Dari Pesantren untuk Indonesia: HT Milwan Dorong Santri Berprestasi dan Berjiwa Kebangsaan

Bersuarakyat Online LABUHANBATU — Anggota DPRD Sumatera Utara Fraksi Partai NasDem, HT Milwan menggelar kegiatan Penyebarluasan Ideologi Pancasila dan Penguatan Wawasan Kebangsaan di Pondok Pesantren Salafiyah Raudhatul Ulum, Bilah Hulu, Kabupaten Labuhanbatu, Senin (8/6). Kegiatan tersebut menghadirkan akademisi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Sumatera Utara, Dr. Faisal Andi Mahrawa, sebagai narasumber. Ratusan santri dan pengurus pondok pesantren mengikuti agenda yang berlangsung secara dialogis dan interaktif. Kedatangan HT Milwan bersama rombongan disambut pimpinan pondok pesantren, Buya Dr. Buqori Fasa, beserta pengurus dengan lantunan selawat. Dalam pemaparannya, Faisal Andi Mahrawa menekankan pentingnya penguatan nilai-nilai Pancasila, wawasan kebangsaan, dan pembangunan karakter generasi muda di tengah perkembangan sosial serta teknologi yang semakin pesat. Menurutnya, santri perlu memiliki arah pendidikan yang jelas sejak dini agar mampu bersaing dan memberikan kontribusi positif bagi bangsa. “Santri harus memiliki tujuan yang jelas dalam pendidikan. Tentukan arah sejak awal agar proses belajar lebih fokus,” ujar Faisal di hadapan peserta. Ia juga mendorong para santri memanfaatkan perkembangan teknologi dan akses informasi untuk mencari peluang pendidikan, termasuk program beasiswa prestasi. Menurut Faisal, keterbatasan ekonomi tidak seharusnya menjadi hambatan untuk melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi. Ia mengaku menempuh pendidikan melalui jalur beasiswa, mulai dari jenjang sarjana di Universitas Airlangga, magister di Universitas Indonesia, hingga doktoral di Universitas Padjadjaran. Selain berkiprah di dunia akademik, Faisal juga aktif sebagai pembicara dalam berbagai forum kebangsaan tingkat regional dan nasional serta terlibat dalam organisasi pers siber, Jaringan Media Siber Indonesia. Diskusi berlangsung aktif. Sejumlah santri mengajukan pertanyaan terkait penerapan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari, strategi meraih prestasi akademik, hingga peluang memperoleh beasiswa pendidikan. Dalam sesi dialog, Faisal turut menekankan pentingnya adab dalam menuntut ilmu. “Ilmu tanpa adab akan kehilangan arah,” katanya. Sementara itu, HT Milwan mengatakan kegiatan penguatan wawasan kebangsaan di lingkungan pesantren penting untuk membentuk karakter generasi muda yang memiliki semangat nasionalisme tanpa meninggalkan nilai-nilai keagamaan. “Kami ingin santri memiliki pemahaman kebangsaan yang kuat tanpa meninggalkan nilai-nilai keagamaan,” ujar Milwan. Pendamping kegiatan, Alhadi, menyebut program tersebut menyasar pelajar dan generasi muda sebagai penerus bangsa. Di kesempatan yang sama, Buya Buqori Fasa menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan kegiatan di lingkungan pesantren yang dipimpinnya. Ia juga mengungkapkan Alhamdulillah pondok pesantren menerima bantuan material berupa 100 zak semen untuk mendukung perbaikan akses jalan di kawasan pesantren, ujar Buqori Fasa. Ia juga berharap usulan pembangunan madrasah di Pondok Pesantren Salafiyah Raudhatul Ulum Bilah Hulu dapat memperoleh dukungan dari pemerintah provinsi. Berdasarkan pantauan di lokasi, kegiatan berlangsung tertib dan mendapat sambutan positif dari pimpinan pondok pesantren maupun masyarakat sekitar. Usai kegiatan sosialisasi, HT Milwan bersama pimpinan pondok turut berziarah ke makam pendiri Pondok Pesantren Salafiyah Raudhatul Ulum.(Red).

