Polsek Panai Hilir Ungkap Pencurian Sawit, Pelaku Diamankan Saat Beraksi di Wilayah Sei Lumut

Bersuarakyat.online Kinerja cepat dan responsif kembali ditunjukkan jajaran Unit Reskrim Polsek Panai Hilir, Polres Labuhanbatu, dalam mengungkap tindak pidana pencurian buah kelapa sawit yang meresahkan masyarakat. Kasus ini terungkap berdasarkan Laporan Polisi Nomor: LP/B/15/IV/2026/SPKT/Polsek Panai Hilir/Res Labuhanbatu tertanggal 14 April 2026, atas nama pelapor Muhammad Yusri Saragih (54), seorang petani warga Dusun IV Desa Sei Lumut, Kecamatan Panai Hilir. Peristiwa pencurian terjadi pada Minggu, 12 April 2026 sekitar pukul 18.00 WIB di areal kebun sawit milik korban di Dusun I Desa Sei Lumut. Aksi pelaku terbongkar setelah anak korban, Muhammad Arip Saragih (23), melakukan pengintaian karena curiga sering terjadi kehilangan buah sawit di kebun tersebut. Saat berada di lokasi, saksi mendapati seorang pria yang dikenalnya sebagai Arif Rahman alias Cian (27), warga setempat, tengah melakukan aktivitas memanen buah sawit secara ilegal menggunakan egrek. Ketika dipergoki, pelaku langsung melarikan diri dan meninggalkan alat yang digunakan. Korban bersama saksi lainnya kemudian melakukan penelusuran di lokasi dan menemukan sebanyak 16 janjang buah kelapa sawit yang diduga hasil curian, serta satu buah egrek bergagang bambu milik pelaku. Akibat kejadian tersebut, korban mengalami kerugian sekitar Rp750.000. Menindaklanjuti laporan tersebut, Kapolsek Panai Hilir IPTU Yuna Hendrawan Gultom, SH, MH langsung memerintahkan Kanit Reskrim IPTU Bambang Wahyudi, SH, MH beserta tim untuk melakukan penyelidikan intensif. Hasilnya, pada Kamis malam, 23 April 2026 sekitar pukul 22.30 WIB, petugas berhasil mengamankan tersangka di Jalan Lintas Ujung Batu, Kecamatan Panai Hilir. Saat diinterogasi, tersangka mengakui perbuatannya telah mencuri buah kelapa sawit milik korban. “Pelaku sudah diamankan dan saat ini tengah menjalani proses hukum lebih lanjut di Polsek Panai Hilir. Dari hasil penyidikan, telah terpenuhi unsur pidana dengan minimal dua alat bukti,” ujar pihak kepolisian. Barang bukti yang berhasil diamankan berupa 16 janjang buah kelapa sawit dan satu buah egrek bergagang bambu yang digunakan pelaku saat beraksi. Atas perbuatannya, tersangka dijerat dengan pasal pencurian sebagaimana dimaksud dalam Pasal 476 KUHP. Polsek Panai Hilir menegaskan komitmennya untuk terus memberantas tindak pidana pencurian, khususnya di sektor perkebunan yang menjadi sumber penghidupan masyarakat. #Red

Read More

Polsek Panai Hilir Gagalkan Transaksi Sabu di Wonosari, Satu Pelaku Diamankan – Pemasok Diburu

Bersuarakyat.online LABUHANBATU – Peredaran narkotika di wilayah hukum Polsek Panai Hilir kembali diguncang. Aparat kepolisian bergerak cepat dan tegas mengungkap praktik transaksi sabu yang meresahkan masyarakat di Dusun II Desa Wonosari, Kecamatan Panai Hilir, Kabupaten Labuhanbatu, Sabtu (25/04/2026). Pengungkapan ini berawal dari laporan masyarakat yang resah terhadap maraknya aktivitas transaksi narkotika di lingkungan mereka. Menindak lanjuti informasi tersebut, PS Kapolsek Panai Hilir IPTU Yuna Hendrawan Gultom, SH, MH langsung menginstruksikan Kanit Reskrim IPTU Bambang Wahyudi, SH, MH bersama tim opsnal untuk turun melakukan penyelidikan,Sekira pukul 14.30 WIB, tim tiba di lokasi dan mendapati dua pria dewasa tengah diduga kuat melakukan transaksi narkotika jenis sabu. Kehadiran petugas sontak membuat keduanya panik dan melarikan diri Namun, kejar-kejaran tak terhindarkan satu pelaku berhasil diringkus, sementara satu lainnya kabur dan kini dalam pengejaran aparat. Pelaku yang diamankan diketahui bernama **Sri Anto alias Panjul (32)**, seorang petani, warga setempat,Dari tangan pelaku, petugas berhasil menyita barang bukti yang menguatkan dugaan keterlibatannya dalam peredaran narkotika, yakni,1 bungkus plastik klip kecil berisi sabu dengan berat bruto 1,21 gram,Uang tunai Rp160.000 yang diduga hasil transaksi*,1 unit handphone OPPO warna hijau tosca,1 buah skop dari pipet,* 1 bungkus plastik klip besar berisi plastik klip kecil kosong,Dalam interogasi awal, pelaku mengakui sabu tersebut adalah miliknya yang diperoleh dari seorang pria bernama **Suryadi**, warga Desa Wonosari, untuk diedarkan kembali. Bahkan, pelaku mengaku telah lebih dahulu menjual sekitar 1 gram sabu sebelum akhirnya ditangkap. Penangkapan ini menjadi sinyal kuat bahwa aparat tidak akan memberi ruang bagi jaringan narkotika sekecil apapun untuk berkembang di wilayah Panai Hilir. Saat ini pelaku beserta barang bukti telah diamankan di Polsek Panai Hilir untuk menjalani proses hukum lebih lanjut, Polisi juga tengah melakukan pengembangan guna memburu pemasok yang identitasnya telah dikantongi. Bersuarakyat.online menegaskan: perang terhadap narkotika tidak boleh setengah hati. Aparat harus membongkar hingga ke akar jaringan, sementara masyarakat wajib berani melapor demi menyelamatkan generasi dari ancaman narkoba. #Red

