DEMA FTIK IAIN Langsa Selesaikan Pengabdian Masyarakat di Desa Rantau Panjang. 

Bersuarakyat.online Aceh Timur, Minggu 21 September 2025 Dewan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Tarbiyah Ilmu Keguruan (DEMA FTIK) IAIN Langsa resmi menuntaskan kegiatan pengabdian masyarakat di Desa Rantau Panjang, Kecamatan Simpang Jernih, Kabupaten Aceh Timur. Kegiatan yang berlangsung lebih dari satu bulan ini berakhir pada 14 September 2025 dengan sukses dan penuh makna. Selama pengabdian, para mahasiswa DEMA FTIK melaksanakan berbagai program yang dirancang untuk memberikan manfaat nyata kepada masyarakat. Program-program tersebut meliputi pendampingan pendidikan, kegiatan keagamaan, sosial, serta peningkatan kapasitas masyarakat. Kehadiran mahasiswa disambut dengan antusias oleh warga, yang turut aktif mendukung jalannya seluruh agenda. Keberhasilan kegiatan pengabdian masyarakat ini mendapat apresiasi luas dari berbagai kalangan. Tidak hanya dari masyarakat setempat, tetapi juga tercatat di berbagai media lokal serta dipublikasikan melalui website resmi Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan IAIN Langsa. Melalui kegiatan ini, DEMA FTIK IAIN Langsa menegaskan komitmennya dalam mengimplementasikan ilmu yang diperoleh di bangku kuliah untuk kepentingan masyarakat. Pengabdian ini juga menjadi wujud nyata kontribusi mahasiswa dalam memperkuat hubungan antara kampus dengan komunitas lokal, serta menjadi langkah positif untuk membangun sinergi berkelanjutan di masa mendatang.

Read More

Kabid SD Ridwan Tinjau SD Negeri Seunebok Tuha Sa, Bangunan Sudah Tak Layak dan Perlu Dibangun Kembali. 

Bersuarakyat.online Aceh Timur | Sabtu, 20 September 2025 – Kepala Bidang Sekolah Dasar (Kabid SD) Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Aceh Timur, Ridwan, melakukan peninjauan langsung ke SD Negeri Seunebok Tuha Sa, Kecamatan Darul Aman, Kabupaten Aceh Timur. Dalam kunjungan tersebut, Ridwan melihat secara langsung kondisi bangunan sekolah yang sudah tua dan dinilai tidak layak lagi digunakan. Ia menegaskan, peninjauan ini merupakan bagian dari upaya pengawasan, evaluasi kurikulum, serta memastikan sarana prasarana pendidikan sesuai standar. “Kondisi bangunan SD Negeri Seunebok Tuha Sa sangat memprihatinkan, masih menggunakan asbes yang rawan jatuh dan membahayakan keselamatan siswa serta guru. Setelah saya tinjau langsung, sekolah ini memang butuh perhatian serius. Insya Allah akan kita usulkan untuk pembangunan pada tahun 2026 mendatang,” ungkap Ridwan. Ridwan yang baru beberapa bulan menjabat sebagai Plt Kabid SD menambahkan bahwa pihaknya akan berupaya mengusulkan pembangunan kembali sekolah tersebut agar siswa dapat belajar dengan aman dan nyaman. “Tentunya ini akan kita sesuaikan dengan ketersediaan anggaran. Namun sekolah ini akan menjadi prioritas utama,” tambahnya. Sementara itu, Komite Sekolah SD Negeri Seunebok Tuha Sa, Nadir Muhammad, yang juga merupakan mantan kombatan GAM, menyampaikan keprihatinannya terhadap kondisi sekolah yang sudah rapuh dan membahayakan. “Kami sangat khawatir dengan keselamatan anak-anak. Asbes yang sudah rapuh sering jatuh dan bisa mengancam kesehatan siswa. Kami berharap pemerintah segera turun tangan agar sekolah ini bisa dibangun kembali,” ujar Nadir. Kepala Sekolah SD Negeri Seunebok Tuha Sa, Lukman, S.Pd., juga menuturkan bahwa sebagian siswa terpaksa belajar di lantai akibat ruang kelas yang tidak layak pakai. “Bangunan ini memang sudah darurat, dan sangat perlu dibangun kembali demi kenyamanan proses belajar mengajar,” tegasnya. Komite sekolah dan masyarakat setempat menyampaikan ucapan terima kasih atas kunjungan Kabid SD Ridwan yang telah melihat langsung kondisi sekolah. Mereka berharap usulan pembangunan ini benar-benar terealisasi pada tahun depan.

Read More

Medco E & P Malaka Dukung Peningkatan Kompetensi Guru PAUD. 

Aceh Timur-Bersuarakyat.online Julok, 8 September 2025 – Ketua Bunda PAUD Aceh Timur, Lismawani Iskandar Al-Farlaky, S.Pd., M.Ag, membuka kegiatan Pelatihan Peningkatan Kompetensi Guru Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) di Wilayah Kerja PT Medco E & P Malaka yang digelar di Aula Serbaguna Desa Keude Kuta Binjei, Kecamatan Julok, Kabupaten Aceh Timur, Senin (8/9/2025). Kegiatan ini merupakan bentuk sinergi antara PT Medco E & P Malaka dan Pemerintah Daerah dalam mendukung peningkatan kapasitas guru PAUD di empat kecamatan sekitar wilayah operasi perusahaan, antara lain; Indra Makmu, Julok, Banda Alam dan Nurussalam. Program yang berlangsung pada 8 hingga 9 September tersebut diikuti oleh 50 peserta. Dalam sambutannya, Lismawani mengapresiasi konsistensi Medco E & P Malaka dalam mendukung pemberdayaan masyarakat, khususnya di bidang pendidikan anak usia dini. “Saya berharap kegiatan ini benar-benar dioptimalkan untuk meningkatkan kompetensi guru PAUD, sehingga berdampak pada kualitas pendidikan anak-anak kita. Ke depan, program positif seperti ini dapat diperluas hingga ke seluruh kecamatan di Aceh Timur,” ujarnya. Ia menambahkan, pendidikan usia dini merupakan fondasi penting dalam membentuk karakter dan potensi generasi muda yang berkualitas. Karena itu, program kolaborasi berkelanjutan antara pemerintah, masyarakat, dan dunia usaha sangat dibutuhkan untuk memperkuat pembangunan sumber daya manusia. Sementara itu, Manager Field Relations & Security PT Medco E & P Malaka, Andri Hapsary, menyampaikan apresiasinya atas dukungan pemerintah daerah. “Kehadiran Ibu Bupati memberi semangat besar bagi para guru PAUD. Melalui program ini, kami berharap kualitas pendidikan anak usia dini di Aceh Timur semakin meningkat, sekaligus memperkuat sinergi antara perusahaan, pemerintah, dan masyarakat,” katanya. #Hsb          

Read More

Rektor Unisla Mengukuhkan Orientasi Pendidikan dan Kemahasiswaan Bagi Mahasiswa Baru di lingkungan Universitas Islam Labuhanbatu 2025/2026

  Labuhanbatu, Bersuararakyat.online Universitas Islam Labuhanbatu dengan bangga mengumumkan pelaksanaan kegiatan Orientasi Pendidikan dan Kemahasiswaan (ORDIK) bagi Mahasiswa Baru Tahun Akademik 2025/2026, di Kampus Jalan H.M Yunus, Padang Bulan, Rantau Utara, Labuhanbatu, Sabtu (06/09/25).   Acara Ordik ini di hadiri 200 mahasiswa mahasiswi baru TA 2025/2026, di mulai dengan pembacaan doa, dan penyematan tanda kepada kepesertaan pelaksanaan ordik.   Ketua Panitia Wakil Rektor I Joni Rianto,S.P, M.P, dalam sambutannya menyampaikan, ” Kegiatan ini bertujuan untuk memperkenalkan lingkungan akademik dan non-akademik kepada mahasiswa baru, serta memberikan pembekalan yang komprehensif guna mendukung kesuksesan studi di jenjang mahasiswa.   Kami mengundang seluruh mahasiswa baru untuk berpartisipasi aktif dalam kegiatan ini, serta memperkenalkan dan membantu mahasiswa baru beradaptasi dengan lingkungan kampus, sistem pembelajaran, serta menanamkan nilai-nilai dan budaya akademik yang berlaku di perguruan tinggi, sehingga mereka siap secara mental dan pengetahuan untuk menempuh studi, katanya.   Selain itu, Ordik juga bertujuan untuk membangun jaringan antar mahasiswa, serta melatih mereka dalam hal wawasan kebangsaan, kepenulisan ilmiah, dan keterampilan lain yang relevan, tambahnya.   Rektor Universitas Islam Labuhanbatu Dr.Mukhrizal Effendi, M.SP mengatakan ” Mahasiswa sebagai peopor agent of change dimana mahasiswa sebagai agen atau pendorong perubahan positif dalam masyarakat.   Dengan akses terhadap ilmu pengetahuan di kampus Unisla ini dan kemampuan berpikir kritis, mahasiswa diharapkan dapat mengidentifikasi masalah sosial, mengusulkan solusi inovatif, dan mendorong masyarakat untuk bertransformasi ke arah yang lebih baik, lebih adil, dan sesuai dengan nilai-nilai luhur bangsa, ujarnya.   Mahasiswa diharapkan untuk berkontribusi pada pembangunan dan menyelesaikan permasalahan, sehingga tercapai mahasiswa tersebut sebagai Agen Of Change, tutupnya.   Turut hadiri di acara ini, Ketua Yayasan Drs. Al Muzni Hasibuan, M.M, Rektor Universitas Islam Labuhanbatu Dr.Mukhrizal Effendi M.SP, Wakil Rektor, Dekan, Ketua Prodi, Dosen, dan Mahasiswa. / AS