Read More

Peringati Hari Lahir Pancasila, BRI Rantau Prapat Teguhkan Komitmen Pelayanan Berintegritas

Bersuarakyat.online Labuhanbatu – Hari Lahir Pancasila menjadi momen refleksi bagi seluruh insan BRI Branch Office (BO) Rantau Prapat untuk terus mengimplementasikan nilai-nilai kebangsaan dalam menjalankan tugas dan memberikan pelayanan kepada masyarakat. Momentum tersebut diperingati melalui upacara bendera yang diikuti jajaran manajemen dan pekerja BRI BO Rantau Prapat. Kegiatan berlangsung khidmat sebagai bentuk penghormatan terhadap dasar negara sekaligus penguatan semangat kebangsaan di lingkungan kerja. Pemimpin Cabang BRI Rantau Prapat, Rian Darmawan, mengatakan bahwa Pancasila merupakan pedoman yang relevan dalam membangun budaya kerja yang profesional, jujur, dan bertanggung jawab. Menurutnya, nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila tidak hanya menjadi landasan kehidupan berbangsa dan bernegara, tetapi juga menjadi prinsip yang harus tercermin dalam pelayanan kepada nasabah dan masyarakat. “Pancasila mengajarkan pentingnya integritas, tanggung jawab, serta semangat melayani. Nilai-nilai tersebut sejalan dengan komitmen BRI untuk terus menghadirkan layanan yang terbaik bagi masyarakat,” ujarnya dalam keterangan tertulis yang diterima, Sabtu (6/6/2026). Rian menjelaskan, semangat gotong royong dan persatuan yang menjadi bagian dari nilai Pancasila juga berperan penting dalam membangun kolaborasi antarkaryawan. Dengan kerja sama yang kuat, perusahaan dapat terus meningkatkan kualitas layanan dan menjawab kebutuhan nasabah yang semakin dinamis. Sebagai bank yang memiliki jaringan luas hingga pelosok daerah, BRI berupaya memastikan setiap layanan yang diberikan tidak hanya berorientasi pada bisnis, tetapi juga memberikan manfaat nyata bagi masyarakat dan perekonomian daerah. Ia menegaskan, peringatan Hari Lahir Pancasila menjadi pengingat bahwa setiap pekerja memiliki tanggung jawab untuk menjaga kepercayaan masyarakat melalui pelayanan yang profesional dan berintegritas. “Semangat Pancasila harus terus hidup dalam setiap langkah dan keputusan yang diambil. Kami ingin memastikan bahwa kehadiran BRI tidak hanya sebagai lembaga perbankan, tetapi juga sebagai mitra yang memberikan kontribusi positif bagi masyarakat,” katanya. #Red

Read More

Pererat Hubungan Kelembagaan, BPS Rantau Prapat dan BRI Gelar NGIBAR

Bersuarakyat.online Labuhanbatu – Badan Pusat Statistik (BPS) Rantau Prapat terus membangun sinergi dengan berbagai mitra strategis. Salah satunya melalui kegiatan NGIBAR (Ngopi Bareng) yang digelar bersama BRI Branch Office (BO) Rantau Prapat sebagai wadah mempererat hubungan kelembagaan dan memperkuat kolaborasi antarinstitusi. Kegiatan yang berlangsung di BRI BO Rantau Prapat itu dihadiri oleh jajaran BPS Rantau Prapat dan pekerja BRI BO Rantau Prapat. Suasana santai dan penuh keakraban mewarnai jalannya kegiatan yang menjadi sarana silaturahmi sekaligus forum diskusi ringan mengenai berbagai aspek pelayanan publik. Dalam pertemuan tersebut, kedua belah pihak saling bertukar informasi dan pengalaman terkait pelaksanaan tugas masing-masing. Selain itu, dibahas pula pentingnya membangun komunikasi yang efektif guna menciptakan koordinasi yang lebih baik dalam mendukung pelayanan kepada masyarakat. Melalui rilis yang diterima media, Jumat (5/6/2026), BRI BO Rantau Prapat menyampaikan bahwa kegiatan NGIBAR menjadi momentum positif untuk memperkuat hubungan yang selama ini telah terjalin dengan baik antara BRI dan BPS. Menurutnya, kolaborasi antarinstansi memiliki peran penting dalam mendukung pembangunan daerah, khususnya melalui peningkatan kualitas pelayanan kepada masyarakat. “Kegiatan seperti ini tidak hanya menjadi ajang silaturahmi, tetapi juga memperkuat komunikasi dan membuka peluang kerja sama yang lebih luas ke depannya,” demikian disampaikan dalam rilis tersebut. Baik BPS Rantau Prapat maupun BRI BO Rantau Prapat sepakat bahwa sinergi yang kuat akan memberikan dampak positif bagi pelaksanaan tugas masing-masing lembaga. Oleh karena itu, hubungan baik yang telah terjalin akan terus dipelihara dan ditingkatkan melalui berbagai kegiatan kolaboratif. Kegiatan NGIBAR ditutup dengan sesi foto bersama yang mencerminkan semangat kebersamaan serta komitmen kedua instansi untuk terus menjalin hubungan yang harmonis dan produktif. “Melalui NGIBAR, kita tidak hanya mempererat tali silaturahmi, tetapi juga memperkuat semangat kolaborasi untuk memberikan kontribusi terbaik bagi masyarakat dan pembangunan daerah,” ujar perwakilan BRI BO Rantau Prapat. #Red

Read More

Hadiri Milad ke-26 YASPIDA, Menteri Nusron: Santri Harus Siap Menjadi Ulama, Teknokrat, dan Pemimpin Bangsa

Bersuarakyat.online Medan – Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Nusron Wahid, mengajak para santri untuk tidak hanya menjadi penerus, namun juga mempersiapkan diri sebagai pemimpin masa depan bangsa. Pesan tersebut ia sampaikan saat menghadiri acara Milad ke-26 Pondok Pesantren Darussyifa Al-Fithroh YASPIDA di Sukabumi, Jawa Barat, Kamis (04/06/2026). “Santri harus siap menjadi pemimpin di berbagai bidang. Ada yang menjadi ulama, ada yang menjadi teknokrat, dan ada yang menjadi pemimpin bangsa. Semua harus dipersiapkan sejak sekarang agar mampu memberikan kemanfaatan bagi masyarakat,” ujar Menteri ATR/Kepala BPN. Di hadapan ratusan santri, Menteri Nusron berpesan bahwa setiap santri perlu memiliki visi dan kesiapan untuk mengambil peran strategis dalam pembangunan bangsa. Ia mengibaratkan santri sebagai _mudhaf ilaih_ dalam ilmu nahwu yang suatu saat harus siap menjadi _mudhaf_, yakni generasi yang tidak hanya menerima estafet kepemimpinan, tapi juga mampu menggantikan dan melanjutkan peran para pendahulunya. Menteri Nusron menjelaskan, untuk dapat memajukan masyarakat dan mewujudkan kesejahteraan umat, diperlukan sinergi antara tiga unsur penting sebagaimana diajarkan Syekh Abdul Qadir al-Jailani. Ketiga unsur tersebut meliputi ilmu para ulama _(ilmal ulama)_, kebijaksanaan para teknokrat dan pelaksana kebijakan _(hikmatal hukama)_, serta kepemimpinan dan wawasan kebangsaan _(siyasatul muluk)_. Ia menilai, di sinilah letak pentingnya pesantren dalam mencetak generasi yang mampu berkiprah pada ketiga bidang tersebut. Para santri yang hadir juga ia dorong untuk meningkatkan literasi politik. “Santri tidak boleh apatis terhadap politik. Santri harus memahami kebijakan publik dan kehidupan berbangsa agar mampu ikut menentukan arah pembangunan bangsa,” tegas Menteri Nusron. Dalam kesempatan tersebut, Menteri Nusron menyerahkan sertipikat tanah wakaf kepada Pimpinan Pondok Pesantren Darussyifa Al-Fithroh YASPIDA, K.H. E.S. Mubarok. Penyerahan sertipikat ini merupakan bagian dari upaya pemerintah memberikan kepastian hukum atas aset lembaga pendidikan keagamaan. Dengan kepastian hukum, diharapkan tanah dapat dimanfaatkan secara optimal untuk mendukung kegiatan pendidikan, dakwah, dan pemberdayaan masyarakat. Hadir mendampingi Menteri ATR/Kepala BPN, Kepala Kantor Wilayah BPN Provinsi Kalimantan Timur yang sebelumnya menjabat sebagai Kepala Biro Hubungan Masyarakat dan Protokol, Shamy Ardian. Turut hadir dalam acara ini, Wakil Bupati Sukabumi, Andreas; Kepala Kepolisian Resor Sukabumi, AKBP Samian; serta Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten Sukabumi, Wendi Isnawan. #Red

Read More

Kanwil BPN Sumut Sembelih 11 Hewan Kurban, Wujudkan Semangat Berbagi di Hari Raya Idul Adha

Bersuarakyat.online Medan – Dalam rangka memperingati Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah/2026 Masehi, Kantor Wilayah Badan Pertanahan Nasional (Kanwil BPN) Provinsi Sumatera Utara melaksanakan penyembelihan 11 ekor hewan kurban di halaman Rumah Dinas Kanwil BPN Sumut. Kegiatan tersebut menjadi agenda rutin tahunan yang tidak hanya dimaknai sebagai pelaksanaan ibadah, tetapi juga sebagai bentuk kepedulian sosial dan semangat berbagi kepada masyarakat yang membutuhkan. Penyembelihan hewan kurban turut dihadiri Kepala Bagian Tata Usaha Kanwil BPN Sumut, Erni Aprida Hasibuan, sejumlah pejabat struktural, pegawai Kanwil BPN Sumut, serta jajaran Kantor Pertanahan Kota Medan. Kasubag Umum dan Humas Kanwil BPN Sumut, Aderina, mengatakan pelaksanaan kurban merupakan salah satu wujud rasa syukur sekaligus sarana memperkuat kebersamaan di lingkungan kerja. “Idul Adha mengajarkan nilai keikhlasan, pengorbanan, dan kepedulian terhadap sesama. Melalui kegiatan kurban ini, kami ingin menumbuhkan semangat berbagi serta mempererat hubungan antara pegawai dan masyarakat,” ujarnya. Setelah proses penyembelihan selesai, daging kurban didistribusikan kepada masyarakat sekitar, pegawai honorer, petugas kebersihan, serta sejumlah pihak yang berhak menerima. Menurut Aderina, pembagian daging kurban diharapkan dapat memberikan manfaat sekaligus menghadirkan kebahagiaan bagi para penerima, khususnya dalam momentum perayaan Hari Raya Idul Adha. Selain menjadi bentuk pengabdian sosial, kegiatan ini juga mencerminkan komitmen Kanwil BPN Sumut dalam menanamkan nilai-nilai kemanusiaan, kebersamaan, dan gotong royong di lingkungan instansi. Dengan semangat Idul Adha, Kanwil BPN Sumut berharap budaya berbagi dan kepedulian sosial dapat terus terjaga serta memberikan dampak positif bagi masyarakat luas. #Red

