Etika bernegara diskusinasional bersama Dalam kehidupan bernegara, partisipasinya masyarakatnya harus dapat menjadi penuntun sebagai salah satu solusi kebangkitan dan tanggung jawab bersama membangun bangsa. 

Jakarta,BersuaRakyat.Online

Seperti yang diutarakan oleh pembicara pada diskusi tersebut pada awak media diantaranya,

Ini akar kerusakan dari bangsa karena itu Korupsi Kolusi dan Nepotisme harus segera diakhiri diberantas tuntas sampai ke akar akar nya

Karena selama ini pemberantasan korupsi dilakukan selalu selective inforcmen, selalu tebang tindih. Karena itu kita menuntut pemberantasan korupsi dilakukan secara adil dan sampai ke akar akar nya.

Karena jika dilakukan tidak sampai ke akar nya mana tidak akaypernah keluar dari gurita korupsi yg sudah merajalela.

Bagaimana mengenai sikap masyarakat yang akhir akhir ini menolak RUU TNI?

Saya sebenarnya khwatir dengan undang undang yang baru ini, pertama, rasa cinta kita kepada TNI agar tetap profesional terhadap dalam konteks ketahanan negara. Dengan demikian maka melibatkan TNI dalam jabatan jabatan sipil, itu bukan hanya melemahkan TNI itu sendiri, tetapi melemahkan semangat Reformasi ingin mmbentuk supremasi sipil.

Yang kedua adalah saya kawatir bahwa ini bagian dari tren Otoritarianisme yang ditopang oleh kekuatan militer itu sendiri

Oleh karena itu negara otoriter itu dipersenjatai oleh kekuatan militer dan ini sebenarnya merusak tatanan demokrasi yang didirikan oleh ibu bapak Pendiri Republik itu sendiri.

karena itu kita harus menghidupkan kembali demokrasi ditengah fenomena otorianisme yang ditopang oleh kekuatan militer

bagaimana pendapat anda mengenai teror kepala babi yang diterima oleh Tempo?

ini mengingatkan pada1920 ketika Jerman yang dipimpin Hitler dengan manajemen terror.

karena itu politik terror Dicengkram kan kepada mereka yang menodai dan melawan otorianisme karena itu tidak lain kecuali kita lawan. Karena terror itu adalah bentuk intimidasi dan penundukan kekuatan, karena itu hanya satu kata, kita lawan brbagai bentuk teror.

kan teror itu menandai bekerja nya otorianisme yang ditopang oleh politik teror, politik ketakutan yang Dicengkram kan pada mreka yg kritis pada kekuasaan

kita harus kembali membangun negara paripurna berdasarkan Pancasila yg menghargai kebebasan berpendapat termasuk, kebebasan memberikan kritikan kepada kekuasaannya, kenapa karena pesan Bung Hatta,, “pujian tidak memberi petunjuk tetapi justru keberanian kita untuk mengucapkan kekeliruan demi kekeliruan itulah membimbing bangsa ini kejalan yang benar

supri

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *