Paluta – Bersuarakyat Online.
Laporan warga masuk bertubi-tubi ke redaksi kami. Bukan hoax, bukan karangan. Warga sudah resah, sudah muak melihat Lingkungan 1 Tobat Indah KM 5, tepat di sebelah Kebun Binatang Gunung Tua, disulap jadi “SARANG NARKOBA TERBUKA.
Dari hasil investigasi langsung dan pengaduan warga via chat WhatsApp yang kami simpan, fakta di lapangan sangat mengerikan.
Awak media turun langsung Investigasi dari Media Bersuarakyat Biro Paluta bersama rekan ke lokasi di tengah kebun sawit. Ada pondok-pondok liar berkedok warung. Di lokasi tersebut, seorang pria berhelm (wartawan) foto di depan lapak, Pada Kamis : 29/10/2026.
Lagi Investigasi Tempat Peredaran Narkoba Di Lk I Luar Biasa Tempat Ini. BD & Pengedar Pake Lapak FS & SC, VN & N Ini Grosir. Bahan Ada, BD, Pengedar & Tempatnya Khusus.”
Disini Sarang Narkoba Dan Pungkas Nainggolan Desa Si Batang Kayu Disitu Nya Si SC Bg Dan FS. Pengecer VN disitu di tempat bawah pohon sambil menunggu pelanggan.
MODUS OPERANDI YANG DILAPORKAN WARGA:,
1. MEMFASILITASI TEMPAT NYABU:; Di Lk 1 Tobat Indah KM 5 disediakan tempat khusus untuk memakai sabu. Pemakai tinggal datang, tidak perlu bawa apa-apa.
2. MENYEDIAKAN ALAT LENGKAP:; Bong, kaca, pipet, semuanya disediakan oleh bandar.
Saksi chat:”Luar Biasa Sekarang BD & Pengedar Khusus Ada Tempat Dan Penyedia Alat Baik Ceweknya Dan Germo seorang waria 2 orang tinggal disutu yang diduga kurir yang siap antar jemput narkoba kerumah bandarnya di simpang portibi jika barang haram tersebut habis.
3. MELIBATKAN ANAK DI BAWAH UMUR:, Yang paling miris, pengecernya adalah anak yang masih di bawah umur berinisial VN / Pungkas. VN ini adalah saudara dari bandar dekat bigbosnya, Ini pelanggaran berat UU Perlindungan Anak!, dan pada saat itu ada oknum PPPK yang membeli kepada si VN ini lalu Media Bersuarakyat Paluta komfirmasi di dalam warung itu di kamar bang ada oknum ASN inisial A dan aparat disitu kk SC sama mereka dan lalu saya di suruh di fhoto di atas kereta terus pulang.
4. BANDAR & PENGEDARNYA TERSTRUKTUR:*
– Bandar Grosir: Inisial *FS dan SC*
– Pengecer: Inisial *VN (Anak di bawah umur) & N*
– Lapak: Warung remang-remang berkedok warung kopi
5. WARUNG REMANG & TEMPAT WTS:* Selain narkoba, di lokasi yang sama juga ada warung remang-remang yang diduga menjadi tempat mangkal WTS, ada oknum cewek inisial SC dan waria yang ikut mengelola. Tempat maksiat dan narkoba jadi satu paket.
6. DIDUGA ADA OKNUM ASN DAN OKNUM APARAT BEKING:.
Chat warga: “Polres Paluta Tahu Siapa Bandar & Pengedar. Di Lk 1 Tobat FS, SC Ada Oknum ASN, Polisi Didalam Bg. Pungkas Inisial VN & Jangan Bilang Saya Bg Yg Sampaikan.”
Assalamualaikum bg Ada kenalan ABG polisi yang ngak mau bocorkan. Maksudku mau kukibuskan org menyabu disini bg SM BD nya seklian.”
Warga ingin melaporkan tapi takut bocor. Warga minta polisi yang amanah, yang tidak mau dibocorkan info pelapor.
WARGA SUDAH SIAP BANTU POLISI:.
Salah satu warga bahkan siap menjadi informan langsung:
Tp kalau pas kunampa org itu memakai kykmn aku kabarin ya bg biar CPT DTG polisi menangkapnya”.
TUNTUTAN KERAS UNTUK KAPOLRES PALUTA AKBP DHERY FAJARIANDONO DAN KASAT NARKOBA IPTU IRWAN H. SARUMPAET:.
1. GERBEK SEKARANG JUGA LK 1 TOBAT INDAH KM 5 SEBELAH KEBUN BINATANG!, Jangan tunggu viral. Di sana ada Bandar FS, SC, pengecer anak di bawah umur VN.
2. PERIKSA OKNUM ASN DAN OKNUM POLISI YANG DIDUGA BEKING!, Kalau ada anggota yang main, pecat!
3. SELAMATKAN ANAK DI BAWAH UMUR VN!, Dia adalah korban yang dijadikan pengecer oleh bandar kakaknya sendiri. Serahkan ke BAPAS dan KPAI, bukan hanya dipenjara.
4. BONGKAR WARUNG REMANG TEMPAT WTS!, Itu sarang penyakit masyarakat di pusat kota Gunung Tua, hanya 5 KM dari Polres!
Jika laporan warga yang sudah jelas menyebut inisial, menyebut lokasi, menyebut ada tempat dan alat, tapi Polres Paluta masih diam, maka wajar warga bertanya: “SUDAH SAMPAI DIMANA LAPORAN INI? KOK POLRES PALUTA TUTUP MATA?”.
Kami tunggu aksi nyata, bukan hanya konferensi pers Operasi Sarang Narkoba yang hanya tangkap pemakai kecil. Tangkap bandar grosirnya di Tobat
Red