Nyakli Maop dan KPA Sagoe Meh Ijoe Ucapkan Selamat atas Pelantikan Tgk. Muhammad Yunus sebagai Ketua Baitul Mal Aceh. 

Bersuarakyat.online Banda Aceh – Aktivis hak asasi manusia, Nyakli Maop, bersama Komite Peralihan Aceh (KPA) Sagoe Meh Ijoe menyampaikan ucapan selamat dan dukungan atas pelantikan Tgk. Muhammad Yunus sebagai Ketua Badan Pengelola Baitul Mal Provinsi Aceh untuk periode 2025-2030. Pelantikan Tgk. Muhammad Yunus, yang juga dikenal dengan sebutan Abon Yunus Idi Cut atau Singa Podium, dilaksanakan di kantor pendopo Gubernur Aceh, Banda Aceh, pada hari Senin, 17 November 2025. Panglima KPA Sagoe Meh Ijoe, Syarkawi yang akrab disapa Tuan Tanah, menyampaikan rasa syukur dan terima kasihnya. “Saya selaku Panglima Sagoe dan masyarakat Aceh Timur sangat berterima kasih kepada Mualem,” ujar Syarkawi. Sementara itu, Nyakli Maop, seorang aktivis hak asasi manusia terkemuka, juga menitipkan harapan besar kepada Ketua Baitul Mal yang baru. “Semoga masyarakat miskin dapat memperoleh bantuan secara merata dan adil,” kata Nyakli Maop. Intervet komandan platon KPA Sagoe meh ijoe”:Dengan harapan tinggi dari berbagai elemen masyarakat, Tgk. Muhammad Yunus diharapkan dapat menjalankan amanah ini dengan sebaik-baiknya, khususnya dalam mengelola anggaran Baitul Mal untuk penyaluran bantuan yang tepat sasaran kepada masyarakat miskin di seluruh Aceh ucap intervet kepada Awak media

Read More

Hj. Emmiyati Dalimunthe, S.Pd Terpilih sebagai Ketua PD Salimah Labuhan Batu. 

Bersuarakyat.online Pimpinan Daerah (PD) Persaudaraan Muslimah (Salimah) Kabupaten Labuhan Batu menggelar Musyawarah Daerah (Musda) ke-VI Tahun 2025 dengan tema “Mengokohkan Kepemimpinan, Menyatukan Gerak, Mengoptimalkan Kemanfaatan, Program untuk Perempuan, Anak, dan Keluarga” di Diamond Hall Platinum Hotel Rantau Prapat, Minggu (16/11/2025). Musda ini dihadiri oleh pengurus PD Salimah Kabupaten Labuhan Batu dan perwakilan dari Pimpinan Wilayah (PW) Salimah Sumatera Utara. Dalam sambutannya, Ketua PD Salimah Kabupaten Labuhan Batu, Hj. Emmiyati Dalimunthe, S.Pd, menyampaikan bahwa Musda ini adalah momentum penting untuk meningkatkan kinerja organisasi dan memberikan kontribusi terbaik bagi kualitas hidup perempuan, anak, dan keluarga Indonesia dan masyarakat. “Musda ini adalah bagian dari amanah organisasi untuk mengevaluasi kinerja kepengurusan dan merumuskan arah strategis periode 2025-2030,” ungkap Hj. Emmiyati Dalimunthe, S.Pd. Latifah Yusuf Damanik, mewakili Pimpinan Wilayah (PW) Salimah Sumatera Utara, secara daring membuka Musda ke-VI PD Salimah Kabupaten Labuhan Batu. Dalam Musda tersebut, ditetapkan Pimpinan Sidang yaitu Rini Marlina Harahap dan Sekretaris Yusnaini. Rapat persidangan Musda ke-VI berjalan dengan lancar, dan Laporan Pertanggung Jawaban Pimpinan Daerah Salimah Kabupaten Labuhan Batu Periode 2022-2025 dapat diterima forum Musda. Dewan Pengawas Salimah Daerah, yaitu Ketua Dewi Aswida, STP, M.Pd, Sekretaris Hj. Hayatul Mafrah, dan Anggota Deliyanti Rambe, menyampaikan rekomendasi Calon Ketua PD Salimah Kabupaten Labuhan Batu, yaitu Hj. Emmiyati Dalimunthe, S.Pd. Dalam Sidang Musda ke-VI, diputuskan dan ditetapkan Hj. Emmiyati Dalimunthe, S.Pd sebagai Ketua PD Salimah Kabupaten Labuhan Batu Periode 2025-2030. Hj. Emmiyati Dalimunthe, S.Pd kemudian dilantik sebagai Ketua PD Salimah Kabupaten Labuhan Batu Periode 2025-2030. Musda ke-VI PD Salimah Kabupaten Labuhan Batu merupakan amanah dari AD/ART Salimah untuk memastikan kesinambungan dakwah dan pemberdayaan perempuan di seluruh Indonesia. Dengan terpilihnya Hj. Emmiyati Dalimunthe, S.Pd sebagai Ketua PD Salimah Kabupaten Labuhan Batu, diharapkan organisasi ini dapat terus memberikan kontribusi terbaik bagi masyarakat. Hj. Emmiyati Dalimunthe, S.Pd menyampaikan, ” terima kasih atas kepercayaan yang diberikan dan berjanji untuk memimpin PD Salimah Kabupaten Labuhan Batu dengan baik dan amanah, ” sebut Hajjah Emmiyati ketika dikonfirmasi setelah berakhirnya acara Musda tersebut   ( Rahman f hasibuan )