Read More

Bunda PAUD Aceh Timur Buka Kegiatan Sosialisasi Program Belajar 13 Tahun. 

Aceh Timur-Bersuarakyat.online Bunda Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Aceh Timur, Ny. Lismawani Al-Farlaky, S.Pd.,M.Ag, membuka kegiatan Sosialisasi Wajib Belajar 13 Tahun, di Kecamatan Peureulak, Aceh Timur, Kamis (04/09/2025). Pada kesempatan tersebut, Lismawani mengatakan pemerintah telah mencanangkan program wajib belajar 13 tahun, yang mencakup pendidikan sejak jenjang PAUD, SD, SMP, hingga SMA/ seserajat. “Hal ini bukan tanpa alasan. Pendidikan usia dini menjadi fondasi penting dalam tumbuh kembang anak, baik secara kognitif, sosial, maupun emosional,” ujar Lismawani dalam sambutannya. Ia menambahkan, pendidikan usia dini tidak boleh lagi dianggap sebagai pilihan, melainkan sebuah kebutuhan yang mendesak. “Sebagai Bunda PAUD, saya mempunyai kewajiban untuk mengawal dan mendukung kebijakan ini. Kita harus pastikan bahwa setiap anak di wilayah kita memiliki akses terhadap pendidikan sejak usia dini. Peran kita bersama pemerintah, sekolah, orang tua, dan masyarakat sangatlah penting dalam menyukseskan program ini,” urai Lisma. Tambahnya, program 1 tahun pra sekolah merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk memperkuat pelaksanaan wajib belajar 13 tahun, di mana satu tahun pendidikan PAUD sebelum masuk SD menjadi bagian yang sangat penting. “Berbagai penelitian menunjukkan bahwa anak-anak yang mengikuti pendidikan pra sekolah memiliki kemampuan kognitif, sosial, dan emosional yang jauh lebih baik dibandingkan dengan anak-anak yang langsung masuk ke jenjang SD tanpa persiapan sebelumnya,” demikian Lisma. Hadir pada kesempatan tersebut, Camat Peureulak, Bunda PAUD Kecamatan Peureulak, Keuchik Gampong Tanah Pasir, Bunda PAUD Gampong Tanah Pasir, Ketua Pokja Bunda PAUD, Aceh Timur, beserta pengurus, dan tamu undangan lainnya. #Hsb

Read More

Percepatan Penerbitan Kartu Identitas Anak (KIA) dan Pengembalian Anak Putus Sekolah sebagai Wujud Adhyaksa Peduli Anak.

Karo-Bersuarakyat.online Dalam rangka mewujudkan komitmen Kejaksaan RI terhadap perlindungan dan pemenuhan hak-hak anak serta bertepatan dengan Hari Lahir Kejaksaan ke-80 yang diperingati setiap tanggal 02 September 2025, Kejaksaan Negeri Karo menggelar kegiatan percepatan penerbitan Kartu Identitas Anak (KIA) serta pengembalian anak putus sekolah ke bangku pendidikan, pada hari ini, Selasa, 19 Agustus 2025 di Soeprapto Hall Kantor Kejaksaan Negeri Karo. Kegiatan ini dipimpin oleh Kepala Kejaksaan Negeri Karo, Bapak Darwis Burhansyah, S.H., M.H., yang diwakili oleh Kepala Seksi Intelijen Bapak Dona Martinus Sebayang, S.H., M.H. dan Kepala Seksi Perdata dan Tata Usaha Negara Ibu Desy Angeline Novita br. Simamora, S.H. serta melibatkan kolaborasi aktif oleh Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Karo Bapak Anderiasta Tarigan, M.Si, Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Ibu Susi Iswara Bangun, S.E., M.Si dan Sekretaris Camat Kabanjahe Ibu Elisa Ginting. Dalam sambutannya, Bapak Darwis Burhansyah, S.H., M.H. yang diwakili oleh Kepala Seksi Intelijen menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan wujud nyata Adhyaksa Peduli Anak, sebagai upaya memberikan perlindungan hukum dan menjamin terpenuhinya hak-hak dasar anak. “Kejaksaan berkomitmen hadir di tengah masyarakat tidak hanya dalam tugas penegakan hukum, namun juga dalam upaya perlindungan sosial. Melalui kegiatan ini, kami memastikan setiap anak memperoleh identitas resmi melalui penerbitan KIA dan mendorong anak-anak yang putus sekolah untuk kembali mengenyam pendidikan,” ujar beliau. Pada kesempatan ini, sebanyak 200 lebih Kartu Identitas Anak (KIA) diserahkan secara simbolis kepada para pelajar dari berbagai sekolah di wilayah Kabupaten Karo. Selain itu, 16 orang anak putus sekolah berhasil diberikan pendampingan dan difasilitasi untuk kembali bersekolah melalui kerja sama dengan Dinas Pendidikan dan pihak Kecamatan. Partisipasi aktif Dinas Pendidikan, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil serta Camat Kabanjahe turut memperkuat kelancaran program ini dan mendapat tanggapan positif dari masyarakat. Kolaborasi lintas sektor ini diharapkan dapat terus berlanjut sehingga seluruh anak di Kabupaten Karo dapat terpenuhi hak-haknya baik di bidang administrasi kependudukan maupun pendidikan.

Read More

DEMA FTIK Luncurkan Program Pojok Baca di Desa Rantau Panjang untuk Tingkatkan Minat Baca Anak. 

Bersuarakyat.online Aceh Timur, 13 Agustus 2025 -Dewan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Tarbiyah Ilmu Keguruan (DEMA FTIK) kembali beraksi dengan meluncurkan program inovatif “Pojok Baca” di Desa Rantau Panjang, Kecamatan Simpang Jernih, Kabupaten Aceh Timur. Kegiatan yang digelar pada hari Selasa, 13 Agustus 2025 ini bertujuan untuk meningkatkan minat baca anak-anak di desa tersebut. Program Pojok Baca ini menyediakan berbagai macam buku yang menarik dan edukatif bagi anak-anak setempat. Suasana acara berlangsung hangat dan penuh antusiasme, di mana para anak yang hadir sangat menikmati kesempatan untuk membaca dan mengeksplorasi koleksi buku yang disediakan. Ketua DEMA FTIK dalam sambutannya menyampaikan, kegiatan ini merupakan salah satu bentuk kontribusi nyata mahasiswa dalam mendukung pendidikan dan literasi di daerah. Dengan adanya pojok baca ini, diharapkan kebiasaan membaca dapat tumbuh kuat sejak dini, sehingga dapat mendukung perkembangan ilmu pengetahuan dan kreativitas anak-anak di Desa Rantau Panjang. Acara ini mendapat sambutan positif dari warga dan orang tua, yang berharap program seperti ini dapat berkelanjutan serta menjangkau lebih banyak desa di sekitar. DEMA FTIK juga berencana untuk melakukan monitoring dan evaluasi agar pojok baca dapat terus berkembang dan berdampak luas. Dengan semangat kebersamaan dan kepedulian, inisiatif DEMA FTIK ini menjadi langkah penting dalam membangun generasi muda yang gemar membaca dan haus akan ilmu pengetahuan.

Read More

Bupati labuhan batu Hj.maya hasmita sp.og M.K.M resmi membuka acara launching perdana gerakan paud cerdas bersinar labuhan batu

