HKI Resort Khusus Rantauprapat Gelar Natal Ama & Ina 2025, Teguhkan Kasih Allah dalam Ketahanan Keluarga.
Labuhanbatu-Bersuarakyat.online Huria Kristen Indonesia (HKI) Resort Khusus Rantauprapat menggelar Perayaan Natal Ama & Ina pada 22 Desember 2025 dengan penuh khidmat dan kebersamaan. Ibadah dan rangkaian acara berlangsung tertib, sarat makna iman, serta meneguhkan peran keluarga sebagai wadah utama kasih dan karya penyelamatan Allah. Perayaan Natal tahun ini mengusung tema “Allah Hadir untuk Menyelamatkan Keluarga (Ro do Debata Palua Keluarga)” berdasarkan Matius 1:21–24, dengan subtema “Dengan Natal Menghadirkan Kasih Allah dalam Ketahanan Keluarga dan Menjadi Saluran Berkat dan Kebaikan Tuhan.” Perayaan Natal Ama dan Ina ini dipimpin oleh Pendeta Resort HKI Rantauprapat, Pdt. SB. Sipahutar, S.Th, dan dibantu oleh para Sintua Gereja HKI Resort Rantauprapat, Kabupaten Labuhanbatu. Ibadah dilaksanakan sesuai tata liturgi HKI, dimulai dari Joujou Tu Parsaoaran, Votum dan Introitus, hingga rangkaian Liturgi I–X yang dilayani oleh sektor-sektor jemaat. Suasana ibadah semakin khusyuk melalui pujian jemaat yang diperkaya dengan berbagai Marende Buku Ende, penampilan vocal group, trio, serta koor, yang mengajak seluruh jemaat menghayati makna kelahiran Yesus Kristus sebagai terang dan keselamatan bagi keluarga. Selain ibadah, rangkaian acara Natal Ama & Ina juga diisi dengan Pangaradeon, prosesi masuk ke gereja, serta Mandok Hata Huhuasi yang disampaikan oleh perwakilan Ama, Ina, Parhalado, dan panitia. Salah satu momen yang paling bermakna adalah Pagalak Lilin, yang melibatkan utusan Ama, Ina, Sintua, Parjamita, serta panitia, sebagai simbol kehadiran terang Kristus di tengah keluarga dan jemaat. Melalui perayaan Natal ini, HKI Resort Khusus Rantauprapat menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat ketahanan keluarga Kristen, membangun kebersamaan jemaat, serta mendorong setiap keluarga menjadi saluran berkat dan kebaikan Tuhan dalam kehidupan bermasyarakat. Perayaan Natal Ama & Ina 2025 ditutup dengan doa dan pengutusan, membawa pesan bahwa Natal tidak hanya dirayakan dalam ibadah, tetapi juga diwujudkan dalam kehidupan keluarga sehari-hari melalui kasih, pengharapan, dan pelayanan. Penulis: Ramses Sihombing