Aliansi Mahasiswa Pejuang Keadilan Gelar Aksi di Mabes Polri: Desak Pemberantasan Narkoba di Labuhanbatu. 

Bersuarakyat.online

Jakarta – Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Mahasiswa Pejuang Keadilan (AMPK) menggelar aksi unjuk rasa di depan Markas Besar Kepolisian Republik Indonesia (Mabes Polri), Jakarta, Jumat (03/10/2025). Aksi ini merupakan bentuk keprihatinan atas maraknya peredaran narkoba di wilayah pesisir Labuhanbatu, Sumatera Utara, yang dinilai sudah mencapai kondisi darurat.

Dalam aksinya, massa membawa spanduk besar bertuliskan “Labuhanbatu Darurat Narkoba” dan menyerukan agar Mabes Polri segera turun tangan langsung. Mereka menilai aparat kepolisian di daerah belum serius dalam memberantas jaringan narkoba yang semakin merajalela.

Adapun tuntutan utama yang disampaikan Aliansi Mahasiswa Pejuang Keadilan, yaitu:

1. Menangkap para bandar narkoba berinisial Balwan, Kojek, Heru, Nizar, dan Gito yang diduga kuat menguasai jaringan peredaran narkoba di pesisir Labuhanbatu.

2. Menyelamatkan wilayah pesisir Labuhanbatu dari ancaman invasi narkoba yang semakin meresahkan masyarakat.

3. Mengevaluasi unit narkoba polres Labuhanbatu yang dianggap gagal dan tidak becus dalam memberantas peredaran narkoba.

Koordinator Lapangan aksi, Idris Siregar, menegaskan bahwa tuntutan mereka merupakan suara rakyat yang sudah sangat resah dengan kondisi Labuhanbatu.

“Labuhanbatu sudah darurat narkoba. Aparat daerah seolah menutup mata. Karena itu kami datang ke Mabes Polri menuntut Kapolri segera mengambil langkah tegas. Jika tuntutan ini tidak diindahkan, kami juga akan menggelar aksi besar di depan Istana Negara,” tegas Idris.

Aksi berjalan damai dengan pengawalan aparat kepolisian. Massa Aliansi Mahasiswa Pejuang Keadilan kemudian menyerahkan pernyataan sikap secara resmi dan membubarkan diri dengan tertib.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *