Nayla Tarigan Murid SMP Methodist 2 Rantauprapat Berbagi di Panti Jompo. 

Bersuarakyat.online

LABUHANBATU – Nayla Avisa Tarigan murid Sekolah Menengah Pertama (SMP) Methodist 2 Rantauprapat kelas 8 B peduli dengan kaum dhuafa yang berada di Panti Jompo Dinas Sosial di Rantauprapat Kabupaten Labuhanbatu Provinsi Sumatera Utara.

Murid SMP Methodist 2 Rantauprapat ini mengajak kedua orang tuanya pada Minggu (23/11/2025) untuk mengantarkannya bantuan seperti sabun mandi, Shampo, Deterjen, Mie Instan dan sejumlah uang yang dimasukkan di dalam amplop.

Saat ditanya wartawan kenapa tiba – tiba punya niatan berkunjung ke Panti Jompo ? Nayla Avisha Tarigan menyampaikan “ketika saya mendengar informasi dari Pdt Yepta Hani Silitonga, S.Th.M.Th kalau di panti jompo Rantauprapat ada 4 orang Nasrani yang tinggal di sana dan membutuhkan perhatian, pendengar informasi itu hati saya tergerak untuk mengunjungi orang tua yang ada di panti jompo tersebut” sebut Nayla.

Lanjut Nayla Tarigan “saya tidak berani meminta uang kepada papa dan mama saya, karena begitu besar biaya sekolah, uang les dan kebutuhan sehari – hari untuk saya dan saya berniat menyisihkan uang jajan saya setiap hari selama 3 (bulan) dan hari ini sudah terkumpul maka saya dapat berbagi dengan kakek dan nenek yang tinggal di Panti ini” jelas Nayla dengan kepolosannya.

Saat bertemu dengan orang tua di Panti Jompo, Nayla menyampaikan tujuan kedatangannya ingin berbagi seorang kakek dan nenek yang ada di panti.

Mendengar pengakuan Nayla seorang kakek diketahui bermarga Perangin – Angin menangis haru karena melihat seorang anak yang masih sekolah memiliki hati yang sangat mulia mau datang berkunjung ke Panti Jompo untuk berbagi.

“Saya sangat terharu melihat cucu saya ini Br Tarigan yang mau datang dan memperhatikan kami, apalagi cucu kami ini masih sekolah, menyisihkan uang jajannya untuk diberikan kepada kami” ucapnya sambil menangis.

 

Kakek marga Perangin – Angin ini mengaku kalau dia berasal dari Kuta Buluh Simole Kabupaten Karo Sumatera Utara dan memiliki dua orang anak yang tinggal di Jambi dan Jakarta dan istrinya satu tahun yang lalu telah dipanggil oleh Tuhan.

“Saya setiap Minggu pergi beribadah ke Gereja GBKP jalan Cut Nyak Dien, dari sini saya kesana naik Becak” jelasnya.

Salah seorang kakek mengaku bermarga Siregar juga sempat menyampaikan curahan hatinya kalau dia mempunyai dua orang anak, tetapi anak saya jauh – jauh semua ada di Jakarta kalau sebelumnya saya tinggal di Kota Pinang, jelasnya.

“Anak – anak saya sibuk semua dan tidak bisa mengurusi saya makanya saya tinggal disini “ ucapnya.

Petugas Panti Jompo Eko menyampaikan terimakasih kepada Nayla Tarigan yang telah melakukan kunjungan ke Panti Jompo dan telah berbagi dengan orang tua disini, semoga apa yang dicita – citakan Nayla semuanya tercapai, ucap Eko.

Orang Tua Nayla Tarigan, Evi Br Sitepu kepada media ini menyampaikan kalau dirinya merasa terkejut dan terharu ketika anaknya menyampaikan memiliki sejumlah uang dan hendak berbagi ke Panti Jompo.

“Saya sangat bangga dengan tindakan yang dilakukan oleh anak saya ini, berarti anak saya ini sudah mulai beranjak dewasa, saya tidak menyangka kalau Nayla selama tiga bulan ini memiliki niat seperti ini” tutupnya. (Joko)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *