Jonris Sinaga Terbujur Kaku Dengan Luka Robek dan Memar di Bagian Kaki Kanan Serta Luka Gores di Bagian Kening

Simalungun,BersuaRakyat.Online Masyarakat kecamatan Tanah Jawa simpang nagojor kabupaten Simalungun, dihebohkan dengan penemuan mayat pria di perkebunan masyarakat(selasa 22/42025) Mayat tersebut, pertama sekali ditemukan oleh adiknya, yang sedang mencari keberadaan sang abang di perkebunan milik warga. Adiknya tadi yang pertama kali menemukan mayatnya disini. Soalnya dari tadi malam dia gak pulang-pulang ke rumah,” ungkap ayah korban di lokasi penemuan. “Tadi malam terakhir sekitar jam 10.00 masih datang dia ke rumah mengambil gula, dan tidak ada dikeluhkannya sakit. Begitu juga dengan luka di kaki dan keningnya ini,” ungkapnya Dia juga mengungkapkan jika kematian korban sangat janggal, mengingat selama ini korban juga diketahui merupakan sosok yang bermasyarakat serta tidak pernah memiliki permusuhan terhadap warga sekitar. “Baik-baik ajanya selama ini, bukan pernah ada berkelahi dia. Saya sangsi dia ini (korban) dibunuh oleh seseorang dan menempatkan mayatnya di sini guna mengelabui perbuatan nya,” ujarnya Kapolsek Tanah Jawa Kompol.Asmon. Bufitra, SH.MH yang menerima laporan warga langsung turun ke lokasi beserta jajarannya guna mengevakuasi jenazah untuk diotopsi dan dilakukan penyelidikan lebih lanjut. “Jenazah akan kita otopsi guna mengetahui sebab kematian dan penyelidikan lebih lanjut,” ungkap Kapolsek ketika disambangi di lokasi kejadian. ini kami belum bisa menyimpulkan penyebab kematian korban, namun bila hal ini disebabkan oleh perbuatan seseorang, akan kami kejar dan kami tindak tegas atas perbuatan yang melanggar hokum,” kata Panit Reskrim Polsek Tanah Jawa Ipda Girsang Sinaga. (Ragum siallagan)

Read More

Pemerintah Kabupaten Labuhanbatu menggelar Musrembang Rapat Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2026, di Ruang Data dan Karya Kantor Bupati.