Read More

PERADAN Tegaskan sebagai Organisasi yang Sah di Indonesia. 

Bersuarakyat.online Jakarta — Menyikapi maraknya pemberitaan yang menyebutkan adanya “tujuh organisasi advokat resmi yang diakui pemerintah”, Perkumpulan Advokat dan Pengacara Nusantara (PERADAN) menegaskan bahwa informasi tersebut tidak berdasar dan berpotensi menyesatkan publik. Ketua Umum Organisasi Advokat PERADAN, Adv. Dr. Cand. Indranas Gaho, S.H., M.Kn., CLA., CIA., M.Th., C.Md., ASP., ASKC, menegaskan bahwa Organisasi Advokat PERADAN adalah organisasi advokat yang sah dan memiliki dasar hukum, lahir pada tanggal 21 Oktober 2016 dimana Kepengurusan-Nya telah mendapat pengesahan berdasarkan Surat Keputusan Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia Nomor : AHU-0004941.AH.01.07.Tahun 2018, tanggal 11 April 2018. “Tidak ada dasar hukum yang menyatakan hanya ada tujuh organisasi advokat resmi di Indonesia. Semua organisasi yang memenuhi ketentuan UU Advokat dan telah diakui secara administratif oleh Kemenkumham tetap sah berdiri dan menjalankan fungsi keorganisasiannya,” tegas Dr. Cand. Indranas Gaho di Jakarta. Lebih lanjut, Sekretaris Jenderal PERADAN, Adv. Dr. Hertanto Wijaya, S.H., S.E., M.H., CLA., ASP., ASKC, menambahkan bahwa keberadaan banyak organisasi advokat di Indonesia merupakan bentuk multibar yang diakui oleh hukum. Hal ini ditegaskan melalui Putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 66/PUU-VIII/2010, yang menyatakan bahwa selama belum terbentuk satu wadah tunggal advokat, setiap organisasi advokat tetap sah menjalankan tugas pembinaan, pengawasan, dan perlindungan profesi advokat. Selain itu, Surat Edaran Mahkamah Agung Nomor 73/KMA/HK.01/IX/2015 turut memperkuat kedudukan hukum organisasi advokat di Indonesia. PERADAN juga menilai, penyebaran informasi yang keliru semacam itu dapat merugikan profesi advokat dan melemahkan kepercayaan publik terhadap penegakan hukum di Indonesia. Sebagai organisasi profesi, PERADAN berkomitmen menjaga integritas, profesionalisme, dan moralitas advokat Indonesia melalui pembinaan berkelanjutan, pengawasan etik, dan pelatihan profesional hukum, agar setiap anggota PERADAN mampu menjalankan tugasnya dengan menjunjung tinggi hukum dan keadilan. Termasuk dimana PERADAN bekerjasama dengan Mahkamah Konstitusi dalam penyelenggaraan BIMTEK PHPU Tahun 2019 dan Tahun 2023 Bagi Advokat. “Advokat yang telah disumpah di Pengadilan Tinggi dan memenuhi ketentuan UU Advokat, berhak dan sah berpraktik di seluruh Indonesia, tanpa memandang dari organisasi mana ia berasal,” tutup Dr. Cand. Indranas Gaho. Dengan demikian, PERADAN menyerukan kepada seluruh masyarakat agar tidak mudah terpengaruh oleh pemberitaan yang tidak berdasar, serta tetap mempercayakan urusan hukum kepada advokat yang sah, profesional, dan berintegritas. Perkumpulan Advokat dan Pengacara Nusantara (PERADAN) Ketua Umum: Adv. Dr. Cand. Indranas Gaho, S.H., M.Kn., CLA., CIA., M.Th., C.Md., ASP., ASKC Sekretaris Jenderal : Adv. Dr. Hertanto Wijaya, S.H., S.E., M.H., CLA., ASP., ASKC

