Munir Nasution Bawa MAN Labuhanbatu Tembus Penghargaan Asia di Malaysia

Bersuarakyat.Online Kuala Lumpur Malaysia — Prestasi MAN Labuhanbatu menembus panggung penghargaan pendidikan di Malaysia. Di bawah kepemimpinan Munir Nasution, S.Ag., M.Pd., madrasah itu menerima Certificate of Recognition dalam ajang Top-In Excellence Islamic Education Exemplary Awards 2026 di Aloft Kuala Lumpur Hotel, Malaysia, Sabtu (8/8). Capaian tersebut menjadi sorotan karena penghargaan diterima di luar negeri dan membawa nama MAN Labuhanbatu ke forum pendidikan regional. Munir hadir langsung menerima penghargaan tersebut. Bagi Munir, penghargaan itu merupakan hasil kerja kolektif. Dia mendedikasikannya kepada guru, tenaga kependidikan, siswa, dan seluruh keluarga besar MAN Labuhanbatu. «“First and foremost, I dedicate this award to the entire MAN Labuhanbatu family, whose dedication, hard work, and commitment have brought this achievement to us today,” kata Munir.» Munir dorong madrasah tak berhenti pada seremoni Munir tidak ingin penghargaan tersebut berhenti sebagai seremoni. Dia menempatkan capaian itu sebagai pemicu untuk memperkuat mutu pendidikan di MAN Labuhanbatu. Menurut dia, madrasah harus mampu berjalan beriringan antara pendidikan agama, pembentukan karakter, penguasaan sains dan teknologi, serta kepedulian terhadap lingkungan. “Penghargaan ini bukan akhir dari perjalanan. Ini menjadi dorongan bagi kami untuk terus meningkatkan mutu pendidikan, memperkuat inovasi, dan membangun budaya peduli lingkungan,” ujarnya. Arah tersebut sejalan dengan perhatian MAN Labuhanbatu terhadap program ekoteologi Kementerian Agama. Lingkungan sekolah dikembangkan sebagai ruang belajar yang hijau, bersih, dan ramah lingkungan. Komitmen itu sebelumnya diperkuat dengan keberhasilan MAN Labuhanbatu meraih Adiwiyata Mandiri 2025. Capaian tersebut kini ingin dinaikkan satu tingkat. Munir menargetkan MAN Labuhanbatu dapat mengejar ASEAN Adiwiyata Award pada 2027. «“Therefore, with great humility, we ask for the prayers and support of everyone here today, so that MAN Labuhanbatu may be blessed with the opportunity to achieve the ASEAN Adiwiyata Award,” ujarnya.» Target itu menunjukkan bahwa bagi Munir, penghargaan di Kuala Lumpur bukan garis finis. Justru dari capaian tersebut, madrasah dituntut membuktikan konsistensi melalui program dan prestasi yang berkelanjutan. Dukungan lintas lembaga Munir juga menyampaikan penghargaan kepada sejumlah pihak yang disebut berkontribusi terhadap perkembangan MAN Labuhanbatu, antara lain Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Labuhanbatu Dr. H. Asbin Pasaribu, M.A., Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Sumatera Utara, serta Bupati Labuhanbatu Dr. Hj. Maya Hasmita, Sp.OG., MKM. Menurut Munir, kolaborasi tersebut menjadi bagian penting dalam perjalanan MAN Labuhanbatu. Penghargaan di Kuala Lumpur sekaligus menjadi ujian berikutnya bagi madrasah. Setelah memperoleh pengakuan tersebut, tantangannya adalah menjaga kualitas, memperkuat inovasi, dan memastikan prestasi tidak berhenti pada satu momentum. Munir didampingi Wakil Kepala Madrasah Tapa Simbolon, S.Ag., Dalilawati, dan Wilda Istiani Nasution saat menerima penghargaan. Tapa mengatakan capaian tersebut menjadi pemacu bagi keluarga besar MAN Labuhanbatu untuk bekerja lebih keras. “Penghargaan ini memacu semangat kita meningkatkan mutu pendidikan di MAN Labuhanbatu. Kami terus belajar dan berinovasi, menumbuhkan semangat kekeluargaan antara guru dan siswa, serta sama-sama berkomitmen untuk kemajuan madrasah,” kata Tapa. Dia menilai capaian tersebut merupakan hasil kerja bersama. “Apapun bisa kita capai jika kita bersama-sama. Selamat buat pimpinan madrasah,” ujar Tapa.(Red)  

Read More

Semarakkan HUT RI Ke-81, Wabup Paluta Dan Ketua DPRD Berikan Hadiah Perlombaan 2 Unit Sepeda

