Mafia Sawit Bebas Beraksi Tanpa Tersentuh Aparat, Hukum Seakan Mati di Sei Apung Labura 

    LABURA | Bersuarakyat.Online 14 April 2026   – Dugaan praktik mafia kelapa sawit di Desa Sei Apung, Kecamatan Kualuh Hilir, Kabupaten Labuhanbatu Utara, kian mengkhawatirkan. Aksi pencurian hasil panen yang disertai intimidasi dan ancaman terhadap pekerja berlangsung berulang, sementara penanganan hukum oleh aparat penegak hukum dinilai belum menunjukkan hasil yang signifikan. Sejumlah pekerja di areal kebun milik keluarga Drs. Robert Aritonang mengaku kerap menghadapi tekanan dari sekelompok orang yang diduga melakukan pencurian secara terorganisir. Tidak hanya mengambil hasil sawit, kelompok tersebut juga disebut melakukan pengancaman kepada pihak yang berupaya mempertahankan lahan.   Salah satu korban, Suharjo, menyampaikan bahwa dirinya pernah mengalami langsung tindakan pengancaman saat berada di lokasi kebun. Ia mengaku telah melaporkan kejadian tersebut ke pihak kepolisian.   “Kalau kami bekerja di areal itu, mereka datang dan mengintimidasi. Laporan sudah kami buat, tetapi penanganannya lambat. Bahkan ada laporan yang sudah dua sampai tiga tahun belum jelas status hukumnya,” ujarnya kepada awak media, Senin (13/4/2026).   Menurutnya, kondisi ini menimbulkan rasa tidak aman bagi para pekerja, karena pelaku seolah tidak tersentuh hukum meskipun identitasnya telah diketahui.   Terkait legalitas lahan, Suharjo menegaskan bahwa tanah yang menjadi objek persoalan memiliki dokumen lengkap, mulai dari SKPT hingga Sertifikat Hak Milik (SHM) yang diterbitkan oleh Badan Pertanahan Nasional (BPN). Ia juga menyebut batas-batas lahan telah dibuat secara jelas sejak awal.   “Sejak awal penanaman tidak ada masalah. Persoalan justru muncul setelah sawit mulai menghasilkan,” katanya.   Di tempat terpisah, pemilik lahan, Drs. Robert Aritonang, mengungkapkan kekecewaannya terhadap kinerja aparat penegak hukum yang dinilai belum mampu memberikan perlindungan maksimal kepada masyarakat.   Ia menjelaskan bahwa pihaknya telah melaporkan sejumlah dugaan tindak pidana ke Polres Labuhanbatu, di antaranya:   * Laporan Polisi Nomor LP/B/1480/XI/2025 terkait dugaan pencurian * Laporan Polisi Nomor LP/B/286/III/2023 terkait dugaan pencurian dengan kekerasan dan ancaman kekerasan   Namun hingga kini, menurutnya, belum ada kejelasan terkait perkembangan penanganan kedua laporan tersebut.   “Pencurian terus terjadi, tetapi belum ada kepastian hukum. Kami berharap ada tindakan nyata agar masyarakat mendapatkan perlindungan,” tegas Robet Aritonang Red

Read More

BRI Rantau Prapat Bekerja Sama atas MoU bersama Yonif 965/Sultan Bidar Alam Tentang Layanan dan Jasa Perbankan

Bersuarakyat.online Labuhanbatu – Dalam upaya meningkatkan sinergi serta memberikan kemudahan layanan keuangan bagi institusi, Bank Rakyat Indonesia (BRI) Cabang Rantau Prapat resmi menjalin kerja sama melalui penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) dengan Yonif 965/Sultan Bidar Alam terkait layanan dan jasa perbankan. Kegiatan penandatanganan MoU ini berlangsung dengan penuh khidmat dan dihadiri oleh jajaran pimpinan dari kedua belah pihak. Kerja sama ini bertujuan untuk memberikan kemudahan akses layanan perbankan bagi seluruh personel Yonif 965/Sultan Bidar Alam, mulai dari pengelolaan keuangan, transaksi perbankan, hingga pemanfaatan layanan digital yang semakin berkembang. Pimpinan Cabang BRI Rantau Prapat Rian Darmawan dalam sambutannya menyampaikan bahwa kerja sama ini merupakan langkah strategis dalam memperluas jangkauan layanan serta mendukung kebutuhan finansial institusi TNI secara modern dan efisien. “Kami berharap melalui kerja sama ini, seluruh anggota Yonif dapat merasakan kemudahan dan kenyamanan dalam bertransaksi, baik secara langsung di kantor cabang maupun melalui layanan digital,” ujarnya. Sementara itu, perwakilan dari Yonif 965/Sultan Bidar Alam menyambut baik kerja sama ini sebagai bentuk dukungan terhadap peningkatan kesejahteraan prajurit. Dengan adanya layanan perbankan yang terintegrasi, diharapkan pengelolaan keuangan dapat berjalan lebih transparan, aman, dan efektif. Ruang lingkup kerja sama ini mencakup berbagai layanan, seperti pembukaan rekening, penyaluran gaji, fasilitas kredit, hingga pemanfaatan layanan digital seperti mobile banking dan internet banking. Hal ini sejalan dengan komitmen BRI dalam menghadirkan solusi keuangan yang inovatif dan mudah diakses. Melalui penandatanganan MoU ini, diharapkan hubungan antara BRI Rantau Prapat dan Yonif 965/Sultan Bidar Alam semakin erat serta mampu memberikan manfaat nyata bagi kedua belah pihak, khususnya dalam mendukung aktivitas operasional dan kesejahteraan personel.