Read More

Drs.Bahder Johan Lumbangaol Pembina Upacara Hari Pahlawan SMKS Pemda Rantauprapat 

  Labuhanbatu, Bersuararakyat.online SMKS Pemda Rantauprapat laksanakan upacara bendera hari Pahlawan di Sekolah Jl.K.H. Dewantara no.104, Sioldengan, Rantau Selatan, Labuhanbatu dengan Pembina Upacara Kepala SMKS Pemda Drs.Bahder Johan Lumbangaol, Senin (10/11/2025). Sebagai Pembina Kepala Sekolah SMKS Pemda Rantauprapat, Drs. Bahder Johan Lumban Gaol mengajak kita untuk tidak hanya mengenang, tetapi juga melanjutkan perjuangan para pahlawan dalam dunia pendidikan. Dengan semangat yang sama, mari kita terus membangun generasi yang tangguh, berkarakter, dan siap menghadapi tantangan di masa depan. Hari ini, kita mengenang perjuangan para pahlawan yang telah berjuang demi kemerdekaan dan masa depan bangsa. Semangat mereka menginspirasi kita semua untuk terus berjuang, berkontribusi, dan mengabdi kepada tanah air, katanya. “Jadikan pendidikan sebagai senjata untuk menaklukkan dunia.” Mari kita bersama-sama, berkomitmen untuk mendidik, menginspirasi, dan mencetak pahlawan-pahlawan masa depan yang akan membawa Indonesia menuju kemajuan, tutupnya. Upacara Bendera Hari Pahlawan ini juga di hadiri Wakil Kepala Sekolah, Ketua Program Studi, Wali Kelas, Guru, Tenaga Pendidik, staf tata usaha, dan siswa-siswi. Redaksi.

Read More

Mahasiswa KKN ULB Ajak Warga Manfaatkan Kotoran Ternak Jadi Pupuk Kompos Ramah Lingkungan. 

