Pesan Menteri Nusron untuk 568 Wisudawan/Wisudawati Politeknik Agraria STPN: Jaga Integritas di Mana pun Bekerja

Bersuarakyat.online Medan – Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Nusron Wahid, mewisuda 568 Taruna/i Politeknik Agraria STPN Program Studi Sarjana Terapan Pertanahan Tahun Akademik 2025/2026. Dalam sambutannya, Menteri Nusron mengingatkan untuk selalu menjaga integritas dan menggunakan ilmu yang diperoleh selama pendidikan dalam pelaksanaan tugas serta pengabdian kepada masyarakat. “Di mana pun Saudara bekerja, integritas harus dijaga. Saudara akan berhadapan dengan tanah yang menyangkut kehidupan masyarakat, tempat tinggal, mata pencaharian, investasi, pembangunan, bahkan masa depan keluarga. Karena itu, pekerjaan di bidang pertanahan dan agraria membutuhkan tanggung jawab moral yang sangat besar.” ujar Menteri Nusron dalam acara wisuda yang berlangsung di Pendopo Sasana Widya Bhumi, Politeknik Agraria STPN, Sleman melalui rilis yang diterima media pada Rabu (9/9/2026). Selain menyelamati wisudawan dan wisudawati yang telah menyelesaikan pendidikan di Politeknik Agraria STPN, Menteri Nusron juga mengapresiasi orang tua dan keluarga yang telah memberikan dukungan penuh selama ini. Apresiasi juga disampaikan kepada dosen, tenaga kependidikan, dan seluruh _civitas academica_ Politeknik Agraria STPN yang telah mendampingi dan mempersiapkan generasi baru di bidang agraria, pertanahan, dan tata ruang. Menurut Menteri Nusron, wisuda perdana sejak STPN bertransformasi menjadi Politeknik Agraria STPN ini adalah momen penting bagi lembaga yang menyiapkan sumber daya manusia (SDM) di bidang agraria, pertanahan, dan tata ruang. Transformasi diharapkan semakin memperkuat kapasitas pendidikan vokasi dan bisa melahirkan generasi penerus yang mampu menjawab berbagai tantangan di bidang agraria, pertanahan, dan tata ruang. “Kita membutuhkan SDM yang memahami persoalan pertanahan secara utuh, menguasai teknologi, mampu bekerja secara profesional, dan yang paling penting, memiliki integritas,” ungkap Menteri Nusron yang hadir didampingi oleh Wakil Menteri ATR/Wakil Kepala BPN, Ossy Dermawan, serta sejumlah Pejabat Pimpinan Tinggi Madya dan Pratama Kementerian ATR/BPN. Prosesi wisuda ditandai dengan penyerahan ijazah oleh Menteri Nusron dan Wamen Ossy kepada para wisudawan dan wisudawati. Prosesi dilanjutkan dengan pelepasan atribut serta penyerahan Kartu Anggota Keluarga Alumni Pendidikan Tinggi (KAPTI) Agraria kepada para lulusan. Dalam kesempatan ini, Plt. Direktur Politeknik Agraria STPN, Sri Yanti Achmad, juga menyampaikan apresiasinya bagi para wisudawan dan wisudawati yang telah mencapai tahap akhir perjalanan akademiknya. Menurutnya, wisuda perdana ini adalah momentum istimewa, tidak hanya bagi para lulusan, tetapi juga bagi seluruh _civitas academica_ Politeknik Agraria STPN. “Kelulusan hari ini merupakan buah dari kerja keras, ketekunan, dan perjuangan yang telah dilalui selama menempuh pendidikan. Kami berharap para lulusan dapat membawa ilmu dan kompetensi yang diperoleh untuk memberikan kontribusi terbaik bagi masyarakat, khususnya dalam menghadapi berbagai tantangan di bidang agraria, pertanahan, dan tata ruang,” tutur Sri Yanti Achmad. Dalam wisuda kali ini, tiga taruna/i meraih predikat lulusan terbaik. Mereka ialah Susana Nadia Putri Betan, taruni tugas belajar utusan Kantor Wilayah (Kanwil) BPN Provinsi NTT dengan IPK 3,94; Novita Ayu Kustianingsih, taruni tugas belajar utusan Kanwil BPN Provinsi Riau dengan IPK 3,91; dan Ni Luh Putu Ananda Pertiwi, taruni tugas belajar utusan Kanwil BPN Provinsi Lampung dengan IPK 3,90. Turut hadir mengikuti rangkaian prosesi wisuda, sejumlah Pejabat Pimpinan Tinggi Madya dan Pratama Kementerian ATR/BPN, Sekretaris Daerah Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta, serta Kepala Kanwil BPN Provinsi se-Indonesia beserta jajaran. #Red

Read More

SMP SRIKANDI PERINGATI MAULID NABI 1448 H, TEKANKAN AKHLAK RASULULLAH SEBAGAI TELADAN GENERASI MUDA

  bersuarakyat.online – JAKARTA   —(10/9/2026) Semarak Maulid Nabi Muhammad SAW kembali terasa di lingkungan sekolah. SMP Srikandi menggelar peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW pada *Senin, 28 September 2026 / 16 Rabiul Akhir 1448 H* bertempat di Lapangan Sekolah, mulai pukul 07.30 WIB s.d selesai.   Kegiatan ini mengusung tema *”Rosulullah sebaik-baik teladan untuk generasi muda yang beriman dan berkarakter”*.   Acara dibuka dengan lantunan Hadroh oleh siswa-siswi SMP Srikandi. Nuansa religi juga semakin khusyuk dengan tausiyah dan dongeng islami yang disampaikan oleh *Penceramah Ka Adi*.   *Pesan Kepala Sekolah: Jadikan Al-Qur’an dan Akhlak Nabi sebagai Pedoman*   Kepala SMP Srikandi, *Ibu USWATUN HASANAH, http://S.Pd*, dalam sambutannya menyampaikan seruan kepada seluruh guru, siswa, dan orang tua agar menjadikan peringatan Maulid bukan sekadar seremonial, tetapi momentum meneladani akhlak Rasulullah.   Beliau mengutip firman Allah SWT dalam *QS. Al-Ahzab ayat 21*: _”Sungguh, telah ada pada diri Rasulullah itu suri teladan yang baik bagimu, yaitu bagi orang yang mengharap rahmat Allah dan kedatangan hari kiamat dan yang banyak mengingat Allah.”_   _”Ayat ini mengingatkan kita bahwa Nabi Muhammad SAW adalah role model terbaik sepanjang masa. Sebagai sekolah, tugas kita adalah membentuk generasi yang tidak hanya cerdas secara akademik, tapi juga beriman dan berkarakter seperti yang diajarkan Rasulullah,”_ ujar Ibu Uswatun.   Lebih lanjut, beliau juga mengingatkan pentingnya meneladani sifat-sifat Nabi melalui *QS. Al-Qalam ayat 4*: _”Dan sesungguhnya engkau benar-benar berbudi pekerti yang agung.”_   _”Mari kita tanamkan 4 sifat utama Rasul: Siddiq, Amanah, Tabligh, Fathonah kepada anak-anak kita. Dengan begitu, lahirlah generasi muda SMP Srikandi yang jujur, bertanggung jawab, dan bermanfaat bagi umat,”_ pesannya.   Ibu Uswatun Hasannah juga mengajak seluruh warga sekolah untuk memperbanyak shalawat dan membaca Al-Qur’an sebagai bentuk cinta kepada Nabi. _”Allah berfirman dalam *QS. Al-Ahzab ayat 56*: ‘Sesungguhnya Allah dan para malaikat-Nya bershalawat untuk Nabi. Wahai orang-orang yang beriman, bershalawatlah kamu untuk Nabi dan ucapkanlah salam dengan penuh penghormatan kepadanya.’”_   *Rangkaian Acara* Kegiatan Maulid di SMP Srikandi diisi dengan: 1. *Pembukaan dan Tilawah Al-Qur’an* 2. *Penampilan Hadroh Siswa Siswi SMP Srikandi* 3. *Ceramah Agama dan Dongeng Islami oleh Ka Adi* 4. *Doa Bersama untuk Kedamaian Bangsa*   Peringatan Maulid ini diharapkan dapat menumbuhkan kecintaan siswa kepada Nabi Muhammad SAW serta memperkuat nilai-nilai religius, disiplin, dan berakhlak mulia di lingkungan SMP Srikandi.   _Penulis: ilhams’87 http://Bersuarakyat.online_

Read More

Komisioner Baitul Mal Aceh Timur Dilantik, Bupati Al-Farlaky Minta Genjot Pendapatan Zakat

      Aceh Timur — bersuarakyat.online Bupati Aceh Timur Iskandar Usman Al-Farlaky, S.H.I., M.Si meminta jajaran Badan Baitul Mal Kabupaten (BMK) Aceh Timur periode 2026–2031 meningkatkan penghimpunan zakat sekaligus memastikan dana umat disalurkan secara tepat sasaran, transparan dan sesuai ketentuan syariat.   Hal itu disampaikan Bupati saat melantik dan mengambil sumpah/janji jabatan Ketua dan Anggota Badan Baitul Mal Kabupaten Aceh Timur periode 2026–2031 di Aula Serbaguna Pendopo Bupati Aceh Timur, Rabu (9/9/2026). Komisioner BMK Aceh Timur yang dilantik yakni Rizallihadi, A.Md. sebagai Ketua, serta H. M. Sanusi, Lc., M.H., Irham Teguh, S.H., Tgk. Ibrahim, S.E.I., dan Julianda sebagai anggota.   Sementara Dewan Pengawas yang dilantik terdiri dari Tgk. H. Hasanuddin, S.E., M. Isa, S.Ag., M.Pd., dan Drs. Ridwan Suud.   Bupati mengatakan proses pelantikan dilakukan setelah melalui tahapan seleksi, termasuk uji kepatutan dan kelayakan di DPRK Aceh Timur. Menurutnya, amanah yang diberikan kepada jajaran Baitul Mal sangat besar karena berkaitan langsung dengan pengelolaan dana umat.   “Banyak agenda Baitul Mal serta dana-dana umat yang perlu kita salurkan kepada para penerima manfaat atau mustahik zakat yang telah ditetapkan sesuai ketentuan syariat,” kata Al-Farlaky.   Ia meminta seluruh komisioner dapat bekerja secara solid, terbuka dan saling bersinergi. Begitu pula dengan Dewan Pengawas agar menjalankan fungsi pengawasan secara maksimal.   “Kalau dalam proses kerja dan pengawasan ada benturan atau dinamika di dalam lembaga, silakan disampaikan kepada saya selaku penanggung jawab utama organisasi. Kita cari jalan keluar bersama,” ujarnya.   Bupati juga menegaskan akan melakukan evaluasi terhadap seluruh jajaran Baitul Mal, termasuk kinerja masing-masing komisioner dan jajaran sekretariat.   Ia mengingatkan agar tidak ada pihak yang menjadikan Baitul Mal sebagai tempat mencari keuntungan pribadi, termasuk menjadi perantara atau “calo” dalam proses penyaluran bantuan zakat.   “Tidak boleh ada calo dalam penyaluran zakat. Ini harus kita ubah agar dana umat dapat disalurkan dengan baik. Jangan ada permainan terkait bantuan,” tegasnya.   Al-Farlaky juga menegaskan tidak boleh ada pemotongan dalam bentuk apa pun terhadap bantuan yang menjadi hak mustahik.   “Tadi sudah saya tegaskan dalam kata sambutan, tidak boleh ada tindakan pemotongan apa pun terhadap bantuan kepada para mustahik zakat, baik dilakukan oleh jajaran pemerintah daerah maupun staf yang bekerja di Baitul Mal,” katanya.   Jika ditemukan adanya pemotongan atau permainan dalam penyaluran bantuan, Bupati meminta masyarakat segera melaporkannya. Pemerintah daerah, kata dia, akan mengambil tindakan tegas sesuai ketentuan.   Selain persoalan penyaluran, Bupati meminta Sekretariat Baitul Mal memperbaiki administrasi dan mempercepat proses penyaluran bantuan kepada masyarakat.   “Kalau memang dibutuhkan pertimbangan dari kami, silakan menghadap langsung. Kita berdiskusi mencari jalan keluar yang terbaik, sehingga dana-dana yang terhimpun dari umat ini tidak tertahan terlalu lama di rekening Baitul Mal,” ujarnya.   Menurutnya, dana umat yang terlalu lama tersimpan dan tidak segera disalurkan juga dapat menjadi perhatian dalam pemeriksaan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Republik Indonesia.   Di sisi lain, Bupati meminta pengurus Baitul Mal tidak hanya fokus pada penyaluran, tetapi juga aktif meningkatkan penghimpunan zakat.   Ia mendorong jajaran Baitul Mal membangun komunikasi dan audiensi dengan berbagai pihak, mulai dari perusahaan, perbankan, TNI dan Polri, hingga sektor perkebunan dan perusahaan lainnya yang beroperasi di Aceh Timur.   “Harus ada peningkatan penghimpunan dana umat. Kita perlu melakukan audiensi dan bertemu dengan perusahaan-perusahaan serta lintas sektor lainnya, termasuk TNI, Polri, pihak perbankan seperti BSI dan Bank Aceh, serta perusahaan-perusahaan perkebunan,” kata Al-Farlaky.   Bupati menyebutkan, pada tahun ini Pemerintah Kabupaten Aceh Timur juga akan mendorong pembangunan sekitar 56 unit rumah layak huni bagi masyarakat yang membutuhkan.   Selain itu, Baitul Mal juga diharapkan terus memperkuat program bantuan pendidikan bagi para santri, baik yang menempuh pendidikan di dalam Kabupaten Aceh Timur maupun anak-anak Aceh Timur yang belajar di pesantren di luar daerah hingga luar negeri.   “Pemerintah dan Baitul Mal harus sama-sama menjaga dan membesarkan nama daerah. Kita harus bersinergi dalam menjalankan visi dan misi pembangunan Aceh Timur,” ujar Bupati.   Al-Farlaky menegaskan, Pemerintah Kabupaten Aceh Timur saat ini tengah menggalakkan berbagai program pembangunan. Karena itu, ia mengajak jajaran Baitul Mal untuk ikut mendukung agenda pembangunan melalui pengelolaan zakat yang profesional, transparan dan berorientasi pada kemaslahatan masyarakat.   “Pemerintahan ini kita jaga bersama. Kita sama-sama saling membesarkan dan mendukung kerja-kerja pembangunan yang sedang kita lakukan di Aceh Timur,” pungkas Bupati Al- Farlaky. (hsb)

