HUT Aceh Timur Ke 69 Khidmat, Bupati Al- Farlaky Apresiasi Seluruh Kinerja ASN,Sejumlah Kepala Perangkat Daerah Terima Penghargaan. 

Bersuarakyat.online Aceh Timur — Pelaksanaan upacara peringatan HUT Kabupaten Aceh Timur ke 69 berlangsung khidmat meskipun diguyur hujan lebat, upacara berlangsung di tribun utama, lapangan upacara pemerintah Kabupaten Aceh Timur, Senin 24 November 2025 Dalam sambutannya Bupati Al- Farlaky menyebut bahwa momentum peringatan ini menjadi refleksi perjalanan pembangunan daerah sekaligus bentuk penghargaan kepada seluruh aparatur yang telah mengabdi bagi masyarakat Aceh Timur. Bupati menyampaikan bahwa tema HUT Aceh Timur tahun ini, Aceh Timur Garang Kuat Bersama Rakyat, Maju Bersama Syari’at, merefleksikan tekad pemerintah daerah untuk berani menghadapi tantangan, memperkuat persatuan, serta membangun Aceh Timur berdasarkan nilai-nilai syariat Islam. Sementara itu, HUT Korpri ke-54 mengusung semangat peningkatan profesionalisme, integritas, dan pelayanan publik. Bupati menegaskan bahwa Korpri adalah garda terdepan dalam memastikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Dalam arah pembangunan Aceh Timur 2025–2029, Bupati kembali menegaskan visi daerah, yakni Aceh Timur yang Islami, Maju, dan Berkeadilan.” Visi ini diterjemahkan ke dalam sembilan misi pembangunan yang mencakup penguatan syariat Islam, pembangunan rumah layak huni, peningkatan kualitas SDM, pertumbuhan ekonomi berbasis potensi unggulan, pembangunan infrastruktur dasar, pemenuhan hak korban konflik, pembangunan inklusif bagi penyandang disabilitas dan kelompok rentan, optimalisasi pemanfaatan SDA dan CSR, serta pengembangan sektor pariwisata. Lebih lanjut, rangkaian peringatan HUT turut diisi berbagai kegiatan yang digelar pemerintah daerah, mulai dari penanaman 1.000 pohon mangrove, Anugerah Literasi Aceh Timur serta pelatihan menulis oleh F-Pekat, perekaman e-KTP, pasar murah, penyerahan santunan BPJS Ketenagakerjaan, pembukaan stand pelayanan masyarakat, donor darah, doa bersama untuk keselamatan daerah, lomba paduan suara antar perangkat daerah, hingga kegiatan gotong royong massal. Pada kesempatan yang sama, Bupati Al- Farlaky turut menyerahkan sejumlah penghargaan kepada perangkat daerah berkinerja terbaik dalam pengelolaan perencanaan dan pengawasan tahun 2025. Penghargaan diberikan sebagai bentuk apresiasi atas komitmen, integritas, serta budaya kerja yang semakin baik di lingkungan pemerintah daerah. Kategori Pengelolaan Perencanaan Terbaik Berdasarkan Kualitas Renstra Perangkat Daerah Tahun 2025 diberikan kepada sejumlah perangkat daerah dengan nilai tertinggi, yaitu: Badan Perencanaan Pembangunan Daerah – 95,94 (Baik),Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil – 95,00 (Baik),Badan Kepegawaian dan Pengembangan SDM – 94,44 (Baik),Badan Kesatuan Bangsa dan Politik – 91,36 (Baik), Dinas Perikanan – 90,94 (Baik), Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Gampong – 90,63 (Baik),Dinas Perdagangan, Koperasi dan UKM – 90,31 (Baik),Inspektorat Daerah – 90,06 (Baik),Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan KB – 88,75 (Baik). Sementara Kategori Pengelolaan Pengawasan Terbaik Berdasarkan Pemenuhan Dokumen MCSP (KPK RI) Tahun 2025 diberikan kepada: Badan Kepegawaian dan Pengembangan SDM, Inspektorat Daerah, Sekretariat Daerah,Sekretariat Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten,Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Perizinan Terpadu Sementara itu, Kategori Pengelolaan Pengawasan Terbaik Berdasarkan Pelaporan Evaluasi SAKIP Tahun 2024 diberikan kepada perangkat daerah dengan nilai sebagai berikut,Badan Kepegawaian dan Pengembangan SDM – 96,99 (A),Dinas Perikanan – 80,60 (BB),Sekretariat Daerah – 79,70 (BB),Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat – 76,30 (BB),Dinas Perkebunan dan Peternakan – 73,40 (BB) Bupati berharap penghargaan tersebut menjadi motivasi bagi seluruh perangkat daerah untuk terus meningkatkan kualitas perencanaan, kinerja, dan pengawasan, sehingga pembangunan Aceh Timur berjalan lebih cepat, tepat, bersih, dan berorientasi pada pelayanan publik. “Kita berharap semangat kebersamaan dan pelayanan dapat terus diperkuat demi kemajuan dan kesejahteraan masyarakat Aceh Timur,” pungkas Bupati Al- Farlaky. #Hsb

Read More

Muzakarah Saudagar Aceh dan UMKM Expo Saudagar Aceh 2025 Rumuskan Terobosan Ekonomi. 

