Saat memasuki pelaksanaan salat zuhur di Birmingham, Inggris, UK,

S Birmingham, Inggris – bersuarakyat.online

 

Inggris senin waktu setempat yusra usman melaporkan dari Inggris saya coba mencari masjid terdekat, Minggu (25/5/2025).

 

Alhamdulillah, ada yang terdekat dari sekian banyak pilihan. Saya pun kemudian jalan kaki. Kurang lebih, 10 menit jalan kaki, sampai di tempat yang dituju: Birmingham City Islamic Center Hub.

 

Di Birmingham, jumlah muslim juga terbilang besar, setelah London, dan Inggris serta UK secara keseluruhan. Total muslim di seluruh UK sekarang, hampir 4 juta, dari total 58 juta/66 juta penduduk UK. Di London sendiri,

 

sekitar 1.2 juta atau 1.3 juta muslim. Jumlah masjid sendiri, ada 1000-an, seluruh UK. Bahkan, saat ini, ada beberapa walikota muslim di Inggris, termasuk Walikota London, Sadiq Khan. Yang terbaru, walikota Sheffield, perempuan kulit hitam berhijab, Safiya Saeed.

 

Ingatan saya kemudian tertuju ke daerah saya, Provinsi Aceh, di mana di masa lalu, yang sempat jadi top five superpower dunia saat itu. Kurang lebih, dalam bayangan saya, situasinya seperti Inggris sekarang, first class country: terbuka, menerima pendatang, memandang setara siapa pun, bervisi maju dan jangka panjang, tidak rasis dan SARA;

 

memilih seseorang karena kualitas dan kemampuannya, salah satunya: Meurah Johan/Johansyah (penakluk Lamuri “Banda Aceh-Aceh Besar sekarang” yang masih Hindu-Budha ketika itu, sekaligus pendiri Kerajaan Aceh dan menamai kerajaan tadi dengan Kerajaan Aceh untuk menyatukan semua potensi dan keberagaman yang ada saat itu (Gayo, Arab, dll), tahun 1205/820 tahun lalu, putra Reje Linge Adi Genali dari Linge, Tanoh Gayo. Waktu pendirian ini kemudian dijadikan waktu lahirnya Kota Banda Aceh sekarang). Hal tadi yang membuat daerah ini maju tempoe dulu, simpul saya, yang kondisinya berbanding terbalik dengan masa setelahnya, terlebih masa sekarang.

Yang paling istimewa lagi, Raja Charles sempat menggelar buka puasa bersama di Windsor Castle, untuk pertama kali dalam 1000 tahun ini (2025). Momen yang sangat bersejarah, khususnya bagi umat Islam di UK. Juga, menyampaikan selamat menjalankan puasa ramadan dan idul fitri 1446 H. Sebelumnya juga, sempat menyiapkan buka puasa bersama saat berkunjung ke komunitas muslim di Inggris. Buat saya pribadi juga terbilang istimewa tahun ini. Pasalnya, alhamdulillah, saya berkesempatan mengumandangkan azan salat asar dan salat Jumat di Sutton Central Masjid, London, Inggris; pun tahun lalu (2024), untuk pertama kali azan di Bandara Luton, Inggris, sebelum penerbangan ke Serbia, Eropa.

 

Buat teman-teman yang ke Birmingham, Inggris, UK, Birmingham City Islamic Center Hub tadi bisa jadi alternatif tempat salat. Alamat lengkapnya, ada di video Tiktok saya (Yusradi Usman al-Gayoni) dan tinggal disentuh, yang kemudian diarahkan ,

Red

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *