suararakyat

Green Policing, Aksi Nyata Polsek Darul Aman Jaga Kelestarian Lingkungan

Bersuarakyat.online Suasana pagi di kawasan pesisir pantai Idi Cut, Gampong Meunasah Blang, Kecamatan Darul Aman, Kabupten Aceh Timur tampak berbeda pada Jumat, (23/10/2026). Sejumlah personel kepolisian tampak bahu-membahu menyisir garis pantai, mengumpulkan sampah plastik, serta membersihkan sisa-sisa limbah yang mengotori area sekitar pantai. Aksi lingkungan ini dipimpin langsung oleh Kapolsek Darul Aman, Iptu Muhammad Kadar bersama anggotanya dengan membersihkan setiap sudut pantai. Kapolsek menegaskan bahwa kegiatan aksi bersih-bersih ini bukan sekadar agenda seremoni belaka, melainkan bentuk dedikasi Polri terhadap ekosistem darat dan laut. “Green Policing merupakan program strategis Kepolisian Negara Republik Indonesia yang mengintegrasikan tugas utama penegakan hukum dengan semangat pelestarian lingkungan,” ujar Iptu Muhammad Kadar. Ia juga menambahkan bahwa kesadaran lingkungan merupakan benteng utama dalam mencegah kerusakan alam yang berpotensi memicu bencana. “Melalui momentum ini, kami mengajak seluruh elemen masyarakat di Kecamatan Darul Aman untuk meningkatkan kesadaran tidak membuang sampah sembarangan, terutama di area pesisir dan laut,” tambahnya. Kebijakan Green Policing ini diresmikan sebagai bagian dari arah kebijakan strategis dan Commander Wish Kapolri Jenderal Polisi Drs. Suyudi Ario Seto, S.I.K., M.Si. Hubungan harmoni antara manusia dan alam dipandang sebagai elemen penting dalam memperkuat pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat (Harkamtibmas). Diharapkan aksi bersih pantai yang digelar Polsek Darul Aman ini dapat menginspirasi masyarakat luas untuk terus menjaga kelestarian lingkungan. #Hsb

Read More

Aksi Nyata Polsek Idi Tunong Dukung Program 100 Hari Kerja Kapolri melalui Green Policing

ACEH TIMUR, Bersuarakyat.online – Polsek Idi Tunong, Polres Aceh Timur, Polda Aceh, menunjukkan kepeduliannya terhadap kelestarian lingkungan melalui kegiatan *Green Policing* di lingkungan Masjid Babul Jannah, Gampong Buket Teukuh, Kecamatan Idi Tunong, Kabupaten Aceh Timur, Jumat (23/10/2026) pagi. Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kapolsek Idi Tunong, Ipda Wagiman, S.H., bersama sejumlah personelnya. Aksi ini merupakan bentuk kepedulian Polri terhadap kebersihan dan kelestarian lingkungan, sekaligus upaya menciptakan tempat ibadah yang bersih, asri, dan nyaman bagi masyarakat. Kapolsek Idi Tunong, Ipda Wagiman, S.H., menjelaskan bahwa *Green Policing* merupakan pendekatan pemolisian yang mengintegrasikan tugas pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat (Harkamtibmas) dengan upaya perlindungan serta pelestarian lingkungan hidup. “Green Policing merupakan pendekatan pemolisian modern yang diinisiasi oleh Kapolri Jenderal Polisi Dr. Suyudi Ario Seto, S.I.K., S.H., M.Si., dengan mengintegrasikan tugas pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat dengan perlindungan serta pelestarian lingkungan hidup,” ujar Ipda Wagiman. Menurutnya, melalui kegiatan tersebut, Polsek Idi Tunong berupaya menumbuhkan kesadaran bersama tentang pentingnya menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan, termasuk di kawasan tempat ibadah yang menjadi pusat kegiatan keagamaan dan kemasyarakatan. Ia menambahkan, program *Green Policing* juga menjadi wujud komitmen Polsek Idi Tunong dalam mendukung pendekatan pemolisian yang humanis dan berorientasi pada keberlanjutan lingkungan. Selain itu, kegiatan ini diharapkan dapat mendorong partisipasi aktif masyarakat untuk menjaga kebersihan, merawat lingkungan sekitar, serta menjadikan kepedulian terhadap alam sebagai bagian dari kehidupan sehari-hari. “Dengan semangat Green Policing, Polsek Idi Tunong terus berkomitmen menghadirkan Polri yang peduli terhadap lingkungan, memperkuat kemitraan dengan masyarakat, serta mewujudkan situasi kamtibmas yang aman, nyaman, dan kondusif,” ungkap Ipda Wagiman. Melalui kegiatan ini, Polsek Idi Tunong berharap sinergi antara kepolisian dan masyarakat semakin kuat, sehingga tercipta lingkungan yang bersih, sehat, dan lestari serta mendukung terciptanya kehidupan masyarakat yang aman dan harmonis. (Redaksi)

Read More

Ini Bukan Kecelakaan, Mata Lebam Biru Kehitaman,- Berdarah Ini Perbuatan Guru PPPK Yang Seharusnya Jadi Pahlawan Tanpa Tanda Jasa, Bukan Jadi Petinju Pemukul Anak Didik Di MTsN 2 P.Bolak Sigama Paluta.

Paluta Bersuarakyat Online. Ini bukan foto kecelakaan, Ini adalah foto kekerasan dan penganiayaan oleh siswa atas nama Rafly Purbatua Siregar, Siswa Kelas 2 MTsN 2 Padang Bolak Desa Sigama, Kab. Padang Lawas Utara, Provinsi Sumatera Utara, Pada 13/10/2026. Orang tua korban Khoirul Anwar Siregar mendatangi ke Rumah Media Bersuarakyat Biro Paluta Harahap Kuro-Kuro Pada Jumat : 23/10/2026 merasa kesal dan kecewa terhadap Kejaksaan Negeri Padang Lawas Utara (Kejari Paluta) terkhusus kepad Kepala Kejaksaan Negeri Paluta H.M Junaidi dan Kasi Pidum Juan atas dakwaan tuntutan yang di bacakan di persindangan PN PSP Cabang G.tua Kab Paluta atas tuntutan 8 bulan pencara. Mereka sama sekslu tidak ada memberikan keadilan terhadap korban dan melihat anak saya, mata kanannya lebam membiru, kehitaman, memar berdarah. Pipinya bengkak, ada bekas luka goresan. Wajah polosnya yang masih kelas 2 MTsN harus menahan sakit, malu, dan trauma seumur hidup. Pelakunya? Bukan preman jalanan. Pelakunya adalah Guru-nya sendiri, oknum Guru PPPK Kemenag Paluta yang bertugas di MTsN 2 Sigama, berinisial M H S Peristiwa berdarah itu terjadi pada ‘Senin 13/10/2025, di lingkungan sekolah. Saat jam pelajaran, hanya karena alasan sepele, sang guru yang seharusnya mendidik dengan kasih sayang, tega menganiaya anak didiknya sendiri hingga matanya seperti ini. ORANG TUA HANCUR, ANAK TRAUMA ATAS KEJADIAN INI. Khoirul Anwar Siregar, ayah kandung korban, tidak bisa menahan tangis saat melihat mata anaknya. Anak saya saya titipkan ke sekolah madrasah untuk jadi anak soleh, untuk belajar agama. Bukan untuk dipukuli sampai matanya seperti ini. Setiap malam dia mengigau, takut bertemu gurunya. Dia bilang tidak mau sekolah lagi. Hati orang tua mana yang tidak hancur?” ucap Khoirul dengan suara terbata. Orang tua korban dan Keluarga ini hanya bisa berharap pada keadilan. TAPI KEADILAN YANG DATANG SANGAT MELUKAI: TUNTUTAN HANYA 8 BULAN!. Saat perkara ini sampai ke persidangan di ” PN Padangsidimpuan Cabang Gunung Tua, harapan keluarga untuk mendapat keadilan seadil-adilnya hancur. Dari informasi yang beredar di persidangan, Jaksa Penuntut Umum dari ‘Kejari Paluta*”hanya Menuntut 8 Bulan Penjara, terhadap terdakwa M H S 8 BULAN UNTUK MATA ANAK YANG HAMPIR BUTA? 8 BULAN UNTUK TRAUMA SEUMUR HIDUP SEORANG ANAK?. Apakah ini adil? Luar biasa dan miris Sangat Bobrok Kinerja Kejari Paluta terkait kasus kekerasan & penganiayaan terhadap siswa Kls 2 MTsN 2 P.Bolak Sigama Kab Paluta. Kejari Paluta sungguh luar biasa hanya memberikan hukuman atas tuntutan terhadap tersangka MHS 8 bulan penjara,” tulis Harahap Kuro-Kuro yang mengawal kasus ini sejak awal. JERITAN KELUARGA MINTA KAJAGUNG, KAJATISU, ASWAS & KPAI TURUN TANGAN. Orang tua korban hari ini memohon dengan sangat menyentuh: Meminta kepada: 1. Kajagung RI (Jaksa Agung ST Burhanuddin) 2. Kajatisu (Kepala Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara) 3. Aswas Kejagung (Asisten Pengawasan) 4. KPAI (Komisi Perlindungan Anak Indonesia). Agar memeriksa Kajari Paluta dan Kasi Pidum Kejari Paluta’ yang menangani perkara ini. Kenapa tuntutan untuk guru pelaku penganiayaan anak di bawah umur yang mengakibatkan luka berat di mata hanya 8 bulan? Orang tua korban Khoitul Anwar Siregar, meminta kepada Majelis Hakim PN PSP Cabang Gunung Tua Kab Paluta, agar mempertimbangkan kembali tuntutan yang sangat ringan ini dan memberikan putusan yang seadil-adilnya untuk masa depan anak korban. Tolong pak Kajagung, pak Kajatisu, ibu KPAI. Lihat mata anak saya. Kalau anak bapak yang dipukul gurunya sampai seperti ini, apakah bapak rela pelakunya hanya dituntut 8 bulan? Kami orang kecil, kami hanya butuh keadilan untuk anak kami,” isak ibu korban. Guru adalah orang tua kedua di sekolah. Jika guru saja menjadi pelaku kekerasan, dimana lagi anak-anak kami akan merasa aman? Kami Media Bersuarakyat Biro Paluta berdiri bersama Rafly. Kami meminta keadilan yang menyentuh hati, bukan keadilan di atas kertas. Harahap Kuro-Kuro.

Read More

Desa Kampung Baru Gelar MTQ Pertama, Libatkan Warga dari Delapan Dusun

LABUHANBATU, BersuaraRakyat.online – Pemerintah Desa Kampung Baru, Kecamatan Bilah Barat, Kabupaten Labuhanbatu, Sumatera Utara, menggelar Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) perdana yang dirangkaikan dengan tabligh akbar, Jumat (23/10/2026). Kegiatan yang berlangsung di lapangan Warkop Bundes, Aek Tayas, Desa Kampung Baru, tersebut disambut antusias oleh masyarakat dari delapan dusun. Warga tampak memadati lokasi acara, termasuk para orang tua yang hadir untuk memberikan dukungan kepada anak-anak mereka yang mengikuti berbagai perlombaan keagamaan. Kegiatan MTQ pertama ini menjadi salah satu upaya pemerintah desa dalam memperkuat nilai-nilai keagamaan, menumbuhkan kecintaan generasi muda terhadap Al-Qur’an, serta mendorong pembinaan bakat anak-anak di bidang keislaman. Kepala Desa Kampung Baru, Ahmad Hasibuan, saat dikonfirmasi pada pukul 09.00 WIB, menjelaskan bahwa penyelenggaraan kegiatan tersebut bertujuan menjadikan Al-Qur’an sebagai pedoman dalam menjalani kehidupan sehari-hari. Menurutnya, kegiatan tersebut didanai melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes) Tahun Anggaran 2026. Sementara itu, para juri atau dewan penilai berasal dari Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Bilah Barat. “Melalui kegiatan ini, kami berharap Al-Qur’an semakin menjadi pedoman dalam kehidupan masyarakat, sekaligus menanamkan nilai-nilai agama kepada generasi muda,” ungkap Ahmad. Apresiasi terhadap penyelenggaraan MTQ perdana tersebut juga disampaikan Mustaro, salah seorang warga Dusun Tebangan B, Desa Kampung Baru, yang anaknya mengikuti perlombaan. Ia menyampaikan terima kasih kepada Kepala Desa Ahmad Hasibuan atas terselenggaranya kegiatan keagamaan yang dinilai memberikan ruang positif bagi anak-anak untuk mengembangkan kemampuan sekaligus memperdalam pemahaman agama. Mustaro mengaku terharu karena kegiatan MTQ tersebut menjadi pengalaman pertama bagi masyarakat Desa Kampung Baru dalam menyelenggarakan perlombaan keagamaan berskala desa. Ia berharap kegiatan serupa dapat dilaksanakan secara berkelanjutan setiap tahun sehingga semakin banyak anak-anak yang termotivasi untuk mempelajari, membaca, dan mengamalkan ajaran Al-Qur’an. “Terima kasih kepada Kepala Desa Kampung Baru yang telah menyelenggarakan kegiatan ini. Semoga menjadi amal kebaikan di dunia dan akhirat serta dapat terus dilaksanakan setiap tahun,” ujarnya. Dalam pelaksanaan MTQ perdana yang dirangkaikan dengan tabligh akbar tersebut, panitia menyelenggarakan tujuh jenis perlombaan, yakni: 1. Lomba tilawah Al-Qur’an. 2. Lomba azan. 3. Lomba Juz Amma. 4. Lomba marhaban. 5. Lomba pidato. 6. Lomba busana muslim. 7. Festival nasyid. Beragam perlombaan tersebut diharapkan dapat menjadi wadah bagi anak-anak dan generasi muda untuk menunjukkan kemampuan, membangun kepercayaan diri, serta menumbuhkan semangat dalam kegiatan keagamaan. Antusiasme masyarakat dari delapan dusun menjadi salah satu penanda dukungan warga terhadap kegiatan tersebut. Pemerintah desa dan masyarakat diharapkan dapat terus bersinergi dalam membangun kehidupan sosial yang harmonis serta memperkuat pendidikan karakter berbasis nilai-nilai keagamaan. Melalui penyelenggaraan MTQ perdana ini, masyarakat Desa Kampung Baru berharap tradisi pembinaan keagamaan dapat berkembang menjadi agenda tahunan yang memberikan manfaat bagi generasi muda dan seluruh lapisan masyarakat. (*)

Read More

H.Reski Basyah Bersama Kaban BPKPAD Amri Hamonangan, Menghadiri Rakornas TPKAD Tahun 2026.

PALUTA, Bersuarakyat Online – Bupati Padang Lawas Utara H. Reski Basyah Harahap, S.STP., M.Si., menghadiri Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) Tahun 2026 yang digelar di Grand Ballroom Jakarta International Expo (JIExpo), Kemayoran, Jakarta, Pada Kamis : 22/10/2026. Dalam kegiatan tersebut, Bupati didampingi Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Pendapatan Daerah (BPKPD) Kabupaten Padang Lawas Utara, Amri Hamonangan Siregar, S.STP., M.M. Rakornas TPAKD Tahun 2026 mengusung tema “Percepatan Akses Keuangan Berkelanjutan untuk Kesejahteraan Rakyat Indonesia”. Kegiatan ini menjadi forum strategis bagi pemerintah pusat dan pemerintah daerah untuk memperkuat sinergi, menyelaraskan program kerja, serta merumuskan strategi percepatan akses keuangan daerah pada tahun 2027. Penyelenggaraan Rakornas tersebut merupakan wujud sinergi Kementerian Dalam Negeri, Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dalam mendorong perluasan akses masyarakat terhadap layanan keuangan yang inklusif, mudah dijangkau, dan berkelanjutan. Perluasan akses keuangan dinilai memiliki peran penting dalam mendukung pertumbuhan ekonomi daerah. Melalui akses terhadap layanan keuangan formal, masyarakat diharapkan memperoleh peluang yang lebih besar untuk mengembangkan usaha, mendapatkan pembiayaan, meningkatkan produktivitas, serta memperkuat kemandirian ekonomi. Bagi Kabupaten Padang Lawas Utara, penguatan akses keuangan menjadi salah satu aspek strategis dalam mendukung pengembangan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), sektor perdagangan, pertanian, serta berbagai potensi ekonomi lokal lainnya. Melalui optimalisasi peran TPAKD, pemerintah daerah diharapkan dapat memperluas jangkauan layanan perbankan dan pembiayaan bagi masyarakat, khususnya pelaku usaha produktif. Upaya tersebut juga perlu diiringi dengan peningkatan literasi dan inklusi keuangan agar masyarakat mampu memahami serta memanfaatkan produk dan layanan keuangan secara bijak sesuai kebutuhan. Dalam rangkaian Rakornas TPAKD Tahun 2026, Presiden Republik Indonesia dijadwalkan memberikan arahan kepada para kepala daerah selaku pengarah TPAKD. Kegiatan tersebut juga diagendakan dengan penyerahan TPAKD Award 2026 sebagai bentuk apresiasi kepada pemerintah daerah yang dinilai berhasil mendorong percepatan akses keuangan melalui pelaksanaan program kerja sepanjang tahun 2025. Keikutsertaan Bupati Padang Lawas Utara dalam Rakornas ini merupakan bagian dari upaya memperkuat koordinasi dan kolaborasi dengan pemerintah pusat serta lembaga terkait, guna mendukung perluasan akses keuangan yang berdampak nyata bagi masyarakat. Melalui sinergi tersebut, Pemerintah Kabupaten Padang Lawas Utara diharapkan dapat terus mendorong terciptanya ekosistem keuangan daerah yang inklusif dan berkelanjutan, sekaligus memperkuat fondasi pembangunan ekonomi daerah demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Harahap Kuro-Kuro.

Read More

Pemkab Paluta Peringati Hari Santri, H. Basri Harahap Sebagai Pembina Upacara Dan Asisten I Lairar Rusdi Nst Selaku Perwira Upacara.

PALUTA, Bersuarakyat Online – Pemerintah Kabupaten Padang Lawas Utara Melaksanakan Upacara Peringatan Hari Santri tahun 2026 yang dilaksanakan di Halaman Kantor Bupati Padang Lawas Utara, Pasa Kamis : 22/10/2026. Dalam Upacara tersebut , Wakil Bupati Padang Lawas Utara, H. Basri Harahap bertindak sebagai Pembina Upacara, Asisten I Lairar Rusdi Nasution, S.STP, MM sebagai Perwira Upacara, serta Purna Paskibraka Tahun 2025 sebagai Pemimpin Upacara. Wakil Bupati Padang Lawas Utara, H. Basri Harahap, membacakan sambutan Menteri Agama Republik Indonesia, Prof. Dr. KH. Nasaruddin Umar, M.A., dalam rangka peringatan Hari Santri Nasional Tahun 2026 yang mengusung tema “Santri Menguatkan Negeri Menuju Indonesia Emas. Dalam sambutan tersebut, Wakil Bupati menegaskan bahwa peringatan Hari Santri setiap tanggal 22 Oktober merupakan momentum penting untuk mengenang jasa dan perjuangan para ulama serta santri dalam merebut dan mempertahankan kemerdekaan Republik Indonesia. Melalui sambutannya, Wakil Bupati mengajak seluruh santri di mana pun berada untuk menjadi pelopor kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi, pelopor persatuan, penjaga kerukunan, penggerak kemandirian ekonomi, serta sahabat bagi lingkungan. Nilai-nilai agama hendaknya menjadi sumber inspirasi untuk merawat bumi, menebarkan kedamaian, dan membangun kehidupan yang lebih baik. Selain itu, pesantren diharapkan dapat semakin optimal menjalankan tiga fungsi utamanya, yaitu pendidikan, dakwah, dan pemberdayaan masyarakat. Melalui fungsi pendidikan, pesantren melahirkan generasi yang berilmu dan berakhlak mulia. Melalui fungsi dakwah, pesantren menebarkan nilai-nilai Islam yang rahmatan lil ‘alamin serta memperkuat kerukunan dan persatuan bangsa. Sementara itu, melalui fungsi pemberdayaan masyarakat, pesantren diharapkan mampu mendorong kemandirian, meningkatkan kesejahteraan, dan memberikan solusi bagi berbagai persoalan masyarakat,” ujar Wakil Bupati. Menutup sambutannya, Wakil Bupati juga Mengenang jasa para ulama, santri, dan pahlawan yang telah gugur demi kemerdekaan dan keutuhan bangsa. Ia juga menyampaikan ucapan selamat Hari Santri Tahun 2026 kepada seluruh santri dan keluarga besar pesantren di Indonesia, seraya mengajak mereka untuk terus menjaga tradisi, mengembangkan inovasi, memperkuat persaudaraan, dan mengabdikan diri bagi negeri. Usai pelaksanaan upacara, kegiatan dilanjutkan dengan penyerahan hadiah dan piagam penghargaan kepada para pemenang perlombaan. Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kejari Padang Lawas Utara Muhammad Junaidi, S.H., M.H, Wakapolres Padang Lawas Utara, Kompol Dahrul Harahap, S.H, Danramil 05/PB Kapten Inf Misran Dalimunthe, Sekretaris Daerah Padang Lawas Utara Dr. Patuan Rahmat Syukur P Hasibuan, S.STP., MM, Staf Ahli, Para Asisten, Pimpinan OPD, Camat, TP PKK, Muslimat NU, BKMT, para pimpinan pondok pesantren, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta para santri dan seluruh undangan lainnya. Harahap Kuro-Kuro.

Read More

Polres Labuhanbatu Serahkan 100 Bibit Pohon Kepada Panitia konser amal HARMONI KELUARGA UNTUK ALAM HKBP LOBUSONA untuk Korban Banjir di Tapanuli Tengah

LABUHANBATU, Bersuarakyat.online – Kepolisian Resort (Polres) Labuhanbatu menyerahkan 100 batang bibit pohon kepada panitia Konser Amal HARMONI KELUARGA UNTUK ALAM – HKBP LOBUSONA sebagai bentuk dukungan terhadap kegiatan kemanusiaan bagi masyarakat terdampak banjir bandang di Kabupaten Tapanuli Tengah. Penyerahan bibit pohon tersebut berlangsung saat audiensi panitia konser yang dipimpin Agus Bukit, serta didampingi Pendeta D. Simangunsong M.Th, di Mako Polres Labuhanbatu, Kamis (22/10/2026). Kedatangan rombongan panitia disambut langsung oleh Wakapolres Labuhanbatu P. Simbolon bersama Kepala Satuan Intelijen dan Keamanan (Kasat Intelkam) serta Kepala Unit Intelkam Polres Labuhanbatu. Pertemuan tersebut dilaksanakan di Unit Intelkam Polres Labuhanbatu. Dalam kesempatan itu, Wakapolres P. Simbolon menyerahkan secara simbolis 100 batang bibit pohon yang selanjutnya direncanakan untuk ditanam di wilayah terdampak banjir di Tapanuli Tengah. Konser bertajuk Harmoni Keluarga untuk Alam merupakan bentuk kepedulian jemaat Gereja HKBP Lobusona Resort Nauli Rantauprapat, terhadap masyarakat yang terdampak bencana banjir bandang di Kabupaten Tapanuli Tengah. Melalui kegiatan tersebut, panitia berupaya membangun solidaritas dan mengajak berbagai pihak untuk turut berkontribusi dalam membantu masyarakat yang sedang menghadapi dampak bencana. Penyerahan bibit pohon oleh Polres Labuhanbatu menjadi salah satu bentuk dukungan terhadap gerakan kemanusiaan tersebut. Selain sebagai bantuan untuk kegiatan penanaman kembali, langkah ini juga membawa pesan tentang pentingnya kepedulian terhadap lingkungan. Dukungan Polres Labuhanbatu terhadap kegiatan ini menunjukkan adanya ruang kolaborasi antara Gereja dan kepolisian dalam kegiatan sosial kemasyarakatan. Kolaborasi tersebut sejalan dengan semangat pelayanan Polri yang mengedepankan kedekatan dan kerja sama dengan masyarakat. Melalui konser amal Harmoni Keluarga untuk Alam, jemaat HKBP Lobusona Resort Nauli Rantauprapat berharap kepedulian terhadap korban bencana dapat terus tumbuh, sekaligus mendorong semakin banyak pihak untuk terlibat dalam aksi kemanusiaan dan pelestarian lingkungan. Bantuan 100 bibit pohon itu diharapkan dapat mendukung upaya pemulihan lingkungan di wilayah terdampak banjir bandang di Tapanuli Tengah serta menjadi simbol solidaritas bagi masyarakat yang tengah berupaya bangkit dari bencana. (Red/SLH)

Read More

Bupati Labusel Hadiri Semarak 35 Tahun Transfest, Tandatangani Prasasti Monumen Transmigrasi Teluk Panji IV

Bersuarakyat.online Bupati Labuhanbatu Selatan (Labusel), Fery Sahputra Simatupang, menghadiri Semarak 35 Tahun Transfest yang digelar di Lapangan Bola Desa Teluk Panji IV, Kecamatan Kampung Rakyat, Selasa (20/10/2026). Kegiatan ini menjadi momentum untuk mempererat silaturahmi masyarakat sekaligus mengenang perjalanan transmigrasi yang telah menjadi bagian dari sejarah dan perkembangan Desa Teluk Panji IV. Dalam kesempatan tersebut, Bupati Fery Sahputra didampingi Anggota DPRD Labusel Sutiman, Sekda M. Reza Pahlevi Nasution, para Assisten dan Staf Ahli Bupati, Pimpinan OPD, Camat Kampung Rakyat, tokoh masyarakat, alim ulama, serta masyarakat setempat menandatangani prasasti Tugu Monumen Transmigrasi 1991 Teluk Panji IV. Penandatanganan prasasti tersebut menjadi bagian penting dalam upaya mengenang perjalanan sejarah transmigrasi sejak 1991, sekaligus menjadi pengingat bagi generasi penerus tentang perjuangan, kebersamaan, dan semangat masyarakat dalam membangun kehidupan di daerah tersebut. Dalam sambutannya, Bupati Fery Sahputra menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya Semarak 35 Tahun Transfest 2026. Atas nama Pemerintah Kabupaten Labuhanbatu Selatan, ia menyambut baik kegiatan yang dinilai tidak hanya menghadirkan hiburan, tetapi juga membuka ruang bagi masyarakat untuk memperkuat kebersamaan dan mengembangkan potensi daerah. Menurutnya, kegiatan seperti Transfest dapat menjadi wadah untuk mendorong kreativitas, memperluas peluang usaha, serta menggerakkan pertumbuhan ekonomi masyarakat, khususnya bagi pelaku usaha lokal dan generasi muda. “Semarak Transfest ini hendaknya tidak hanya menjadi ajang hiburan dan kemeriahan, tetapi juga memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Mari kita manfaatkan momentum ini untuk memperkenalkan potensi daerah, mendukung produk lokal, serta memperkuat semangat kebersamaan demi kemajuan Labuhanbatu Selatan,” ujar Bupati. Ia juga mengajak seluruh masyarakat untuk terus menjaga keamanan, ketertiban, dan kebersihan selama kegiatan berlangsung. Menurutnya, keberhasilan sebuah kegiatan tidak hanya dilihat dari kemeriahannya, tetapi juga dari kebersamaan masyarakat dalam menjaga suasana yang aman, tertib, dan nyaman bagi semua. Bupati berharap Semarak 35 Tahun Transfest dapat terus menjadi ruang pertemuan bagi masyarakat lintas generasi, sekaligus memperkuat nilai persatuan dan gotong royong yang telah menjadi bagian penting dalam perjalanan pembangunan daerah. “Dengan kebersamaan, kita dapat terus menjaga persatuan dan membangun Labuhanbatu Selatan menjadi daerah yang semakin maju. Saya mengucapkan selamat dan sukses atas terselenggaranya Semarak Transfest 2026. Semoga kegiatan ini berjalan lancar dan membawa manfaat bagi masyarakat serta kemajuan daerah yang kita cintai,” tutupnya. #AJN

Read More

Wabup Paluta H.Basri Harahap, Selaku Inspektur Upacara Penyambutan Satgas Pamtas RI-PNG Tahun 2025/2026 Yonif 123 Rajawali

Bersuarakyat.online PALUTA- Wakil Bupati Padang Lawas Utara, H. Basri Harahap, bertindak sebagai Inspektur Upacara dalam Upacara Penyambutan Satuan Tugas Pengamanan Perbatasan (Satgas Pamtas) RI-PNG Kewilayahan di Papua TA 2025–2026 Yonif 123/RJW, yang berlangsung di Lapangan Sepak Bola Mako Yonif 123/RJW, Rabu (21/10/2026). Bertindak sebagai Perwira Upacara Kapten Inf. Ilham Harahap dan Komandan Upacara Kapten Inf. Gerry Upacara berlangsung khidmat sebagai bentuk penghormatan dan apresiasi atas keberhasilan para prajurit dalam melaksanakan tugas negara di Tanah Papua. Dalam amanatnya, Wakil Bupati menyampaikan rasa syukur atas kembalinya para prajurit Satgas Yonif 123/RJW dalam keadaan sehat walafiat setelah menyelesaikan tugas negara di Tanah Papua. Ia menyampaikan apresiasi dan rasa bangga atas dedikasi, pengabdian, serta pengorbanan para prajurit yang telah menjaga kehormatan dan mengharumkan nama baik TNI Angkatan Darat, khususnya Yonif 123/RJW. Wakil Bupati berharap keberhasilan yang telah ditunjukkan selama penugasan dapat terus dipertahankan dan ditingkatkan dalam menghadapi tugas-tugas berikutnya. Menurutnya, setiap penugasan merupakan kehormatan sekaligus tanggung jawab yang harus dilaksanakan dengan penuh semangat, disiplin, dedikasi, dan tanggung jawab yang tinggi. Pada kesempatan tersebut, Wakil Bupati juga mengucapkan selamat datang dan selamat bergabung kembali kepada seluruh prajurit di Tanah Tapanuli Bagian Selatan (Tabagsel). Ia berharap para prajurit dapat kembali berkumpul bersama keluarga tercinta serta terus memberikan pengabdian terbaik bagi bangsa dan negara. Selain itu, apresiasi turut disampaikan kepada prajurit yang tetap bertugas di homebase sehingga kegiatan satuan dapat berjalan dengan aman dan lancar selama rekan-rekan mereka melaksanakan penugasan di Papua. Lebih lanjut, Wakil Bupati berharap Yonif 123/RJW terus menjalin hubungan baik dengan masyarakat Tabagsel, membantu masyarakat, serta ikut menjaga keamanan dan mendukung pembangunan daerah. Hal tersebut sejalan dengan semangat pengabdian TNI, yaitu “TNI Kuat Bersama Rakyat, Indonesia Berdaulat, Adil dan Makmur.” Menutup sambutannya, Wakil Bupati kembali menyampaikan ucapan selamat datang kepada seluruh prajurit Satgas Yonif 123/RJW. Ia berharap Tuhan Yang Maha Esa senantiasa memberikan perlindungan, petunjuk, dan bimbingan kepada seluruh prajurit dalam melanjutkan pengabdian kepada bangsa dan negara. Turut hadir dalam upacara, Unsur Forkopimda, Sekretaris Daerah Se Tabagsel, Pimpinan OPD, dan para tamu undangan lainnya.   Harahap Kuro-Kuro.

Read More

Kapolres Paluta Dhery Fajariandono Menghadiri Penyambuta Satgas Pamtas RI-PNG Tahun 2025?/2026 Yonif 123/Rajawali Berjalan Hikmat Dan Kondusif

Bersuarakyat.online Kapolres Padang Lawas Utara, AKBP Dhery Fajariandono, S.I.K., M.H., menghadiri acara penyambutan kepulangan Satuan Tugas Pengamanan Perbatasan (Satgas Pamtas) RI-PNG Kewilayahan di Papua TA 2025-2026 Yonif 123/Rajawali, Rabu (21/10/2026). Kegiatan yang dimulai pukul 07.30 WIB tersebut dihadiri oleh sejumlah pimpinan daerah dan unsur Forkopimda, di antaranya Wakil Bupati Padang Lawas Utara, Kapolres Tapanuli Selatan, Kapolres Padangsidimpuan, Kapolres Mandailing Natal, serta Sekda Kota Padangsidimpuan. Rangkaian acara diawali dengan penyambutan kedatangan prajurit Satgas, dilanjutkan dengan prosesi pengalungan bunga sebagai bentuk penghormatan atas dedikasi serta pengabdian para personel selama bertugas di perbatasan. Setelah itu, dilaksanakan upacara resmi penyambutan yang diikuti seluruh peserta. Suasana haru dan penuh rasa syukur menyelimuti jalannya tradisi adat tepung tawar yang digelar sebagai doa keselamatan bagi seluruh personel Yonif 123/Rajawali yang telah kembali dari medan tugas. Acara kemudian diakhiri dengan sesi ramah tamah bersama jajaran pimpinan dan tamu undangan. AKBP Dhery Fajariandono menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas pengabdian para prajurit yang telah menjaga keutuhan NKRI di wilayah perbatasan Papua. Seluruh rangkaian kegiatan penyambutan berlangsung aman, tertib, dan lancar hingga selesai.   Harahap Kuro-Kuro.

Read More