Bersuarakyat.online Banda Aceh – Suasana Balai Meuseuraya Aceh (BMA) selama tiga hari terakhir, 21-23 November 2025, dipenuhi oleh semangat kewirausahaan dan kolaborasi global. Gelaran Muzakarah Saudagar Aceh bersamaan dengan UMKM Expo Saudagar Aceh 2025 menjadi magnet bagi pelaku usaha lokal, tokoh diaspora Aceh, serta buyer nasional dan internasional. Acara ini merupakan buah kerja sama antara Majelis Pengurus Wilayah Ikatan Saudagar Muslim se-Indonesia (MPW ISMI) Aceh dengan Diaspora Global Aceh (DGA), dan mendapat dukungan penuh Pemerintah Aceh lewat Dinas Koperasi Usaha Kecil dan Menengah (Diskop UKM) Aceh untuk memperkuat sektor UMKM serta mendorong penetrasi produk Aceh ke pasar internasional. Pada hari pertama, 21 November 2025, dibuka dengan prosesi resmi yang khidmat. Ketua MPW ISMI Aceh, Nurchalis SP MSi, menyatakan bahwa acara ini bukan sekadar forum, melainkan momentum untuk membangkitkan ‘DNA Saudagar Aceh’. “Kita ingin produk lokal kita dikenal dunia, dengan kualitas dan jaringan yang kuat. Kami melihat kepemimpinan Mualem-Dek Fadh di Aceh memiliki visi yang sangat strategis untuk membawa Aceh menuju lompatan ekonomi, dan kami dari ISMI siap bersinergi untuk itu,” kata Nurchalis. Sementara itu, Gubernur Aceh, Muzakir Manaf (Mualem), yang diwakili oleh Asisten II bidang Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah (Setda) Aceh, Dr Ir Zulkifli MSi, menyebutkan bahwa dukungan pemerintah bukan hanya sekadar formalitas. Pemerintah Aceh menginginkan agar UMKM lokal naik kelas dan berdaya saing global. “Kami dari Pemerintah Aceh sangat mengapresiasi keberadaan forum dan event seperti ini. Ini adalah momentum yang baik karena mengkoneksikan pelaku UMKM dengan saudagar-saudagar di luar Aceh. Kami dari dulu memang sangat mengharapkan forum-forum semacam ini bisa berlangsung lebih banyak,” ujarnya. Di sisi lain, Ketua Umum Majelis Pengurus Pusat Ikatan Saudagar Muslim se-Indonesia (MPP ISMI), Dr Ing Ilham Akbar Habibie MBA, di hadapan para pemangku kebijakan merekomendasikan agar Aceh dijadikan sebagai wilayah Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Halal Indonesia. Menurutnya, KEK Halal sangat logis dibangun di Aceh karena besarnya kebutuhan industri halal global terhadap pasokan bahan baku pasar dunia. ia menyebutkan bahwa ISMI siap menjadi anchor tenantpengolahan produk lokal Aceh. “Dinamika geopolitik global yang kini terjadi membuat perdagangan internasional semakin menantang. Saat ini, perdagangan di wilayah Asia Tenggara sedang naik daun. Kerja sama segitiga pertumbuhan Indonesia–Malaysia–Thailand (IMT-GT) harus dibuat sebagai peluang strategis. Aceh dengan kekayaan sumber daya alamnya yang melimpah harus melihat itu sebagai sebuah peluang strategis,” kata Ilham Akbar Habibie. Di samping itu, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Diskop UKM Aceh, Zulkifli SPd MPd, menyebutkan pentingnya kolaborasi lintas sektor agar UMKM Aceh bisa menembus pasar global. “Dengan dukungan yang terarah, UMKM Aceh tidak hanya mampu meningkatkan kualitas produksi, tetapi juga memperluas jaringan pemasaran ke berbagai dunia,” kata Zulkifli. Pada hari kedua, 22 November 2025, Balai Meuseuraya Aceh dipenuhi oleh masyarakat yang antusias mengikuti seminar internasional Muzakarah Saudagar Aceh dan seminar nasional ekspor-impor berbasis komoditas lokal. Dalam sesi tersebut, Pakar Halal Supply Chain Dunia, Prof Dr Marco Tieman, memberikan wawasan tentang bagaimana produk Aceh bisa memenuhi standar internasional, sementara Ketua DGA, Dr Ir Mustafa Abubakar, menekankan peluang besar yang bisa dibuka oleh jaringan diaspora di lebih dari 20 negara. Sementara