Musyawarah Rencana Kerja Pemerintah Desa Ombolata Sawo Tahun 2026.

Bersuarakyat.online Untuk mempercepat proses pelaksanaan penyusunan rencana kerja pemerintah (RKPDes) di desa ombolata sawo kecamatan sawo kabupaten nias utara provinsi sumatera utara tahun 2026 menurut peraturan menteri desa nomor 21 tahun 2020 tentang pedoman pelaksanaan pembangunan dan pemberdayaan masyarakat desa, pemerintah desa ombolata sawo melaksanakan musyawarah desa bertempat di balai perpustakaan pada hari kamis (14/08/2025). Pada kesempatan itu, ketua LPM desa ombolata sawo atas nama YUNIARO TELAUMBANUA SPd, menyampaikan apresiasinya sebagai kata sambutan atas kegiatan pemerintah desa yang sampai saat itu telah terlaksana dengan baik sesuai dengan atura dan nomenklatur yang berlaku. Ketua LPM juga mengingatkan pemerintah desa ombolata sawo serta mengusulkan untuk tetap semangat dalam menjalankan kegiatan bermasyarakat seperti aktif dalam kegiatan gotong royong demi kenyamanan masyarakat desa ombolata sawo. Pj kepala desa ombolata sawo LASOARO TELAUMBANUA ST, membuka musyawarah tersebut sambil menyampaikan agenda pembahasan sekaligus memberikan ruang diskusi yang di pimpin langsung bersama oleh ketua BPD. Salah satu agenda pembahasan pada pertemuan tersebut adalah evaluasi pembangunan tahun berjalan sekaligus membahas tantangan yang di hadapi dalam menjalankan roda pemerintahan serta kendala kegiatan BUMdes HARAPANDA bidang ketahanan pangan. Untuk RKPdes tahun 2026 telah di bentuk tim penyusun dan berpedoman pada RPJMdes yang telah dirancang pada tahun sebelumnya dan di survei oleh beberapa tim yang nantinya di tentukan pada hasil musyawarah bersama di mana titik yang prioritas dan layak untuk di bangun. Hasil dari pertemuan itu telah di setujui bersama masyarakat untuk mendukung penuh pemerintah desa ombolata sawo dalam menjalankan roda pemerintahan. Pertemuan tersebut di hadiri oleh Pj kepala desa bersama perangkat desa, ketua dan anggota BPD, ketua dan anggota LPM, jajaran bumdes, kepala dusun, RT/RW, dan masyarakat lainnya.   S.telaumbanua.

Read More

Dinas Pendidikan Aceh Timur Imbau Sekolah Peringati 2 Dekade Damai Aceh dan HUT RI ke-80. 

Aceh Timur-Bersuarakyat.online Dalam rangka memperingati 20 tahun Perjanjian Damai Helsinki sekaligus menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia ke-80 tahun 2025, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Aceh Timur mengeluarkan surat edaran kepada seluruh satuan pendidikan TK/PAUD, SD, dan SMP di wilayahnya. Surat Edaran Nomor: 421/5ote/2025 yang dikeluarkan pada 11 Agustus 2025 itu memuat himbauan kepada sekolah-sekolah untuk menggelar kegiatan khusus pada Jumat, 15 Agustus 2025, bertepatan dengan Hari Damai Aceh ke-20 yang mengusung tema “Memperingati 2 Dekade Damai Aceh”. Dalam edaran tersebut dijelaskan bahwa peringatan damai Aceh memiliki makna penting, mengingat Perjanjian Damai Helsinki yang ditandatangani pada 15 Agustus 2005 di Finlandia telah mengakhiri konflik bersenjata berkepanjangan di Aceh selama lebih dari 30 tahun. Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Aceh Timur menginstruksikan: PAUD dan SD: Melaksanakan doa bersama dan tausiah singkat tentang makna kemerdekaan serta indahnya perdamaian, dimulai pukul 08.00 WIB. SMP: Menggelar pengajian (pembacaan Surah Yasin), doa bersama, dan tausiah singkat dengan tema yang sama, juga dimulai pukul 08.00 WIB. Dinas Pendidikan juga meminta setiap sekolah untuk membuat dokumentasi kegiatan dan melaporkannya melalui Kepala Bidang masing-masing. “Peringatan ini diharapkan menjadi momentum untuk menanamkan nilai persatuan, rasa syukur atas kemerdekaan, dan pentingnya menjaga perdamaian di Aceh,” tertulis dalam edaran tersebut.