Read More

Sambut Idul Adha 1447 H, BRI BO Rantau Prapat Gelar Tausiah Keutamaan Berqurban

Bersuarakyat.online Labuhanbatu – Dalam rangka menyambut Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah, BRI Branch Office (BO) Rantau Prapat menggelar kegiatan tausiah keagamaan bertema “Makna Berqurban sebagai Wujud Keikhlasan dan Kepedulian Sesama”, yang diikuti seluruh pekerja di lingkungan BRI BO Rantau Prapat. Berdasarkan rilis yang diterima media, Jumat (29/5/2026), kegiatan diawali dengan doa bersama dan dilanjutkan dengan penyampaian tausiah oleh ustadz yang diundang khusus untuk memberikan pencerahan menjelang perayaan Idul Adha. Dalam tausiahnya, ustadz menekankan bahwa ibadah qurban tidak hanya memiliki nilai ritual, tetapi juga mengandung makna mendalam tentang keikhlasan, pengorbanan, serta kepedulian terhadap sesama. Semangat berqurban menjadi refleksi bagi setiap individu untuk senantiasa berbagi dan memberikan manfaat bagi lingkungan sekitar. Momentum Idul Adha juga diharapkan dapat memperkuat rasa syukur, kebersamaan, serta meningkatkan semangat gotong royong dan solidaritas di tengah kehidupan bermasyarakat maupun dalam lingkungan kerja. Suasana kegiatan berlangsung khidmat, hangat, dan penuh kekeluargaan. Para peserta tampak antusias mengikuti tausiah hingga akhir acara. Selain sebagai sarana memperdalam nilai-nilai keagamaan, kegiatan ini juga menjadi wadah mempererat silaturahmi antarpekerja di lingkungan BRI BO Rantau Prapat. Melalui kegiatan tersebut, BRI BO Rantau Prapat berharap semangat Idul Adha dapat menginspirasi seluruh pekerja untuk terus menjalankan tugas dan tanggung jawab dengan penuh keikhlasan, integritas, serta kepedulian terhadap sesama, sejalan dengan nilai-nilai yang terkandung dalam ibadah qurban. #Red

Read More

Pemkab Labusel Sembelih 56 Ekor Hewan Qurban, Wujud Kepedulian dan Kebersamaan di Hari Raya Iduladha

Bersuarakyat.online Pemerintah Kabupaten Labuhanbatu Selatan (Labusel) melaksanakan penyembelihan hewan kurban Iduladha 1447 Hijriah di halaman Kantor Dinas PUPR Desa Sosopan, Kecamatan Kotapinang, Kamis (28/5/2026). Sebanyak 26 ekor hewan qurban disembelih pada kegiatan tersebut dan dagingnya akan dibagikan kepada ASN, tenaga honorer, serta masyarakat sekitar. Sementara itu, sebelumnya Pemkab Labusel juga telah mendistribusikan 30 ekor hewan qurban ke lima kecamatan yang ada di Kabupaten Labuhanbatu Selatan. Dengan demikian, total hewan qurban yang disalurkan Pemerintah Kabupaten Labuhanbatu Selatan pada Iduladha tahun ini mencapai 56 ekor. Kegiatan penyembelihan hewan qurban turut dihadiri Bupati Labuhanbatu Selatan Fery Sahputra Simatupang, Sekretaris Daerah M. Reza Pahlevi Nasution, para Asisten dan Staf Ahli Bupati, pimpinan OPD, Ketua MUI Labusel, serta para undangan lainnya. Sekda Labusel M. Reza Pahlevi Nasution menyampaikan bahwa hewan Qurban yang disembelih berasal dari OPD dan para camat se-Labuhanbatu Selatan sebagai bentuk kebersamaan dan kepedulian terhadap masyarakat. “Alhamdulillah, tahun ini total hewan qurban yang berhasil dihimpun sebanyak 56 ekor. Daging qurban nantinya akan dibagikan kepada ASN, honorer, dan masyarakat sehingga manfaatnya benar-benar dapat dirasakan bersama,” ujarnya. Ia berharap semangat berqurban dan berbagi di lingkungan Pemerintah Kabupaten Labuhanbatu Selatan terus meningkat dari tahun ke tahun. “Semoga pembagian daging qurban ini membawa manfaat dan keberkahan bagi masyarakat. Kita juga berharap jumlah hewan qurban tahun depan bisa lebih meningkat lagi,” tutupnya.