itu, Saudagar Aceh di Malaysia, Datuk Haji Mansyur Usman, merekomendasikan Pemerintah Aceh untuk segera mengimplementasikan jalur dagang Aceh-Malaysia lewat Pelabuhan Krueng Geukueh-Penang. “Saya meminta Pemerintah Aceh untuk mengoperasikan Pelabuhan Krueng Geukueh-Penang awal tahun 2026 ini. Pemerintah Aceh harus memastikan apakah sanggup berlayar setiap hari untuk mengangkut komoditas Aceh? jika tidak bisa setiap hari, minimal seminggu sekali harus ada komoditi Aceh yang berlayar masuk ke Malaysia,” katanya. Di area pameran, sekitar 50 UMKM Aceh menampilkan produk terbaik mereka. Aroma wangi parfum Aceh, kerajinan tangan Aceh, dan aneka kuliner khas Aceh menjadi daya tarik tersendiri bagi pengunjung. Hari ketiga, 23 November 2025, fokus bergeser pada upaya nyata jalinan kolaborasi dagang. Business Matching menjadi agenda utama antara pelaku UMKM Aceh, buyer dan diaspora Aceh. “Diaspora Aceh bukan sekadar penonton, tetapi jembatan nyata bagi produk Aceh ke pasar internasional. Kami memastikan hasil dari acara ini menjadi peluang bisnis yang konkret,” kata Ketua DGA, Mustafa Abubakar. Adapun sepuluh UMKM lokal Aceh terpilih yang melanjutkan Memorandum of Understanding (MoU) dengan diaspora global adalah Udeung’du, Parfume Neelam/PT Global Mandiri, PT Suree Aceh Darussalam, Makpulo, Debebek, PT Cutkak Heritage Food, Azzeta Batik, Meutuwah Mata, PT Edy Eldina Manufacture, dan PT Tunas Karya Meutuah. Selain itu, puluhan UMKM Aceh lainnya akan terus mendapatkan pendampingan dari MPW ISMI Aceh bersama Diskop UKM Aceh agar mereka dapat berkembang lebih optimal dan siap bersaing di pasar global. Untuk diketahui, rangkaian musyawarah yang melibatkan para saudagar nasional dan internasional, pakar dunia, para buyer, serta para pemangku kebijakan di Aceh selama tiga hari terakhir ini telah menghasilkan sejumlah rekomendasi penting yang akan diserahkan langsung kepada Pemerintah Aceh dan pemerintah kabupaten/kota. Rekomendasi ini diharapkan dapat menjadi landasan strategis dalam mendorong penguatan ekonomi daerah, memperluas jejaring perdagangan, serta mempercepat terwujudnya pembangunan Aceh yang berkelanjutan. Salah satunya adalah peran inovasi dan teknologi. Inovasi produk dipandang menjadi faktor kunci untuk meningkatkan daya saing, terutama melalui desain, pengemasan dan diversifikasi produk. Selain itu, pemerintah juga didorong untuk memperkuat kebijakan fasilitasi ekspor, termasuk penyederhanaan izin, dukungan logistik, dan akses pembiayaan. Selanjutnya, kolaborasi dengan perguruan tinggi dipandang sangat penting untuk pengembangan riset pasar, inovasi produk, dan pendampingan UMKM. Tim panelis rekomendasi ini terdiri dari beberapa tokoh penting nasional, internasional dan lokal, terdiri dari Dr Ing Ilham Akbar Habibie MBA (Ketua Umum MPP ISMI), Dr H Mustafa Abubakar (Ketua DGA), Dr Marco Tieman (Pakar Halal Supply Chain Dunia/CEO LBB Internasional), Prof Dr Ir H Agussabti MSi (Wakil Rektor bidang Akademik USK), Prof Dr Syahrizal Abbas MA (Guru Besar UIN Ar-Raniry), Nurchalis SP MSi (Anggota DPRA Komisi III), hingga Ir H Muhammad Iqbal (ketua Kadin Aceh). Di sisi lain, MPW ISMI Aceh juga menyerahkan penghargaan ISMI Award 2025 kepada sebelas tokoh Aceh yang dinilai berjasa dalam mendorong kemajuan ekonomi, sosial dan pembangunan daerah. Tokoh-tokoh yang menerima ISMI Award 2025 adalah Surya Paloh, Tgk Malik Mahmud Al Haythar, Dr Mustafa Abubakar, Abdul Latief, H Ibrahim Pidie, Dr (HC) H Rusli Bintang, (Alm) Dr Mr Teuku Mohammad Hasan, (Alm) Prof Dr Ibrahim Hasan MBA, (Alm) H Harun Keuchik Leumik, (Alm) Teuku Markam, dan Tan Sri Dato’ Seri Sanusi Junid. Penghargaan ini…

Read More

Ingkar Janji, PLT Kadis Sosial Aceh Timur Biarkan Warga Miskin Tinggal di ‘Gebuk Reoet’ Bocor. 

Bersuarakyat.online Aceh Timur – Pelaksana Tugas (PLT) Kepala Dinas Sosial (Kadis Sosial) Kabupaten Aceh Timur, Ibu Rani, menuai kritik keras setelah dituding ingkar janji terkait penyaluran bantuan untuk warga miskin. Kekecewaan ini memuncak dari aktivis lokal yang menuduh Ibu Rani sengaja mengabaikan kondisi sejumlah keluarga miskin di Desa Buket Bata, Kecamatan Pante Bidari, yang terpaksa bertahan di gubuk reot yang bocor di tengah musim hujan. Warga Miskin Terlantar di Gubuk Reot ibu kadis hanya janji palsu Kritik tajam ini dilontarkan oleh Razali alias Nyakli Maop, anggota Satuan Tugas Khusus (Satgasus) Badan Advokasi Indonesia (BAI) DPP, yang mengaku telah berjuang selama dua tahun terakhir untuk nasib warga tersebut. Nyakli Maop menjelaskan bahwa tujuannya berulang kali menghubungi PLT Kadis Sosial adalah untuk meminta penempatan beberapa lembar terpal atau tenda darurat. “Hal ini (kondisi warga) pernah kami laporkan dua tahun yang lalu, bahkan sekitar satu bulan yang lalu saya datangi Ibu Rani. Tujuan kami hanya meminta beliau agar bisa memposisikan beberapa lembar tenda untuk bisa meringankan beban hidup masyarakat miskin tersebut,” ujar Nyakli Maop. Namun, menurut Nyakli, usahanya sia-sia. Bahkan, Nyakli mengungkapkan pola komunikasi yang ia anggap menghindar: Panggilan Pertama: Ketika Nyakli menelepon, Ibu Rani membalas pesan WhatsApp dengan mengatakan, “Saya masih di airport Singapura, chat nanti saya telepon Anda.” Panggilan Kedua: Dua hari kemudian Nyakli kembali menelepon untuk menanyakan perihal kondisi masyarakat miskin yang telah tayang di media online. Ibu Rani kembali membalas via chat dengan isi, “Mobil saya tadi terperosok,” yang oleh Nyakli diartikan seolah-olah Ibu Rani sedang dalam perjalanan ke lapangan. Setelah tim Satgasus kembali ke lokasi, kondisi warga miskin di Desa Buket Bata masih sangat memprihatinkan. “Hingga saat ini mereka masih hidup di bawah gebuk reot yang bocor, apalagi musim hujan seperti ini. Namun, Ibu Rani selalu berbohong dan terkesan menghindar,” tegasnya. Permintaan Ganti PLT Kadis Sosial Nyakli Maop mengungkapkan kekecewaannya mendalam terhadap Ibu Rani, yang disebutnya sebagai “pemain lama di dinas sosial” dan pernah memegang kunci gudang logistik. Ia merasa PLT Kadis Sosial saat ini enggan menunaikan tanggung jawabnya. “Sebelum Ibu Rani menjabat sebagai PLT Kadis Sosial Aceh Timur, kami sangat bermitra dengan dinas sosial. Sekarang, setelah ada jabatan, beliau terkesan bisa berbohong kepada tim Satgasus,” katanya. Sebagai perbandingan, Nyakli menyebutkan bahwa di masa PLT Kadis Sosial sebelumnya, Bapak Sulaiman, beberapa rumah warga miskin—termasuk di Bagok Nurul Salam dan Alue Merbo Darul Aman—segera dibantu perbaikan, yang saat itu Ibu Rani juga mendampingi. Atas kegagalan dan sikap yang dianggap ingkar janji ini, Nyakli Maop secara terbuka meminta agar Bupati Aceh Timur segera mengganti posisi PLT Kadis Sosial tersebut. “Saya berharap agar PLT Kadis Sosial segera diganti. Ibu Rani belum pantas menjadi kepala dinas karena beliau tidak mengetahui betapa pentingnya saling menghargai dan menepati janji,” tutup Nyakli dengan nada kesal. Saat di konfirmasi dinas sosial buk Rani mengatakan lagi rapat di dprk lagi rapat banggar bang di dprk ucap nya melalui WhatsApp. #Hsb  

Read More

Satres Narkoba Polres Labusel Tegaskan Komitmen Berantas Narkoba Bersama Masyarakat

Bersuarakyat.online – Labuhanbatu Selatan Satuan Reserse Narkoba Polres Labuhanbatu Selatan kembali menegaskan komitmennya dalam memberantas peredaran narkotika di wilayah hukum Labuhanbatu Selatan. Penegasan ini disampaikan langsung oleh Kasatres Narkoba, AKP Sahat Marulam Lumban Gaol, S.H., yang menekankan bahwa upaya pemberantasan dapat berjalan maksimal dengan dukungan masyarakat. Menurut AKP Sahat Marulam Lumban Gaol, pihaknya terus melakukan berbagai langkah strategis—mulai dari penindakan, pencegahan, hingga edukasi publik—untuk menekan ruang gerak para pelaku penyalahgunaan dan peredaran narkoba. “Satres Narkoba Polres Labuhanbatu Selatan tetap komitmen memberantas narkoba dengan segala upaya, dan didukung tentunya dari elemen masyarakat,” ujar AKP Sahat didampingi Kasi Propam, AKP D P Tarigan dan KBO Satres Narkoba, IPTU Imam S Siregar saat adanya aksi didepan gerbang kantor Bupati Labuhanbatu Selatan, Senin (24/11/2025). Komitmen tersebut tercermin dari peningkatan kegiatan patroli, operasi penindakan, serta koordinasi lintas sektor yang terus diperkuat. Tidak hanya fokus pada penegakan hukum, Satres Narkoba Polres Labuhanbatu Selatan juga aktif melakukan sosialisasi dan penyuluhan untuk mengedukasi warga tentang bahaya narkoba, terutama di kalangan remaja dan pelajar. Masyarakat pun diimbau untuk lebih berani melaporkan aktivitas mencurigakan terkait narkoba. AKP Sahat Marulam Lumban Gaol menegaskan bahwa setiap informasi yang diberikan warga sangat berarti dalam memutus mata rantai peredaran gelap narkotika. “Kami tidak bisa bekerja sendiri. Dukungan masyarakat adalah kunci keberhasilan. Dan kami juga akan memberikan reward atau semacam hadiah bagi masyarakat yang dapat memberikan informasi tentang peredaran narkoba”.tambahnya. Dengan pendekatan humanis serta kerja sama yang terus dibangun, Satres Narkoba Polres Labuhanbatu Selatan berharap dapat menciptakan lingkungan yang lebih aman, bersih dari narkoba, dan memberikan harapan baru bagi generasi muda Labuhanbatu Selatan. (BANA)

Read More

Kisah Pertemuan Tak Terduga Wabup T. Zainal Abidin dengan Nenek Jompo Usai Upacara HUT Aceh Timur ke-69.