Read More

Masyarakat Sumut Dukung Amin Wahyudi Harahap Jadi Duta Anti Narkoba

Bersuarakyat.online Sumatera Utara — Lagu Siti Mawarni yang belakangan viral di media sosial ternyata tidak hanya menarik dari sisi aransemen, tetapi juga menyimpan pesan kuat. Lagu tersebut berisikan kritik sosial terhadap upaya pemberantasan narkoba di Sumatera Utara yang dinilai masih perlu ditingkatkan. Aransemen yang digarap oleh Amin Wahyudi Harahap berhasil mengangkat kembali lagu tersebut dengan nuansa yang lebih emosional dan tajam, sehingga pesan yang disampaikan terasa lebih mengena di kalangan masyarakat, khususnya generasi muda. Seiring viralnya lagu ini, muncul dukungan dari sejumlah masyarakat Sumatera Utara yang mendorong Amin Wahyudi Harahap untuk menjadi Duta Anti Narkoba. Mereka menilai, karya yang mengandung kritik sekaligus edukasi seperti ini mampu membuka kesadaran publik terhadap bahaya narkoba. “Lagu ini bukan sekadar hiburan, tapi juga sindiran keras tentang kondisi di lapangan. Sosok di balik aransemen seperti Amin dinilai punya pengaruh untuk membawa perubahan,” ujar salah satu warga. Hingga kini, dukungan tersebut masih berupa aspirasi dari masyarakat dan belum ada penetapan resmi dari pihak terkait. Namun, fenomena ini menunjukkan bahwa karya musik dapat menjadi media efektif dalam menyampaikan pesan sosial dan mendorong kepedulian terhadap isu narkoba di daerah. #Red

Read More

Patahkan Stigma, 98 Siswa MAN Labuhanbatu Tembus Kampus Elit Nasional

Bersuarakyat.id, LABUHANBATU – Madrasah tak lagi bisa dipandang sebelah mata. Di tengah ketatnya persaingan masuk perguruan tinggi negeri tahun 2026, Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Labuhanbatu justru menunjukkan taringnya. Sebanyak 98 siswa berhasil menembus kampus negeri favorit melalui jalur seleksi prestasi, angka yang menegaskan posisi madrasah di barisan depan pendidikan nasional. Capaian ini terukur dan jelas. Sebanyak 30 siswa diterima di perguruan tinggi negeri (PTN), 15 siswa lolos ke Poltekkes Medan, dan 53 siswa lainnya masuk melalui jalur SPAN-PTKIN yang tersebar di berbagai perguruan tinggi keagamaan negeri. Tak hanya soal jumlah, kualitas capaian ini juga menonjol. Sejumlah siswa berhasil menembus program studi dengan tingkat persaingan tertinggi seperti Kedokteran, Pendidikan Dokter, Teknik Informatika, hingga Agroteknologi. Kampus tujuan pun merupakan institusi papan atas, di antaranya Universitas Sumatera Utara (USU), Universitas Negeri Medan (UNIMED), Universitas Andalas (UNAND), hingga Universitas Negeri Malang. Dominasi juga terlihat di jalur vokasi kesehatan. Belasan siswa diterima di Poltekkes Medan pada program strategis seperti Keperawatan, Farmasi, Kebidanan, dan Teknologi Laboratorium Medis—bidang dengan tingkat seleksi ketat. Di sisi lain, jalur SPAN-PTKIN menegaskan kekuatan akademik berbasis keagamaan. Sebanyak 53 siswa diterima di kampus seperti UIN Sumatera Utara, UIN Imam Bonjol Padang, UIN Ar-Raniry Banda Aceh, hingga UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta, dengan pilihan program unggulan seperti Ekonomi Syariah, Hukum Islam, Pendidikan, dan Perbankan Syariah. Kepala MAN Labuhanbatu, Munir Nasution, S.Ag., M.Pd, menegaskan capaian ini adalah hasil dari sistem pembinaan yang terukur dan berkelanjutan. “Ini bukan sekadar kelulusan. Ini bukti nyata bahwa siswa madrasah mampu bersaing dan menang di jalur paling kompetitif. Mereka masuk di jurusan bergengsi dan kampus terbaik,” tegasnya saat ditemui di ruang kerjanya, Sabtu (25/4/2026). Munir menambahkan, keberhasilan ini tidak datang secara instan. Madrasah menerapkan pendampingan akademik yang fokus pada pemetaan potensi siswa sejak awal. “Kami tidak mengejar angka semata. Kami pastikan setiap siswa masuk ke kampus dan jurusan yang tepat sesuai kemampuannya,” ujarnya. Ia juga menyampaikan apresiasi kepada para guru, orang tua, dan masyarakat yang telah berkontribusi dalam proses pendidikan di MAN Labuhanbatu. Capaian ini sekaligus mempertegas posisi MAN Labuhanbatu sebagai salah satu madrasah unggulan di Sumatera Utara. Di tengah persaingan nasional yang semakin ketat, hasil ini menjadi penegasan: madrasah bukan lagi alternatif, melainkan pilihan utama yang terbukti mampu mencetak lulusan kompetitif.(Red)

Read More