Read More

PTPN IV Regional VI Unit Kebun Baru Sembelih 8 Hewan Qurban, Ukhuwah & Kepedulian Menguat di Idul Adha 1447 H

Bersuarakyat.online Langsa- Semangat kebersamaan dan kepedulian kembali terpancar di PTPN IV Regional VI Unit Kebun Baru pada perayaan Idul Adha 1447 H/2026 M. Perusahaan bersama karyawan dan pimpinan pelaksana melaksanakan penyembelihan 8 ekor hewan qurban dengan suasana khidmat dan gotong royong. Sebanyak 7 peserta dari kelompok penyaluran qurban terlibat langsung dalam kegiatan ini, yaitu Winin Istia Sagala, Surya Ningsih, Intan Zulia, Eko Wahyudi, Alisa Fatiha, Septi Emilia Sari, dan Fuad Nugraha Lubis. Proses penyembelihan hingga pendistribusian daging dilakukan bersama seluruh elemen di lingkungan kerja, mencerminkan nilai kebersamaan yang terus dijaga. Bagi PTPN IV Regional VI Unit Kebun Baru, qurban bukan sekadar ritual tahunan. Kegiatan ini menjadi momentum untuk memperkuat ukhuwah, mempererat silaturahmi, dan membangun kekompakan antara karyawan dan manajemen. Manajer Kebun Baru, Dian Amanu Afsar, menyampaikan bahwa Idul Adha mengingatkan kita pada pengorbanan Nabi Ibrahim dan Nabi Ismail. “Momentum ini mengajak kita menciptakan strategi baru dalam bekerja dan melayani, dengan semangat berkorban demi kesucian lahir dan batin,” ujarnya. Ia berharap nilai-nilai qurban dapat terus menginspirasi seluruh karyawan untuk bekerja dengan integritas, kepedulian, dan kebersamaan yang lebih kuat. Daging qurban yang dibagikan diharapkan memberi manfaat nyata bagi karyawan, pensiunan, dan masyarakat sekitar. Terlebih di tengah kondisi pasca banjir yang sebelumnya melanda Kota Langsa, kegiatan ini menjadi perekat solidaritas sosial. Di akhir pernyataannya, Dian Amanu Afsar menegaskan, “Semoga semangat ber Qurban terus menginspirasi kita untuk kita selalu mendekatkan diri kepada Allah SWT, menumbuhkan kepedulian sosial, membersihkan harta & jiwa, mempererat persaudaraan serta menjadi salah satu siar agama islam, seiring melanjutkan aktivitasnya untuk melanjutkan proses pemotongan hewan Qurban.Rabu 27/5/2026).   #Hsb

Read More

Polsek Bilah Hulu Tebar Kurban, Perkuat Kedekatan dengan Warga

Bersuarakyat.online LABUHANBATU — Perayaan Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah dimanfaatkan jajaran Polsek Bilah Hulu untuk memperkuat kedekatan dengan masyarakat melalui penyembelihan dan pembagian hewan kurban kepada warga dan panti asuhan, Rabu, 27 Mei 2026. Kegiatan yang dipimpin Kapolsek Bilah Hulu, AKP Syamsul Bahri Dalimunthe, berlangsung dalam suasana sederhana namun penuh keakraban. Seluruh personel terlibat langsung mulai dari proses penyembelihan hingga pendistribusian daging kurban kepada masyarakat yang membutuhkan di wilayah hukum Polsek Bilah Hulu. Pada Idul Adha tahun ini, Polsek Bilah Hulu menyembelih satu ekor sapi kurban. Kegiatan tersebut disebut sebagai bagian dari implementasi semangat “Polri untuk Masyarakat”, yang menekankan kehadiran kepolisian tidak hanya dalam penegakan hukum, tetapi juga melalui kegiatan sosial dan kemanusiaan. Syamsul Bahri mengatakan, ibadah kurban menjadi momentum untuk memperkuat hubungan emosional antara kepolisian dan masyarakat. “Melalui Idul Adha ini kami ingin berbagi kebahagiaan dengan masyarakat, termasuk anak-anak panti asuhan. Tahun ini kami menyembelih satu ekor sapi dan ke depan kami berharap jumlah hewan kurban dapat bertambah sehingga manfaatnya semakin luas dirasakan masyarakat,” ujar Syamsul Bahri. Ia menilai nilai pengorbanan dan keikhlasan dalam Idul Adha harus menjadi refleksi bagi anggota Polri agar semakin humanis dan dekat dengan masyarakat. “Semangat Idul Adha menjadi pengingat bagi seluruh personel untuk terus meningkatkan kepedulian sosial serta memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” katanya. Pantauan di lokasi menunjukkan personel kepolisian berbaur bersama warga selama proses penyembelihan dan pembagian daging kurban berlangsung. Sejumlah warga tampak ikut membantu proses distribusi yang diprioritaskan bagi masyarakat kurang mampu dan anak-anak panti asuhan. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya membangun hubungan yang lebih erat antara kepolisian dan masyarakat di tengah momentum keagamaan Idul Adha.(Red).

