Kantor Pertanahan Labuhanbatu Perkuat Sinergi, Peralihan Hak Tanah Ditargetkan 10 Hari

Bersuarakyat.online Labuhanbatu – Kantor Pertanahan Kabupaten Labuhanbatu memperkuat koordinasi dengan Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) dan Pejabat Pembuat Akta Tanah (PPAT) untuk mempercepat pelayanan peralihan hak atas tanah melalui layanan Peralihan Hak Terintegrasi 10 Hari. Langkah tersebut dilakukan melalui rapat koordinasi yang membahas penyelarasan proses administrasi dan penguatan kerja sama antarinstansi guna mewujudkan pelayanan pertanahan yang lebih efektif, transparan, dan memberikan kepastian hukum bagi masyarakat. Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten Labuhanbatu, Khalid Afdillah Handoyo, S.H., mengatakan koordinasi lintas instansi menjadi langkah strategis untuk mendukung percepatan penyelesaian proses peralihan hak atas tanah. Menurutnya, keterlibatan Bapenda dan PPAT memiliki peran penting dalam menyelaraskan tahapan administrasi sehingga proses pelayanan dapat berjalan lebih terintegrasi. “Melalui sinergi antara Kantor Pertanahan, Bapenda, dan PPAT, diharapkan proses pelayanan peralihan hak dapat berjalan semakin cepat, mudah, transparan, dan terintegrasi, dengan tetap mengedepankan ketelitian administrasi serta kepastian hukum bagi masyarakat,” ujarnya. Melalui layanan Peralihan Hak Terintegrasi 10 Hari, Kantor Pertanahan Kabupaten Labuhanbatu mendorong peningkatan efektivitas pelayanan sekaligus memberikan kejelasan waktu penyelesaian kepada masyarakat yang mengurus peralihan hak atas tanah. #Red

Read More

Kantor Pertanahan Labuhanbatu Ikuti Penilaian Pelayanan Publik Ombudsman RI

Bersuarakyat.online Labuhanbatu – Kantor Pertanahan Kabupaten Labuhanbatu mengikuti Penilaian Penyelenggaraan Pelayanan Publik yang dilaksanakan oleh Ombudsman Republik Indonesia. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya meningkatkan kualitas pelayanan pertanahan yang profesional, transparan, akuntabel, dan berintegritas. Penilaian tersebut menjadi momentum bagi Kantor Pertanahan Kabupaten Labuhanbatu untuk mengevaluasi penerapan standar pelayanan sekaligus mengidentifikasi aspek yang perlu ditingkatkan demi memberikan pelayanan yang optimal kepada masyarakat. Selain itu, penilaian Ombudsman RI bertujuan mendorong penerapan prinsip tata kelola pemerintahan yang baik (good governance), terutama dalam aspek transparansi, akuntabilitas, efektivitas, serta pencegahan maladministrasi dalam penyelenggaraan pelayanan publik. Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten Labuhanbatu, Khalid Afdillah Handoyo, S.H., bersama seluruh jajaran terus berkomitmen meningkatkan kualitas pelayanan melalui penguatan kedisiplinan, peningkatan kompetensi aparatur, optimalisasi sarana dan prasarana, serta pengembangan inovasi yang memudahkan masyarakat dalam mengakses layanan pertanahan. Bagi Kantor Pertanahan Kabupaten Labuhanbatu, penilaian ini tidak hanya berorientasi pada pencapaian predikat terbaik, tetapi juga menjadi bagian dari proses evaluasi dan perbaikan berkelanjutan untuk memastikan terpenuhinya hak masyarakat dalam memperoleh pelayanan publik yang berkualitas. Setiap masukan dan hasil evaluasi diharapkan menjadi landasan dalam menyempurnakan sistem pelayanan agar semakin responsif, adil, efektif, dan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan. Melalui keikutsertaan dalam penilaian tersebut, Kantor Pertanahan Kabupaten Labuhanbatu menegaskan komitmennya untuk terus melakukan transformasi pelayanan pertanahan, memperkuat kepercayaan masyarakat, serta menghadirkan pelayanan yang memberikan kepastian hukum dan manfaat nyata bagi masyarakat. Komitmen tersebut disampaikan melalui rilis Kantor Pertanahan Kabupaten Labuhanbatu yang diterima media pada Kamis (8/10/2026). #Red