Rabu, 13 agustus 2025 Labuhanbatu – bersuarakyat.online Acara yang dimeriahkan di gedung serba guna pendopo rumah dinas bupati. yang mana pada acara tersebut dihadiri langsung oleh bapak wakil mentri pendidikan dasar dan menengah Dr. fazar rizal ulhaq m.a dalam acara tersebut bapak wakil mentri RI dr. fazar rizal ulhaq m.a sangat mengapresiasi atas komitmen ibu bupati labuhan batu dr. hj. maya hasmita spog mkm atas pencapaian pelaksanaan gerakan paud cerdas bersinar di labuhan batu. merupakan suatu penyemangat khusus tentunya atas hadirnya bapak wakil mentri pendikan tersebut untuk labuhan batu,terlebih dengan pencapaian pemecahan rekor muri kategori donasi terbanyak hingga 15.000 buku. Bupati labuhan batu, dr.hj. maya hasmita spog mkm sangat menekankan sekali kepada anak anak didik labuhan batu agar menghidupkan kembali budaya gemar membaca, yang mana kegiatan ini merupakan langkah awal tergalinya kecerdasan pendidikan….seperti pepatah lama ( banyak membaca semakin banyak tahu). Serta dalam upaya penuntasan angka putus sekolah terkhusus di bidang paud…ibu bupati labuhan batu dr. hj. maya hasmita spog mkm akan berusaha mewujudkan program satu desa satu paud. Tak lupa dalam hal ini, peran penting orang tua yang mendukung anak disertai guru juga masyarakat setempat Mari bersama ciptakan lingkungan belajar yang aman nyaman dan penuh rasa kasih sayang satu sama lain, agar terciptanya generasi muda tangguh ( penerus cita cita bangsa) yang cerdas bersinar kedepannya dilabuhan batu dan indonesia. ( Dedy sipahutar)

Read More

Di Hari Kemerdekaan, Anak-anak SD di Aceh Timur Masih Belajar di Lantai. 

Bersuarakyat.online Aceh Timur – Di tengah gegap gempita perayaan HUT Kemerdekaan RI ke-80, pemandangan memilukan justru terjadi di SD Lebuk Tuhasa, Kecamatan Darul Aman, Kabupaten Aceh Timur. Sejumlah murid di sekolah ini sudah sekian lama terpaksa belajar di lantai karena tidak memiliki bangku dan meja. Nadir Muhammad Hasan, Ketua Komite Sekolah sekaligus tokoh masyarakat Lebuk Tuhasa, mengaku prihatin dan meminta Bupati Aceh Timur Al-Farlaky segera turun tangan. “Sudah lama anak-anak belajar di lantai. Kami minta Bupati dan Dinas Pendidikan segera memberikan bantuan bangku, agar anak-anak bisa belajar dengan nyaman,” ujarnya kepada media, Kamis (14/8/2025). Seorang wali murid yang enggan disebut namanya juga menyampaikan keluhannya. Ia berharap pemerintah daerah lebih peduli pada nasib anak-anak di pelosok. > “Kasihan anak-anak, masa setiap hari harus duduk di lantai. Ini kan Aceh Timur, bukan daerah tak bertuan,” tegasnya. Kepala Sekolah SD Lebuk Tuhasa, Lukman, membenarkan kondisi tersebut. Menurutnya, saat ini dua ruang kelas, termasuk kelas satu, tidak memiliki bangku sehingga murid belajar di lantai bahkan di ruang kantor sekolah. “Kondisi ini sudah lama, tapi sampai sekarang belum ada bantuan bangku,” kata Lukman. Nadir, yang dikenal sebagai mantan kombatan GAM dari Lebuk Tuha Sa Sago Moeh Ijo, menegaskan kepeduliannya terhadap dunia pendidikan di kampung halamannya. Baginya, anak-anak Darul Aman berhak menikmati fasilitas belajar yang layak, sebagaimana anak-anak lain di Indonesia. Di tengah suasana kemerdekaan, cerita ini menjadi tamparan bagi kita semua—bahwa kemerdekaan sejati bukan sekadar merdeka dari penjajahan, tapi juga merdeka dari ketertinggalan dan ketidakadilan fasilitas pendidikan.

Read More

Hari ini, Plt Kepala Dinas Pendidikan Labuhanbatu Abdi Jaya Pohan SH, mengunjungi sekolah SMPN 2 Rantau Utara. 

Labuhanbatu-Bersuarakyat.online Dalam kunjungan tersebut Plt Dinas Pendidikan bertindak sebagai Pembina upacara bendera. Dalam amanatnya Abdi Jaya Pohan berkeinginan agar para anak anak didik memiliki karakter yang disiplin,jujur dan bertanggungjawab. Kepala Dinas juga meminta para guru guru Hebat dan kepala sekolah agar mendukung program 7+1 Kebiasaan anak hebat Labuhanbatu, untuk menuju Labuhanbatu Cerdas Dan Bersinar. Selain menjadi pembina Upacara, Plt Kepala Dinas juga melihat secara langsung bangunan dan fasilitas sekolah yang sudah rusak dan memerlukan perbaikan. Kepala sekolah SMPN 2 Ratu beserta para guru guru Hebat dan jajaran merasa Berterimakasih atas kunjungan Plt Kepala Dinas pendidikan Labuhanbatu. Sebab kunjungan tersebut menjadi penambah semangat untuk mereka.

Read More