Read More

Ketua FKUB Labuhanbatu Ajak Masyarakat Maknai Idul Adha sebagai Momentum Kerukunan dan Kepedulian Sosial

Bersuarakyat.online RANTAUPRAPAT – Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama Kabupaten Labuhanbatu Dr. H. Galih Orlando, S.Pd.I., S.H., M.Kn., mengajak masyarakat menjadikan Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah sebagai momentum memperkuat nilai keikhlasan, kepedulian sosial, dan kerukunan antarumat beragama di Kabupaten Labuhanbatu. Dalam keterangannya di Rantauprapat, Rabu (27/5/2026), Galih Orlando menyampaikan bahwa Idul Adha tidak hanya dimaknai sebagai ritual penyembelihan hewan kurban, tetapi juga refleksi tentang pengorbanan, ketulusan, dan solidaritas sosial di tengah masyarakat. “Atas nama FKUB Kabupaten Labuhanbatu, kami mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah kepada seluruh umat Muslim. Semoga momentum ini semakin memperkuat persaudaraan, kepedulian, dan semangat kebersamaan di tengah kehidupan bermasyarakat,” ujarnya. Menurutnya, nilai-nilai yang terkandung dalam kisah Nabi Ibrahim AS dan Nabi Ismail AS menjadi teladan tentang pentingnya keikhlasan dan kepatuhan kepada Tuhan, sekaligus membangun kepedulian terhadap sesama manusia. Galih Orlando menjelaskan, terdapat tiga makna penting Idul Adha yang perlu dipahami masyarakat. Pertama, keikhlasan sebagai fondasi moral kehidupan. Ia menilai Nabi Ibrahim AS telah menunjukkan bahwa pengabdian dan ketulusan merupakan nilai utama dalam membangun kehidupan yang bermartabat. Kedua, kurban sebagai wujud solidaritas sosial. Pembagian daging kurban kepada masyarakat dinilai menjadi simbol kepedulian dan semangat berbagi tanpa memandang latar belakang sosial maupun golongan. “Semangat berbagi dalam Idul Adha harus menjadi penguat hubungan sosial dan mempererat rasa persaudaraan di tengah masyarakat,” katanya. Ketiga, pengorbanan sebagai warisan nilai bagi generasi mendatang. Menurutnya, semangat rela berkorban dan membantu sesama harus terus ditanamkan agar lahir generasi yang memiliki kepedulian sosial dan jiwa gotong royong. Lebih lanjut, Forum Kerukunan Umat Beragama Kabupaten Labuhanbatu menegaskan komitmennya untuk terus menjaga harmoni sosial di tengah keberagaman agama, suku, dan budaya di Labuhanbatu. FKUB juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga kedamaian, toleransi, dan persatuan sebagai modal penting dalam mendukung pembangunan daerah dan menciptakan kehidupan masyarakat yang harmonis.(Red)

Read More