Mendorong Pengawasan Partisipatif Kwarcab Labuhanbatu Dukung Rintisan Saka Adhyasta Pemilu.

Labuhanbatu-Bersuarakyat.online Komitmen meningkatkan pengawasan partisipatif Pemilu diwujudkan melalui penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) antara Bawaslu Kabupaten Labuhanbatu dan Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Labuhanbatu. Ketua Bawaslu Labuhanbatu, Kak Wahyudi,S.Sos.,MM. menyampaikan pembentukan Saka Adhyasta Pemilu sejalan dengan program Bawaslu RI yaitu pengawasan partisipatif. Pengawasan partisipatif merupakan program ajakan kepada masyarakat luas untuk meningkatkan partisipasi masyarakat dalam mengawasi pelaksanaan Pemilu. Ketua Kwarcab Labuhanbatu memberikan apresiasi terhadap penandatanganan dokumen ini, Terlebih Kwarcab Labuhanbatu sedang menggalakkan kembali kegiatan kepramukaan di berbagai tingkatan sekolah atau Gugus Depan. Turut hadir dalam kegiatan Ketua Kwarcab, Ketua Bawaslu dan Pimpinan Waka SAKOMA (Jum’at/12/9/2025).   #Red

Read More

Meninggal Dunia di Bali, Jumiati Mohon Pemerintah Bantu Pemulangan Jenazah Anaknya ke Aceh. 

Aceh Timur-Bersuarakyat.online Lisa Hani (26) warga Dusun Krueng Tuan, Desa Seumanah Jaya, Kecamatan Ranto Peureulak, Aceh Timur, meninggal dunia di Bali, Jumat (12/9/2025). Jumiati mengatakan anaknya meninggal dunia Jumat pagi sekitar pukul 10.00 WIB karena sakit. “Tadi malam (Kamis malam-red) kondisi korban baik-baik saja. Tadi malam ada video call sama saya sehat-sehat saja, namun Jumat pagi tadi suaminya Handoyo menelepon memberikan kabar bahwa Lisa mengeluh sesak nafas dan nyeri dada sehingga dibawa ke salah satu rumah sakit di Bali, meski sempat ditangani namun tidak tertolong, anak saya telah berpulang ke Rahmatullah,” ungkap Jumiati kepada wartawan sedih sambil menangis. Karena berlatarbelakang kurang mampu, Jumiati berharap bantuan Pemerintah Provinsi Aceh, Pemkab Aceh Timur, dan pihak dermawan lainnya, agar membantu proses pemulangan jenazah almarhumah ke kampung halaman di Aceh. “Harapan saya jenazah anak saya agar dapat dipulangkan ke Aceh, agar dikebumikan di sini aja. Namun kami keluarga kurang mampu dan tak berdaya, oleh karena itu kami mohon bantuan pemerintah dan anggota DPR,” ungkap Jumiati. Jumiati menceritakan, sejak menikah dengan suaminya Handoyo, pada tahun 2001 silam. Lisa dan suaminya ikut suami ke Jakarta Timur. Namun setahun terakhir Lisa dan suaminya bekerja di Bali, dan selama ini kondisi kehidupannya baik-baik saja. “Suaminya dapat kerja di Bali sehingga mereka tinggal disana, dan selama ini baik-baik saja, dan Hari Raya Idul Fitri kemarin juga sempat pulang ke Seumanah Jaya. Namun naas tadi pagi beliau mengeluh sakit dan dibawa ke rumah untuk berobat namun tak tertolong,” ungkap Jumiati. Almarhumah, ungkap Jumiati meninggal dunia di rumah sakit prof Ngurah Denpasar Selatan, Jln Patih Nambi, Ubung Kaja Denpasar Utara. Saat ini jenazah telah disemayamkan di rumah duka di Bali.

Read More