Mayjen TNI Nefra Firdaus Pimpin Kodam Pertama Moloku Kie Raha di Maluku Utara
MALUKU UTARA — Mayor Jenderal TNI Dr. Nefra Firdaus Lubis, S.E., M.M., resmi menjabat Panglima Komando Daerah Militer (Pangdam) XXVIII/Moloku Kie Raha, menjadikannya pemimpin pertama Kodam yang dibentuk untuk wilayah Provinsi Maluku Utara. Penetapan tersebut ditandai dengan penyerahan tongkat komando dan lambang satuan oleh Presiden Prabowo Subianto dalam upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 TNI di Lapangan Prima, Markas Besar TNI, Cilangkap, Jakarta, Senin (5/10/2026). Pembentukan Kodam XXVIII/Moloku Kie Raha merupakan bagian dari penataan organisasi TNI melalui peresmian enam Kodam baru dan total 204 satuan TNI. Langkah ini menandai perkembangan struktur komando kewilayahan TNI di Maluku Utara. Nefra Firdaus merupakan lulusan Akademi Militer tahun 1992 dari kecabangan Infanteri. Dalam perjalanan karier militernya, ia pernah bertugas di lingkungan Komando Pasukan Khusus (Kopassus) dan mengemban berbagai jabatan di satuan teritorial maupun tingkat komando pusat. Sejumlah jabatan yang pernah diembannya antara lain Komandan Kodim 1415/Selayar, Komandan Brigade Infanteri 16/Wira Yudha, Asisten Teritorial Kasdam Iskandar Muda, serta Komandan Korem 012/Teuku Umar. Kariernya berlanjut di tingkat pusat dengan menjabat Paban IV/Komsos Staf Teritorial TNI dan Kepala Dinas Penerangan Angkatan Darat (Kadispenad). Ia kemudian dipercaya sebagai Wakil Komandan Kodiklatad sebelum menjabat Kepala Staf Kodam XV/Pattimura pada 2024–2026. Pengalaman tersebut menjadi bagian dari rekam jejak yang mengiringi penugasannya sebagai Pangdam pertama di Maluku Utara. Kehadiran Kodam XXVIII/Moloku Kie Raha menjadi bagian dari penataan organisasi pertahanan di wilayah Maluku Utara. Komando kewilayahan ini menjalankan fungsi pembinaan teritorial dan mendukung pelaksanaan tugas pertahanan sesuai kewenangan TNI Angkatan Darat. Dengan struktur komando tersendiri, koordinasi kewilayahan di Maluku Utara memasuki tahap baru. Pelaksanaan tugas Kodam tetap mengacu pada kebijakan pimpinan TNI serta ketentuan peraturan perundang-undangan. Mayjen TNI Nefra Firdaus kini mengemban tanggung jawab memimpin komando tersebut. Penugasannya menjadi bagian dari sejarah pembentukan Kodam XXVIII/Moloku Kie Raha sekaligus perkembangan organisasi TNI di Provinsi Maluku Utara. Riwayat Pendidikan Nefra Firdaus menempuh pendidikan militer di Akademi Militer dan lulus pada 1992. Pendidikan serta pengembangan profesional yang tercantum dalam riwayatnya meliputi: – Akademi Militer (Akmil), 1992. – Sussarcabif atau Kursus Dasar Kecabangan Infanteri, 1992. – Pendidikan Para (Dik PARA). – Pendidikan Penanggulangan Teror (Gultor) Kopassus. – Selapa I/Infanteri, 1997. – Selapa II/Infanteri, 2000. – Dikreg Sesko TNI, 2015. – Dikreg Lemhannas, 2019. – Pendidikan akademik magister manajemen dan gelar doktor sebagaimana tercantum dalam profil yang tersedia. Riwayat Jabatan Berikut sejumlah jabatan yang tercantum dalam riwayat karier Nefra Firdaus: – Danyon 812/Bantuan Sat 81/Kopassus (2008 2009). – Dandim 1415/Selayar (2010–2012). – Danbrigif 16/Wira Yudha (2014–2015). – Denma Mabesad dalam rangka pendidikan Sesko TNI (2015–2016). – Aster Kasdam Iskandar Muda (2016–2017). – Danrem 012/Teuku Umar (2017–2018). – Paban IV/Komsos Ster TNI (2020). – Kadispenad (2020–2021). – Wakil Komandan Kodiklatad (2021–2024). – Kasdam XV/Pattimura (2024–2026). – Dekan Fakultas Keamanan Nasional Universitas Pertahanan (2026), sebagaimana tercantum dalam data riwayat jabatan. – Pangdam XXVIII/Moloku Kie Raha (2026–sekarang). Penugasan sebagai Pangdam XXVIII/Moloku Kie Raha menempatkan Mayjen TNI Nefra Firdaus sebagai pimpinan pertama komando daerah militer yang dibentuk untuk Provinsi Maluku Utara.(Red)