LabuhanBatu,BersuaRakyat.Online Selasa (22/4).Kegiatan tersebut dihadiri langsung oleh Bupati Labuhanbatu dr. Hj. Maya Hasmita Sp.OG. M.KM dan Wakil Bupati Labuhanbatu H. Jamri ST. Dalam sambutan pidato bupati, Wabup mengucapkan terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya kepada seluruh peserta musrembang yang telah hadir memenuhi undangan pemerintah kabupaten labuhanbatu. “Hal ini menggambarkan tingginya kepedulian kita semua sebagai stakeholder pembangunan di kabupaten Labuhanbatu yang mengedepankan kolaborasi dan inovasi,” ucapnya. Wabup mengatakan Tema musrembang RKPD tahun 2026 hari ini ya itu, Kolaborasi dan Inovasi dalam membangun desa menata kota menuju Labuhanbatu cerdas bersinar, dengan program prioritas pembangunan daerah yang direncanakan. “Adapun program prioritas pembangunan daerah yang meliputi, 1. Meningkatkan kualitas pendidikan dan pelayanan kesehatan, 2. Meningkatkan perekonomian, kemandirian dan ketahanan pangan berbasis potensi wilayah secara tematik, 3. Meningkatkan tata kelola pemerintahan, 4. Melanjutkan pengembangan infrastruktur ramah lingkungan dan meningkatkan mitigasi bencana, 5. Meningkatkan perlindungan lingkungan,” kata Wabup. Wabup pun menyebut target yang akan dicapai pada tahun 2026 antara lain, Meningkatkan indek pembangunan manusia sebesar 75,34 poin, harapan lama sekolah 13,46 tahun, rata rata lama sekolah 9,67 tahun UHC BPJS Kesehatan sebesar 100 %. Meningkatkan indek ketahanan pangan sebesar 78,80 poin. Meningkatkan indek reformasi birokrasi kategori “B” dan indek pelayanan publik sebesar 3,42 poin. Indeks infrastruktur sebesar 68,44 poin, indeks kualitas lingkungan hidup 70, 97 poin dan indeks risiko bencana sebesar 118,92 poin. Menurunnya persentase penduduk miskin sebesar 5,79 % cakupan kepesertaan jaminan sosial ketenagakerjaan sebesar 23,87%. Lebih lanjut, Wabup menyampaikan berdasarkan mekanisme perencanaan penyusunan RKPD yang telah dilaksanakan sampai dengan saat ini serta memperhatikan program prioritas RKPD tahun 2026, maka telah diinput melalui aplikasi SIPD sebanyak 1.179 usulan aspirasi masyarakat dan 145 usulan pokok – pokok pikiran DPRD sebagai masukan dalam penyusunan RKPD kabupaten labuhanbatu tahun 2026. “Adapun usulan usul tersebut akan diakomodir dengan memperhatikan prioritas dan ketersediaan anggaran tahun 2026. Besarnya kebutuhan anggaran untuk pembangunan masih jauh dari ketersediaan anggaran APBD saat ini, sehingga perlu terus diupayakan untuk meningkatkan sumber – sumber pendapatan asli daerah maupun kolaborasi dengan mitra pembangunan lainnya seperti dunia usaha melalui dana CSR, Non Government Organisation (NGO) seperti SNV dalam implementasi program kelapa sawit berkelanjutan dan mitra pembangunan lainnya,” ujarnya. Wabup berharap melalui musrembang RKPD tahun 2026 ini peran serta aktif dari seluruh peserta untuk memberikan masukan dalam rangka penyempurnaan rancangan RKPD Tahun 2026, sehingga akan dihasilkan rumusan arah kebijakan dan program prioritas pembangunan di kabupaten Labuhanbatu yang terarah, terpadu, menyeluruh dan tanggap terhadap perubahan. “Saya berharap musrembang RKPD tahun 2026 yang kita lakukan ini benar benar skala prioritas sesuai dengan visi misi bupati Labuhanbatu dan wakil bupati Labuhanbatu untuk mewujudkan labuhanbatu cerdas bersinar, membangun desa menata kota,” tutup Wabup. Ketua Pelaksana Musrembang Sya Putra Abdullah ST (Perencana Ahli Madya Bappeda) menyampaikan adapun tujuan musrembang RKPD ini adalah untuk pembahasan rancangan RKPD dalam rangka A. menyepakati permasalahan pembangunan daerah, B. Menyepakati prioritas pembangunan daerah, C. Menyepakati program, kegiatan, pagu indikatif, indikator dan target kinerja serta lokasi, D. Penyelarasan program dan kegiatan bangunan daerah dengan sasaran dan prioritas pembangunan provinsi, E. Klarifikasi program dan kewenangan daerah kabupaten dengan program dan kegiatan desa yang diusulkan berdasarkan hasil Musrenbang kecamatan. Rangkaian acara dilanjutkan dengan pemberian santunan bpjs dan pemberian penghargaan kepada perusahaan yang diserahkan langsung oleh Bupati Labuhanbatu dr. Hj. Maya Hasmita Sp.OG. M.KM dan Wakil Bupati Labuhanbatu H. Jamri ST. Dan acara dilanjutkan dengan pemaparan materi musrembang RKPD Kabupaten Labuhanbatu yang dimoderatori oleh asisten ll perekonomian dan pembangunan Ikramsyah Putra dengan narasumber dari Pembantu Dekan lll Fakultas Ekonomi Bisnis USU Dr. Paidi SE. M.Si, Kepala UPTD PUPR Rantauprapat Wijaya Hasrimi ST. MT. IPM, Kepala Bidang Penyuluhan Dinas Ketahanan Pangan, Tanaman Pangan dan Hortikultura Provinsi Sumut Akmal Syahputra Nasution ST. MH dan Kepala Bidang Pemerintahan dan Pembangunan Manusia Bappelitbang Provinsi Sumut Ika Hardina Lubis SE. MA. M.SE. Usai mendengarkan pemaparan materi oleh narasumber, Bupati dr. Hj. Maya Hasmita Sp.OG. MKM, optimis dengan kolaborasi yang baik antara pemerintah Provinsi Sumut dan stakeholder lainnya program pembangunan, pendidikan, kesehatan dan ketahanan pangan yang ada di kabupaten dapat terealisasi. Ia juga meminta kepada Dinas PUPR Provinsi Sumut untuk memberikan perhatian perbaikan infrastruktur jalan yang ada di lima kecamatan yang memiliki desa – desa. Karena jalan provinsi di lima kecamatan tersebut kondisi sangat memprihatinkan untuk dilewati. Sedangkan untuk Dinas Ketahanan Pangan, Tanaman Pangan dan Hortikultura Provinsi Sumut, Bupati berharap bantuan alat – alat pertanian dan juga bibit – bibit pertanian untuk para petani yang ada di kabupaten labuhanbatu. Turut hadir Unsur Forkopimda, Sekda Ir. Hasan Heri Rambe, Para Staf Ahli Bupati, Para Pimpinan OPD, Para Kabag Setdakab, Para Camat, Karang Taruna, IBI, HIPMI, Gamki, Puja Kusuma, Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat dan Tamu Undangan Lainnya.