Bersuarakyat.online Labuhanbatu – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Labuhanbatu (ULB) melaksanakan kegiatan edukasi lingkungan di Dusun Lubuk Nor Nor, Desa Janji, Kecamatan Bilah Barat, dengan tema “Pemanfaatan Kotoran Ternak Menjadi Pupuk Kompos Ramah Lingkungan”. Kegiatan ini mendapat sambutan antusias dari masyarakat setempat yang sebagian besar berprofesi sebagai peternak dan petani. Dalam kegiatan ini, mahasiswa KKN kerjasama dengan para narasumber Mardan dan Ahmad Ridwan Lubis, yang memberikan penjelasan serta pelatihan langsung mengenai proses pembuatan pupuk kompos dari kotoran ternak. Para warga diajak memahami manfaat besar dari pengolahan limbah ternak agar tidak mencemari lingkungan, sekaligus menjadi sumber pupuk organik yang berguna untuk pertanian. Ahmad Ridwan lubis saat menjadi narasumber menjelaskan bahwa kotoran ternak, jika dikelola dengan baik, dapat menjadi solusi ramah lingkungan sekaligus peluang usaha baru bagi warga. “Selama ini kotoran ternak sering dianggap limbah yang mengganggu, padahal kalau diolah bisa menjadi pupuk kompos yang sangat bermanfaat. Selain menambah kesuburan tanah, hasilnya juga bisa dijual,” ujarnya. Sementara itu, Ahmad Ridwan Lubis, salah satu mahasiswa KKN Universitas Labuhanbatu, menambahkan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk nyata kepedulian mahasiswa terhadap kelestarian lingkungan pedesaan. “Kami ingin masyarakat dapat memanfaatkan potensi yang ada di sekitar mereka, terutama dari limbah ternak. Dengan kompos ini, lahan pertanian bisa lebih subur tanpa harus bergantung pada pupuk kimia,” jelasnya. Kepala Desa Janji, Muhammad Nazir Hasibuan, turut hadir dalam kegiatan tersebut dan memberikan apresiasi tinggi terhadap inisiatif mahasiswa. Ia menilai program ini sejalan dengan visi desa dalam mendorong pembangunan berkelanjutan dan pemberdayaan masyarakat. “Kami sangat berterima kasih kepada mahasiswa Universitas Labuhanbatu yang telah hadir memberikan ilmu dan motivasi kepada warga. Semoga kegiatan ini terus berlanjut dan memberikan manfaat jangka panjang bagi desa kami,” ungkapnya. Beberapa warga juga turut menyampaikan aspirasinya dalam sesi diskusi terbuka. Salah satu warga, Ibu Nur Aisyah, menyampaikan bahwa selama ini mereka kesulitan memanfaatkan kotoran ternak karena tidak mengetahui cara pengolahannya. “Kami sangat senang dengan kegiatan ini, karena selama ini kotoran sapi hanya kami buang di kebun. Sekarang kami jadi tahu cara membuat pupuk kompos sendiri, dan ini tentu bisa menghemat biaya pupuk kami,” ujarnya dengan semangat. Warga lainnya, Bapak Sarman, menambahkan harapannya agar kegiatan seperti ini dapat dilakukan secara berkelanjutan. “Kami berharap mahasiswa bisa sering datang memberikan pelatihan seperti ini. Kalau bisa, nanti ada pelatihan lanjutan supaya kami benar-benar bisa mandiri membuat pupuk kompos,” katanya. Kegiatan diakhiri dengan praktik langsung pembuatan pupuk kompos yang melibatkan seluruh peserta. Suasana tampak akrab dan penuh semangat, menandakan sinergi yang baik antara mahasiswa dan masyarakat desa. Melalui kegiatan ini, mahasiswa KKN Universitas Labuhanbatu berhasil menunjukkan bahwa ilmu yang dipelajari di kampus dapat diterapkan langsung untuk membantu masyarakat. Program ini diharapkan menjadi langkah awal menuju desa yang lebih bersih, mandiri, dan berdaya secara lingkungan serta ekonomi. #AR

Read More

Publik Pertanyakan Transparansi Dana BOS di SMP Negeri 1 Idi Rayeuk. 

Bersuarakyat.online Aceh Timur – Transparansi penggunaan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) di SMP Negeri 1 Idi Rayeuk, Kabupaten Aceh Timur, kembali menjadi sorotan publik. Pasalnya, papan informasi publik terkait pengelolaan dana BOS diduga tidak terpajang di area ruangan sekolah sebagaimana mestinya. Informasi yang dihimpun menyebutkan, masyarakat dan sejumlah pihak pemerhati pendidikan mempertanyakan keterbukaan pihak sekolah terhadap penggunaan dana BOS tahun 2025. Sekolah yang dipimpin oleh Hamidah Rokayana, S.Pd., M.M. ini disebut sulit memberikan akses informasi kepada publik. > “Saat saya melakukan investigasi ke sekolah, kepala sekolah tidak berada di ruangannya. Kata guru, beliau baru saja keluar untuk membuat laporan ke BPK. Tapi papan informasi publik terkait dana BOS tidak terlihat di kantor,” ujar Hasbi, salah satu pemerhati pendidikan dan jurnalis lokal, Kamis (6/11/2025). Berdasarkan data yang diperoleh, SMP Negeri 1 Idi Rayeuk menerima dana BOS sebesar Rp 677.400.000 pada tahap pencairan 24 Januari 2025. Dana tersebut digunakan untuk berbagai pos kegiatan, di antaranya: Penerimaan Peserta Didik Baru: Rp 14.320.000 Pengembangan Perpustakaan: Rp 175.209.800 Kegiatan Pembelajaran & Ekstrakurikuler: Rp 148.114.500 Asesmen & Evaluasi Pembelajaran: Rp 13.015.000 Administrasi Sekolah: Rp 133.147.300 Pengembangan Profesi Guru/Tendik: Rp 4.800.000 Langganan Daya dan Jasa: Rp 23.910.600 Pemeliharaan Sarana & Prasarana: Rp 83.832.800 Penyediaan Alat Multimedia Pembelajaran: Rp 6.500.000 Pembayaran Honor: Rp 74.550.000 Total: Rp 677.400.000 Sekolah yang berlokasi di Jalan Peutua Husen, Kampung Jawa, Kecamatan Idi Rayeuk ini berstatus negeri dan telah berakreditasi A, dengan jumlah murid sebanyak 1.132 siswa serta 66 guru dan tenaga kependidikan. Namun, sejumlah wartawan dan pemerhati publik mengaku sulit menemui kepala sekolah untuk meminta konfirmasi langsung. > “Kami sudah mencoba menghubungi lewat telepon beberapa kali, tapi belum mendapat respons,” ungkap salah satu jurnalis lokal berinisial D. Hingga berita ini diturunkan, pihak sekolah belum memberikan keterangan resmi mengenai keterlambatan atau tidak adanya publikasi papan informasi dana BOS di lingkungan ruangan sekolah. #Hsb

Read More

Gubernur Bobby Nasution Pastikan TKA di Sumut Berjalan Lancar Tanpa Kendala. 