Read More

Kakanwil BPN Sumut Dorong Sinergi Strategis PPAT dan ATR/BPN

Bersuarakyat.online Medan – Kepala Kantor Wilayah BPN Provinsi Sumatera Utara, Sri Pranoto, membuka Seminar Upgrading IPPAT Sumatera Utara sekaligus menekankan pentingnya penguatan sinergi antara Pejabat Pembuat Akta Tanah (PPAT) dan ATR/BPN. Dalam arahannya, Sri Pranoto menegaskan bahwa sinergi kedua pihak harus ditingkatkan dari sekadar hubungan administratif menjadi kemitraan strategis yang lebih terintegrasi dan berbasis kepercayaan. “Sinergi PPAT dan ATR/BPN harus naik kelas—lebih sistemik, terintegrasi, dan berbasis kepercayaan,” ujarnya. Ia memaparkan enam fokus utama dalam membangun sinergi tersebut, yakni penguatan ekosistem digital, penggunaan data tunggal (single source of truth), kolaborasi dalam mitigasi risiko hukum, standarisasi dan profesionalisme, penguatan integritas, serta peningkatan kualitas pelayanan publik. Menurutnya, transformasi pelayanan pertanahan di Sumatera Utara saat ini terus menunjukkan kemajuan. Layanan dinilai semakin cepat, akurat, dan tuntas, seiring dengan penguatan digitalisasi dan pemanfaatan sistem elektronik sebagai alat kontrol untuk meminimalisir risiko hukum. “Kami terus membuka ruang sinergi dengan PPAT, baik melalui integrasi data, konsultasi teknis, maupun penyelesaian permasalahan secara bersama,” jelasnya. Sri Pranoto juga mengaitkan pentingnya sinergi dengan nilai budaya lokal Sumatera Utara, yakni “Dalihan Na Tolu”, yang menekankan keseimbangan hubungan, tanggung jawab, dan kehormatan. Dalam konteks pelayanan pertanahan, ia menyebut BPN, PPAT, dan masyarakat sebagai satu kesatuan sistem yang harus saling menjaga kepercayaan dan memperkuat integritas. Menutup arahannya, ia menyampaikan pesan, “Jolo maradat, asa maradat,” yang berarti pentingnya berpegang pada aturan agar tetap bermartabat.

Read More

Pengukuhan MUI, Menteri Nusron Soroti Peran Ulama dalam Ekonomi dan Pendidikan  

Medan-Bersuarakyat.online Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Nusron Wahid, menghadiri Pengukuhan dan Silaturahmi Kebangsaan Dewan Pimpinan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) Masa Khidmat 2025-2030. Dalam kesempatan tersebut, ia mengingatkan pentingnya menjadikan prinsip yanfa’unnaas atau memberi manfaat bagi manusia, sebagai landasan utama dalam pengabdian. “Segala sesuatu yang memberikan manfaat bagi umat manusia akan bertahan di muka bumi. Karena itu, melalui MUI, mari kita bersama-sama berikhtiar dan berkhidmat untuk menghadirkan kebermanfaatan di bidang masing-masing,” ujar Menteri Nusron di Auditorium Universitas Islam Negeri (UIN) Mataram, NTB, Sabtu (11/04/2026). Menurut Menteri Nusron, memberikan manfaat kepada masyarakat merupakan ciri utama seorang ulama, yakni dengan mendedikasikan waktu, pikiran, tenaga, hingga harta demi kemaslahatan umat. Dalam konteks tersebut, ia mendorong MUI untuk mengambil peran strategis melalui kontribusi nyata di berbagai bidang kehidupan. Setidaknya ada tujuh bidang pengabdian yang Menteri Nusron sampaikan dalam kesempatan ini, di antaranya penguatan kehidupan beragama, peningkatan layanan kesehatan, pemberdayaan ekonomi umat, serta pengembangan pendidikan Islam yang berkualitas. Lebih lanjut, pengabdian bisa dilakukan dalam aspek pembinaan moral, pendampingan saat menghadapi kematian, hingga penguatan nilai-nilai spiritual juga menjadi bagian penting dari peran ulama di tengah masyarakat. Dalam bidang ekonomi, Menteri Nusron menyoroti soal pertumbuhan ekonomi Indonesia yang mencapai rata-rata 5% per tahun dalam beberapa tahun terakhir. “Pertumbuhan ekonomi belum sepenuhnya dinikmati secara merata. Kekayaan masih berputar di kelompok tertentu. Karena itu, MUI perlu berperan dalam menyiapkan kader-kader ekonomi umat, tidak hanya fokus pada kader fikih, tetapi juga sektor ekonomi,” tegasnya. Sementara di bidang pendidikan, Menteri Nusron menekankan pentingnya peningkatan kualitas lembaga pendidikan Islam, khususnya dengan memperbanyak penguatan di bidang STEM (Science, Technology, Engineering, and Mathematics). Menurutnya, keseimbangan antara ilmu agama dan ilmu teknologi menjadi kunci kemajuan umat. “Ilmu agama penting, tapi tetep harus diseimbang dengan jumlah ilmu-ilmu teknologi,” tambahnya. Sejalan dengan tema kegiatan, “Sinergi Ulama dan Umara Menjaga NKRI dari NTB”, Menteri Nusron berharap kehadiran MUI dan berbagai organisasi Islam dapat menjadi bagian dari upaya sistematis dalam memberikan manfaat bagi masyarakat dan memperkuat bangsa. “Semua bidang mempunyai peranan masing-masing. Sekali lagi ayo kita bersama-sama lakukan ini, insyaallah pemerintah akan mengayomi. Perintah Pak Prabowo memang konsen terhadap pembinaan, terutama pada ekonomi keumatan dan ekonomi kerakyatan,” tutup Menteri Nusron. Dalam kegiatan tersebut, pengukuhan ditandai dengan pembacaan surat keputusan oleh Dewan Pimpinan MUI NTB, Subhan Abdullah Acim. Agenda kemudian dilanjutkan dengan pengambilan sumpah yang dipimpin oleh Ketua Umum MUI Bidang Informasi Komunikasi dan Digital (Infokomdigi), Masduki Baidlowi. Adapun yang dikukuhkan kali ini adalah Ketua Umum MUI NTB, TGH Badrun, serta jajaran pengurus lainnya. Kegiatan ini turut dihadiri oleh anggota DPR RI Komisi II, Fauzan Khalid; Gubernur NTB, Lalu Muhamad Iqbal; Rektor UIN Mataram, Masnun Tahir; anggota MUI se-NTB; serta FORKOPIMDA Provinsi NTB. Mendampingi Menteri ATR/Kepala BPN dalam kesempatan ini, Kepala Biro Hubungan Masyarakat dan Protokol, Shamy Ardian; Tenaga Ahli Menteri Bidang Komunikasi Publik, Rahmat Sahid; serta Kepala Kantor Wilayah BPN Provinsi NTB, Stanley dan jajaran.

Read More

Presiden Prabowo Subianto bertolak menuju Moskow, Rusia dalam rangka kunjungan kenegaraan pertemuan dengan Presiden Rusia

Bersuarakyat.online Jakarta-12 April 2026, Penerbangan ke Moskow akan ditempuh sekitar 12 jam non-stop menggunakan maskapai nasional Garuda Indonesia dan diperkirakan tiba pada Senin pagi waktu Moskow. Selanjutnya Presiden Prabowo dijadwalkan langsung melakukan pertemuan empat mata dengan Presiden Vladimir Putin di siang harinya. Di tengah dinamika global yang terus berubah, pertemuan ini menjadi sangat krusial. Kedua pemimpin akan duduk bersama membahas isu-isu strategis, antara lain: – Ketahanan energi, melanjutkan kerjasama dengan Pemerintah Rusia dan memastikan pasokan energi nasional yang stabil, termasuk ketersediaan minyak. – ⁠Geopolitik dunia, menyuarakan posisi strategis Indonesia dalam menjaga stabilitas dan perdamaian global. Turut mendampingi Presiden Prabowo dalam penerbangan ke Rusia, Menteri Luar Negeri Sugiono, Menteri ESDM Bahlil Lahadalia dan Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya.

Read More