Pemkab Rohil Bakal di Laporkan ke Ombudsman RI Perwakilan Riau Jika Persoalan Gaji Honorer Masih di Abaikan

Rohil,BersuaRakyat.Online Rizki Ramodan salah satu bagian Satgas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Rokan Hilir (Rohil) Provinsi Riau berstatus honorer menyatakan akan membuat laporan kepada Ombudsman RI Perwakilan Riau jika Pemerintah Daerah setempat masih mengabaikan terkait persoalan gaji yang hingga saat ini belum dibayarkan. “Apabila nanti pemerintah daerah mengabaikan hak gaji kami, maka persoalan ini akan kami perjuangan sampai ke Ombudsman RI Perwakilan Riau sebagai lembaga pengawas pelayanan publik,” Kata Rizki, Sabtu (19/04/2025). Persoalan belum dibayarnya hak gaji honorer BPBD Rohil menurut Rizki masih ada sekitar 96 orang, terhitung November-Desember 2024, hingga Januari, Februari dan Maret 2025, jika ditotalkan terhitung lima bulan. Meski hal itu sebut Rizki pihaknya telah berupaya menyampaikan kepada kepala daerah pada 15 April 2025 di Mess Pemda namun tidak ketemu dengan Bupati Rohil H. Bistamam secara langsung, selanjutnya hal itu juga disampaikan kepada BPBD Rohil pada 17 April 2025 lalu, namun kepastian terkait pembayaran gaji honorer hingga saat ini masih belum menemukan titik terangnya. ” Hal itu kami lakukan sebagai bentuk protes kepada Pemkab Rohil atas tidak dibayarkan hak gaji kami selama lima bulan masuk kerjas, kami juga minta kepastian status kami kedepannya seperti apa, jika diberhentikan kami terima, namun tolong bayarkan gaji kami selama bekerja di sana,” Ujar Rizki. Mewakili rekan rekannya yang lain, Rizki mengatakan akan memperjuangkan terus hak mereka untuk tetap menerima gaji selama lima bulan bekerja di Kantor BPBD Rohil, bilamana hal tersebut tetap diabaikan Rizki kembali menegaskan akan melaporkan hal itu ke Ombudsman RI Perwakilan Riau sebagai bentuk protes atas dasar hak dan moral. ” Kami telah sepakat bersama sama akan memperjuangkan hak kami atas pembayaran gaji yang belum kami terima sama sekali selama bekerja di BPBD Rohil,” Pungkasnya. Diakhir pernyataannya, Rizki mengakui dalam waktu dekat pihaknya akan berupaya kembali menjumpai Bupati Rohil secara langsung untuk menyampaikan aspirasi mereka dan berharap Bupati Rohil H. Bistamam dapat membuat keputusan dan kebijakan untuk membayar gaji tersebut. Terpisah, Kepala BPBD Rohil Hari Dharma Putra hingga saat ini belum berhasil di konfirmasi, sementara Bendahara Keuangan BPBD Rohil terkesan memilih bungkam ketika di konfirmasi wartawan, hingga berita ini diterbitkan. (TIM / RED).

Read More

Kapolsek Idi Rayeuk dan Anggota Bantu Padamkan Api Yang Membakar Enam Kios di Keude Aceh. 

Aceh Timur,BersuaRakyat.Online Kebakaran melanda enam kios di Jalan Medan – Banda Aceh, Dusun Mesjid Lama, Gampong Keude Aceh, Kecamatan Idi Rayeuk, Kabupaten Aceh Timur, Minggu, (20/04/2025) sekira pukul 06.30 WIB. Kebakaran bermula api yang berasal dari sebuah counter handphone. Warga sekitar berusaha memadamkan api, namun api semakin membesar dan membakar 6 (enam) kios seketika. Memperoleh informasi adanya kebakaran, Kapolsek Idi Rayeuk, Polres Aceh Timur, Polda Aceh, AKP Teuku Syahril, S.E. dan anggotanya mendatangi lokasi untuk membantu memadamkan api. Personel lainnya melakukan pengaturan arus lalu lintas mengingat lokasi kebakaran berada di pinggir jalan lintas Medan – Banda Aceh. Sekira pukul 06.50 WIB tiga Unit Mobil Pemadam Kebakaran tiba di lokasi dan langsung memadamkan api yang sudah mulai membesar, dikarenakan bangunan toko tersebut dari kontruksi kayu sehingga mudah terbakar. Enam kios yang mengalami kebakaran tersebut diantaranya milik; Mawardi S (counter handphone) yang mengalami kerugian lebih kurang Rp. 100 juta; Ridwan (kios baju) dengan kerugian material lebih kurang Rp. 50 juta; Bukhari (counter handphone), dengan kerugian material lebih kurang Rp. 100 juta; Nur Afni (kios rokok dan minyak eceran) mengalami kerugian sekira Rp. 50 juta; Samsudin (kios rokok dan minyak eceran) mengalami kerugian sekira Rp. 50 juta dan Sarbaini (kios buah) yang mengalami kerugian sekira Rp. 50 juta. “Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini, namun kerugian yang ditimbulkan mencapai ratusan juta rupiah dan dugaan sementara penyebab kebakaran dikarenakan hubungan arus pendek listrik (korsleting),” ungkap Kapolsek. Pihaknya mengimbau kepada warga khususnya para pemilik toko/kios agar lebih berhati-hati dalam penggunaan listrik, pasalnya akhir-akhir ini banyak kasus kebakaran disebabkan adanya korsleting listrik. Beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam penggunaan listrik diantaranya adalah menjaga kebersihan instalasi listrik, menghindari overloading pada alat elektronik, serta tidak meninggalkan perangkat listrik yang masih menyala saat tidak digunakan. “Kami menghimbau kepada seluruh masyarakat untuk selalu memperhatikan cara penggunaan listrik yang baik dan benar agar dapat mencegah terjadinya kebakaran. Mari kita bersama-sama menjaga keamanan dan keselamatan di lingkungan kita,” Terang Kapolsek Idi Rayeuk AKP Teuku Syahril, S.E.

Read More

Kapolres Labuhanbatu Tatap Muka dengan Bhayangkari: Ajak Jaga Solidaritas dan Bijak Bermedsos. 

LabuhanBatu,BersuaRakyat.Online Dalam upaya mempererat komunikasi, kebersamaan, serta memperkuat peran Bhayangkari dalam mendukung tugas Polri, Kapolres Labuhanbatu AKBP Choky Sentosa Meliala, S.I.K., S.H., M.H., selaku Pembina Bhayangkari Cabang Labuhanbatu, menggelar kegiatan tatap muka bersama seluruh anggota Bhayangkari Cabang Labuhanbatu pada Sabtu (19/4/2025) di Aula Bhayangkari Jalan MH. Thamrin, Rantauprapat. Kegiatan yang dimulai pukul 11.00 WIB ini juga dihadiri oleh Wakapolres Labuhanbatu Kompol H. Matondang, S.H., M.H., Ketua Bhayangkari Cabang Labuhanbatu Ny. Rina Choky, Wakil Ketua Bhayangkari Ny. Dani H. Matondang, Kabag SDM Kompol Eduard, S.H., para Ketua Ranting, pengurus serta anggota Bhayangkari se-Cabang Labuhanbatu. Acara berlangsung khidmat dan penuh kehangatan, diawali dengan pembukaan, doa bersama, menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Mars Bhayangkari, serta dilanjutkan dengan sambutan dari tuan rumah dan Ketua Bhayangkari Cabang Labuhanbatu. Momen yang paling dinanti adalah arahan dan bimbingan dari Kapolres Labuhanbatu yang memberikan motivasi sekaligus pesan-pesan penting kepada seluruh anggota Bhayangkari. Dalam arahannya, Kapolres menegaskan bahwa peran Bhayangkari sangat penting dalam mendukung tugas suami sebagai anggota Polri. “Polri tidak bisa lepas dari peran Bhayangkari. Banyak kegiatan positif yang telah dilakukan Bhayangkari, dan saya mengapresiasi itu. Bentuk rasa syukur sebagai istri anggota Polri adalah dengan terus mendukung kinerja suami,” ujarnya. Lebih lanjut, Kapolres juga menyoroti pentingnya bijak dalam bermedia sosial. Ia mengingatkan bahwa kesalahan kecil di media sosial bisa berdampak besar, tidak hanya pada istri, tetapi juga terhadap suami yang merupakan bagian dari institusi Polri. “Saya minta agar para ibu menjaga etika dan bijak saat menggunakan media sosial. Jika ada masalah, selesaikan secara internal. Jangan sampai nama baik institusi menjadi korban karena hal-hal yang seharusnya bisa dikendalikan,” tegasnya. Tak lupa, AKBP Choky juga mengajak seluruh anggota Bhayangkari untuk terus menjaga silaturahmi, menghindari konflik yang dapat merusak keharmonisan rumah tangga, dan tetap menjadi pribadi yang membawa nama baik institusi di manapun berada.   *HUMAS*

Read More

Songsong MTQ Riau, Sekdakab Rohil Buka Rakor LPTQ Rohil

BAGANSIAPIAPI,BersuaRakyat.Online Sekdakab Rokan Hilir (Rohil) Fauzi Efrizal MSi membuka rapat koordinasi dan rapat kerja pengurus LPTQ Rohil di Bagansiapiapi, Kamis (17/4/2025). Hadir ketua harian LPTQ Rohil Zakifri SHI, Wakil Ketua Harian H Suhaimi SAg, dan jajaran pengurus. Sekdakab Fauzi Erizal dalam sambutannya mengajak kepada seluruh pengurus harian LPTQ Rohil untuk bekerja dengan baik serta senantiasa menjaga komunikasi. Selain itu dirinya juga mengajak seluruh pengurus untuk saling support satu sama lain, karena menurutnya selagi masih bisa bersama-sama, saling tunjuk ajar maka apapun yang telah diamanahkan dapat dilaksanakan dengan baik. “Saya selaku ketua umum dan sampai saat ini masih bertugas sebagai Sekdakab Rohil akan berusaha semaksimal mungkin untuk lebih memperhatikan jelang pelaksanaan MTQ baik tingkat Kota/Kabupaten maupun tingkat Provinsi hingga Nasional, jadi mari semua pihak agar saling mengisi,” kata Fauzi. Sekdakab berharap agar prestasi yang pernah diraih kabupaten Rohil selama ini bisa terus dipertahankan dan ditingkatkan lebih baik lagi. Ketua Harian LPTQ Rohil Zakifri SHi menjelaskan rapat tersebut sebagai langkah menyamakan persepsi di setiap jajaran pengurus agar bisa memahami tugasnya dengan baik sesuai dengan amanah yang diemban. “Rapat koordinasi yang dilanjutkan dengan rapat program kerja karena dua bulan lagi akan menghadapi pelaksanaan MTQ Tingkat Provinsi Riau di Bengkalis. Jadi hal ini sebagai salah satu persiapan untuk ikhtiar agar tampil lebih baik lagi dari yang sebelumnya,” kata Zakifri. (Panca Sitepu).

Read More

Kapolres Aceh Timur Yang Baru Mengawali Tugasnya Dengan Silaturrahmi Abu Paya Pasi

Bersuarakyat.online – Aceh Timur   Mengawali masa tugasnya menjabat Kapolres Aceh Timur, Polda Aceh, AKBP Irwan Kurniadi, S.I.K. silaturahmi dengan ulama kharismatik Aceh sekaligus Pimpinan Dayah Bustanul Huda, Tgk. H. Muhammad Ali (Abu Paya Pasi), di Desa Alue Cek Doi, Kecamatan Julok, Kabupaten Aceh Timur, Sabtu, (19/04/2025) siang.   Didampingi Kabag Ops Kompol Surya Purba, S.H.,M.H., Kasat Reskrim Iptu Adi Wahyu Nurhidayat, S.TrK.,S.I.K., Kasat Binmas AKP Muhammad Daud dan Kasat Lantas Iptu Eko Suhendro, S.H. Kapolres mohon do’a dan dukungan Abu Paya Pasi agar dalam melaksanakan tugas senantiasa diberikan keselamatan dan kelancaran serta tugas tugas Kepolisian dapat kami laksanakan dengan sebaik-baiknya.   “Ini adalah silaturahmi Polri dengan tokoh agama, sekaligus saya memperkenalkan diri sebagai Kapolres Aceh Timur. Kepada Abu kami sampaikan bahwa Polri akan selalu berkolaborasi dengan ulama untuk menciptakan situasi kamtibmas yang aman, nyaman dan kondusif di wilayah hukum Polres Aceh Timur,” ungkap Irwan.   Menurutnya, sebagai pengemban kamtibmas ,Polri sangat membutuhkan saran, dukungan, maupun masukan dari para ulama.   “Melalui silaturrahmi ini diharapkan dapat menekan potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas). Kami perlu menjaga wilayah hukum Polres Aceh Timur dengan doa dan dukungan dari ulama.” Ungkap Kapolres Aceh Timur, AKBP Irwan Kurniadi, S.I.K.   Menanggapi apa yang disampaikan Kapolres, Abu Paya Pasi mendukung sepenuhnya tugas tugas Kepolisian dalam memelihara Kamtibmas.   “Saya berdo’a agar Kabupaten Aceh Timur selalu dalam keadaan aman, sehingga cita-cita sebagai negara dan bangsa yang besar bisa terwujud.”Tutur Abu PayaPasi.   Mengakhiri kegiatan silaturahminya, Kapolres Aceh Timur menyerahkan bantuan berupa beras kepada Abu Paya Pasi.

Read More

Bendahara Keuangan BPBD Rohil Bungkam Saat di Konfirmasi, Keresahan Honorer Mulai Kearah Kebijakan Bupati

ROHIL,BersuaRakyat.Online Ditengah program 100 hari kerja kepala daerah, Pemerintah Kabupaten Rokan Hilir (Rohil) Provinsi Riau di bawah kepemimpinan Bupati H. Bistamam dan Wakil Bupati Jhony Charles saat ini mulai disorot publik terkait sejumlah persoalan daerah yang dinilai belum mampu terjawab. Jumat (18/04/2025). Sejumlah pihak mulai berani bersikap dan menyuarakan aspirasinya di depan publik, mereka meminta kebijaksanaan Bupati Rohil H. Bistamam untuk membuat keputusan terhadap kejelasan status nasib dan hak mereka kedepannya. Ditengah ketidakpastian pembayaran gaji honorer di Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Rohil hingga kini terus berembus kencang isu di balik sikap pemerintah daerah setempat terkesan lambat menyikapi. ” Kami yang berstatus honor di kantor BPBD Rohil masih di ambang ketidakpastian, mulai dari gaji hingga status kami, apa kah masih di pertahankan atau tidak itu semua belum kami ketahui,” Ujar Narasumber yang tidak ingin namanya di publikasikan. Sementara dipihak yang lain, mereka juga meminta persoalan gaji selama lima bulan terhitung dari November-Desember 2024, Januari, Februari hingga Maret 2025 di BPBD Rohil dapat dibayarkan segera oleh instansi terkait. Bahkan, dari informasi yang berkembang saat ini, persoalan gaji honorer di BPBD Rohil tidak saja ikut melibatkan sebanyak 96 orang yang belum menerima hak gaji mereka selama 5 Bulan, namun ternyata masih banyak lagi mulai terkuak dari berbagai regu satgas BPBD Rohil masuk kerja dari awal Januari 2024 hingga kini juga belum dibayarkan. ” Kami dari regu (**) bertugas di kantor BPBD Rohil masuk kerja awal tahun 2024 lalu, masih belum menerima gaji, terhitung Januari, Februari dan Maret 2025 ini, kalo ditotal anggota kami satu angkatan di BPBD berjumlah lebih kurang 28 orang, namun setahu saya masih ada lagi 190 honorer kemaren masih diterima, secara global setahu saya berjumlah 640 orang bertugas di BPBD Rohil,” Pungkas dia. Bendahara keuangan BPBD Rohil inisial D terkait jumlah honorer yang dibayarkan pada tahun anggaran 2024 lalu berdasarkan rekapitulasi Instansi terkait namun hal itu justru di respon oleh sikap diam Bendahara dan terkesan memilih bungkam alias tidak merespon konfirmasi wartawan. Terkait bungkamnya Bendahara BPBD Rohil terhadap konfirmasi wartawan, Unandra SH ketua LSM Independen Nasionalis Anti Korupsi (Inakor) Provinsi Riau memberikan respon yang berbeda. Menurut Unandra, Sebagai pejabat yang bertugas dalam satuan kerja perangkat daerah (SKPD), Bendahara berperan penting dalam memastikan pengelolaan keuangan yang efektif, efesien dan akuntabel sebagai bagian penyelenggaraan pemerintahan daerah. ” Apa jadinya seorang Bendahara BPBD Rohil terkesan memilih Bungkam ketika dikonfirmasi, apakah sikap itu dapat dikatakan dalam pengelolaan keuangan negara sudah transparan, saya kira tidak, justru itu dapat menimbulkan persepsi yang berbeda dari penilaian orang,” Kata dia. Ketua LSM Inakor Provinsi Riau menjelaskan, Gaji honorer bukanlah rahasia negara. Data gaji, termasuk gaji honorer, termasuk dalam kategori informasi publik yang dapat diakses oleh masyarakat umum, sesuai dengan Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik. ” Undang-Undang Keterbukaan Informasi Publik (UU KIP) menyatakan bahwa informasi publik adalah informasi yang dimiliki negara dan yang dapat diakses oleh publik, termasuk soal gaji honorer,” Ujar Unandra. Lebih jelas, Unandra menyampaikan Gaji pegawai, termasuk honorer, adalah informasi publik karena berkaitan dengan pengelolaan keuangan negara yang harus transparan. “Ada beberapa pengecualian dari informasi publik, seperti informasi yang bersifat rahasia negara karena menyangkut pertahanan, keamanan, atau kepentingan negara lainnya. Namun, gaji honorer tidak termasuk dalam pengecualian tersebut,” Tegas dia. Berdasarkan pengetahuannya, Unandra menyampaikan publik memiliki hak untuk mengakses informasi tentang pengelolaan keuangan negara, termasuk gaji honorer untuk memastikan transparansi dan akuntabilitas. ” Transparansi gaji honorer di BPBD Rohil itu perlu untuk diketahui publik dan penting untuk memastikan bahwa anggaran negara digunakan dengan baik dan sesuai dengan peraturan yang berlaku,” Pungkasnya. Dengan begitu, lanjut dia, masyarakat akan mengetahui besaran anggaran yang disediakan pemerintah untuk tenaga honorer di instansi tersebut dapat disesuaikan dengan kebutuhan dan transparan pengelolaan keuangan akan lebih jelas arahnya kemana saja. (Tim).

Read More

DPP KOMPI B Soroti Lambannya Kapolres Siantar Tindak THM Studio 21, Ada Apa ini?

Pematangsiantar,BersuaRakyat.Online Dewan Pimpinan Pusat Komunitas Masyarakat Peduli Indonesia Baru (DPP KOMPI B) dengan tegas mempertanyakan komitmen Kapolres Pematangsiantar yang baru, AKBP Sah Udur Togi Marito Sitinjak, dalam menjalankan salah satu program Astacita Presiden Prabowo Subianto, yaitu pemberantasan narkoba. Kritik tajam ini dilontarkan menyusul dugaan kuat bahwa Tempat Hiburan Malam (THM) Studio 21 yang berlokasi di Jalan Parapat, Kelurahan Tong Marimbun, Kecamatan Siantar Marimbun, menjadi sarang peredaran obat-obat terlarang, khususnya narkoba jenis pil ekstasi. Tempat hiburan yang berkedok hotel dan karaoke itu disebut-sebut telah lama beroperasi sebagai lokasi transaksi gelap narkotika. Anehnya, meski kerap disebut dalam berbagai laporan masyarakat, Studio 21 seolah kebal hukum dan tidak tersentuh oleh aparat penegak hukum (APH), termasuk Polres Pematangsiantar dan Badan Narkotika Nasional Kota (BNNK) Pematangsiantar. Hal ini menimbulkan kecurigaan adanya praktik pembiaran atau bahkan keterlibatan oknum dalam lingkaran gelap tersebut. Ketua DPP KOMPI B, Henderson Silalahi, secara tegas meminta agar Polres Pematangsiantar bersama BNNK, TNI, dan Satpol PP segera melakukan razia besar-besaran ke Studio 21. Ia juga mendesak agar setiap pengunjung yang berada di tempat tersebut dilakukan tes urine secara menyeluruh demi memastikan bahwa tempat hiburan tersebut tidak menjadi lokasi konsumsi narkoba secara massal dan terselubung. Sudah terlalu lama masyarakat bersuara, tapi tidak ada tindakan nyata. Kalau memang Kapolres yang baru serius menjalankan program Astacita Presiden Prabowo, harusnya tempat-tempat seperti Studio 21 langsung ditindak. Ini sudah bukan rahasia umum lagi,” ujar Henderson saat diwawancarai awak media, sapt (19/4/2025). Lebih lanjut, Henderson juga meminta agar aparat menempatkan personil mereka secara tetap di lokasi untuk mencegah adanya transaksi narkotika di lokasi tersebut. Ia menyebutkan, pengawasan melekat adalah satu-satunya cara untuk memastikan Studio 21 tidak terus menjadi tempat berkumpulnya para pengguna maupun pengedar narkoba. Kecaman juga dilayangkan kepada seorang oknum berinisial CP yang diduga menjadi pengatur “stabil” atau uang tutup mulut agar Studio 21 tetap bisa beroperasi tanpa gangguan. Henderson menuduh CP menyebarkan ancaman melalui status WhatsApp dan meneror wartawan yang aktif memberitakan praktik kotor yang diduga terjadi di Studio 21. “Ini tindakan pengecut. Wartawan yang menjalankan tugasnya malah diteror,” tegasnya. “Kami minta Kapolres baru segera tunjukkan taringnya. Kalau dibiarkan terus, ini mencoreng nama baik institusi Polri dan melecehkan semangat pemberantasan narkoba yang digalakkan Presiden Prabowo. Jangan hanya pencitraan, tapi lakukan penindakan nyata,” katanya lagi dengan nada geram. “Siapa pun yang datang ke Studio 21, mustahil hanya sekadar minum kopi atau teh manis. Minimal mereka menenggak minuman keras, yang juga patut dipertanyakan legalitasnya. Dan kalau bicara pil ekstasi, semua tahu, itu sudah jadi rahasia umum di sana. Bullshit kalau dibilang tempat itu bersih dari narkoba,” pungkas Henderson. (Pewarta Ragum siallagan)

Read More

Rindu Sosok Ayah, Remaja 17 Tahun Asal Aceh Utara Mohon Bantuan Melacak Keberadaan Orang Tuanya.

Aceh Utara –BersuaRakyat.Online Kerinduan mendalam dirasakan oleh seorang remaja bernama Miftahul Rizki, warga Gampong Padang Meuria Kecamatan Langkahan, Kabupaten Aceh Utara. Di usianya yang ke-17 tahun, Rizki mengungkapkan keinginannya yang sangat besar untuk bertemu kembali dengan sosok ayah kandungnya yang telah lama menghilang sejak ia masih bayi. Menurut pengakuannya, sejak berumur delapan bulan, Rizki telah ditinggal oleh ayahnya yang bernama Hamzah atau sering disebut Haz, dan hingga kini belum pernah bertemu lagi. “Sejak umur 8 bulan saya tidak pernah melihat wajah ayah saya. Kini saya sudah berumur 17 tahun, dan sangat ingin sekali bisa bertemu beliau,” ungkap Rizki kepada media ini, Kamis malam, 18 April 2025. Rizki yang kini tinggal di kawasan Padang Meuria mengungkapkan bahwa dari informasi yang ia peroleh, ayah kandungnya diduga berada di wilayah Kabupaten Simeulue, Provinsi Aceh. “Saya dengar dari beberapa orang, beliau sekarang berada di sekitar Simeulue. Untuk itu, saya mohon kepada aparat penegak hukum, khususnya Polres Simeulue, serta Dinas Sosial, dan rekan-rekan media, agar dapat membantu melacak keberadaan ayah saya,” ujarnya penuh harap. Rizki juga menyertakan nomor telepon pribadinya bagi siapa saja yang memiliki informasi mengenai keberadaan sang ayah. “Jika ada yang mengetahui keberadaan ayah saya, mohon hubungi saya di nomor 0813-9633-1614/082275314083 (Hendrika Saputra). Saya sangat berharap bisa memeluk beliau, walau hanya sekali,” tambahnya dengan suara lirih. Permohonan ini merupakan bentuk perjuangan dan kerinduan seorang anak yang sejak kecil tumbuh tanpa figur seorang ayah. Rizki berharap besar agar permintaan ini sampai ke telinga yang tepat dan membuka jalan untuk pertemuan yang telah lama dinantikan.(Hs)

Read More

Klarifikasi Ketua Karang Taruna Kecamatan Peunaron Terkait Pemberitaan Penangkapan Pelaku Mesum,? yang ke dua

Aceh Timur, BersuaRakyat.Online Peunaron, 18 April 2025 – Ketua Karang Taruna Kecamatan Peunaron, Raden Wijaya Siregar, memberikan klarifikasi terkait pemberitaan yang menyebutkan bahwa pelaku mesum yang tertangkap untuk kedua kalinya adalah orang yang sama dengan kasus sebelumnya. Ia menegaskan bahwa informasi tersebut tidak benar. Dalam pernyataannya kepada media pada Jumat malam, pukul 20.00 WIB, Raden Wijaya Siregar menjelaskan bahwa: 1. Penangkapan kedua yang terjadi bukanlah terkait dengan kasus mesum yang sama. 2. Pelaku yang ditangkap pada kesempatan kedua bukanlah orang yang sama dengan pelaku kasus sebelumnya. 3. Kasus kedua ini berkaitan dengan dugaan pencurian sepeda motor, bukan kasus mesum. “Yang ketangkap kedua itu bukan pelaku yang sama, bang. Kasusnya beda, ini soal pencurian kereta (sepeda motor), tapi karena tidak ada alat bukti, akhirnya dilepaskan kembali,” ujar Raden Wijaya. Ia juga menanggapi judul berita yang menyebut “Rumah Kos Kepala SMP Satu Penarun Dijadikan Tempat Mesum” dengan menegaskan bahwa pemberitaan tersebut perlu diluruskan. Menurutnya, tidak benar jika kedua kasus tersebut dianggap saling berkaitan ataupun dilakukan oleh pelaku yang sama. Karang Taruna Desa Alur Pinang berharap klarifikasi ini dapat membantu memperjelas informasi yang beredar di masyarakat, serta menghindari kesalahpahaman dan pencemaran nama baik pihak-pihak yang tidak terlibat.

Read More

Sebagai Pejabat Baru, Kapolres Aceh Timur Silaturahmi Dengan Bupati Al-Farlaky

Aceh Timur,BersuaRakyat.Online Suasana hangat dan penuh keakraban menyelimuti rumah pribadi Bupati Aceh Timur Iskandar Usman Al-Farlaky, S.Hi.,M.Si di Jalan Medan Banda Aceh, Desa Blang Bitra, Kecamatan Peureulak saat menyambut kedatangan Kapolres Aceh Timur AKBP Irwan Kurniadi, S.I.K. dalam agenda silaturahmi, Jum’at, (18/04/2025) malam. Kehadiran Kapolres yang didampingi oleh Kabag Ops Kompol Surya Purba, S.H.,M.H., Kasat Reskrim Iptu Adi Wahyu Nurhidayat, S.TrK.,S.I.K., Kapolsek Peureulak AKP Muslim Siregar, S.H.dan KBO Satintelkam Ipda Faisal Hadi Siregar, S.H. disambut langsung oleh Bupati Aceh Timur. Dalam kesempatan tersebut, Al-Farlaky menyampaikan pentingnya menjaga komunikasi dan sinergi antar instansi sebagai pondasi dalam mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan dan merata. “Komunikasi adalah kunci menjaga hubungan yang harmonis. Selaku Bupati Aceh Timur saya akan terus menjalin silaturahmi dan bersinergi dengan seluruh elemen, baik pemerintahan maupun masyarakat, demi tercapainya kemajuan dan kesejahteraan bersama,” ujar Bupati. Sementara itu, Kapolres Aceh Timur usai memperkenalkan diri mengatakan, silaturahmi ini menjadi momentum memperkuat hubungan antara jajaran Pemerintah Daerah dan Kepolisian Resor Aceh Timur. “Kami berharap hubungan baik ini dapat terus terjaga sehingga terbangun sinergitas yang kuat dalam Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Aceh Timur,” kata Irwan. Menurutnya, keberhasilan dalam pembangunan suatu daerah, sangat tergantung pada stabilitas keamanan dan ketertiba. Oleh karena itu sinergi antara Pemerintah Daerah dan Polri, terutama dalam upaya menciptakan suasana yang kondusif aman dan damai sangat diutamakan. Terang Kapolres Aceh Timur AKBP Irwan Kurniadi, S.I.K. Turut hadir dalam silaturahmi Kapolres dengan Bupati Aceh Timur tersebut diantaranya; Geuchik Gampong Blang Bitra Hamdan, Geuchik Gampong Pasir Putih, Fadhli, Geuchik Gampong Keumuning Rizalhadi, Panglima KPA Daerah 1 Peureulak Muntasir (Age), Pengurus KPA Wilayah 1 Peureulak dan sejumlah Panglima Sagoe KPA.

Read More