Medan-Bersuarakyat.online Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Muhammad Bobby Afif Nasution memastikan pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik (TKA) di Sumut berjalan lancar tanpa kendala berarti. Hal itu disampaikannya usai meninjau langsung pelaksanaan TKA di Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) 1 Medan, Selasa (4/11/2025). TKA sudah berlangsung sejak 3 November dan akan berakhir 9 November 2025. “Kendala teknis tidak ada, tidak ada yang begitu berarti ya,” kata Bobby usai peninjauan. Bobby berharap para siswa dapat melaksanakan ujian dengan baik serta memperoleh hasil yang maksimal. “Harapan kita, semua siswa bisa mengikuti dengan baik dan hasilnya juga baik,” tambahnya. Di Sumut tercatat 183.239 siswa menjadi peserta TKA. Jumlah tersebut terdiri atas 112.751 siswa SMA, 70.458 siswa Sekolah Menengah Kejuruan (SMK), dan 30 siswa Sekolah Luar Biasa (SLB). Sebagai informasi, TKA tidak bersifat wajib, namun menjadi salah satu syarat penting untuk mendaftar ke perguruan tinggi. Di SMAN 1 Medan, tingkat kepesertaan mencapai 100%. “Di SMAN 1 ini kepesertaan 100%, hanya satu siswa yang sakit, nanti akan ikut susulan,” kata Bobby. Sebelum meninjau SMAN 1 Medan, Bobby juga mengunjungi SMK Negeri 1 Percut Seituan. Di sekolah tersebut, Bobby mendapati ada sekitar 50 siswa yang tidak mendaftar TKA. “Karena mungkin langsung bekerja, atau ada juga yang setelah lulus (sekolah) masuk sekolah kejuruan misal masuk TNI, Polri, IPDN itu nggak perlu TKA, jadi ada yang tidak mengikuti,” kata Bobby. Selain meninjau pelaksanaan TKA, Bobby Nasution juga menyempatkan diri menjadi narasumber pada Podcast, program yang menjadi satu dari beberapa jurusan di sekolah tersebut. Menurutnya kegiatan seperti ini termasuk langkah kreatif, sekaligus peluang bagus di era teknologi informasi sekarang ini dan masa depan. “Yang seperti ini, anak-anak kita harus diberdayakan. Apalagi dunia perfilman sekarang ini kan sudah lebih luas, bukan hanya di televisi saja, tetapi di media sosial sudah berkembang pesat,” jelas Bobby, yang juga mencicipi kopi dari kafe yang digawangi oleh para siswa SMKN 1 Percut Seituan. Sedangkan untuk memfasilitasi upaya pembelajaran dalam hal praktik, Kepala Dinas Kominfo Sumut Erwin Hotmansah Harahap mengatakan, bahwa instansinya memiliki bidang kerja yang sejurusan dengan program studi di sekolah tersebut, seperti broadcasting, multimedia atau perfilman. “Dinas Kominfo Sumut siap menerima jika ada siswa yang ingin mengadakan praktik kerja lapangan (PKL) di tempat kita. Karena selama ini kita sudah meneriima mahasiswa maupu siswa yang PKL di sini. Beberapa jurusan seperti jurnalistik, multimedia, disain dan lainnya, ada di bidang kerja kita,” sebut Erwin. Senada dengan Bobby, Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah I Sumut, David Eltom Nainggolan, menyampaikan bahwa pelaksanaan TKA di wilayahnya berjalan lancar, tanpa hambatan. ” Jaringan lancar, proses TKA lancar tidak ada kendala, baik teknis maupun non teknis,” kata David. TKA merupakan program pemerintah pusat yang dilaksanakan serentak di seluruh Indonesia sebagai upaya pemetaan kemampuan akademik siswa. TKA tidak bersifat wajib, namun TKA merupakan salah satu syarat untuk memasuki perguruan tinggi negeri maupun swasta. Turut mendampingi Gubernur dalam peninjauan tersebut Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Basarin Yunus Tanjung, Kepala Dinas Pendidikan Alexander Sinulingga, serta Kepala Dinas Kominfo Sumut Erwin Hotmansah Harahap. – Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Muhammad Bobby Afif Nasution meninjau Pelaksanaan Tes Kompetensi Akademik (TKA) di SMA Negeri 1 Medan, Jalan Cik Ditiro, Medan, Selasa (4/11/2025). – Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Muhammad Bobby Afif Nasution meninjau Pelaksanaan Tes Kompetensi Akademik (TKA) di Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Negeri 1 Percut Seituan Jalan Kolam Nomor 3 Desa Medan Estate, Kecamatan Percut Seituan, Kabupaten Deliserdang, Provinsi Sumut, Selasa (4/11/2025).

Read More

MAHASISWA KKN ULB SOSIALISASI MANFAATKAN LIMBAH ORGANIK AIR KELAPA UNTUK JADI PUPUK KOMPOS DI DESA JANJI. 

Bersuarakyat.online Dalam Upaya mendorong pertanian berkelanjutan dan mengurangi ketergantungan pada pupuk kimia, Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Labuhanbatu bekerja sama dengan kaum ibu serta petani menyelenggarakan sosialisasi dan pelatihan pembuatan Pupuk Organik Cair (POC) berbahan dasar air kelapa bertempat di Dusun Lubuk Nor Nor Desa Janji kecamatan Bilah barat, Labuhanbatu. Nisa Ilmy Nasution Mahasiswi Agroteknologi menjelaskan terkait memanfaatkan limbah air kelapa sebagai bahan utama pembuatan pupuk organik cair. “Air kelapa yang selama ini dianggap limbah ternyata memiliki kandungan kalium, gula dan nutrisi yang sangat baik untuk tanaman. Dengan teknologi sederhana, air kelapa bisa diolah menjadi pupuk organic cair yang sangat bermanfaat,” ujar Nisa Ilmy Nasution. Program kerja ini dilakukan berdasarkan hasil observasi dilihat dari beberapa pelaku pedagang klontong di Dusun Lubuk Nor Nor yang hanya mengambil santan kelapanya saja namun air nya dibuang begitu saja. Salah satu Masyarakat, Putri Matondang menyampaikan apresiasinya atas kegiatan ini “Pelatihan ini sangat bermanfaat. Kami jadi tahu bahwa limbah seperti air kelapa bisa dijadikan pupuk alami. Selain murah, hasil tanam juga bisa lebih sehat.” ucap Putri Matondang. Dalam proses pembuatan pupuk organik cair ini diperlukan alat berupa jerigen atau galon berukuran 5 liter, selang, saringan, dan gelas ukur. Sementara bahan yang dibutuhkan berupa air limbah kelapa, EM4, gula pasir, dan air bersih. Para petani aktif bertanya terkait takaran pembuatan pupuk, daya tahan pupuk, dan kegunaan pupuk untuk tanaman. Selain itu, juga terjadi diskusi antara masyarakat dan mahasiswa berkaitan dengan permasalahan pertanian. Kepala desa Janji, Muhammad Nazir Hasibuan mengatakan bahwa praktek langsung pembuatan pupuk organik cair ini bisa berdampak positif bagi masyarakat karena bisa menjadi salah satu upaya yang sebelumnya cenderung mengandalkan pupuk kimia. “Melalui sosialisasi ini kita berharap kedepan masyarakat dapat memanfaatkan sumber daya di sekitar untuk membuat pupuk organik sendiri yang lebih ramah lingkungan dan ekonomis,” ucap Nazir Sebagai tindak lanjut dari program pelatihan pembuatan pupuk cair ini, maka petani diharapkan dapat membuat pupuk organik cair limbah air kelapa secara mandiri. Sehingga limbah air kelapa di Desa Janji ini memiiliki manfaat yang besar. Selain itu, Petani dapat mengaplikasikan hasil pembuatan pupuk organik cair ini pada tanaman pertanian. #Red