Read More

Bupati Labusel Kukuhkan 70 Paskibraka 2025: “Jadilah Generasi Teladan saat Sang Saka Merah Putih Dikibarkan”

Labusel-Bersuarakyat.online Bupati Labuhanbatu Selatan (Labusel) Fery Sahputra Simatupang resmi mengukuhkan Pasukan Pengibar Bendera (Paskibraka) Kabupaten Labuhanbatu Selatan Tahun 2025 di Pendopo Rumah Dinas Bupati Labusel, Kamis (14/8/2025). Prosesi berlangsung khidmat, diawali dengan pembacaan pengantar pengukuhan oleh Pembina Paskibraka 2025, sebelum dilanjutkan dengan pengucapan ikrar dan doa bersama. Sebanyak 70 personel dikukuhkan tahun ini, terdiri dari 41 putra dan 29 putri terbaik dari SMA/SMK se-Labuhanbatu Selatan. Mereka telah melewati serangkaian seleksi dan pelatihan intensif untuk mengemban tugas sakral pada upacara peringatan Hari Kemerdekaan. Dalam momen simbolik, Bupati Fery melakukan pemasangan kendit dan penyematan lencana kepada pemimpin upacara yang bertugas sebagai Komandan Barisan, menandai kesiapan seluruh pasukan. “Pengukuhan ini bukan sekadar seremoni, tetapi peneguhan amanah. Kalian adalah wajah disiplin, persatuan, dan optimisme generasi Labusel,” ujar Bupati Fery. Bupati juga menyampaikan harapan khusus jelang hari pengibaran bendera. “Pada saat Sang Saka Merah Putih dikibarkan, saya berharap kalian menunjukkan performa terbaik: tepat, tangkas, dan tenang. Jadilah generasi teladan menjaga kehormatan diri, menghormati orang tua dan guru, serta menginspirasi teman-teman sebaya untuk berkarya dan menghindari perilaku negatif. Seusai bertugas, lanjutkan semangat ini di bangku sekolah dan komunitas, karena Labuhanbatu Selatan butuh pemuda yang berintegritas, berprestasi, dan peduli,” tegasnya. Acara pengukuhan turut dihadiri Wakil Bupati Syahdian Purba Siboro, unsur Forkopimda Labusel, Pj. Sekda M. Reza Pahlevi Nasution, para asisten, staf ahli bupati, pimpinan OPD, Ketua I TP PKK Labusel Ny. Linda Syahdian Purba, Ketua Dharma Wanita Labusel Ny. dr. Kartika Reza Pahlevi, orang tua/wali Paskibraka, serta tamu undangan lainnya. Kehadiran para pemangku kepentingan menegaskan dukungan penuh pemerintah daerah terhadap pembinaan karakter dan kepemimpinan generasi muda. Menutup sambutan, Bupati Fery mengajak seluruh masyarakat Labusel mendoakan dan memberikan dukungan kepada Paskibraka. “Mari kita sambut detik-detik proklamasi dengan kebanggaan. Tugas mereka adalah kehormatan kita bersama. Merdeka!”

Read More

Kapolres Tanah Karo Bersama Forkopimda Terima Pawai Anak, Semarak Sambut HUT RI ke-80. 

Karo-Bersuarakyat.online Suasana semarak menyelimuti Kota Kabanjahe, Kamis (14/8/2025) pagi, saat ribuan anak dari tingkat PAUD, TK dan SD se-Kecamatan Kabanjahe mengikuti pawai dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia. Kegiatan dimulai pukul 08.45 WIB dari Lapangan Yayasan Perguruan GBKP Kabanjahe, dilepas secara simbolis oleh Camat Kabanjahe Sanusi Bardena Sembiring. Rute pawai melintasi sejumlah jalan utama, di antaranya Jl. Kapten Pala Bangun, Jl. Letnan Mumah Purba, Jl. Kapten Bangsi Sembiring, Tugu Bambu Runcing, Jl. Veteran, hingga finish di Makam Pahlawan Kabanjahe, dengan podium kehormatan berada di depan rumah dinas Bupati Karo. Berbagai barisan dan kontingen tampil kreatif menampilkan nuansa merah putih dan keberagaman budaya, mulai dari barisan pembawa bendera Merah Putih, barisan Bhineka Tunggal Ika, hingga puluhan sekolah dari seluruh wilayah Kabanjahe. Pukul 09.15 WIB, kontingen pertama tiba di depan Pendopo Bupati Karo. Laporan pelaksanaan pawai disampaikan oleh Sekcam Kabanjahe Elisa br Ginting kepada Bupati Karo, dilanjutkan penghormatan peserta pawai kepada jajaran Forkopimda yang berada di podium kehormatan. Hadir di podium kehormatan antara lain Bupati Karo Dr. dr. Antonius Ginting, Sp.OG., M.Kes., Wakil Bupati Komando Tarigan, S.P., Wakil Ketua DPRD Karo Imanuel Sembiring, Kasdim 0205 Tanah Karo Mayor J. Siboro, Kapolres Tanah Karo AKBP Eko Yulianto, S.H., S.I.K., M.M., M.Tr.Opsla, perwakilan Kajari Karo Zakia Utari Ginting, Ketua PN Kabanjahe Paul Marpaung, S.H., M.H., serta jajaran pejabat Pemkab Karo. Kapolres Tanah Karo AKBP Eko Yulianto menyampaikan bahwa momen pawai anak ini merupakan bentuk kebersamaan seluruh elemen masyarakat dalam merayakan kemerdekaan. “Semangat anak anak dalam pawai ini mencerminkan rasa cinta tanah air yang tumbuh sejak dini. Polres Tanah Karo menurunkan personel untuk memastikan seluruh rangkaian berjalan aman, tertib, dan lancar,” ujarnya. Menurut Kapolres, pengamanan dilakukan mulai dari titik kumpul hingga jalur yang dilalui peserta pawai, termasuk pengaturan arus lalu lintas

Read More

Mediasi Di Polsek Peureulak Barat kepsek SMP negeri 2 dan Wartawan Berdamai.

Bersuarakyat.online Aceh Timur-Viral di beberapa media online terkait “Diduga oknum kepala sekolah SMP negeri 2 Gampong Busa Gunakan jasa preman ancam tebas wartawan” berakhir damai di kantor kepolisian Peureulak Barat.kamis (14/8/2025). Kapolsek Peureulak Barat melalui Kanit Intel Bripka zuardi didampingi bhabinkamtibmas Bripka Dedi Saputra memfasilitasi perihal miskomunikasi antara salah satu oknum pekerja bangunan rumah sekolah SMP tersebut dengan wartawan. Dalam mediasi pertemuan antara pihak sekolah dan wartawan Bripka Dedi Saputra meminta agar kedua belah pihak bisa berupa untuk berdamai, masalah besar kita kecilkan masalah kecil kita hilangkan.ujarnya. “Hari Ini kita cari solusi terkait permasalahan salah satu oknum pekerja yang sempat mengeluarkan kata yang tidak baik terhadap rekan media,”ya harapan kita semoga permasalahan ini bisa kita selesaikan secara kekeluargaan. Mardiana,Kepala sekolah SMP negeri 2 Gampong Busa kecamatan Peureulak Barat kabupaten Aceh Timur dalam pertemuan tersebut meminta maaf kepada rekan-rekan media yaitu Hasbi,Dedi, Muhammad dan Suriadi terkait salah seorang pekerja lapangan yang berkata tidak pantas,dan oknum tersebut pun sudah kita berhenti kan. “Sekali lagi kami dari pihak sekolah SMP negeri 2 Gampong Busa dan saya sebagai kepala sekolah memohon maaf yang sebesar-besarnya kepada rekan-rekan media dan berharap hubungan kemitraan ini tetap terus terjaga.pungkasnya. Sementara itu Hasbi didampingi Dedi, Muhammad, Suriadi dan hadir T.Baharuddin atau yang akrab disapa Wen kopral,meminta agar kepsek serta para bawahannya tidak alergi terhadap wartawan,”kami sebagai wartawan adalah mitra kerja pemerintah, kedatangan kami wartawan bersilaturahmi serta mencari berita berdasarkan UU pers nomor 40 tahun 1999. Semoga dengan kejadian ini bisa menambahkan kekompakan serta menjalin hubungan dengan lebih baik lagi dari sebelumnya. “Kami juga mengucapkan terimakasih banyak kepada Kapolsek Peureulak Barat dan jajaran anggotanya yang telah memfasilitasi kami sehingga sepakat untuk berdamai.pungkas Hasbi.

Read More

Kartel Narkoba Naldo Sihombing Diduga Beroperasi Bebas di Lorong 7 Pematangsiantar, Warga Minta Polda Sumut Turun Tangan. 

Bersuarakyat.online Pematang Siantar- Dugaan adanya jaringan peredaran narkoba berskala besar kembali mencuat di Kota Pematangsiantar. Sejumlah warga melaporkan bahwa sebuah kelompok yang disebut-sebut sebagai “kartel narkoba” masih bebas beroperasi tanpa tersentuh hukum. Berdasarkan informasi warga, kelompok ini diduga dipimpin oleh seseorang berinisial N.S. dengan koordinator lapangan berinisial F.D., yang hingga kini belum pernah terjerat proses hukum meskipun diduga menjadi otak dari peredaran narkotika di wilayah tersebut. Seorang narasumber yang meminta identitasnya dirahasiakan dan menggunakan nama samaran “Bedul” mengungkapkan bahwa lokasi peredaran narkoba ini berada di sekitar Kelurahan Suka Dame, Kecamatan Siantar Utara. “Siang hari mereka beroperasi di depan SD Lorong 7, malamnya pindah ke dalam area sekolah. Kegiatan ini berlangsung hampir 24 jam,” ungkap Bedul, Kamis (14/8/2025). Menurut informasi yang diperoleh, kelompok ini memiliki beberapa orang yang diduga menjadi bagian dari jaringan tersebut, di antaranya berinisial A., H., B., dan L. Dua di antaranya disebut-sebut berperan sebagai becak (kurir), sehingga memudahkan pergerakan mereka dalam mengedarkan barang haram tersebut. “Ada yang memang dikenal warga sebagai tangan kanan koordinatornya,” tambah Bedul. Warga sekitar mengaku sudah berulang kali menyampaikan keluhan dan informasi kepada Polisi. Namun, setiap kali dilakukan penggerebekan oleh Satuan Reserse Narkoba Polres Pematangsiantar, para pelaku selalu berhasil lolos. Hal ini menimbulkan dugaan bahwa informasi razia sudah bocor sebelum operasi dilaksanakan. Bedul menegaskan bahwa kondisi ini telah menimbulkan keresahan yang mendalam di tengah masyarakat, terutama para orang tua yang khawatir lingkungan pendidikan anak-anak mereka tercemar oleh peredaran narkoba. “Bagaimana tidak khawatir? Lokasinya dekat sekolah. Kita takut generasi muda kita rusak,” ucapnya dengan nada prihatin. Ia juga berharap agar Polda Sumut turun langsung untuk menangani kasus ini, karena warga menilai penanganan di tingkat kota belum maksimal. “Kalau Polda yang turun, kami berharap bisa ada tindakan tegas. Jangan sampai ini dibiarkan berlarut-larut,” ujarnya. Aktifis Gerakan Masyarakat Anti Prostitusi Narkoba Dan Judi L.Siregar Pematangsiantar menilai bahwa dugaan kebocoran informasi operasi penegakan hukum harus menjadi perhatian serius. Jika benar ada oknum yang membocorkan razia, maka hal tersebut dapat dikategorikan sebagai pelanggaran serius dan merusak upaya pemberantasan narkotika. Transparansi dan integritas aparat menjadi kunci dalam membongkar jaringan seperti ini. Kasus dugaan peredaran narkoba yang beroperasi dekat fasilitas pendidikan ini menjadi peringatan keras bahwa pengawasan di lapangan harus diperketat. Masyarakat pun diimbau untuk terus melaporkan setiap aktivitas mencurigakan, sembari berharap aparat penegak hukum menindaklanjuti laporan dengan tindakan nyata yang terukur dan transparan demi memutus rantai peredaran narkoba di Kota Pematangsiantar. (HANS FRIMANTO SIJABAT)

Read More

Bupati labuhan batu Hj.maya hasmita sp.og M.K.M resmi membuka acara launching perdana gerakan paud cerdas bersinar labuhan batu

Rabu, 13 agustus 2025 Labuhanbatu – bersuarakyat.online Acara yang dimeriahkan di gedung serba guna pendopo rumah dinas bupati. yang mana pada acara tersebut dihadiri langsung oleh bapak wakil mentri pendidikan dasar dan menengah Dr. fazar rizal ulhaq m.a dalam acara tersebut bapak wakil mentri RI dr. fazar rizal ulhaq m.a sangat mengapresiasi atas komitmen ibu bupati labuhan batu dr. hj. maya hasmita spog mkm atas pencapaian pelaksanaan gerakan paud cerdas bersinar di labuhan batu. merupakan suatu penyemangat khusus tentunya atas hadirnya bapak wakil mentri pendikan tersebut untuk labuhan batu,terlebih dengan pencapaian pemecahan rekor muri kategori donasi terbanyak hingga 15.000 buku. Bupati labuhan batu, dr.hj. maya hasmita spog mkm sangat menekankan sekali kepada anak anak didik labuhan batu agar menghidupkan kembali budaya gemar membaca, yang mana kegiatan ini merupakan langkah awal tergalinya kecerdasan pendidikan….seperti pepatah lama ( banyak membaca semakin banyak tahu). Serta dalam upaya penuntasan angka putus sekolah terkhusus di bidang paud…ibu bupati labuhan batu dr. hj. maya hasmita spog mkm akan berusaha mewujudkan program satu desa satu paud. Tak lupa dalam hal ini, peran penting orang tua yang mendukung anak disertai guru juga masyarakat setempat Mari bersama ciptakan lingkungan belajar yang aman nyaman dan penuh rasa kasih sayang satu sama lain, agar terciptanya generasi muda tangguh ( penerus cita cita bangsa) yang cerdas bersinar kedepannya dilabuhan batu dan indonesia. ( Dedy sipahutar)

Read More

Dinas Kehutanan Lepas Tangan, Siapa Dalang Penebangan Ratusan Hektar Karet PTPN IV Perkebunan Janji. 

Labuhanbatu-Bersuarakyat.online Polemik penebangan ratusan hektare tanaman karet di PTPN IV Regional l Unit Janji, Desa Kampung Baru, Kecamatan Bilah Barat, kian memanas. Dugaan pelanggaran regulasi dan potensi kerugian negara mulai menyeruak, namun pihak KPH KUPT Wilayah V Dinas Kehutanan Provinsi Sumatera Utara menegaskan tidak memiliki kewenangan dalam urusan tersebut. Konfirmasi kepada pihak KPH KUPT Wilayah V dilakukan pada 13 Agustus 2025 melalui pesan WhatsApp. Jurnalis media online menanyakan status izin, pelunasan Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP), serta mekanisme pengawasan terhadap proyek penebangan itu. Jawaban yang diterima berbunyi: “Penebangan karet di lokasi HGU PTPN IV Regional l Janji yang letaknya di luar kawasan hutan bukan merupakan kewenangan bidang kehutanan. Terima kasih,” tulisnya. Pernyataan tersebut membuat sorotan publik beralih ke instansi lain. Masyarakat kini mempertanyakan siapa yang memiliki kewenangan memberikan izin, melakukan pengawasan, dan memastikan proses penebangan berjalan sesuai prosedur hukum. Meski berlokasi di atas lahan Hak Guna Usaha (HGU), pemanfaatan dan penggantian tanaman bernilai ekonomi — termasuk karet — tetap berada dalam lingkup regulasi sektor perkebunan, lingkungan hidup, dan penerimaan negara. Minimnya transparansi menimbulkan kekhawatiran akan terjadinya praktik ilegal dan kerugian negara. Sikap bungkam manajemen PTPN IV Regional l Unit Janji semakin memperkuat dugaan adanya informasi yang sengaja ditutupi. Hingga kini, belum ada penjelasan resmi terkait izin, prosedur teknis, maupun tujuan akhir penebangan skala besar tersebut. Lepas tangannya Dinas Kehutanan seharusnya menjadi alarm bagi Kementerian BUMN, Dinas Perkebunan, dan aparat penegak hukum untuk segera mengambil langkah tegas. Tanpa tindakan cepat, kasus ini berpotensi menjadi preseden buruk dalam pengelolaan aset negara di sektor perkebunan. Menanggapi hal tersebut, Saipul Sirait, SH, Dewan Pembina Pusat LSM Gerakan Aliansi Rakyat Indonesia (GARI), mengkritik keras sikap KPH KUPT Wilayah V. Ia menilai pejabat kehutanan seharusnya memahami perannya sebagai penjaga penerimaan negara, khususnya terkait PNBP hasil hutan (Provisi Sumber Daya Hutan/PSDH dan Dana Reboisasi/DR) yang berada di bawah kewenangan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK). Saipul menegaskan, pengukuran volume kayu (kubikasi) wajib dilakukan oleh petugas berwenang dari UPT KPH atau pihak resmi yang ditunjuk KLHK. Hasil pengukuran tersebut harus dituangkan dalam Dokumen Sah Hasil Hutan (DSHH), yang menjadi dasar penagihan PNBP sesuai Permen LHK No. P.59/MenLHK/Setjen/Kum.1/8/2019 tentang Tata Cara Pengenaan, Pemungutan, dan Penyetoran PSDH dan DR. Berdasarkan regulasi tersebut, meskipun penebangan berada di lahan HGU dan di luar kawasan hutan, setiap hasil hutan berupa kayu bernilai ekonomi tetap wajib diukur, dinilai, dan dikenai pungutan PNBP. Ketentuan ini berkaitan langsung dengan penerimaan negara dan pengawasan legalitas pemanfaatan sumber daya alam.   (Tim/red)

Read More

Di Hari Kemerdekaan, Anak-anak SD di Aceh Timur Masih Belajar di Lantai. 

Bersuarakyat.online Aceh Timur – Di tengah gegap gempita perayaan HUT Kemerdekaan RI ke-80, pemandangan memilukan justru terjadi di SD Lebuk Tuhasa, Kecamatan Darul Aman, Kabupaten Aceh Timur. Sejumlah murid di sekolah ini sudah sekian lama terpaksa belajar di lantai karena tidak memiliki bangku dan meja. Nadir Muhammad Hasan, Ketua Komite Sekolah sekaligus tokoh masyarakat Lebuk Tuhasa, mengaku prihatin dan meminta Bupati Aceh Timur Al-Farlaky segera turun tangan. “Sudah lama anak-anak belajar di lantai. Kami minta Bupati dan Dinas Pendidikan segera memberikan bantuan bangku, agar anak-anak bisa belajar dengan nyaman,” ujarnya kepada media, Kamis (14/8/2025). Seorang wali murid yang enggan disebut namanya juga menyampaikan keluhannya. Ia berharap pemerintah daerah lebih peduli pada nasib anak-anak di pelosok. > “Kasihan anak-anak, masa setiap hari harus duduk di lantai. Ini kan Aceh Timur, bukan daerah tak bertuan,” tegasnya. Kepala Sekolah SD Lebuk Tuhasa, Lukman, membenarkan kondisi tersebut. Menurutnya, saat ini dua ruang kelas, termasuk kelas satu, tidak memiliki bangku sehingga murid belajar di lantai bahkan di ruang kantor sekolah. “Kondisi ini sudah lama, tapi sampai sekarang belum ada bantuan bangku,” kata Lukman. Nadir, yang dikenal sebagai mantan kombatan GAM dari Lebuk Tuha Sa Sago Moeh Ijo, menegaskan kepeduliannya terhadap dunia pendidikan di kampung halamannya. Baginya, anak-anak Darul Aman berhak menikmati fasilitas belajar yang layak, sebagaimana anak-anak lain di Indonesia. Di tengah suasana kemerdekaan, cerita ini menjadi tamparan bagi kita semua—bahwa kemerdekaan sejati bukan sekadar merdeka dari penjajahan, tapi juga merdeka dari ketertinggalan dan ketidakadilan fasilitas pendidikan.

Read More

MERIAHKAN HUT RI KE-80, RUTAN BATAM IKUTI PAWAI PEMBANGUNAN TINGKAT KOTA BATAM

Minggu, 10 Agustus 2025 Bersuarakyat.online – Humas Rutan Batam Rumah Tahanan Negara Kelas IIA Batam turut serta meriahkan Pawai Kendaraan Hias dalam rangka memperingati HUT ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia yang digelar Pemerintah Kota Batam. Acara ini berlangsung meriah dan berhasil menarik perhatian Masyarakat kota batam. Kendaraan hias milik Rutan Batam tampil mencolok dengan tema “ketahanan Pangan Nasional,Tumbuh Harapan Dari Balik Jeruji” yang menampilkan ornamen hasil karya tangan warga binaan seperti kerajinan tangan, lukisan, dan hasil kebun Rutan Batam . Kepala Rutan Batam, menyampaikan bahwa partisipasi ini merupakan wujud nyata keterlibatan Rutan Batam dalam membangun citra positif pemasyarakatan di mata masyarakat kota Batam. “Kami ingin menunjukkan bahwa di balik tembok Rutan, para warga binaan terus berkarya dan diberdayakan melalui berbagai program pembinaan. Pawai ini menjadi ajang kami untuk menampilkan hasil karya mereka kepada masyarakat,” ujarnya. Tak hanya sekedar mengikuti pawai, Rutan Batam juga membagikan hasil kebun seperti kangkung dan bayam secara gratis kepada masyarakat yang hadir.Antusiasme masyarakat terlihat tinggi, dengan banyak warga yang tertarik dan memberikan apresiasi atas kualitas produk yang dibagikan. (al)

Read More