Aceh Timur – bersuarakyat.online
Darul Aman, 28 Maret 2025 – Safari Ramadan yang digelar di Kecamatan Darul Aman kembali menjadi sorotan. Pasalnya, tingkat kehadiran para geuchik (kepala desa) dalam kegiatan ini dinilai sangat minim. Camat Darul Aman, Iskandarsyah, menyoroti hal ini dalam sambutannya saat penutupan Safari Ramadan yang digelar di halaman kantor camat.

Menurutnya, kehadiran para geuchik dalam kegiatan ini seharusnya mencapai minimal 85%, namun kenyataannya jauh dari harapan. “Kalau kita lihat yang hadir, wajah-wajahnya itu lagi, itu lagi. Seharusnya tim Safari Ramadan ini hadir semua. Ini menjadi contoh buruk dalam membangun silaturahmi,” ujar Camat Iskandarsyah.
Meski demikian, acara tetap berlangsung khidmat dengan kehadiran unsur Muspika, termasuk Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) Darul Aman, Kapolsek Syamsul Bahri, serta Danramil Kapten Inf M. Yusuf. Seluruh kepala desa se-Kecamatan Darul Aman juga diundang, meski banyak yang tidak hadir.
Dalam ceramahnya menjelang berbuka puasa, Pimpinan Dayah Nurul Hidayah, Abati Tgk. Marzuki, mengingatkan tentang pentingnya bulan Ramadan sebagai bulan penuh berkah. Ia juga menekankan bahwa Ramadan bukan sekadar menahan lapar dan dahaga, tetapi juga mempererat hubungan antarumat Islam.
Acara kemudian dilanjutkan dengan berbuka puasa bersama di aula kantor camat. Hingga berita ini diterbitkan, belum ada respons dari para geuchik terkait kritik yang disampaikan camat.
Safari Ramadan seharusnya menjadi momentum memperkuat ukhuwah Islamiyah dan meningkatkan keteladanan pemimpin di tengah masyarakat. Namun, rendahnya tingkat partisipasi para geuchik menjadi catatan tersendiri dalam pelaksanaan tahun ini.
Hsb