Read More

BPN Labuhanbatu Perkuat Koordinasi dengan Kemenag, Sertipikasi Tanah Wakaf Dipercepat

Bersuarakyat.online Labuhanbatu – Kantor Pertanahan Kabupaten Labuhanbatu terus mendorong percepatan sertipikasi tanah wakaf melalui penguatan koordinasi dan kerja sama dengan Kantor Kementerian Agama Kabupaten Labuhanbatu. Komitmen tersebut diwujudkan melalui rapat koordinasi percepatan persertipikatan tanah wakaf yang dilaksanakan pada Kamis (8/10/2026). Kegiatan ini dihadiri Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten Labuhanbatu, Khalid Afdillah Handoyo, S.H., bersama jajaran serta perwakilan Kementerian Agama Kabupaten Labuhanbatu. Rapat tersebut membahas perkembangan proses sertipikasi tanah wakaf, berbagai kendala yang ditemukan di lapangan, serta langkah-langkah yang perlu dilakukan untuk mempercepat penyelesaian administrasi dan pendaftaran tanah. Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten Labuhanbatu, Khalid Afdillah Handoyo, S.H., mengatakan bahwa sinergi dengan Kementerian Agama diperlukan untuk memastikan proses sertipikasi tanah wakaf berjalan lebih efektif dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Melalui koordinasi yang intensif, kedua instansi diharapkan dapat menyelaraskan data, melengkapi dokumen persyaratan, serta mencari solusi terhadap kendala yang menghambat proses pendaftaran tanah wakaf. Menurut Khalid, sertipikasi tanah wakaf bukan sekadar pemenuhan administrasi pertanahan, tetapi juga merupakan langkah penting untuk melindungi aset umat agar memiliki kepastian hukum. Keberadaan sertipikat diharapkan dapat mencegah potensi sengketa di kemudian hari sekaligus memastikan tanah wakaf tetap dimanfaatkan sesuai peruntukannya, baik untuk rumah ibadah, lembaga pendidikan maupun kegiatan sosial kemasyarakatan. “Kami terus mendorong penguatan kerja sama dengan Kementerian Agama agar proses persertipikatan tanah wakaf dapat berjalan lebih optimal. Dengan koordinasi yang baik, berbagai kendala diharapkan dapat diselesaikan sehingga semakin banyak tanah wakaf yang memperoleh kepastian hukum,” ujarnya. Ia menambahkan, kolaborasi ant instansi menjadi bagian penting dalam mendukung tertib administrasi pertanahan sekaligus memberikan perlindungan hukum terhadap aset keagamaan yang memiliki manfaat bagi masyarakat luas. Kantor Pertanahan Kabupaten Labuhanbatu berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan dan memperkuat sinergi lintas sektor guna mendukung percepatan pendaftaran tanah, termasuk tanah wakaf yang belum bersertipikat. #Red

Read More

Listyo Sigit Resmi Jadi Kepala Staf Kepresidenan Setelah 5 Tahun Pimpin Polri, Ini Tupoksi Barunya

Bersuarakyat.online JAKARTA- Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo resmi mengakhiri masa jabatannya sebagai Kapolri dan dilantik sebagai Kepala Staf Kepresidenan (KSP) oleh Presiden Prabowo Subianto di Istana Kepresidenan Jakarta, Kamis (1/10/2026). Sertijab KSP sendiri digelar Senin (5/10/2026) di Gedung Bina Graha, Kompleks Istana Kepresidenan. Jabatan tersebut diserahkan oleh Jenderal Purn TNI Dudung Abdurachman yang selanjutnya ditunjuk sebagai Menko Polkam. Pergantian ini bersamaan dengan pelantikan Kapolri baru Jenderal Pol Suyudi Ario Seto pada 2 Oktober 2026 di Rupatama Mabes Polri. Tupoksi Baru di Istana : Kepala Kantor Staf Presiden memiliki tugas memberikan dukungan kepada Presiden dan Wakil Presiden dalam pengendalian program prioritas nasional. Dudung saat sertijab menegaskan, tugas KSP cukup berat. “Pertama dia harus mengawal program prioritas Presiden, program unggulan Bapak Presiden, kemudian program yang berkaitan dengan strategi nasional. Banyak kegiatan dari kementerian yang tidak masuk pada ujungnya, maka Kepala Staf Kepresidenan yang menyelesaikan,” ujar Dudung. Berdasarkan Perpres dan dokumen KSP, ada empat tugas utama yang kini diemban Listyo Sigit: 1. Pengendalian Program Prioritas: Mengawal dan memastikan program unggulan Kabinet Merah Putih berjalan efektif. 2. Pengelolaan Isu Strategis: Mengidentifikasi dan menyelesaikan hambatan isu strategis nasional. 3. Koordinasi Lintas Sektor (Debottlenecking): Menjadi jembatan kementerian, lembaga, hingga pemda. Dudung mencontohkan kasus sumur gas yang sempat terkendala. 4. Pengaduan Masyarakat: Menampung dan menindaklanjuti keluhan publik terhadap program pemerintah. Rotasi Besar di Tubuh Polri Sehari setelah dilantik, Kapolri baru Suyudi Ario Seto langsung melakukan mutasi besar-besaran melalui TR Kapolri Nomor ST/2205/X/KEP./2026. Total 88 personel dimutasi, 70 di antaranya promosi. Sebanyak 27 pejabat PJU Mabes dan Kapolda diserahterimakan malam 3 Oktober 2026 secara tertutup di Mabes Polri. Beberapa nama yang naik menjadi Komjen Pol antara lain Sandi Nugroho, Dadang Hartanto, dan Dedy Kusuma Bakti. Mabes Polri menyebut rotasi ini sebagai dinamika organisasi untuk penyegaran. Pertemuan Jokowi – Prabowo Di tengah transisi tersebut, Presiden ke-7 Joko Widodo mendatangi kediaman pribadi Presiden Prabowo di Jalan Kertanegara No 4, Jakarta, pada Selasa malam (6/10/2026). Pertemuan berlangsung tertutup sekitar dua jam. Mensesneg Prasetyo Hadi menyebut pertemuan itu sebagai silaturahmi rutin untuk membahas isu kebangsaan. Pertemuan terjadi bersamaan dengan putusan Mahkamah Konstitusi yang menolak permohonan diskualifikasi Wapres Gibran Rakabuming Raka. Hingga kini, belum ada pernyataan resmi dari KSP Listyo Sigit terkait agenda politik tertentu. Pihak KSP menyatakan fokus pada pengawalan program prioritas Presiden. #Penulis: Ilhams87

Read More

HUT TNI ke-81, BRI Rantauprapat Hadir Perkuat Sinergi

Bersuarakyat.online Labuhanbatu – Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Tentara Nasional Indonesia (TNI) menjadi momentum mempererat kebersamaan antara TNI dengan berbagai pihak, termasuk BRI BO Rantauprapat. Dalam peringatan yang digelar di Markas Yonif 956/SBA, BRI BO Rantauprapat turut hadir dan memberikan ucapan selamat kepada jajaran TNI sekaligus menyampaikan apresiasi atas pengabdian para prajurit dalam menjaga keamanan dan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia. Pemimpin Cabang BRI Rantauprapat, Teuku Zulham, Rabu (7/10/2026), mengatakan kehadiran BRI dalam momentum HUT TNI merupakan bentuk dukungan sekaligus penghargaan terhadap dedikasi TNI. Menurutnya, hubungan baik yang selama ini terjalin antara BRI dan TNI perlu terus diperkuat melalui komunikasi, kolaborasi, dan semangat kebersamaan. “Momentum HUT TNI ini menjadi kesempatan bagi kami untuk terus mempererat hubungan dan sinergi dengan TNI. Kami berharap kerja sama yang telah terjalin dapat semakin kuat dan memberikan kontribusi positif bagi masyarakat serta pembangunan daerah,” ujar Teuku Zulham. Ia menegaskan, BRI akan terus membangun hubungan baik dengan berbagai institusi dan elemen masyarakat di wilayah Labuhanbatu dan sekitarnya. #Red

Read More

Tugu Pejuang Veteran 17-08-1945 Satu-Satunya Sejarah Di G.Tua Sejak Jaman Belanda Dijadikan Tempat Sampah

Bersuarakyat.online H.Reski Basyah Harahap, S.STP., MSi (H.Obon) melihat langsung Tugu Sejarah Pejuang Veteran hari ini, Pada Rabu : 07 Oktober 2026, pasti Bupati akan “muak dan benci, melihat kinerja Kadis Perindag Paluta. Satu-satunya peninggalan sejarah di Gunung Tua sejak penjajahan Belanda, yang dulu berdiri megah di pusat kota, di samping Kantor Camat Padang Bolak saat masih Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel) kini dihina dan dijadikan tong sampah. Di kaki Tugu, tepat di taman pekarangan Tugu, sampah berserakan dan menumpuk. Keranjang-keranjang bambu pecah berisi plastik, botol Aqua, sisa sayur kol, plastik hitam,tumpukan sampah di bawah Tugu 17-08-1945 dengan meja kayu lapak pedagang di sampingnya. Ini penghinaan terhadap pejuang!. Taman bunga di sekeliling Tugu hancur. Papan kayu lapak pedagang ditabrakkan ke pohon bunga. Terpal biru dan orange diikat ke pohon, tugu yang seharusnya steril dan sakral, malah jadi pasar kumuh. Kondisi pasar sangat bobrok. Lumpur hitam tebal, becek, air got hitam meluap. Jalan licin, penuh sampah dan karung. Pedagang dan pembeli harus loncat-loncat di atas batu dan ban bekas. Bau busuk menyengat. Ini bukan pasar ibukota kabupaten, ini kubangan kerbau! Dimana Dinas Perindag dan LKH yang membidangi, Dibiarakan berserakan! Ini yang paling menyakitkan bagi pedagang.” Setiap hari pajak retribusi sampah dan pajak pedagang dikutip pakai karcis. Satu tempat pedagang dikasih 2 sampai 3 karcis sekaligus. Pedagang kecil menjerit. Uang ditarik tiap hari, tapi sampah dibiarkan menumpuk dan berserakan di Kemana uang retribusi itu???? Pada Rabu : 07/10/2026, tim Media Bersuarakyat Biro Paluta mencoba konfirmasi langsung melalui telpon seluler via whatsapp dan ingin jumpa dan ke Kantor Dinas Perindag Paluta namun jawaban Kadis, lagi diluar, pungkas kadis perindag. Saat dikonfirmasi Kadis Perindag tidak mau dijumpai dan tidak jelas jawabannya. Terkait pajak retribusi sampah dan pajak pedagang yang tiap harinya dikutip pakai karcis yang dikeluarkan oleh Dinas Pendapatan tapi tidak sesuai aturan dan Perda tanpa ada tanggal dan harinya, Kadis bungkam dan menghindar,”* ujar Harahap Kuro-Kuro. Sikap Kadis Perindag ini menambah kecurigaan. Ada apa dengan karcis tanpa tanggal itu? Ada apa dengan Tugu Pejuang yang dibiarkan jadi tempat sampah? Kami dari Media Bersuarakyat meminta dengan tegas kepada Bapak Bupati Paluta: 1. COPOT Kadis Perindag Paluta. Kinerjanya sangat bobrok. Sejarah Tugu Pejuang Veteran dijadikan tempat pembuangan sampah dan meja pedagang. 2. COPOT Kabid Pasar dan Kepala Pasar Gunung Tua. Tidak mampu kelola kebersihan. 3. Periksa Karcis Retribusi Tanpa Tanggal dan hari itu. Diduga ada permainan dan pungli. Cuma satu ini peninggalan sejarah di G.Tua Kec. P.Bolak Kab. Paluta sejak penjajahan jaman Belanda. Kalau ini saja tidak bisa dijaga, untuk apa ada Dinas Perindag dan LKH. Penulis: Harahap Kuro-Kuro – kabiro Bersuarakyat.online Paluta Pada Rabu : 07/10/2026 – Pasar Gunung Tua, Tugu 17-08-1945.   Harahap Kuro-Kuro.