Read More

Parkir Depan Suzuya Merdeka Mall Pematangsiantar Picu Kemacetan, DPP KOMPI B Desak Evaluasi ANDALALIN

Pematang Siantar,BersuaRakyat.Online Aktivitas parkir di badan jalan depan Suzuya Merdeka Mall, Jalan Merdeka Kota Pematangsiantar, menuai sorotan. Meski diketahui sebagai parkir resmi, namun keberadaannya justru membuat ruas jalan utama menyempit dan menimbulkan kemacetan, terutama pada jam-jam sibuk. Pantauan redaksi di lokasi pada Selasa (22/4/2025) sekitar pukul 14.30 WIB, ratusan sepeda motor terparkir di depan mall, memakan badan jalan hingga enam sampai tujuh meter. Akibatnya, arus lalu lintas terganggu dan membuat para pengendara harus melambat atau bahkan berhenti saat berpapasan dari dua arah. Terlihat pula beberapa petugas parkir yang mengatur kendaraan keluar-masuk, namun kehadiran parkir di badan jalan tetap membuat kondisi tidak ideal bagi kelancaran lalu lintas. Hal ini menimbulkan pertanyaan publik, apakah sistem parkir yang ada sudah melalui kajian teknis dan sesuai dengan Analisis Dampak Lalu Lintas (ANDALALIN). Ketua Dewan Pimpinan Pusat Komunitas Masyarakat Peduli Indonesia Baru (DPP KOMPI B), Henderson Silalahi, menyayangkan minimnya antisipasi terhadap dampak operasional mall terhadap jalan umum. “Kenapa sampai parkir di badan jalan? Seharusnya mall sebesar itu sudah memperhitungkan dampak lalu lintas. Jangan sampai masyarakat yang dirugikan,” ujar Henderson. Menurut Henderson, pihak Pemerintah Kota Pematangsiantar seharusnya lebih ketat dalam pengawasan dan evaluasi ANDALALIN bagi pusat perbelanjaan. Ia menegaskan, walaupun parkir tersebut resmi, namun jika menyebabkan terganggunya fungsi jalan umum, maka harus ditinjau ulang kebijakannya. “Kita tidak menyalahkan kalau itu resmi. Tapi kalau sudah bikin macet, ini artinya ada perencanaan yang tidak matang sejak awal. Pemerintah harus turun, evaluasi kembali izin dan fasilitasnya,” tegasnya. Keluhan juga datang dari pengendara bernama Larsen. Ia menyebutkan bahwa Jalan Merdeka kini mulai mirip dengan kawasan macet lainnya seperti di depan Pasar Horas dan Ganda Sutomo. “Siantar ini kecil, jangan sampai semua sudut jadi macet. Dinas Perhubungan dan pihak mall harus cari solusi,” katanya. Hingga berita ini diterbitkan, Dinas Perhubungan Kota Pematangsiantar belum memberikan tanggapan terkait penataan parkir dan kelanjutan pengawasan terhadap dampak lalu lintas dari operasional Suzuya Merdeka Mall. Berdasarkan Peraturan Menteri Perhubungan No. 75 Tahun 2015 tentang Penyelenggaraan Analisis Dampak Lalu Lintas, setiap bangunan pusat kegiatan berskala besar wajib menyusun dan menerapkan ANDALALIN sebagai syarat perizinan. Pemerintah diharapkan tidak hanya fokus pada legalitas parkir, tetapi juga efektivitasnya terhadap kelancaran lalu lintas di ruang publik. (Ragum siallagan)