Read More

MAHASISWA KKN UNIVERSITAS LABUHANBATU LAKSANAKAN PEMBINAAN TEKNIS BUDIDAYA KANGKUNG DALAM POT UNTUK SISWA SD DI DESA BANDAR TINGGI. 

Bersuarakyat.online Labuhanbatu-Sebagai bentuk pengabdian kepada masyarakat, mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Labuhanbatu yang berasal dari Program Studi Agroteknologi melaksanakan kegiatan pembinaan teknis budidaya tanaman kangkung dalam pot kepada siswa Sekolah Dasar di Desa Bandartinggi, Kecamatan Bilah Hulu, Kabupaten Labuhanbatu. Kegiatan yang dipimpin oleh Sah Rizal Siregar, mengucapkan pembinaan ini merupakan bagian dari upaya mahasiswa untuk menanamkan nilai-nilai edukatif dan ekologis kepada anak-anak sejak dini melalui kegiatan pertanian yang sederhana dan menyenangkan. “Para mahasiswa terlebih dahulu memberikan materi pengenalan tentang tanaman kangkung, mulai dari jenis-jenis kangkung, manfaat gizi yang terkandung di dalamnya, hingga potensi ekonominya sebagai sayuran konsumsi sehari-hari” uca Sah Rizal Siregar Setelah itu, kegiatan dilanjutkan dengan sesi praktik menanam langsung di halaman sekolah. Para siswa terlihat sangat antusias mengikuti setiap tahap kegiatan, mulai dari menyiapkan media tanam, menabur benih, hingga menyiram tanaman dengan cara yang benar. Media tanam yang digunakan berasal dari campuran tanah, kompos, dan sekam padi, sedangkan pot yang digunakan memanfaatkan bahan daur ulang seperti botol plastik bekas dan ember kecil, sehingga juga mengajarkan anak-anak pentingnya mengelola sampah dan memanfaatkan barang bekas. “Melalui kegiatan ini, kami ingin memperkenalkan konsep pertanian ramah lingkungan yang bisa diterapkan oleh siapa pun, termasuk anak-anak. Dengan cara sederhana seperti ini, mereka bisa belajar bahwa menanam sayuran bukan hanya menyenangkan, tetapi juga bermanfaat untuk kesehatan dan lingkungan,” ujar Sah Rizal Siregar, koordinator kegiatan. Kepala Sekolah SD 02 Desa Bandartinggi, Syawal Ritonga menyampaikan apresiasi atas inisiatif mahasiswa KKN Universitas Labuhanbatu tersebut. Menurutnya, kegiatan semacam ini dapat memperkaya wawasan siswa serta menumbuhkan karakter peduli terhadap alam. “Kami sangat berterima kasih kepada adik-adik mahasiswa KKN. Anak-anak terlihat gembira dan banyak belajar hal baru. Ini menjadi pengalaman yang berharga karena mereka bisa langsung mempraktikkan apa yang dipelajari,” tutur Kepala Sekolah. Hal senada juga disampaikan oleh Kepala Desa Bandartinggi, Bangkit Rambe menilai bahwa kegiatan ini sangat bermanfaat bagi masyarakat, terutama dalam mengembangkan minat generasi muda terhadap pertanian. “Kegiatan ini sejalan dengan semangat desa kami untuk memanfaatkan lahan pekarangan menjadi area produktif. Semoga ilmu yang diberikan bisa diterapkan di rumah masing-masing dan menjadi inspirasi bagi warga lain,” ujarnya. Kegiatan ditutup dengan penyerahan pot tanaman kangkung hasil tanam bersama kepada pihak sekolah sebagai simbol kenang-kenangan dan bukti nyata dari kegiatan pembinaan tersebut. Mahasiswa berharap pot-pot tersebut dapat terus dirawat dan dijadikan contoh untuk kegiatan pembelajaran lingkungan di sekolah. Melalui kegiatan pembinaan teknis budidaya kangkung dalam pot ini, mahasiswa Universitas Labuhanbatu berharap dapat memberikan dampak positif bagi siswa SD 02 Desa Bandartinggi, khususnya dalam hal peningkatan pengetahuan dan kesadaran terhadap pentingnya pertanian berkelanjutan sejak usia dini. “Kegiatan KKN ini bukan hanya tentang mengajar, tetapi juga belajar bersama siswa. Kami belajar bagaimana menyampaikan ilmu pertanian dengan cara yang menyenangkan, sederhana, dan bisa diterima oleh semua kalangan,” tambah Sah Rizal Siregar di akhir kegiatan. Dengan terselenggaranya program ini, mahasiswa KKN Universitas Labuhanbatu berhasil mengimplementasikan salah satu Tri Dharma Perguruan Tinggi, yaitu pengabdian kepada masyarakat, sekaligus memperkuat hubungan antara kampus dan masyarakat pedesaan melalui kegiatan yang bermanfaat dan inspiratif. #Red