Read More

SIJAGO MERAH LALAP 3 UNIT RUMAH DI JANTUNG KOTA PASAR GUNUNG TUA LK II KEC. P.BOLAK, KASATPOL PP INDRA SAPUTRA NASUTION, S.STP., MM TURUN  IKUT PADAMKAN API

  Paluta – Bersuarakyat.Online. Innalillahi. Warga pusat kota Pasar Gunung Tua Lingkungan II, Kecamatan Padang Bolak, Kabupaten Padang Lawas Utara (Paluta) digegerkan dengan amukan Sijago Merah.   Pada Rabu : 07/10/2026, sekitar pukul ” 14’30 wib kurang lebih dan api besar membubung tinggi menghanguskan 3 Unit Rumah, di pusat kota Pasar G.Tua, Lk II Kec. P.Bolak. Asap hitam pekat membumbung setinggi pohon kelapa terlihat dari kejauhan jarak 1 km. Kepanikan terjadi. Warga berlarian menyelamatkan barang-barang. Akses jalan utama pasar lumpuh total karena warga berkerumun. KASATPOL PP PALUTA TURUN GUNUNG – IMBOB TURUT PADAMKAN API. Mendapat laporan kebakaran, “Kasatpol PP Kab. Paluta Indra Saputra Nasution, S.STP., MM (Imbob), langsung turun ke lokasi dan ikut berjibaku dalam pemadaman. Kasatpol PP dengan baju putih bersama anggota ‘Damkar Paluta” dan aparat kepolisian memegang selang air bertekanan tinggi berusaha menjinakkan api. Di foto kedua, api masih berkobar besar di antara atap seng rumah kayu yang padat penduduk, asap hitam pekat menutupi langit Pasar G.Tua. Kesigapan Damkar Paluta dan Kasatpol PP patut diacungi jempol. Api yang hampir merembet ke ruko-ruko di sebelahnya berhasil dilokalisir setelah lebih dari 1 jam pemadaman.   Kasatpol PP Kab Paluta Indra Saputra Nasution, S.STP., MM. (Imbob) Turun Gunung Ikut Pemadaman Sijago Merah Di Pusat Kota Pasar G.Tua Lk II Kec P.Bolak,” tulis keterangan dalam foto dokumentasi warga. Hingga berita ini dirilis, kerugian materi belum diketahui, pasti, diperkirakan ratusan juta rupiah. Beruntung tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini, namun 3 KK kehilangan tempat tinggal. Penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan pihak berwajib. Dugaan sementara akibat korsleting listrik karena kondisi rumah kayu yang saling berhimpitan di pusat pasar tertua di Paluta tersebut. Warga berharap Pemkab Paluta melalui BPBD dan Dinas Sosial segera memberikan bantuan tanggap darurat kepada korban kebakaran. Penulis: Harahap Kuro-Kuro – Biro Paluta Bersuarakyat.online. Harahap Kuro-Kuro.

Read More

Inspektorat Tapsel Panggil Mantan Kades Parsalakan serta Kadus Huta Lambung

    Tapanuli Selatan/bersuarakyat.online. Beberapa Waktu Belakangan ini Viral di Media Sosial Facebook ( Medsos FB) yang di duga Kuat Suara perangkat Kantor Desa Parsalakan , dalam unggahan inisial NJ   Dalam unggahan berupa rekaman suara tersebut ada tulisan yang dibuat si pengunggah ” Diduga suara kadus hutalambung dusun ll parsalakan kec.angkola barat,kab Tapsel melakukan acting Agar tidak diproses APH,karna diduga melakukan korupsi an pungli,ayok kapolda baru turun ke TAPSEL ” Dan terdengar suara perempuan dengan nada histeris mengatakan berbagai hal yang merasa dirinya tak bersalah dan tak mesti di panggil inspektorat tapsel   Terpisah, Divisi Investigasi Dewan Pimpinan Daerah Lembaga Informasi Rakyat Tapanuli Bagian Selatan ( DPD Li-Ra Tabagsel) Harahap mengatakan mendapat informasi bahwa Mantan Kepala Desa Parsalakan dan Kadus Huta Lambung desa Parsalakan di panggil Pihak Inspektorat Tapanuli Selatan ( Tapsel)   ” Informasi yang kami dapatkan Inspektorat Tapsel sudah mengeluarkan surat pemanggilan terhadap dua orang, Surya Darma siregar sebagai mantan Kepala Desa Parsalakan dan Rukiah Lubis selaku Kepala Dusun Huta Lambung Desa Parsalakan Kecamatan Angkola Barat ” Terang Harahap   Harahap juga mengatakan pemanggilan yang dilakukan Inspektorat terhadap mantan Kades Parsalakan dan Kadus Huta lambung terkait Laporan Li-Ra Tabagsel Terdahulu   ” Sesuai dengan surat pemanggilan terhadap mantan Kepala Desa Parsalakan Surya Darma siregar dan Kepala Dusun Huta lambung Desa Parsalakan untuk memberikan keterangan terkait adanya laporan kami terdahulu yang masih berproses di Inspektorat tapsel ” Imbuhnya   Untuk mendapatkan keterangan dan perimbangan pemberitaan awak media ini berupaya konfirmasi terhadap Kadus Huta lambung namun belum membuahkan hasil   Kemudian awak media ini konfirmasi kepada Pihak Inspektorat Tapsel terkait surat pemanggilan yang dikeluarkan , Irban bidang Pencegahan dan investigasi Inal Mardia Rangkuti membenarkan surat pemanggilan tersebut. Red