Read More

Gubsu Bobby Afif Nst Kunker Di Sambut Baik Bupati Juga Masyarakat Kec Dolok.

Paluta,BersuaRakyat.Online Gubernur Sumatra Utara (Gubsu) Muhammad Bobby Afif Nasution Kunjungan kerja ke Kabupaten Padang Lawas Utara Bupati Paluta H.Reski Basyah Harahap. S.STP, NSi menyambut baik dan juga masyarakat Kecamatan Dolok sangat antusias dan berterima kasih banyak Pada Selasa : 22/04/2025. Dalam agenda kunjungan tersebur Gubernur Sumatra Utara ke Desa Sipiongot dan juga Desa Sibio-Bio Kecamatan Dolok untuk meninjau secara langsung melihaf kondisi jalan antar lintas Provinsi yang saat ini kondisi jalan tidak layak untuk di lalui transportasi Umum baik untuk Roda 4 dan 6 pada kunjunga Kepala Dinas PUTR Provinsi Sumatra Utara. Bupati Padang Lawas Utara H.Obon Beserta rombongan instansi dari pemerintahan dan juga kepala OPD yang ikut hadir dalam agenda kunjungan kerja Gubernur Sumatra Utara untuk meningkat pembangunan insfratruktur jalan lintas Provinsi yang terletak di Kecamatan Dolok akan segera diperbaiki dengan ruas jalan pelebaran dan juga peng Hotmix kan pada waktu dekat,Ujar beliau Bobby Nst Kepada Masyarakat. Bupati Padang Lawas Utara (Psluta) H.Reski Basyah Harahap sangat berterima kasih kepada Bobby Sebagsi Gubernur Sumatra Utara Telah memperhatikan daerah kami dan kami bangga dengan kepemimpinan bapak, Ucap beliau Bupati Paluta H.Obon. Harahap Kuro Kuro.

Read More

Team Khusus Polres Labuhanbatu Gerebek Sarang Narkoba, Tiga Tersangka Diamankan Bersama Puluhan Paket Sabu. 

LabuhanBatu,BersuaRakyat.Online Team Khusus Polres Labuhanbatu kembali menorehkan hasil dalam upaya pemberantasan peredaran narkotika di wilayah hukumnya. Tiga orang tersangka berhasil diamankan dalam penggerebekan yang dilakukan pada Selasa, 22 April 2025, sekitar pukul 00.15 WIB di Dusun III Kampung Jawa, Desa Pulo Jantan, Kecamatan NA IX-X, Kabupaten Labuhanbatu Utara. Pengungkapan kasus ini bermula dari laporan masyarakat yang diterima pada malam sebelumnya, tentang maraknya peredaran narkotika jenis sabu di wilayah tersebut. Merespons cepat informasi tersebut, Team Khusus yang dipimpin oleh IPDA Beni AZ dan IPDA Fernando Raja Guguk langsung turun ke lokasi untuk melakukan penyelidikan. Saat melakukan penyamaran (undercover buy), salah satu personel tim berhasil melakukan transaksi dengan tersangka pertama berinisial A(28). Begitu barang bukti narkotika jenis sabu tampak di tangan tersangka, tim langsung melakukan penangkapan dan mengamankan sejumlah barang bukti, di antaranya 12 bungkus plastik klip berisi diduga sabu seberat 7,92 gram bruto, satu timbangan elektrik, uang tunai Rp880.000, satu plastik asoy merah, satu buku catatan, dan satu kotak powerbank merek Robot warna hijau. Berdasarkan hasil interogasi di lokasi, pelaku A mengaku memperoleh narkotika tersebut dari seorang pria berinsial E(51), yang kemudian berhasil diamankan saat bersembunyi di kamar rumahnya tak jauh dari lokasi penangkapan awal. Dari tangan E, petugas menyita total 27 bungkus plastik klip diduga berisi sabu dengan berat total 32,91 gram bruto, yang disimpan dalam tiga kotak berbeda. Selain itu, turut diamankan satu HP android Vivo warna hitam, satu timbangan elektrik, dan satu kotak plastik berisi klip kosong. Tak berhenti di situ, tim juga mengamankan tersangka ketiga yakni H(35), yang merupakan orang kepercayaan E dan saat itu sedang berada di samping rumah tersangka. Dari tangan H, disita satu HP android Vivo, satu kaca pirex sisa pakai seberat 1,50 gram bruto, dan uang tunai Rp50.000. Diketahui bahwa ketiga tersangka merupakan warga Desa Pulo Jantan, Kecamatan NA IX-X, Kabupaten Labuhanbatu Utara. Kini, seluruh barang bukti dan ketiga tersangka langsung dibawa ke Mapolres Labuhanbatu untuk diserahkan kepada penyidik Satres Narkoba guna penyidikan lebih lanjut. Kapolres Labuhanbatu, AKBP Choky Sentosa Meliala, S.I.K., S.H., M.H., melalui Kasi Humas Kompol Syafrudin menyampaikan apresiasi kepada masyarakat atas informasi yang disampaikan secara langsung serta kepada jajaran personel di lapangan yang telah berhasil mengungkap jaringan ini. “Kami sangat menghargai partisipasi masyarakat yang telah peduli dan melaporkan aktivitas mencurigakan. Polres Labuhanbatu berkomitmen untuk terus memberantas peredaran narkoba hingga ke akar-akarnya,” Tutupnya. *HUMAS*

Read More

Polisi Selidiki Penemuan Jasad Pria Dalam Karung di Jalan Daan Mogot Tangerang. 

TANGERANG -BersuaRakyat.Online Jasad seorang pria ditemukan terbungkus dalam karung di pinggir Jalan Daan Mogot, KM. 21, Batu Ceper, Kota Tangerang, Banten. Selasa (22/4/2025). Polisi segera lakukan olah TKP dan lakukan penyelidikan terhadap peristiwa tersebut. Kapolres Metro Tangerang Kota, Kombes Pol Zain Dwi Nugroho didampingi Kasi Humas Akp Prapto Laksono dan Kasat Reskrim Akbp Dicky Fertofan membenarkan terkait penemuan jasad pria tersebut. Kata dia, Korban ditemukan sekira pukul 08.15 WIB oleh masyarakat dan diteruskan ke kepolisian untuk ditindak lanjuti. Lalu Kapolsek Batuceper Kompol Gunawan dan Kasat Reskrim Akbp Dicky Pertofan mendatangi TKP dan melakukan olah TKP. “Lokasi Tempat Kejadian Perkara (TKP) penemuan mayat itu berada di Jalan Daan Mogot KM.21 sekira jam 08.15 WIB tadi,” ujar Zain ditemui awak media di pemulasaraan jenazah RSUD Kabupaten Tangerang, Selasa (22/4/2025) siang WIB. Adapun penemuan mayat pria ini ditaksir berusia antara 20 sampai 30 tahun. Jasad korban pertama kali diketahui oleh warga sekitar yang curiga lantaran mencium bau tak sedap. Setelah ditelusuri bau tersebut ternyata berasal dari dalam karung yang berada di pinggir diantara Got pinggir Jalan Daan KM 21, wilayah hukum Polsek Batuceper. Pada pemeriksaan luar diketahui pada mayat korban di temukan beberapa luka terbuka pada kepala dan tangan kanan. Namun demikian, Zain belum dapat merinci penyebab pasti kematian korban termasuk ciri+cirinya. Lantaran pihaknya masih melakukan autopsi terhadap korban di RSUD Kabupaten Tangerang, Banten. “Untuk ciri-ciri korban dan penyebab pasti kematian masih dilakukan autopsi. Saya berpesan kepada masyarakat yang merasa kehilangan kelurganya dapat berkoordinasi dengan Satreskrim Polres Metro Tangerang Kota,” tuturnya. (Humas Polres Metro Tangerang Kota)

Read More

Gang Pulobatu Jadi Sarang Narkoba, Baginda Cs Kebal Hukum?

Pematang Siantar,BersuaRakyat.Online Peredaran narkoba di Jalan Sibatu-batu Gang Pulobatu, Kelurahan Bah Kapul, Kecamatan Siantar Sitalasari, Kota Pematangsiantar, kian hari makin merajalela. Ironisnya, aktivitas haram ini seolah tak tersentuh hukum. Sosok Baginda alias Ginda yang disebut sebagai pemasok utama sabu di kawasan itu, terlihat bebas keluar masuk lokasi tanpa hambatan, seakan-akan tidak ada rasa takut akan penegakan hukum. Warga sekitar yang ditemui kru media mengaku sangat resah. Seorang warga yang enggan disebutkan namanya mengungkapkan bahwa peredaran narkoba di kampung mereka sudah terang-terangan. “Sekarang ini bang, transaksi narkoba di sini sudah enggak sembunyi-sembunyi lagi. Orang-orang asing keluar masuk setiap hari, seolah-olah jual permen cokelat saja,” keluhnya. Lebih lanjut, warga juga mengungkapkan bahwa kegiatan ilegal tersebut diduga dikelola oleh Andi dan kawan-kawan, yang notabene adalah pemuda setempat. Mereka bukan hanya menutup mata terhadap peredaran narkoba, tapi malah ikut menjadi bagian dari jaringan tersebut. “Kami kecewa bang, mereka seharusnya menjaga kampung, bukan malah ikut jadi pengedar,” ujar warga tersebut dengan nada geram. Kekhawatiran warga semakin menjadi karena dampak narkoba mulai merasuki generasi muda di kampung itu. Disebutkan, ada seorang remaja dengan inisial FN yang bahkan dikabarkan menjadi “humas” bagi jaringan tersebut. “Kami takut bang, takut anak-anak kami jadi korban. Tolonglah bang, bantu laporkan ini ke pihak berwajib,” ujar sumber tersebut penuh harap. Saat ditanya apakah lokasi itu tidak pernah digerebek aparat, warga mengatakan bahwa sejauh ini belum pernah ada penggerebekan besar di dalam gang. “Polisi sih kadang lewat-lewat aja bang, tapi enggak pernah ada penangkapan dari dalam. Makanya mereka makin nyaman,” imbuhnya. Untuk membuktikan informasi yang disampaikan masyarakat, kru media melakukan investigasi langsung ke lokasi yang dimaksud. Hasilnya mencengangkan. Aktivitas mencurigakan tampak jelas di depan mata, orang-orang tampak keluar masuk gang dalam waktu singkat, menguatkan dugaan bahwa transaksi narkoba memang terjadi secara terbuka di sana. Selain itu, terlihat pula sejumlah pondok semi permanen yang diduga dijadikan pos jaga dan tempat bagi pelanggan untuk mengonsumsi barang haram tersebut di tempat. Keberadaan pondok-pondok itu memperkuat dugaan bahwa aktivitas ini sudah terorganisir dan dikelola dengan sistematis. Dengan kondisi ini, masyarakat dan media berharap besar agar Kapolda Sumut dan Kepala BNN Sumut segera turun tangan. Peredaran narkoba di Gang Pulobatu bukan hanya mencoreng nama Kota Pematangsiantar, tetapi juga mengancam masa depan generasi muda. Sudah saatnya aparat bertindak tegas dan menindak pelaku tanpa pandang bulu. (Ragum siallagan)

Read More

SOROTI PROYEK 2024, SAPMA IPK GELAR AKSI DI KANTOR KEJAKSAAN LABUHANBATU MINTA KADIS PUPR DI ADILI. 

Rantauprapat,BersuaRakyat.Online Organisasi yang tergabung dalam Ikatan Pemuda Karya (IPK) Kabupaten Labuhanbatu menggelar aksi demonstrasi di depan Gedung Kejaksaan Negeri Labuhanbatu , Senin (21/04/2025). Aksi tersebut digelar sebagai bentuk protes terhadap kinerja Dinas PUPR yang dinilai amburadul dan merugikan APBD. Ahmadi Ritonga, selaku Ketua SAPMA DPD IPK Labuhanbatu , menyampaikan bahwa aksi ini merupakan kelanjutan dari protes sebelumnya yang sudah dilakukan, namun tidak mendapatkan tanggapan memadai dari pihak Kejaksaan Negeri Labuhanbatu. “Kami di sini menindaklanjuti keluhan kami terkait laporan yang sudah kami buat kepada Kejaksaan . Sebelumnya, kami juga sudah melakukan aksi serupa, tetapi hingga saat ini tidak ada respon yang konkret. Terasa seperti digantung begitu saja,” ujar Ahmadi Ritonga. Lebih lanjut, Ahmadi Ritonga mengungkapkan adanya dugaan tindak pidana korupsi yang dilakukan oleh Dinas PUPR Kabupaten Labuhanbatu. Dugaan ini berkaitan dengan anggaran pembangunan tahun 2024 yang sampai tahun 2025 saat ini belum selesai. “Kami saat itu melaporkan 7 titik proyek pembangunan jalan di Kecamatan Pangkatan, Lalu menemukan kasus baru, yaitu terkait pemeliharaan Drainase dan pembangunan jalan Taruna Kecamatan Rantau Utara ,” tegasnya. IPK Labuhanbatu menuntut agar Aparat Penegak Hukum dari Kejaksaan Negeri Labuhanbatu untuk segara mengadili Kadis PUPR Labuhanbatu sebagai mana hukum berlaku. Sementara itu, Kepala Kejaksaan Negeri Labuhanbatu melalui Kasi Intelijen Memed Rahmad Sugawa, SH. menyampaikan bahwa terkait aspirasi dari SAPMA IPK Labuhanbatu mengenai laporan yang telah di berikan bahwasanya sudah di proses “Kami sudah memprosesnya laporan dari SAPMA IPK, secepatnya kita akan berikan informasi perkembangannya” ujar Memed Rahmad Sugawa kepada masa aksi. Selanjutnya sekertaris SAPMA DPD IPK Kabupaten Labuhanbatu, Sah Rizal Siregar berharap agar Kejaksaan Negeri Labuhanbatu tetap menjaga integritas dan profesionalitas berkerja “Kami sangat berharap Kejaksaan Negeri Labuhanbatu bisa menjaga integritas dan profesionalitas dalam menindak Kadis PUPR Labuhanbatu yang kami anggap bisa merugikan banyak pihak terutama Masyarakat Labuhanbatu” Tutup Sah Rizal Siregar saat berorasi

Read More

Wakil Bupati Aceh Timur Soroti Kerusakan Berat Kantor Camat Darul Ihsan

ACEH TIMUR –BersuaRakyat.Online Wakil Bupati Aceh Timur, T. Zainal Abidin, S.Pd.I., M.H., meninjau langsung kondisi bangunan Kantor Camat Darul Ihsan yang terletak di Gampong Seuneubok Aceh Baro, Selasa (15/4/2025). Dalam kunjungannya, Wakil Bupati menyampaikan keprihatinannya atas kondisi bangunan kantor yang dinilai sudah mengalami kerusakan berat di berbagai bagian. “Saya perhatikan kondisi bangunan Kantor Camat Darul Ihsan ini sudah sangat memprihatinkan. Beberapa bagian terlihat retak, patah, bahkan atapnya bocor. Bangunan ini tidak bisa direhab begitu saja karena kerusakannya sudah sangat parah. Untuk itu, perbaikannya tentu membutuhkan anggaran yang cukup besar,” ujar Zainal Abidin. Lebih lanjut, ia mengatakan akan menyampaikan hal ini kepada tim teknis agar dilakukan pemeriksaan lebih rinci terkait jenis dan tingkat kerusakan pada bangunan tersebut. Camat Darul Ihsan, Mukhlis, S.H., M.M., yang turut mendampingi kunjungan tersebut, membenarkan kondisi tersebut. Ia melaporkan bahwa kerusakan semakin parah terutama saat musim hujan. “Benar Pak Wakil, saat musim hujan bangunan ini mengalami pergeseran secara perlahan sehingga menyebabkan dinding retak. Beberapa ruangan sudah tidak bisa kami gunakan lagi karena bocor, loteng plafon ambruk, dan beberapa tiang penyangga juga terlihat retak,” jelas Mukhlis. Kunjungan Wakil Bupati Aceh Timur ke kantor Camat Darul Ihsan ini dilakukan di sela-sela agenda beliau setelah mengunjungi rumah duka korban remaja yang tenggelam di Gampong Keude Dua. Dalam kesempatan tersebut, beliau turut didampingi oleh Kepala Dinas Sosial dan Kepala Dinas Perkebunan Aceh Timur. (Hsb

Read More

TERIMA AGUNAN TANPA DIKETAHUI AHLI WARIS, SAPMA IPK LABUHANBATU GELAR AKSI DI KANTOR BRI RANTAUPRAPAT. 

Rantauprapat,BersuaRakyat.Online Puluhan masa aksi yang tergabung dari Satuan Pelajar Dan Mahasiswa Dewan Pimpinan Daerah Ikatan Pemuda Karya (SAPMA DPD IPK) Kabupaten Labuhanbatu gelar aksi demontrasi di depan gedung Bank Rakyat Indonesia (BRI) Cabang Rantauprapat, Selasa, (22/04/2025) Ketua SAPMA DPD IPK Kabupaten Labuhanbatu, Ahmadi Ritonga, S.IP menjelaskan aksi ini bertujuan untuk mempertanyakan alasan BRI Cabang Rantauprapat menerima agunan tanpa di ketahui oleh ahli waris. “Kami kesini bertujuan untuk mempertanyakan alasan BRI Cabang Rantauprapat kenapa bisa menerima agunan padahal tidak semua ahli waris mengetahuinya” ujar Ahmadi Ritonga. Adapun pertanyaan-pertanyaan yang telah di siapkan kepada pihak BRI Cabang Rantauprapat adalah 1. Meminta Pihak BRI Cabang Rantauprapat menjelaskan peminjaman atas nama Rismiani 2. Meminta Pihak BRI Cabang Rantauprapat menjelaskan alasan menerima agunan tanpa di tanda tangani seluruh ahli waris 3. Meminta Pihak BRI Cabang Rantauprapat menjelaskan apakah ada melakukan pelelangan sebagai mana aturan yang berlaku. Pada saat aksi demonstrasi, pihak organisasi IPK dan petugas keamanan sempat saling tolak menolak yang disebabkan tidak ada satupun pihak pimpinan BRI Cabang Rantauprapat yang bisa menemui masa aksi. Setalah kericuhan terjadi barulah adanya pihak dari BRI Cabang Rantauprapat mengundang untuk berbicara didalam kantor Saat keluar dari dalam kantor BRI, Ahmadi Ritonga menyampaikan tidak ada yang bisa menjawab pertanyaan-pertanyaan yang telah disiapkan “Kita sudah komunikasi di dalam, namun sayangnya tidak ada yang bisa menjawab disebabkan kerena pihak yang berwenang terkait masalah yang di tanyakan sedang keluar semua, tadi kita ketemu dengan ibuk bibah, namun beliau bertugas dibagian pendanaan” ujar Ahmadi Ritonga saat keluar dari dalam kantor BRI. Pihak Ahli waris, Rivai Hasibuan juga terlihat hadir bersama masa aksi, dalam penyampaiannya dia baru mengetahui rumah itu di agunkan ketika pemenang lelang menyuruh dirinya keluar dari rumah yang saat ini di tempati nya. “Saya baru mengetahui rumah itu dilelang dan bahkan sudah ada pemenang lelangnya, padahal saya sama sekali tidak pernah mendapatkan pemberitahuan bahwasanya rumah tersebut masuk daftar lelang, saya baru tau ketika pemenang lelang yang menjumpai saya” ujar Rivai Hasibuan Dirinya jugak menambahkan, kalau ada dari dulu pemberitahuan, dirinya siap untuk melunasi pembayaran pokok yang harus dibayarkan dan dirinya juga uda lebih tiga kali datang ke BRI Cabang Rantauprapat untuk mencari solusi namun bukan ditemui tetapi terkesan diabaikan. #Red

Read More