Perangkat Desa di Aceh Timur Diduga Tak Punya Ijazah, Warga Geram Laporan Tak Digubris

  Aceh Timur,BersuaRakyat.Online 6 Maret 2025. Warga Desa Bagok Panah, Kecamatan Darul Aman, Kabupaten Aceh Timur, geram lantaran laporan mereka terkait perangkat desa yang diduga tidak memiliki ijazah sah tak kunjung ditindaklanjuti. Padahal, laporan ini sudah dilayangkan kepada camat sejak setahun lalu, namun hingga kini perangkat desa tersebut masih menjabat. “Kami sudah melaporkan hal ini ke camat sejak setahun lalu, tapi tidak ada tindakan. Seharusnya perangkat desa memenuhi syarat administrasi, minimal memiliki ijazah. Ini aneh dan lucu, tapi dibiarkan begitu saja,” kata Razali, salah satu warga yang mewakili keresahan masyarakat. Warga menilai, keberadaan perangkat desa yang tak memenuhi syarat ini mencederai aturan serta merugikan masyarakat. Mereka menuntut transparansi dan ketegasan dari pihak berwenang untuk segera mengganti perangkat desa yang tak memiliki ijazah. “Kami meminta pihak terkait segera turun tangan. Jangan sampai aturan hanya berlaku untuk sebagian orang, sementara yang lain bisa lolos meski jelas-jelas tidak memenuhi syarat,” tambah warga lainnya. Masyarakat berharap pemerintah daerah dan instansi terkait segera mengambil langkah tegas agar polemik ini tidak berlarut-larut. Mereka menegaskan, jika dalam waktu dekat tidak ada tindakan, warga siap membawa kasus ini ke tingkat yang lebih tinggi. Saat awak media minta Keterangan camat Iskandarsyah disini sinyal susah gmn ya kata camat daruk aman Iskandarsyah yakle:alias Rajali membenarkan permah duduk mediasi, Bahkan kan sudah di laporkan ke camat sebelum nya dan kades beserta tuha 4 TPG yg menyatakan jika perangkat itu akan di ganti di tahun 2024 biar habis bersama dgn kades katanya , itu hasil kesepakatan kala itu dengan camat, pak Murad, Syarkawi,tuha 4 TPG bagok panah sa kades,sekdes,dan masyarakat Tapih sampai saat ini jug belum di gantikan ujar Rajali

Read More

Polsek Idi Rayeuk Tebar Berkah Ramadhan, Ratusan Takjil Dibagikan Ke Pengguna Jalan

Aceh Timur,BersuaRakyat.Online Polsek Idi Rayeuk, Polres Aceh Timur, Polda Aceh menggelar kegiatan berbagi takjil kepada para pengguna jalan yang melintas di Mapolsek Idi Rayeuk, Kamis, (06/03/2025) petang. Kegiatan itu dipimpin langsung oleh Kapolsek Idi Rayeuk AKP Teuku Syahril, S.E. didampingi Ketua Bhayangkari Ranting Idi Rayeuk Ny. Ria Syahril. Syahril mengatakan, bagi-bagi takjil merupakan kegiatan rutin yang biasa digelar oleh Polsek Idi Rayeuk setiap Ramadhan. “Bulan Ramadhan adalah bulan yang penuh berkah. Kami ingin berbagi kebahagiaan dengan para pengguna jalan. Baik, pengendara mobil, pengendara sepeda motor yang masih berada di perjalanan menjelang waktu berbuka. Semoga ini bisa menjadi manfaat bagi mereka,” kata Syahril. Personel Polsek Idi Rayeuk dan Bhayangkari tampak antusias membagikan takjil kepada setiap pengguna jalan yang melintas. Sehingga tercipta suasana kebersamaan dan kepedulian. Warga yang menerima takjil pun menyambut baik aksi sosial yang dilakukan Polsek Idi Rayeuk tersebut. Mereka sangat senang melihat kebaikan para anggota Polisi dan Bhayangkari. Selain sebagai wujud kepedulian, kegiatan ini juga bertujuan untuk mendekatkan dan mempererat hubungan antara Polri dengan masyarakat. Kapolsek dan Ketua Bhayangkari Ranting Idi Rayeuk berharap semangat berbagi ini dapat menginspirasi lebih banyak pihak untuk berbuat kebaikan di bulan yang penuh berkah ini.