Read More

Genjot Pembangunan, Bupati Al-Farlaky Mulai Aspal Jalan Sungai Raya–Gajah Mentah

Aceh Timur — bersuarakyat.online Gelontorkan 4,7 Milyar Anggaran, Pemerintah Kabupaten Aceh Timur terus menggenjot pembangunan infrastruktur dasar hingga ke pelosok wilayah. Salah satunya melalui pembangunan ruas jalan Sungai Raya–Gajah Mentah yang kini mulai dikerjakan. Ruas jalan sepanjang sekitar 1,35 kilometer tersebut dibangun untuk meningkatkan akses transportasi masyarakat sekaligus mendukung kelancaran mobilitas hasil pertanian dan potensi alam dan akses menuju lembaga pendidikan dari kawasan tersebut.   Bupati Aceh Timur Iskandar Usman Al-Farlaky, S.H.I., M.Si., meninjau langsung proses awal pembangunan jalan tersebut, Senin, 5 Oktober 2026.   Dalam giat itu Al-Farlaky mengatakan, pembangunan infrastruktur jalan menjadi salah satu program yang terus dipacu Pemerintah Kabupaten Aceh Timur.   Menurutnya, pembangunan ruas Sungai Raya–Gajah Mentah juga merupakan bentuk respons pemerintah terhadap keluhan masyarakat yang selama ini mengharapkan kondisi akses jalan yang lebih baik.   “Pembangunan jalan Sungai Raya–Gajah Mentah ini merupakan jawaban pemerintah atas keluhan masyarakat selama ini. Pembangunannya kita lakukan secara bertahap. Untuk tahap pertama, kita kucurkan anggaran sekitar Rp4,7 miliar,” ujar Al-Farlaky saat meninjau lokasi.   Ia menjelaskan, ruas jalan yang dikerjakan pada tahap awal memiliki panjang sekitar 1,35 kilometer. Pihak perusahaan pemenang tender juga mulai (besok-red ) melakukan pekerjaan awal, termasuk pemasangan Base A sebagai bagian dari tahapan pengerasan sebelum pengaspalan.   Selain pembangunan badan jalan, Pemerintah Kabupaten Aceh Timur juga mengalokasikan anggaran untuk pembangunan talud guna memperkuat struktur bahu jalan. Saat ini, pekerjaan talud telah mencapai sekitar 550 meter.   “Talud ini kita bangun untuk memperkuat struktur bahu jalan, sehingga jalan yang nantinya digunakan masyarakat memiliki konstruksi yang lebih kuat dan tahan lama,” jelasnya.   Bupati berharap masyarakat ikut menjaga infrastruktur yang telah dibangun pemerintah. Menurutnya, pembangunan jalan tidak akan memberikan manfaat maksimal apabila tidak diikuti dengan kesadaran masyarakat untuk merawat dan menggunakannya secara baik.   “Pemerintah sudah berupaya membangun jalan. Tinggal bagaimana kita bersama-sama menjaganya agar bisa bertahan lama dan terus difungsikan, terutama untuk mendukung masyarakat dalam mengangkut hasil pertanian dan hasil alam,” katanya.   Al-Farlaky menilai, akses Sungai Raya–Gajah Mentah memiliki arti penting karena kawasan tersebut dikenal memiliki potensi hasil alam yang cukup besar. Karena itu, peningkatan infrastruktur jalan diharapkan mampu membuka akses yang lebih baik sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat.   “Wilayah Sungai Raya–Gajah Mentah ini memiliki potensi hasil alam yang cukup besar. Karena itu, dukungan infrastruktur jalan sangat penting untuk memperlancar mobilitas masyarakat dan mendongkrak perekonomian di kawasan ini,” ujar Bupati.   Ia menambahkan, luas wilayah Kabupaten Aceh Timur menjadi tantangan tersendiri dalam mewujudkan pemerataan pembangunan. Pemerintah, kata dia, akan terus berupaya agar pembangunan infrastruktur tidak hanya terpusat di kawasan tertentu, tetapi juga menyentuh wilayah pelosok.   “Aceh Timur memiliki wilayah yang sangat luas. Karena itu, pemerataan pembangunan harus terus kita dorong agar infrastruktur dapat dirasakan masyarakat di berbagai pelosok,” pungkas Al-Farlaky. (hsb)