Read More

Kafilah Aceh Timur Ikuti Rangkaian Kegiatan Awal MTQ Aceh ke-37 di Pidie Jaya. 

Bersuarakyat.online Pidie Jaya — Kafilah Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Kabupaten Aceh Timur telah tiba dan mengikuti rangkaian kegiatan awal MTQ Aceh ke-37 yang digelar di Kabupaten Pidie Jaya, Sabtu (1/11/2025). Setibanya di lokasi, rombongan kafilah Aceh Timur disambut hangat oleh panitia pelaksana setempat. Setelah itu, seluruh peserta menjalani proses pemeriksaan kesehatan sebagai bagian dari tahapan administrasi dan kesiapan fisik peserta sebelum perlombaan dimulai. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan Pawai Ta’aruf atau karnaval yang berlangsung dari depan SDN 2 Meureudu hingga Gedung Utama MTQ. Pawai berlangsung meriah dan penuh semangat kebersamaan antar kafilah dari seluruh kabupaten/kota di Aceh. Ketua Panitia Kafilah Aceh Timur, Syawaludin, S.H., M.H., menyampaikan bahwa seluruh peserta dalam kondisi siap dan antusias mengikuti setiap rangkaian kegiatan. “Alhamdulillah, kafilah Aceh Timur sudah melewati tahapan penyambutan, pemeriksaan kesehatan, dan ikut serta dalam pawai ta’aruf. Semua berjalan lancar dan penuh semangat kebersamaan,” ujar Syawaludin. Menurut rundown panitia pelaksana, usai Pawai Ta’aruf kegiatan dilanjutkan dengan orientasi dan pelantikan dewan hakim, technical meeting, gala dinner, serta pembukaan resmi MTQ pada malam hari di Gedung Utama MTQ Pidie Jaya. MTQ Aceh ke-37 ini diharapkan menjadi ajang mempererat silaturahmi antar daerah sekaligus wadah menumbuhkan semangat generasi muda yang Qur’ani. #Hsb

Read More