Read More

Kepala Desa Blang Majron Diduga Gelapkan Dana BLT: Warga Murka, Tanda Tangan Dipalsukan.

Aceh Utara,BersuaRakyat.Online Aceh Utara kamis 6 maret 2025 Skandal korupsi mengguncang Desa Blang Majron, Kecamatan Syamtalira Bayu, Aceh Utara. Kepala desa, Muhammadsyah, diduga menipu warganya sendiri dengan memalsukan tanda tangan penerima Bantuan Langsung Tunai (BLT) tahun 2024 demi memperkaya diri. Lebih dari 20 warga menjadi korban, termasuk nama-nama orang yang telah meninggal dunia tetap dicantumkan seolah-olah menerima bantuan. Namun, uang yang seharusnya untuk masyarakat miskin justru masuk ke kantong kepala desa. Tak hanya itu, tanda tangan bendahara desa juga diduga dipalsukan dalam dokumen daftar penerima BLT sebagai pihak yang membayar, padahal bendahara tidak pernah memegang uang tersebut. Setelah pencairan dana dari bank, uang BLT langsung diambil seluruhnya oleh kepala desa, tanpa melalui bendahara sebagaimana prosedur yang seharusnya. Dugaan ini semakin memperkuat indikasi bahwa Muhammadsyah telah melakukan manipulasi sistematis demi menggelapkan dana bantuan. Total dana yang diduga digelapkan mencapai Rp90 juta, dengan perkiraan setiap kepala keluarga seharusnya menerima Rp3.600.000. Parahnya, uang hasil dugaan korupsi ini diduga digunakan Muhammadsyah untuk membangun rumah mewah senilai ratusan juta rupiah. Padahal, sebelum menjabat, ia disebut mengalami kesulitan ekonomi, bahkan untuk membeli sepeda motor pun tak mampu. Kini, setelah berkuasa, hartanya melonjak drastis, membuat masyarakat geram. Warga Murka, Polisi Didesak Bertindak.Kemarahan warga Desa Blang Majron tak terbendung. Mereka berencana melaporkan dugaan tindak pidana ini ke Polres Lhokseumawe dan menuntut agar Muhammadsyah segera ditangkap dan diadili sesuai hukum yang berlaku. Kami tidak terima! Uang itu hak kami, bukan untuk kepala desa memperkaya diri! Kami akan mengawal kasus ini sampai tuntas!” teriak salah satu warga dengan penuh emosi. Jerat Hukum Menanti: Bisa Dipenjara Seumur Hidup. Jika terbukti bersalah, Muhammadsyah terancam hukuman berat, termasuk. Pasal 263 KUHP Pemalsuan dokumen, hukuman 6 tahun penjara. Pasal 372 KUHP Penggelapan dana bantuan sosial, hukuman 4 tahun penjara. Pasal 2 dan 3 UU No. 31 Tahun 1999 – Penyalahgunaan jabatan untuk memperkaya diri sendiri, ancaman penjara seumur hidup atau minimal 4 tahun, serta denda hingga Rp1 miliar. Apakah Hukum Akan Tajam ke Bawah, Tumpul ke Atas. Kasus ini menjadi sorotan publik. Jika aparat penegak hukum tidak segera bertindak, bukan tidak mungkin gelombang protes besar akan pecah di Desa Blang Majron. Masyarakat sudah terlalu lama menjadi korban ketidakadilan, dan mereka siap memperjuangkan haknya sampai titik darah penghabisan. Sulit sekali awak media temui gecik Muhammadsyah desa blang macron kediaman nya sampai berita ini tayang

Read More

H.Obon Resmi Membuka Pasar Takjil Ramadhan.