Read More

Kapolres Aceh Timur Imbau Penyampaian Aspirasi Dilakukan Secara Tertib

Bersuarakyat.online – Aceh Timur   Kapolres Aceh Timur AKBP Aris Cai Dwi Susanto, S.I.K., M.I.K. mengimbau masyarakat yang hendak menyampaikan aspirasi kepada Pemerintah Kabupaten Aceh Timur agar tetap menjaga ketertiban dan tidak melakukan tindakan yang dapat mengganggu keamanan. Imbauan tersebut disampaikan saat Kapolres memantau langsung simulasi pelayanan pengamanan unjuk rasa di Lapangan Pusat Pemerintahan Kabupaten Aceh Timur, Rabu (07/10/2026) pagi. Kapolres mengatakan, pihaknya memperoleh informasi adanya sejumlah warga yang akan menyampaikan aspirasi kepada Bupati Aceh Timur terkait persoalan hak guna usaha (HGU) hingga jaminan hidup (jadup). Menurut dia, penyampaian pendapat merupakan bagian dari hak masyarakat. Namun, kebebasan tersebut harus dilakukan dengan tetap menghormati aturan dan hak masyarakat lainnya. “Kami mengimbau masyarakat yang ingin menyampaikan aspirasi agar dilakukan secara tertib, damai dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Polri hadir untuk memastikan masyarakat dapat menyampaikan aspirasinya dengan aman, sekaligus menjaga agar situasi tetap kondusif,” ujar AKBP Aris. Ia menegaskan, perbedaan pendapat maupun tuntutan masyarakat merupakan bagian dari dinamika dalam kehidupan demokrasi. Karena itu, penyampaian aspirasi sebaiknya dilakukan melalui komunikasi dan dialog tanpa tindakan anarkis. “Silakan sampaikan dengan cara yang baik. Jangan sampai persoalan yang ingin diperjuangkan justru berkembang menjadi gangguan keamanan atau merugikan masyarakat lainnya. Tugas kami adalah mengawal agar hak menyampaikan pendapat tetap berjalan, tetapi ketertiban dan keamanan juga harus terjaga,” tegas Kapolres.     *Simulasi Pengamanan Unjuk Rasa* Dalam simulasi tersebut, aparat memperagakan sejumlah skenario penanganan unjuk rasa mulai dari situasi hijau, kuning hingga merah. Simulasi melibatkan sekitar 500 personel gabungan yang terdiri dari personel Polres Aceh Timur, Polres Aceh Utara, Polres Langsa, Brimob Polda Aceh dan BPBD Kabupaten Aceh Timur. Kapolres mengatakan simulasi tersebut menjadi bagian dari kesiapan aparat dalam menghadapi berbagai kemungkinan situasi saat pengamanan aksi penyampaian pendapat dan personel harus memiliki kesiapan menghadapi setiap kemungkinan. Menurutnya, pengamanan aksi unjuk rasa tidak semata-mata berorientasi pada tindakan Kepolisian, tetapi juga mengedepankan pendekatan persuasif dan komunikasi dengan peserta aksi. “Yang paling penting adalah bagaimana aspirasi masyarakat dapat tersampaikan dan pada saat yang sama situasi keamanan tetap terjaga. Kami mengajak semua pihak untuk bersama-sama menjaga Aceh Timur tetap aman, damai dan kondusif.” Terang Kapolres Aceh Timur AKBP Aris Cai Dwi Susanto, S.I.K., M.I.K. Simulasi tersebut turut dihadiri Dandim 0104/Aceh Timur, Danyon B Pelopor Sat Brimob Polda Aceh, Kompol Muzakir serta Wakapolres Aceh Timur Kompol H. Abdul Muin, S.H., M.M.(hsb)

Read More