Bersuarakyat.online
Lagi-lagi masalah MBG kembali menghebohkan masyarakat, kali ini terjadi di Sekolah Dasar Negeri 10, Kecamatan Rantau Utara, Kabupaten Labuhanbatu, menu yang disajikan untuk para pelajar ternyata tidak layak konsumsi atau basi. Selasa (19/11/2025) kemaren.
Peristiwa diketahuinya MBG tidak layak konsumsi ketika para guru ingin membagikan menu tersebut kepada siswa, namun sebelumnya para guru membuka tutup ompreng, tiba – tiba keluar aroma tak sedap atau basi, setelah diperiksa ternyata aroma tersebut berasal dari sambal merah yang terdapat pada telur.
Sontak peristiwa ini mengagetkan para guru, menu MBG yang berjumlah 320 tersebut angsung dikembalikan kepada petugas MBG dan tidak sempat dikonsumsi para siswa.
Kepala Sekolah SD Negeri 10, Khairiyah Harahap, membenarkan peristiwa menu MBG tak layak konsumsi atau basi di sekolahnya.
” Benar, bahwa semalam menu MBG nya basi, dan tak sempat kita bagikan ke anak-anak. Setelah kita cek ternyata sambal yang ada di telurnya basi, dan langsung kita kembalikan ke petugas MBG,” ucap Kepsek. Rabu (19/11/2025) kepada sejumlah wartawan.
Sedangkan Kepala SPPG, Irvan aliasnyah Rambe menyampaikan bahwa benar, sebanyak 3 ratusan menu MBG dikembalikan karena basi.
” Benar, Sebanyak 3 ratusan menu MBG dikembalikan oleh SD Negeri 10, karena basi di sambalnya. Kami berkomitmen kejadian seperti ini tidak akan terjadi lagi,” ucap Irvan kepada sejumlah wartawan .
INFO yang dihimpun makanan yang berbau basi yang dikembalikan itu,,buat makanan siswa SDN 10 yang masuk jam.siang
Jadi menu nasinya sudah diantar petugas MBG bersamaan dengan siswa yang masuk jam belajar pagi.
Masyarakat berharap kepada petugas SPPG agar lebih teliti dalam mengolah dan menyajikan menu MBG yang diperuntukkan bagi pelajar SD,SMP maupun SMA .
#Red