Paluta,BersuaRakyat.Online Bupati Padang Lawas Utara H. Reski Basyah Harahap.S,STP.,MSi., resmi membuka Pasar Takjil Ramadan Baznas di Halaman Masjid Raya Gunungtua, Pada Rabu : 05/03/2025. Hadir dalam acara, Ketua DPRD dan Anggota DPRD Padang Lawas Utara, Kajari Padang Lawas Utara, Sekretaris Daerah, Baznas Padang Lawas Utara, FKUB, Para Asisten Setdakab Padang Lawas Utara, pimpinan OPD, serta Tokoh Agama dan Masyarakat.⁣ Dalam sambutannya, Bupati H. Reski Basyah Harahap menyampaikan apresiasi penghargaan kepada Baznas Padang Lawas Utara yang telah mengadakan Pasar Takjil Ramadhan.⁣⁣ Pasar Takjil Ramadhan ini merupakan bagian dari salah satu program Baznas Padang Lawas Utara yakni Program Padang Lawas Utara Makmur yang bertujuan untuk mendongkrak perekonomian masyarakat, sehingga mereka lebih produktif. Dan puasa ini menjadi moment yang tepat bagi mereka untuk menjual produknya, ujarnya.⁣ Bupati menambahkan, Pasar Takjil Ramadhan bukan hanya membawa keberkahan bagi para pedagang, tapi juga menyenangkan bagi para pengunjung. Banyak warga yang menghabiskan waktu ngabuburitnya untuk berjalan santai di halaman Mesjid Raya Gunungtua tersebut guna melihat aneka takjil yang dijajakan.⁣⁣ Ditandai dengan pengguntingan tali pita, Pasar Takjil Ramadhan ini resmi dibuka dan akan berlangsung sampai akhir Ramadhan.⁣⁣ Usai membuka acara, Bupati Padang Lawas Utara juga membeli satu persatu makanan takjil dari masing-masing pedagang sambil meninjau semua stand dagangan para pedagang.⁣ Harahap Kuro-Kuro.

Read More

Wakil Bupati Kab Paluta Mengikuti Sosialisasi Program Klaster.

Paluta,BersuaRakyat.Online Wakil Bupati Kabupaten Padang Lawas Utara (Paluta) H.Basri Harahap, mengikuti kegiatan Sosialisasi Program Kredit dengan Pola Klaster Pertanian, dengan sistem KUR oleh Bank Sumut Cabang Gunung Tua, di Ruang Rapat Sekretaris Daerah, Pada Kamis 06/03/2025. Kegiatan sosialisasi ini, juga dihadiri oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Padang Lawas Utara (Paluta), Patuan Rahmat Syukur Parlaungan Hasibuan. S,STP., MM, beserta Asisten I dan II, juga pimpinan OPD yang terkait. Kepala Bank Sumut Cabang Gunungtua Chairul Saleh Daulay menjelaskan, Kredit yg nanti diberikan dengan Skema Produk KUR Klaster Pertanian kepada petani yg komoditas Tanaman Jagung, Padi, Kopi dan Ubi Jalar Jepang. Bank Sumut telah menjalin pola kemitraan dengan 6 Kab/kota Se Prov. Sumut yaitu Kab. Taput dengan klaster jagung, Kab. Pakpak Barat dengan klaster jagung, Kab.Dairi dengan Klaster kopi, Jagung dan ubi jalar jepang, Kab. Langkat klaster padi, Kab.Tapteng dengan klaster padi dan Kab. Deli Serdang dengan klaster padi, ungkap Kepala Bank Sumut Cabang Gunung tua. Wakil Bupati Paluta Basri Harahap, menyambut baik program Kredit dengan pola klaster pertanian dari Bank Sumut. program ini sangat baik untuk para petani Padang lawas Utara, dan bisa membantu pembiayaan selama bertani, OPD terkait akan membantu program ini agar berhasil untuk kesejahteraan masyarakat petani paluta, kata Wakil Bupati. beliau berharap, program ini secepatnya di sepakati antara Pemda dan Bank Sumut dan disosialisasikan kepada para petani. melihat masyarakat Padang Lawas Utara yg masyarakatnya mayoritas petani dan pekebun. Program ini sesuai dengan arahan Presiden Republik Indonesia Bapak H.Prabowo Subianto yang menekan kan  target indonesia secepat nya, Swasembada pangan termasuk Di Kabupaten Padang Lawas Utara yang mana, ini menjadi Sapta Program Unggulan kami di bidang Pertanian, pungkas Beliau, Wakil Bupati H.Basri Harahap. Harahap Kuro-Kuro.

Read More

H.Obon Dan H.Basri Menghadiri Safari Ramadhan Di Batalyon Rajawali 123.

Paluta,BersuaRakyat.Online H.Obon dan H.Basri sebagai Bupati Dan Wakil Bupati Padang Lawas Utara (Paluta), menghadiri acara Safari Ramadhan 1446 H, di bulan yang penuh berkah juga hidayah, yang diselenggarakan di Batalyon Infanteri Rajawali 123/ yang berlangsung di Asrama Militer, Kompi Senapan C, Gunung tua, Pada Kamis 06/03/2025. Dalam acara tersebut di hadiri oleh, Ketua DPRD Kab Paluta Mula Rotua Siregar.S.SOS., Sekda Paluta Patuan Rahmat Syukur Parlaungan Hasibuan. S,STP.,MM., Ketua FKUB Paluta, Para Asisten dan Pimpinan OPD, serta Tokoh Agama dan Masyarakat. Dalam sambutannya, Komandan Batalyon Infanteri 123/ Rajawali, Letkol Inf Anhar Agil Gunawan.S.H. M.Han menyampaikan bahwa Kegiatan Safari Ramadhan ini sebagai bentuk tali silaturahmi dengan masyarakat guna meningkatkan ukhuwah Islamiyah. Kegiatan ini suatu wujud toleransi dan kekompakan dimana merupakan ciri khas dari budaya Indonesia dan sebagai bentuk toleransi sesama umat beragama,ujar beliau. Safari Ramadhan diharapkan dapat mendorong terbukanya komunikasi antara pemerintah dengan organisasi keagamaan, ulama, serta seluruh lapisan masyarakat. Bupati Padang Lawas Utara, Haji Reski Basyah Harahap.S.STP.MSI., dalam Sambutannya mengapresiasi Batalyon Infanteri 123/Rajawali yang telah menginisiasi kegiatan Safari Ramadan 1446 H. Kegiatan seperti ini sangat bermanfaat dalam mempererat tali persaudaraan antara aparat keamanan dan masyarakat juga pemerintahan. Sekaligus menjadi sarana untuk menyampaikan pesan kedamaian, kebersamaan dan persatuan, yang sampaikan oleh Bupati Paluta. Sebagai keperdulian bentuk sosial oleh, Letkol Inf Anhar Agil dan H.Reski Basyah Harahap. S,STP., MSI, bersama Wakil Bupati H.Basri dalam unsur Forkopinda Padang Lawas Utara, Sekaligus memberikan santunan bantuan kepada puluhan anak yatim piatu.   Harahap Kuro-Kuro.

Read More

ang Siantar Didampingi Ketua Bhayangkari Bagi-Bagi Takjil Kepada Warga Yang Melintas 

    Pematangsiantar – bersuarakyat.online Menjelang berbuka puasa Kapolres pematang siantar AKBP Yogen Heroes Baruno,S.H,S.I.K dan Ketua Bhayangkari Cabang Kota Pematang Siantar Ny Sandra Yogen menggelar aksi peduli Ramadan tepatnya di Depan mako Polres Kota Pematangsiantar, Kamis 06 Maret sekira pukul 17.00 wib Dalam Kegiatan tersebut turut dihadiri oleh Wakapolres Pematangsiantar Kompol Henrik Situmorang,MM, wakil Ketua Bhayangkari Cabang Kota Pematang Siantar Risma Henrik Situmorang dan para pengurus, para PJU polres pematang siantar, Personil Polres Pematangsiantar untuk membagikan Ratusan paket takjil yang disiapkan untuk dibagikan kepada masyarakat dan pengendara sepeda motor yang melintas.     Pada kesempatan tersebut Kapolres pematang siantar AKBP Yogen Heroes Baruno,S.H,S.I.K, menyampaikan Hari ini Polres Pematangsiantar Bersama dengan Bhayangkari dalam rangka Bulan Suci Ramadhan 1446 H berbagi kasih (Takjil) kepada Pengendara yang melintas di Depan Polres Pematangsiantar hari ini kita membagikan 250 buah paket takjil untuk diberikan kepada pengendara ini diharapkan juga bisa diberikan untuk berbuka puasa nanti nya   Kegiatan bagi takjil pada sore hari ini adalah merupakan sebuah bentuk rasa syukur atas berkat Anugerah yang diberikan oleh Tuhan dan sekaligus untuk berbagi kepedulian dibulan Ramadhan kepada masyarakat Kota Pematang Siantar.“Kita harus bersyukur atas berkat dan kemurahan Allah kepada kita, bulan Ramadhan ini merupakan bulan yang penuh kebahagiaan.   Bahwa kegiatan sosial tersebut murni dilaksanakan dengan menyisihkan sedikit rejekinya yang bertujuan untuk menanamkan rasa kemanusiaan dan empati terhadap sesama Dibulan yang penuh Berkah Ini. (Ragum siallagan)

Read More

Bupati dan Wakil Bupati Karo Ikuti Peluncuran Indikator Indeks Pencegahan Korupsi Daerah (IPKD) MCP Tahun 2025 Secara Virtual

Karo,BersuaRakyat.Online Bupati Karo, Brigjen Pol (Purn) Dr. dr. Antonius Ginting, Sp. OG, M. Kes dan Wakil Bupati Karo, Komando Tarigan, SP ikuti Peluncuran Indikator Indeks Pencegahan Korupsi Daerah (IPKD) MCP Tahun 2025 Secara Virtual di ruang Karo Command Center (KCC) Dinas Kominfo Kab. Karo. Rabu, (05/03/25). Kegiatan ini dilaksanakan oleh Deputi Bidang Koordinasi dan Supervisi Komisi Pemberantasan Korupsi Republik Indonesia (KPK RI). MCP KPK adalah program Monitoring Center for Prevention atau Pusat Pemantauan Pencegahan yang dilaksanakan KPK dan bertujuan untuk mencegah korupsi di lingkungan pemerintah daerah. Capaian nilai MCP KPK akan menjadi indeks pencegahan korupsi daerah selama penyelenggaraan pemerintahan berlangsung. Adapun aspek yang dipantau MCP KPK antara lain perencanaan dan penganggaran, pengadaan barang dan jasa, serta pengelolaan keuangan. Aspek lainnya adalah pengawasan dan evaluasi, pelaporan dan transparansi, penanganan pengaduan dan aspirasi masyarakat, penerapan teknologi informasi, dan pengembangan kapasitas SDM. Turut mendampingi dalam zoom meeting ini, Plh. Sekretaris Daerah Kabupaten Karo, Dr. Drs. Edi Surianta, M. Pd, Asisten III Sekda Kab. Karo, Mulianta Tarigan, S. Sos, dan Pimpinan OPD terkait.

Read More

Pedagang Pasar Horas (KP2H) menggelar aksi unjuk

Pematangsiantar,BersuaRakyat.Online Pedagang Pasar Horas (KP2H) menggelar aksi unjuk rasa di Jalan Merdeka, Kota Pematangsiantar kamis 6 maret 2025 Sejumlah tuntutan disampaikan massa dalam aksi tersebut Salah satunya meminta Wali Kota Wesly Silalahi mendukung pembangunan pasar tradisional. Ditunggu kebijakan mu . Pak Wesly mana gayamu?” ujar koordinator aksi, Agus Butar-butar. Agus mengaku pihaknya juga tidak menginginkan kondisi kemacetan arus lalu lintas di seputaran Gedung Empat Pasar Horas. Namun, ia menilai kebijakan pemerintah sampai saat ini tidak berpihak kepada para pedagang. Wali Kota Wesly Wali Kota Wesly mana gayamu. Wali Kota Wesly Wali Kota Wesly dukung pedagang, ucap Agus mengajak para pedagang dengan bernyanyi. Untuk diketahui, visi-misi pasangan Wesly-Herlina dalam Pilkada 2024. CS Keras artinya Cerdas, Sehat, Kreatif dan Selaras. berikut tuntutan KP2H pada Pemko Pematangsiantar: 1. Terapkan Permendagri Nomor 20 Tahun 2012 Tentang Pengelolaan dan Pemberdayaan Pasar Tradisional 2. Terapkan Pepres Nomor 12 Tahun 2007 Tentang Penataan dan Pembinaan Pasar Tradisional, Pusat Perbelanjaan dan Toko Modern 3. Tentukan sikap realisasi pembangunan gedung empat pasca kebakaran dan jangan diruislag atau jangan dijual kepada pihak swasta 4. Cabut izin para pasar modern yang diduga melanggar amdal yang berpotensi membunuh nilai jual pasar tradisional 5. Usut tuntas pelaku pembakaran pasar horas gedung empat yang sebelumnya ditangani oleh pihak Polda Sumut aksi demo oleh pedagang Pajak horas agar segera mendapat kepastian untuk dapat berjualan di gedung pasar horas, bukan lagi di badan jalan punkasnya agus (Ragum siallagan)

Read More

Salah satu Camat di Kabupaten Asahan merasa di takutin atau diancam.

ASAHAN,BersuaRakyat.Online Salah satu Camat di Kabupaten Asahan merasa di takutin atau diancam yang diduga dilakukan oknum wartawan Bodrex. Hal ini dilaporkan langsung kepada Dodi Antoni Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat Lembaga Swadaya Masyarakat dan Mahasiswa Anti Korupsi Kabupaten Asahan Provinsi Sumatera Utara Republik Indonesia (Ketum DPP LSM Gemmako Asahan Sumut RI). Rabu, (05/03/2025). Dijelaskan, Inisial M Camat yang tidak mau disebutkan namanya, Mohon ijin melaporkan kepada Bapak Dodi Antoni. Saya seperti di ancam atau di takutin oleh oknum wartawan yang sudah memberitakan tentang instansi yang saya pimpin padahal komunikasi dengan lembaga dan awak media sudah cukup baik kulakukan namun ada aja orang yang ingin menjatuhkan.” Beberapa hari yang lalu, saya mendapat pesan WhatsApp dari nomor 08978190019 dengan photo profil lambang reskrim dalam isinya” Selamat Malam Ibuk Camat, Tolong Selesaikan itu buk laporan masuk ke unit kami dengan melampirkan berita”. Ucap Camat. Lanjutnya, Setelah saya baca  gerak cepat langsung telepon saudara di Polres Asahan dan mengatakan gak ada itu..!!, bukan unit Reskrim Polres Asahan biarkan saja  jangan di tanggapi kata saudara saya, Sebenarnya ada sih..! 1 orang wartawan yang saya curigai namun masihku pertimbangankan. Jika sudah fix 100% kemungkinan akan saya laporkan secara resmi ke Polisi “, pungkasnya. Terpisah, Dodi Antoni Ketum DPP LSM Gemmako Asahan Sumut RI menyampaikan. Kepada Bapak Kapolres Asahan yang terhormat mohon untuk di tindak lanjuti nomor tersebut yang ngaku -ngaku seorang personil unit menggunakan lambang Reskrim dengan cara menakuti/mengancam salah satu camat di kabupaten asahan. ” Saya menghimbau kepada seluruh Organisasi Pimpinan Daerah (OPD) instansi di Pemerintahan Kabupaten Asahan agar tetap waspada dan hati -hati terhadap apa yang terjadi inisial M Camat yang diduga akan diperas menurut saya “, ucap Dodi. Kemudian, Lagi musim-musimnya di dalam pemberitaan para oknum Wartawan dan LSM abal-abal yang hobi melakukan pemerasan dengan modus seperti ini. Jadi jangan pernah khawatir atau pun takut segera laporkan langsung ke Institusi Polri agar unit Cyber Polri bekerja dengan sigap dan tepat untuk menyelidiki nomor tersebut. Semoga pelaku dapat di tangkap dan dijerat pasal berlapis “, cetusnya.

Read More