Bersuarakyat.online Aceh Timur – Di balik kemeriahan upacara HUT Aceh Timur ke-69 dan HUT Korpri ke-54, sebuah kisah sederhana namun sangat menyentuh hati muncul dan menarik perhatian publik. Bukan dari podium, bukan pula dari rangkaian acara seremonia melainkan dari sebuah pertemuan tak terduga antara Wakil Bupati Aceh Timur, T. Zainal Abidin, S.Pd.I., M.H., dengan seorang nenek tua yang datang menghampiri di tengah derasnya hujan. Senin 24 Nov 2025. Usai mengikuti rangkaian upacara, iring-iringan mobil dinas Wabup T. Zainal tiba-tiba berhenti di sebuah kios kecil pinggir jalan. Hanya untuk membeli air minum sebelum melanjutkan perjalanan menuju Kota Langsa. Namun, dari penghentian sederhana itu, terciptalah sebuah kisah penuh makna yang menggetarkan hati. Tak lama setelah Wabup turun, tampak seorang nenek tua berjalan perlahan mendekat. Tubuhnya ringkih, mengenakan tudung dan sepatu bot yang basah, bertahan dari hujan yang mengguyur. Dengan bantuan tongkat, ia melangkah pelan namun pasti. “Assalamualaikum,” sapa sang nenek dengan suara lirih namun penuh kehangatan. Wabup, yang saat itu didampingi sang istri, Ny. Erni Handayani, segera menjawab salam tersebut. Ada rasa seakan mengenal wajah perempuan tua itu, meski waktu telah mengubah banyak hal. “Apakah Nak Zainal masih kenal saya?” tanya sang nenek pelan. “Wajah nenek tidak asing bagi saya,” jawab Wabup, tersenyum lembut. Nenek itu kemudian mulai menceritakan awal ia mengenal sosok T. Zainal. Dengan suara bergetar namun penuh keyakinan, ia menyebut bahwa ketika T. Zainal Abidin mencalonkan diri sebagai Anggota DPR RI dari Partai Gerindra beberapa tahun lalu, ia tetap memilihnya meski tidak saling mengenal. Bahkan saat ada pihak lain yang datang ke rumahnya meminta memilih kandidat lain, tekadnya tak berubah. “Saya tetap mencoblos kamu, Nak. Waktu itu saya hanya lihat dari kartu nama yang cucu bawa pulang. Entah kenapa, hati saya yakin kamu orang baik, peduli pada rakyat, dan hatimu lembut. Maka saya pilih kamu,” Tutur sang nenek sambil menunduk, menahan getar emosinya. Mendengar cerita itu, Wabup terdiam sejenak. Senyumnya mengembang tipis, namun sorot matanya menunjukkan rasa haru. Ia tak menyangka masih ada warga yang mengingatnya dengan ketulusan sedalam itu. Tergerak melihat kondisi sang nenek, Wabup lalu berkata, “Nek, mari minum. Kebetulan saya dan istri ingin beli minuman sebelum ke Langsa.” Nenek itu mengangguk pelan. Wabup lalu memberikan sebotol minuman kepadanya. Tetapi sebelum mereka berpisah, sang nenek memberikan pesan yang begitu kuat dan meninggalkan kesan mendalam. “Wahai Zainal… kamu sekarang sudah jadi Wakil Bupati, bantulah rakyatmu. Banyak yang susah, mereka menunggu uluran tangan pejabat seperti kamu,” ucap sang nenek. Ia melanjutkan dengan pesan yang sangat menyentuh hati. “Ingat, Nak… kalau kamu berbuat baik kepada orang lain, apalagi rakyatmu, Allah akan membalas sepuluh kali lipat kebaikan untukmu dan keluargamu.” Wabup langsung membalas dengan suara mantap namun lembut. “Insya Allah, Nek. Saya akan berupaya sekuat tenaga membantu mereka yang membutuhkan. Doakan agar apa yang saya jalankan dan perjuangkan untuk rakyat dipermudah oleh Allah SWT.” Sebelum kembali ke mobil, Wabup mengambil sebuah amplop berisi uang dan menyerahkannya kepada nenek tersebut. “Maaf, Nek… ini hanya sedikit untuk membeli makanan atau minuman. Apalagi musim hujan begini, semoga bermanfaat,” Ucap T. Zainal dengan penuh ketulusan. Sang nenek menggenggam amplop itu erat, lalu berkata. “Terima kasih banyak, Nak Zainal. Semoga Allah permudah segala urusanmu. Dan saya lihat istrimu sangat sayang dan menjaga kamu, semoga kalian selalu dalam kebaikan.” Percakapan penuh kehangatan itu harus terhenti ketika mobil rombongan harus kembali melanjutkan perjalanan. Namun kisah sederhana itu meninggalkan kesan yang dalam sebuah pengingat bahwa kepercayaan rakyat tidak selalu lahir dari janji besar, melainkan dari rasa yakin yang tulus dan pertemuan hati yang sederhana. Momen singkat di tengah hujan itu bukan sekadar pertemuan, melainkan amanah. Sebuah pesan dari seorang nenek jompo kepada pemimpin yang kini dipercaya rakyat, gunakan jabatan sebagai ladang kebaikan. Dan hari itu, di sebuah kios kecil, di tengah gerimis, dunia menyaksikan bagaimana kemanusiaan menyatukan dua hati yang pernah terhubung oleh secarik kartu nama dan kini terhubung kembali oleh sebuah doa. #Hsb

Read More

Kekuasaan Keluarga Berisiko Tinggi, Aktivis HAM: Indonesia Harus Waspada. 

Bersuarakyat.online Jakarta – Aktivis Hak Asasi Manusia (HAM) dan pengiat media sosial, Razali alias Nyakli Maop, mengingatkan bahwa negara yang dikuasai oleh satu keluarga atau kelompok tertentu dapat menyebabkan beberapa masalah serius. Dalam pernyataannya, Razali menyebutkan bahwa kekuasaan yang terkonsentrasi pada satu keluarga dapat menyebabkan korupsi dan nepotisme, karena keputusan-keputusan diambil berdasarkan kepentingan keluarga, bukan kepentingan negara. “Kekuasaan yang terkonsentrasi pada satu keluarga juga dapat menyebabkan kurangnya demokrasi, karena keputusan-keputusan diambil tanpa melalui proses demokratis,” ujar Razali. Selain itu, Razali juga menekankan bahwa kekuasaan yang terkonsentrasi pada satu keluarga dapat menyebabkan ketimpangan ekonomi, karena sumber daya negara digunakan untuk kepentingan keluarga, bukan untuk kepentingan rakyat. Namun, Razali juga menekankan bahwa Indonesia adalah negara demokrasi, dan sistem pemerintahan kita dirancang untuk mencegah kekuasaan yang terlalu terkonsentrasi pada satu individu atau keluarga. “Konstitusi Indonesia menjamin hak-hak warga negara, termasuk hak untuk memilih dan dipilih, serta kebebasan berpendapat,” tambah Razali. Razali mengimbau kepada masyarakat untuk tetap waspada dan menjaga demokrasi di Indonesia, agar tidak terjadi kekuasaan yang terlalu terkonsentrasi pada satu individu atau keluarga. #Hsb

Read More

Kapolres Lhokseumawe Sambut Kapolda Aceh, Berikan Arahan Kepada Personil dan Serahkan Bingkisan Kepada Mantan Kombatan GAM. 

Bersuarakyat.online LHOKSEUMAWE – Kapolres Lhokseumawe AKBP Dr. Ahzan, S.H., S.I.K., M.S.M., M.H. menyambut kunjungan kerja Kapolda Aceh Irjen Pol Drs. Marzuki Ali Basyah, M.M., Senin siang (17/11/2025). Kedatangan Kapolda turut didampingi istri, Ny. Irawati Marzuki, selaku Ketua Bhayangkari Aceh, serta Wakapolda Aceh Brigjen Pol Ari Wahyu Widodo, S.I.K., dan sejumlah pejabat utama Polda Aceh. Setibanya di Mapolres Lhokseumawe, Kapolda Aceh disambut dengan hormat jajar dan tarian khas Aceh, Ranup Lampuan. Penyambutan itu juga dihadiri oleh pejabat utama Polres Lhokseumawe dan unsur Forkopimda, mencerminkan kehormatan dan kekompakan dalam menyambut pimpinan tertinggi Polda Aceh tersebut. Dalam agenda kunjungan kerjanya, Kapolda Aceh memberikan arahan langsung kepada personel Polres Lhokseumawe, menekankan pentingnya profesionalisme, kedisiplinan, serta pelayanan publik yang humanis. Pada kesempatan itu, Kapolda juga tampak menyerahkan bingkisan kepada sejumlah mantan kombatan GAM sebagai bentuk penguatan hubungan sosial dan dukungan terhadap perdamaian di Aceh. Selain memberikan arahan, Kapolda Aceh meninjau inovasi layanan publik Polres Lhokseumawe, yaitu aplikasi operasional “Rijang”, yang digunakan untuk mempercepat respons dan meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat. Peninjauan dilakukan di ruang Command Centre Polres Lhokseumawe, di mana Kapolda mendapat penjelasan terkait fungsi, manfaat, serta capaian penggunaan aplikasi tersebut. Kunjungan kerja ini menjadi momentum penting dalam penguatan hubungan komando dan pembinaan jajaran di wilayah Polres Lhokseumawe, sekaligus memotivasi personel untuk terus meningkatkan pelayanan terbaik bagi masyarakat. #Hsb

Read More

Meski Hujan Deras Pemkab Aceh Timur Tetap Gelar Upacara HUT Aceh Timur ke-69 dan HUT KORPRI ke-54. 

Bersuarakyat.online Aceh Timur – Meski suasana hujan deras Pemerintah Kabupaten Aceh Timur tetap menggelar Upacara Peringatan hari jadi Kabupaten Aceh Timur ke-69 sekaligus HUT KORPRI ke-54 Tahun 2025 di Lapangan Pusat Pemerintahan Aceh Timur, Desa Titi Baro, Idi Rayeuk, Aceh Timur. Senin, 24 Nov 2025. Dengan mengusung tema “Aceh Timur Garang, Kuat Bersama Rakyat, Maju Bersama Syariat”, upacara ini menjadi penanda komitmen pemerintah dalam memperkuat pembangunan daerah, pelayanan publik, serta implementasi nilai-nilai syariat Islam. Upacara dipimpin langsung oleh Bupati Aceh Timur, Iskandar Usman Al-Farlaky, S.Hi., M.Si, selaku Pembina Upacara. Hadir mendampingi, Wakil Bupati Aceh Timur, T. Zainal Abidin, S.Pd.I., M.H, yang turut mengikuti seluruh rangkaian kegiatan. Dalam amanatnya, Bupati Iskandar Usman Al-Farlaky menyampaikan bahwa peringatan HUT Aceh Timur dan HUT KORPRI adalah momentum bernilai ganda merayakan perjalanan panjang pembangunan daerah sekaligus mengapresiasi kerja keras para ASN yang menjadi garda terdepan pelayanan publik. Visi tersebut dijabarkan melalui sembilan misi pembangunan, mulai dari penguatan syariat Islam, pembangunan infrastruktur, pengentasan kemiskinan, pemenuhan hak korban konflik, hingga pengembangan sektor pariwisata yang berdaya saing. “Korpri adalah ujung tombak keberhasilan pembangunan daerah dan pelayanan kepada publik, Rakyat menunggu kerja nyata, bukan sekadar rencana,” Tegas Bupati. Ia juga mendorong seluruh ASN untuk terus meningkatkan profesionalitas, integritas, disiplin, serta loyalitas dalam melayani masyarakat. Sementara Wakil Bupati Aceh Timur T. Zainal Abidin saat di komfirmasi sejumlah wartawan mengatakan, untuk mencapai kemajuan di Aceh Timur dibutuhkan kerja keras dan kerja sama, kolaborasi lintas sektor sangat dibutuhkan dalam mendongkrat membangunan yang tepat dan merata. “Kemajuan Aceh Timur tidak lahir dari kebetulan, melainkan dari kerja keras, kolaborasi, dan tekad masyarakatnya. Momentum ulang tahun ke-69 ini, mari memperkuat persatuan dan membuka ruang seluas-luasnya bagi ide, inovasi, dan perubahan.” Ujar Wabup T. Zainal Abidin. Pada peringatan kali ini, Pemerintah Kabupaten Aceh Timur juga bekerja sama dengan BPJS dan turut menyerahkan beasiswa pendidikan, sertifikat kartu kepercayaan, serta buku kumpulan Puisi Etnis Nusantara sebagai wujud kepedulian dan penguatan literasi masyarakat. Melalui Hut Kabupaten Aceh Timur ke-69 ini, pemerintah berharap terciptanya sinergi kuat antara pemerintah dan masyarakat dalam menjaga keamanan, mendorong pembangunan, serta menciptakan tata kelola pemerintahan yang bersih, transparan, dan responsif. Upacara hari lahir Aceh Timur kali ini turut dihadiri Dandim 0104/Atim Letkol Inf Novi Widyanto, S.E, bersama Ketua Persit KCK Cab. XXI, Ny. Rani Novi Widyanto, Wakapolres Aceh Timur Kompol Abdul Muin, S.H., M.M, Ketua Pengadilan Negeri Idi Dikdik Haryadi, S.H., M.H, Kejaksaan Negeri Aceh Timur diwakili M. Iqbal Zakwan, S.H, Ketua DPRK Aceh Timur diwakili Wakil Ketua I Junaidi, S.E, Plt Sekda Aceh Timur Adlinsyah, S.Sos., M.AP, Pabung Kodim 0104/Atim Mayor Inf M. Kaoy, Danki Pertenkan Yon TP 853/BRB Kapten Inf Suheri, Ketua TP-PKK Aceh Timur Ny. Lismawani Iskandar Al-Farlaky, S.Pd., M.Ag, Wakil Ketua TP-PKK Aceh Timur Ny. Erni Handayani T. Zainal Abidin S.Keb, Para Asisten, Kepala OPD, para camat se-Kabupaten Aceh Timur, jajaran pemkab Aceh Timur dan Unsur Pramuka Kwarcab Aceh Timur serta seluruh tamu undangan lainnya. (Hsb

Read More

Nayla Tarigan Murid SMP Methodist 2 Rantauprapat Berbagi di Panti Jompo. 

Bersuarakyat.online LABUHANBATU – Nayla Avisa Tarigan murid Sekolah Menengah Pertama (SMP) Methodist 2 Rantauprapat kelas 8 B peduli dengan kaum dhuafa yang berada di Panti Jompo Dinas Sosial di Rantauprapat Kabupaten Labuhanbatu Provinsi Sumatera Utara. Murid SMP Methodist 2 Rantauprapat ini mengajak kedua orang tuanya pada Minggu (23/11/2025) untuk mengantarkannya bantuan seperti sabun mandi, Shampo, Deterjen, Mie Instan dan sejumlah uang yang dimasukkan di dalam amplop. Saat ditanya wartawan kenapa tiba – tiba punya niatan berkunjung ke Panti Jompo ? Nayla Avisha Tarigan menyampaikan “ketika saya mendengar informasi dari Pdt Yepta Hani Silitonga, S.Th.M.Th kalau di panti jompo Rantauprapat ada 4 orang Nasrani yang tinggal di sana dan membutuhkan perhatian, pendengar informasi itu hati saya tergerak untuk mengunjungi orang tua yang ada di panti jompo tersebut” sebut Nayla. Lanjut Nayla Tarigan “saya tidak berani meminta uang kepada papa dan mama saya, karena begitu besar biaya sekolah, uang les dan kebutuhan sehari – hari untuk saya dan saya berniat menyisihkan uang jajan saya setiap hari selama 3 (bulan) dan hari ini sudah terkumpul maka saya dapat berbagi dengan kakek dan nenek yang tinggal di Panti ini” jelas Nayla dengan kepolosannya. Saat bertemu dengan orang tua di Panti Jompo, Nayla menyampaikan tujuan kedatangannya ingin berbagi seorang kakek dan nenek yang ada di panti. Mendengar pengakuan Nayla seorang kakek diketahui bermarga Perangin – Angin menangis haru karena melihat seorang anak yang masih sekolah memiliki hati yang sangat mulia mau datang berkunjung ke Panti Jompo untuk berbagi. “Saya sangat terharu melihat cucu saya ini Br Tarigan yang mau datang dan memperhatikan kami, apalagi cucu kami ini masih sekolah, menyisihkan uang jajannya untuk diberikan kepada kami” ucapnya sambil menangis.   Kakek marga Perangin – Angin ini mengaku kalau dia berasal dari Kuta Buluh Simole Kabupaten Karo Sumatera Utara dan memiliki dua orang anak yang tinggal di Jambi dan Jakarta dan istrinya satu tahun yang lalu telah dipanggil oleh Tuhan. “Saya setiap Minggu pergi beribadah ke Gereja GBKP jalan Cut Nyak Dien, dari sini saya kesana naik Becak” jelasnya. Salah seorang kakek mengaku bermarga Siregar juga sempat menyampaikan curahan hatinya kalau dia mempunyai dua orang anak, tetapi anak saya jauh – jauh semua ada di Jakarta kalau sebelumnya saya tinggal di Kota Pinang, jelasnya. “Anak – anak saya sibuk semua dan tidak bisa mengurusi saya makanya saya tinggal disini “ ucapnya. Petugas Panti Jompo Eko menyampaikan terimakasih kepada Nayla Tarigan yang telah melakukan kunjungan ke Panti Jompo dan telah berbagi dengan orang tua disini, semoga apa yang dicita – citakan Nayla semuanya tercapai, ucap Eko. Orang Tua Nayla Tarigan, Evi Br Sitepu kepada media ini menyampaikan kalau dirinya merasa terkejut dan terharu ketika anaknya menyampaikan memiliki sejumlah uang dan hendak berbagi ke Panti Jompo. “Saya sangat bangga dengan tindakan yang dilakukan oleh anak saya ini, berarti anak saya ini sudah mulai beranjak dewasa, saya tidak menyangka kalau Nayla selama tiga bulan ini memiliki niat seperti ini” tutupnya. (Joko)

