Istri Korban Penikaman di Rohil Minta Pelaku Dihukum Mati

 

 

 

 

 

 

BAGANSIAPIAPI – Bersuarakyat.online

Istri dari almarhum Herman, yang merupakan salah satu korban tewas kena tikam di Kompleks BMH (Bum Me He) Gang Utama 3 Jalan Utama, Bagansiapiapi meminta agar pelaku penikaman yang menewaskan suaminya bisa dihukum berat.

 

Hal itu dikatakan istri almarhum Herman, Santi, Selasa (1/4/2025) di Bagansiapiapi.

 

“Saya minta agar pelaku dihukum seberat-beratnya, kalau bisa dihukum mati,” kata Santi.

 

Dirinya juga meminta aparat memproses pemilik Tempat Hiburan Malam (THM) See You, yang diduga masih beroperasi pada malam ramadan dimana terjadinya aksi penikaman, yakni pada Sabtu (29/3/2025) malam lalu.

 

“Saya minta pemilik See You juga diproses hukum,” katanya.

 

Sementara salah satu korban penikaman yang selamat, setelah sempat menjalani perawatan intensif di rumah di RSUD dr RM Pratomo Bagansiapiapi, Dedi alias Butut menyebutkan sebelum kejadian tragis itu, dirinya bersama korban almarhum Bripka Lestari Chandra dan Herman berniat untuk karaoke di THM See You yang berada di bagian ujung dari kompleks tersebut.

 

“Ada tujuh orang yang berangkat ke See You, secara terpisah. Dimana empat orang sudah sampai duluan dan tiga orang menyusul,” kata Dedi. tiga orang yang belakangan menyusul itulah korban Bripka Lestari Chandra, Herman dan dirinya, Dedi.

 

Baca Juga: H+3 Arus Balik Idulfitri, Volume Kendaraan di Jalintim Meningkat 15 Persen

 

Menurutnya, begitu tiga di tempat parkir, mereka didatangi pelaku Marselinus Kuku yang merupakan penjaga pos THM See You. Masih menurut Dedi, tersangka kemudian mendatangi sambil marah-marah dan menendang motor korban.

 

“Sehingga terjadi perkelahian,” ujar Dedi. Sejumlah orang yang ada di dekat parkiran terang Dedi sempat meleari dan meminta pelaku pergi. Namun sebelum pergi kata Dedi lagi, tersangka mengeluarkan ancaman.

 

“Tunggu sini kalian ya, tunggu sini kalian ya,” ucap Dedi menirukan perkataan pelaku.

 

Dedi melanjutkan, agar tidak terjadi perkelahian lagi Bripka Lestari Candra berupaya mendatangi pelaku untuk berbicara dengan baik. Namun, naas penikaman pun terjadi.

 

Panca Sitepu.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *