika, serta dinas terkait untuk membantu menangani permasalahan ini secara lebih serius. “Kami butuh solusi jangka panjang. Kalau tidak, hasil pertanian warga akan terus terganggu,” ujarnya.

 

Serangan hama ini menjadi tantangan besar di tengah semangat warga dalam membangun sektor pertanian yang lebih mandiri dan berkelanjutan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *