Korban Dihabisi Pakai Pisau Beladau, Ini Tampang Tersangka Duel Maut di Sungai Nyamuk Rohil

    ROHIL,Bersuarakyat.online – Polisi menahan dua tersangka duel maut di Sungai Nyamuk Rohil. Korban Zoel alias Joe Botak (35) diduga dihabisi pakai pisau beladau.   Diketahui, duel maut di Kepenghuluan Sungai Nyamuk, Rohil yang menewaskan Zoel alias Joe Botak (35) terjadi pada Ahad (07/04/25) dini hari. Seorang pelakunya adalah saudara angkat korban.   Beredar informasi, korban dihabisi pakai pisau beladau. Sesuai bekas luka di tubuh korban yang ditemukan terkapar bersimbah darah di teras rumah M Manalu.   Korban diketahui bekerja pada M Manalu sekaligus jadi anak angkatnya. Sementara, satu dari dua pelaku adalah anak kandung M Manalu.   Diberitakan, peristiwa berdarah kembali mengguncang masyarakat Rohil. Seorang pria bernama Joe Botak (35), ditemukan tewas bersimbah darah di rumah pensiunan ASN, Manalu (61) Jalan Lintas Bagansiapiapi-Sinaboi, Kepenghuluan Sungai Nyamuk, Kecamatan Sinaboi, Ahad (07/04/25) sekitar pukul 04.00 WIB dini hari.   Korban yang disebut sebagai anak angkat dari pemilik rumah itu, diduga kuat menjadi korban pembacokan oleh MM (30), anak kandung M Manalu. Tersangka dan korban tinggal di rumah pensiunan ASN itu.   “Korban dan pelaku sempat bertengkar di dalam kamar. Tiba-tiba terdengar suara teriakan minta tolong. Korban ditemukan di depan pintu rumah M Manalu dalam kondisi luka parah,” ujar Ketua RT 003 Kepenghuluan Sungai Nyamuk, Yunus.   Menurutnya, warga baru mengetahui kejadian setelah mendengar suara gaduh dan pekikan korban. Saat ditemukan, tubuh korban bersimbah darah dan langsung dibawa ke RSUD Protomo Bagansiapiapi. Namun nyawa korban tak tertolong dan dinyatakan meninggal setelah mendapat perawatan medis.   Korban dan pelaku diduga bekerja di kebun sawit milik M Manalu. Namun, keberadaan mereka selama ini tidak pernah dilaporkan ke pihak RT. “Sayangnya, kehadiran mereka tidak pernah diberitahukan ke saya,” ungkapnya.   Data di lapangan menyebutkan, sebelum kejadian, korban dan pelaku terlibat perselisihan hingga emosi memuncak. MM kemudian diduga membacok korban menggunakan senjata tajam. Ada dugaan pelaku tidak bertindak sendiri, namun hal ini masih dalam penyelidikan.   Pantauan di lokasi, ceceran darah masih terlihat mengering di teras depan pintu rumah M Manalu. Personel Polsek Sinaboi bersama Ketua RT dan pemuda setempat turut menyaksikan pembukaan rumah untuk olah TKP dan pemasangan garis polisi.   “Informasinya MM menyerahkan diri ke Polsek Bangko usai kejadian. Ada juga kabar dia dibantu dua orang lainnya. Tapi kita tunggu saja penyelidikan polisi,” imbuh warga lainnya.   Pelaku MM telah diboyong kembali dari Polsek Bangko ke Polsek Sinaboi untuk pemeriksaan lebih lanjut, dikutip detak24com dari GoRiau.   Sementara, Polres Rohil dan Polsek Sinaboi belum berhasil dihubungi wartawan untuk mengkonfirmasi peristiwa berdarah duel maut tersebut. (Panca Sitepu).

Read More

Kapolresta Barelang Ungkap Kasus Penggelapan Motor Bermodus Orderan Manual

*Senin, 07 April 2025* Bersuarakyat.online – Polresta Barelang Kapolresta Barelang Kombes Pol Zaenal Arifin, S.I.K. menggelar doorstop press conference terkait pengungkapan kasus tindak pidana penggelapan sepeda motor, yang berlangsung di Lobby Mapolresta Barelang, Senin (7/4/2025). Dalam kegiatan tersebut, Kapolresta Barelang didampingi oleh Kasat Reskrim Polresta Barelang AKP Debby Tri Andrestian, S.I.K., M.H., Kasihumas Polresta Barelang Iptu Budi Santosa, S.H., dan Ps. Kanit Reskrim Polsek Batam Kota Iptu Bobby Ramadhana Fauzi, S.H., M.H. Kapolresta Barelang menjelaskan bahwa kasus ini bermula pada hari Sabtu, 5 April 2025 sekitar pukul 12.15 WIB. Seorang driver ojek online berinisial P (36) menerima orderan secara manual dari seorang penumpang yang kemudian diketahui berinisial SMS. Pelaku mengiming-imingi korban dengan bayaran sebesar Rp150.000, dengan rute dimulai dari SP Plaza menuju Masjid Sultan Agung Tanjung Uncang dan dilanjutkan ke Masjid Raya Batam Centre. Namun, dalam perjalanan, pelaku meminta korban untuk singgah ke daerah Legenda Malaka dengan alasan ingin membeli makan. Di sebuah warung makan, pelaku meminjam sepeda motor korban dengan dalih hendak membeli bakso di tempat lain. Setelah membawa sepeda motor tersebut, pelaku tidak kembali hingga korban melapor ke Polsek Batam Kota. “Setelah menerima laporan, Unit Jatanras Polresta Barelang bersama Unit Reskrim Polsek Batam Kota melakukan penyelidikan intensif. Hasilnya, pada Senin, 7 April 2025 pukul 05.30 WIB, pelaku berhasil diamankan di Perumahan Cipta Land, Tiban, Kecamatan Sekupang, Kota Batam,” ujar Kapolresta Barelang. Pelaku berinisial SMS, pria 32 tahun yang berprofesi sebagai buruh, kini telah diamankan bersama barang bukti berupa satu unit sepeda motor Honda Beat warna hitam milik korban, lengkap dengan BPKB dan STNK, serta rekaman CCTV. Atas perbuatannya, pelaku dijerat dengan Pasal 372 KUHP tentang Penggelapan, dengan ancaman pidana penjara empat tahun dan denda maksimal Rp 900.000.- Kapolresta Barelang juga menghimbau kepada seluruh masyarakat Kota Batam, khususnya para pengemudi ojek online, agar lebih berhati-hati dalam menerima orderan non-aplikasi atau manual, terutama dari orang yang tidak dikenal. “Kami menghimbau masyarakat untuk selalu waspada dan tidak mudah percaya dengan iming-iming bayaran besar dari pihak yang tidak dikenal. Apabila menemui situasi mencurigakan, segera laporkan kepada pihak kepolisian terdekat,” tegas Kapolresta. Polresta Barelang akan terus berkomitmen untuk menciptakan rasa aman dan nyaman di tengah masyarakat serta menindak tegas setiap bentuk kejahatan yang meresahkan. (Al)

Read More

Wakapolres Aceh Timur Hadiri Panen Raya Padi di Madat

Aceh Timur – bersuarakyat.online   Pemerintah Kabupaten Aceh Timur menggelar kegiatan panen raya padi secara serentak di Desa Rambong Lhop, Kecamatan Madat, Senin (07/04/2025) pagi.   Kegiatan ini turut dihadiri oleh; Wakil Bupati Aceh Timur, T. Zainal Abidin, S.Pd.I, M.H; Dandim 0104/Atim, Letkol Inf Tri Purwanto, S.I.P; Kapolres Aceh Timur diwakili Wakapolres, Kompol Iswar, S.H; Kepala Dinas Pertanian Dan Holtikultura Kabupaten Aceh Timur, Erwin Atlizar, S.TP., M.Si, Plt. Kepala Dinas Ketahanan Pangan Penyuluh Kabupaten Aceh Timur,Tajul Hidayat, S.S; Kabulog Langsa Nasrizal Ramadhan; Muspika Kecamatan Madat, Para Geuchik dan perangkat gampong dalam wilayah Kecamatan Madat; Kelompok Tani Desa Rambong Lhop; Ketua Perkumpulan Penggilingan Padi Dan Pengusaha Beras Indonesia (PERPADI) Aceh Timur, Zaid dan Brigade Swasembada Pangan Kecamatan Madat. Panen raya ini dilaksanakan dalam rangka meningkatkan produksi dan produktivitas padi sebagai bagian dari upaya menjaga ketahanan pangan nasional. Acara ini juga terhubung secara virtual dengan Panen Raya Padi Serentak 14 Provinsi dari Desa Gandawesi, Kecamatan Ligung, Kabupaten Majalengka, Provinsi Jawa Barat yang dibuka langsung oleh Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto.   “Panen raya padi ini kita laksanakan di atas hamparan sawah Kelompok Tani Piaman Puteh, Desa Rambong Lhop, Kecamatan Madat seluas kurang lebih 25 hektar dengan varietas padi yang dipanen jenis Inpari 32,” ujar Wakil Bupati Aceh Timur.   Disebutkan, untuk di Kabupaten Aceh Timur memiliki luas baku sawah 19.453 hektar dan untuk luas panen di bulan April 11.074 hektar dengan produksi padi Januari sampai dengan April 2025 sebanyak 64.224,4 ton gabah kering giling.   Ditegaskan bahwa kegiatan ini mendukung program Asta Cita Presiden Prabowo dalam mewujudkan swasembada pangan nasional.   Pada kesempatan ini Wakil Bupati Aceh Timur bersama Dandim 0104/Atim dan Wakapolres memanen padi di lahan 25 hektar dengan menggunakan mesin Combie Harvester.   “Kami juga mendorong penggunaan teknologi pertanian secara bijak agar hasil panen lebih maksimal dan efisien.” Ungkap Wakil Bupati Aceh Timur, T. Zainal Abidin, S.Pd.I, M.H. Red

Read More