Bersuarakyat.online, Paluta – Dalam rangka menyemarakkan Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Tahun 2026. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Padang Lawas Utara Wabup Paluta H.Basri Harahap, Bersama Ketua DPRD Kab Paluta Mula Rotua Siregar, Serahkan 2 Unit Sepada untuk pemenang peserta undian, diajang perlombaan Maraton 5K dan Fun Run yang berlangsung meriah, Selasa, 11/08/2026, pagi. Ribuan warga dan pelajar tampak antusias memadati lokasi sejak pagi hari dengan semangat kemerdekaan yang kental. Mengambil titik start di Desa Sidingkat, Kecamatan Padang Bolak, kegiatan olahraga ini dilepas secara resmi oleh Wakil Bupati Padang Lawas Utara, H. Basri Harahap. Dengan mengangkat bendera start, Wakil Bupati memberangkatkan ribuan pelari di tengah sorak-sorai semangat para peserta. Turut hadir langsung dan mendampingi Wakil Bupati dalam acara pelepasan tersebut, Ketua DPRD Padang Lawas Utara Mula Rotua Siregar, S.Sos., Kapolres Padang Lawas Utara AKBP Dhery Fajariandono, S.I.K., M.H., Sekretaris Daerah Dr. Patuan Rahmat Syukur P Hasibuan, S.STP., MM., serta perwakilan unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Padang Lawas Utara lainnya. Perlombaan ini dibagi ke dalam dua kategori utama yang dirancang untuk merangkul seluruh elemen masyarakat. Kategori pertama adalah Maraton 5K, yang dikhususkan bagi para pelajar tingkat Sekolah Lanjutan Tingkat Pertama (SLTP) dan Sekolah Lanjutan Tingkat Atas (SLTA) sederajat. Sementara itu, kategori kedua adalah Fun Run, yang dibuka secara luas untuk masyarakat umum dari berbagai kalangan. Dalam kesempatan tersebut, Wakil Bupati H. Basri Harahap menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya atas antusiasme masyarakat yang luar biasa. Ia berharap kegiatan ini dapat menjadi momentum untuk mempererat tali persaudaraan antarwarga. “Kegiatan Maraton 5K dan Fun Run ini bukan hanya sekadar ajang untuk mencari keringat dan menyehatkan badan, tetapi yang terpenting adalah sebagai wadah silaturahmi untuk memupuk semangat nasionalisme, kebersamaan, dan sportivitas masyarakat Padang Lawas Utara dalam menyambut hari kemerdekaan bangsa kita yang ke-81,” ujar H. Basri Harahap. Adapun rute lintasan membentang dari Desa Sidingkat dan berakhir di garis finish yang berlokasi di depan Kantor Bupati Padang Lawas Utara. Petugas gabungan dari kepolisian, dinas perhubungan, serta tim medis juga bersiaga penuh di berbagai titik rute untuk memastikan kelancaran, keamanan, dan keselamatan para peserta. Acara yang berlangsung penuh kegembiraan ini ditutup secara meriah di Kantor Bupati Padang Lawas Utara dengan penyerahan hadiah bagi para pemenang Maraton 5K tingkat pelajar, serta pengundian berbagai doorprize menarik yang telah disiapkan oleh panitia untuk para peserta Fun Run dan masyarakat yang hadir. (Red/hkk)

Read More

Kantor Pertanahan Labuhanbatu Sambut Audiensi DPD KNPI Labura

Bersuarakyat.online Labuhanbatu – Dewan Pengurus Daerah (DPD) Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kabupaten Labuhanbatu Utara (Labura) yang dipimpin Ketua Terpilih Ginda Ansari Sinaga melakukan audiensi dan silaturahmi ke Kantor Pertanahan Labuhanbatu. Pertemuan tersebut menjadi ruang diskusi antara organisasi kepemudaan dan otoritas pertanahan untuk membahas berbagai persoalan agraria yang masih menjadi isu strategis di wilayah Labuhanbatu Utara, yang dikenal dengan semboyan Negeri Basimpul Kuat Babontuk Elok. Sejumlah persoalan menjadi perhatian dalam pertemuan tersebut, di antaranya konflik kepemilikan lahan, sengketa pertanahan, serta pentingnya percepatan reforma agraria. Persoalan-persoalan tersebut dinilai perlu mendapat perhatian serius agar tidak berkembang menjadi konflik sosial di tengah masyarakat. Kepala Kantor ATR/BPN Kabupaten Labuhanbatu, Khalid Afdillah Handoyo, S.H., didampingi Kepala Subbagian Tata Usaha, H. Ismail, S.E., menegaskan bahwa penyelesaian konflik agraria membutuhkan pendekatan lintas sektor. Menurutnya, persoalan pertanahan tidak dapat sepenuhnya dibebankan kepada ATR/BPN, melainkan membutuhkan keterlibatan berbagai pemangku kepentingan. Ia menilai salah satu langkah strategis yang dapat dilakukan adalah mendorong pembentukan Gugus Tugas Reforma Agraria (GTRA) di setiap daerah. GTRA diharapkan menjadi wadah koordinasi bagi seluruh pihak dalam menangani dan mencari solusi atas berbagai persoalan pertanahan. “Untuk penyelesaian konflik agraria, yang ideal adalah membentuk Gugus Tugas Reforma Agraria (GTRA), sehingga berbagai persoalan pertanahan, khususnya yang bersifat horizontal, tidak terus berlarut-larut,” ujarnya melalui rilis yang diterima media, Selasa (11/8/2026). Sementara itu, Ketua DPD KNPI Labuhanbatu Utara, Ginda Ansari Sinaga, mengatakan persoalan agraria selama ini menjadi salah satu isu yang paling sering menyita perhatian masyarakat. Menurut Ginda, sengketa lahan tidak hanya berdampak pada aspek hukum, tetapi juga berpotensi memicu konflik sosial apabila tidak ditangani secara cepat, transparan, dan komprehensif. Karena itu, KNPI Labura mendorong adanya sinergi antara pemerintah, ATR/BPN, organisasi kepemudaan, serta seluruh elemen masyarakat dalam mencari solusi terhadap persoalan agraria. “Persoalan pertanahan harus menjadi perhatian bersama. Kita berharap ada ruang koordinasi dan komunikasi yang lebih intensif sehingga setiap persoalan dapat diselesaikan dengan mengedepankan aturan hukum dan kepentingan masyarakat,” kata Ginda. #Red

Read More

Nusron Wahid Minta Seluruh Pegawai ATR/BPN Jadikan Masyarakat Sebagai Poros Pelayanan Pertanahan

Bersuarakyat.online Medan – Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Nusron Wahid, meminta seluruh pegawai Kementerian ATR/BPN, termasuk jajaran di Kantor Wilayah (Kanwil) BPN Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) untuk menjadikan masyarakat sebagai poros pelayanan pertanahan. Setiap proses pelayanan harus berorientasi pada kebutuhan masyarakat dengan mengedepankan kepastian waktu, kemudahan prosedur, dan penyelesaian layanan yang cepat. “Kita ini pelayan publik. Namanya pelayan, ibarat orang jualan, pembeli adalah raja. Ukurannya jelas, yaitu kepastian dan kepuasan. Kalau ada masalah, jangan menggunakan sudut pandang petugas. Gunakan sudut pandang masyarakat pemohon,” ujar Menteri Nusron melalui rilis yang diterima media pada Selasa (11/08/2026). Menurutnya, kepuasan masyarakat jadi ukuran penting dalam menilai kualitas pelayanan pemerintah. “Kalau Bapak/Ibu naik pesawat, kalau pesawatnya enak, nyaman, itu kan ada kepuasan. Pelayanan publik juga sama. Yang kita ukur adalah apakah masyarakat yang kita layani merasa puas dengan layanan yang diberikan,” tutur Menteri Nusron. Untuk bisa memberikan pelayanan yang maksimal, Menteri Nusron ingin setiap aturan dan prosedur pelayanan dibuat secara sederhana dan jelas. Bukan hanya itu, aturan dan prosedur pelayanan pertanahan juga harus bisa diimplementasikan di lapangan. Baru-baru ini, sebagai bentuk transformasi pelayanan pertanahan, Kementerian ATR/BPN menerapkan sistem Pengukuran Terjadwal dan percepatan layanan Peralihan Hak. Khusus di NTT, dari data yang dilaporkan oleh Kepala Kanwil BPN Provinsi NTT, I Ketut Gede Ary Sucaya, Pengukuran Terjadwal sudah diimplementasikan di Kantor Pertanahan (Kantah) Kota Kupang. Target ke depannya, implementasi akan diperluas bertahap ke tujuh Kantah yang ada di NTT. “Untuk Pengukuran Terjadwal, kami sudah implementasi di Kantah Kota Kupang, dan akan menyusul pada bulan ini di tujuh Kantah lainnya. Sementara, untuk layanan Peralihan Hak juga sudah ada pilot project, di Kantah Kota Kupang juga,” ungkap I Ketut Gede Ary Sucaya. Dalam kegiatan pembinaan ini, Menteri Nusron turut didampingi oleh Direktur Jenderal Tata Ruang, Suyus Windayana; Kepala Biro Hubungan Masyarakat dan Protokol, Achmad; Kepala Biro Organisasi, Tata Laksana, dan Manajemen Risiko, Einstein Al Makarima; Direktur Survei dan Pemetaan Tematik, Agus Apriawan; serta Tenaga Ahli Bidang Komunikasi Publik, Rahmat Sahid. #Red

Read More

HT Milwan Dorong Pelajar MTsN 3 Pangkatan Memaknai Pancasila

Bersuarakyat.Online Labuhanbatu — Anggota DPRD Sumatera Utara dari Fraksi NasDem, HT Milwan, mengajak pelajar tidak berhenti memahami Pancasila sebagai hafalan. Ia mendorong nilai-nilai dasar negara itu diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, terutama di tengah derasnya arus informasi digital. Pesan tersebut disampaikan HT Milwan saat menggelar kegiatan Penyebarluasan Ideologi Pancasila dan Penguatan Wawasan Kebangsaan di MTsN 3 Pangkatan, Kecamatan Pangkatan, Kabupaten Labuhanbatu, Selasa, (11/8). Kegiatan itu digelar menjelang peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Menurut HT Milwan, pelajar merupakan kelompok penting dalam menjaga keberlanjutan nilai kebangsaan karena mereka akan menentukan arah Indonesia pada masa mendatang. “Pancasila jangan hanya dihafalkan. Yang lebih penting adalah bagaimana nilai-nilainya diterapkan dalam kehidupan sehari-hari,” kata HT Milwan. Ia menilai perkembangan teknologi informasi membawa tantangan baru bagi pelajar. Informasi yang datang tanpa batas dapat menjadi sumber pengetahuan, tetapi juga membuka ruang bagi disinformasi, intoleransi, dan paham yang bertentangan dengan nilai kebangsaan. Karena itu, kata dia, penguatan wawasan kebangsaan perlu dilakukan dengan pendekatan yang dekat dengan kehidupan pelajar. Dalam kegiatan tersebut, HT Milwan menghadirkan Dr. Faisal Andri Mahrawa, S.IP., M.Si., sebagai narasumber. Faisal merupakan dosen tetap FISIP Universitas Sumatera Utara, pendiri Sekolah Kebangsaan, serta pernah menjadi panelis debat calon Gubernur Sumatera Utara. Ia juga aktif dalam dunia jurnalistik dan tercatat sebagai salah satu pengurus DPP Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI). Faisal mengemas materi Pancasila dan wawasan kebangsaan melalui dialog dengan para siswa. Pembahasan lima sila tidak disampaikan semata sebagai teori, melainkan dikaitkan dengan kehidupan di sekolah, keluarga, dan lingkungan masyarakat. Para siswa juga diberi kesempatan bertanya. Sejumlah pertanyaan berkaitan dengan cara membangun motivasi belajar, meraih prestasi, hingga mendapatkan beasiswa. HT Milwan kemudian menekankan pentingnya kesungguhan dalam belajar. Ia mengatakan kondisi ekonomi tidak semestinya menjadi penghalang bagi seorang anak untuk mengejar pendidikan dan masa depan. Ia mencontohkan perjalanan Faisal yang berasal dari keluarga sederhana tetapi mampu menempuh pendidikan hingga meraih gelar doktor dengan dukungan beasiswa dan prestasi. “Belajar dengan sungguh-sungguh. Keterbatasan biaya bukan alasan untuk berhenti meraih prestasi,” ujar HT Milwan. Bagi HT Milwan, pendidikan kebangsaan dan pendidikan akademik harus berjalan beriringan. Pelajar tidak hanya membutuhkan pengetahuan, tetapi juga karakter, disiplin, tanggung jawab, dan kemampuan menyaring informasi. Pancasila dari Ruang Kelas Kepala MTsN 3 Pangkatan, Hirwansah, S.Pd., M.Pd., mengapresiasi kegiatan tersebut. Ia mengatakan kehadiran HT Milwan memberi kesempatan kepada siswa untuk memperoleh perspektif lain mengenai Pancasila dan wawasan kebangsaan. “Terima kasih kepada Bapak HT Milwan yang telah memilih sekolah kami. Materi yang diberikan sangat bermanfaat dan memotivasi siswa untuk lebih giat belajar,” kata Hirwansah. Ia juga mengapresiasi Faisal yang dinilai mampu membangun komunikasi dengan siswa sehingga materi yang disampaikan tidak terasa sebagai pelajaran satu arah. Menurut Hirwansah, salah satu pesan yang penting bagi siswa adalah menempatkan adab sebelum ilmu. Pendidikan, kata dia, tidak semata-mata mengejar nilai akademik, tetapi juga membentuk sikap dan karakter. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya memperkenalkan kembali Pancasila kepada generasi muda melalui pengalaman yang lebih dekat dengan kehidupan mereka. Bagi HT Milwan, memahami Pancasila berarti menjadikannya pedoman dalam bersikap, bukan sekadar mengingat lima sila untuk kebutuhan ujian.(Red)

Read More