Read More

Bupati Paluta H.Reski Basyah Harahap, Menutup Paluta Expo Dalam Rangka HUT Paluta Ke 18″ Tahun 2025.

Paluta-Bersuarakyat.online Bupati Padang Lawas Utara H.Reski Basyah Harahap, S.STP.,M.Si (H.Obon) Secara resmi menutup Paluta Expo 2025 Dalam Rangka Hari Ulang Tahun Kabupaten Padang Lawas Utara yang ke-18 Tahun yang berlangsung di Lapangan Gedung Serbaguna, Desa Huta Lombang, Kec Padang Bolak, Pada Sabtu : 22/11/2025. Dalam sambutannya Bupati Paluta H.Obon menyampaikan, terimakasih atas semua pihak yang telah mensukseskan acara Paluta Expo 2025 ini, Malam ini kita kembali berkumpul untuk menutup rangkaian kegiatan paluta expo yang menjadi bagian penting dalam memperingati hari jadi ke-18 tahun Kabupaten Padang Lawas Utara. Bupati juga menyampaikan selama tiga hari pelaksanaan expo, kita telah menyaksikan banyak hal yang membanggakan yakni: 1. Potensi dan capaian hasil pembangunan di seluruh OPD, Perbankan, instansi vertikal dan dunia usaha tampil dengan baik menunjukkan bahwa paluta terus bergerak maju. 2. UMKM dan Ekonomi kreatif menunjukkan kualitas yang semakin menjadi, kreatif dan berdaya saing. 3. Antusiasme masyarakat dari berbagai kelompok usia menunjukkan bahwa paluta expo telah menjadi ruang kebersamaan, edukasi, hiburan, sekaligus kebanggaan bagi seluruh warga paluta. 4. Kolaborasi pemerintah, swasta dan masyarakat terlihat begitu kuat, menegaskan bahwa pembangunan daerah tidak mungkin berjalan tanpa kebersamaan dan gotong royong. Semua yang disaksikan ini merupakan bukti bahwa Padang Lawas Utara siap melaju lebih cepat, lebih maju dan lebih berkompetitif. Saya berharap semangat kolaborasi, kreativitas, dan kebersamaan yang telah terbangun dapat terus berlanjut. Semoga Padang Lawas Utara semakin maju, masyarakatnya semakin sejahtera, dan setiap capaian hari ini menjadi langkah nyata menuju Paluta yang lebih kompetitif dan berdaya saing di masa depan.” ujar Bupati. Paluta Expo 2025 berjalan sukses dan dimeriahkan Artis Ibukota yakni Band Lyla dan Artis-Artis Se-tabagsel yang disambut riang gembira oleh pengunjung yg memadati Lapangan Serbaguna Paranginan. Turut hadir Kepala Kejaksaan Negeri Padang Lawas Utara Dadi Wahyudi, SH. MH., Ketua DPRD Padang Lawas Utara Mula Rotua Siregar, S.Sos, Wakil Ketua DPRD Padang Lawas Utara Jonner Partaonan Harahap, Para Anggota DPRD Padang Lawas Utara, Tokoh Pemekaran Kabupaten Padang Lawas Utara Drs H Bahrum Harahap, Sekretaris Daerah Kabupaten Dr. Patuan Rahmat Syukur P Hasibuan, S.STP., MM, Kapolsek Padang Bolak AKP Muallim Harahap, SH, Pabung Paluta 0212/TS Mayor Inf David Sidabutar, Staf Ahli, Para Asisten, Pimpinan OPD, Camat, Pimpinan BUMN/BUMD, Perbankan Ketua FKUB, Ketua MUI, Tokoh Adat, Tokoh Agama, TP PKK, DWP, GIAD, dan Seluruh Pengunjung Paluta Expo 2025.   Harahap Kuro-Kuro.

Read More