Read More

BUPATI PALUTA H. RESKI BASYAH PIMPIN LANGSUNG UPACARA HAORNAS KE-43 TAHUN 2026 DI HALAMAN KANTOR BUPATI PALUTA 

Bersuarakyat.online PALUTA- Semangat olahraga membakar halaman Kantor Bupati Padang Lawas Utara. Bupati Paluta H. Reski Basyah Harahap, S.STP., M.Si, bertindak sebagai Inspektur Upacara dalam peringatan Hari Olahraga Nasional / HAORNAS ke-43 Tahun 2026* yang digelar dengan khidmat dan meriah, Pada Rabu, 09/09/2026. Upacara yang dimulai tepat pukul 07.30 WIB ini dihadiri jajaran Forkopimda dan pemangku kepentingan olahraga di Paluta. Turut hadir: Kapolres Paluta diwakili Kasat Binmas, Danramil 05, Sekretaris Daerah Dr. Patuan Rahmat Syukur Parlaungan Hasibuan, S.STP., MM, ,Kajari Paluta diwakili Kasubbagbin Putra Agung Siregar, Danki Kompi C Rajawali, Ketua KONI Paluta selaku Perwira Upacara, Beserta OPD, ASN, pelajar, dan insan olahraga se-Kabupaten Paluta. Dengan mengenakan seragam olahraga, Bupati Reski Basyah membacakan amanat Menteri Pemuda dan Olahraga RI. Beliau menegaskan bahwa olahraga adalah perekat persatuan dan kunci untuk mencetak generasi Paluta yang sehat, kuat, dan berprestasi. Melalui HAORNAS ke-43 ini, mari kita jadikan olahraga sebagai gaya hidup. Pemerintah Kabupaten Paluta berkomitmen mendukung penuh pembinaan atlet dan pembangunan sarana olahraga demi mewujudkan Paluta yang sehat dan berprestasi di tingkat Provinsi hingga Nasional*,” tegas Bupati. Ketua KONI Paluta sebagai Perwira Upacara juga menyampaikan laporan bahwa KONI Paluta terus bergerak aktif melakukan pembinaan cabang olahraga dan menjaring bibit-bibit atlet muda berbakat. Saasana semakin semarak setelah upacara dilanjutkan dengan senam bersama Forkopimda dan seluruh peserta. Tawa, canda, dan yel-yel “Paluta Sehat, Paluta Juara!” menggema, menunjukkan kekompakan seluruh unsur di Paluta. Dengan tema nasional “Olahraga Bersatu, Indonesia Kuat”, peringatan HAORNAS di Paluta menjadi ?momentum untuk memperkuat sinergi pemerintah, TNI-Polri, KONI, dan masyarakat dalam memajukan dunia olahraga di Bumi Sude.   Harahap Kuro-Kuro.

Read More

Sri Sultan Hamengkubuwono X: Indonesia Butuh Insan Pertanahan yang Mampu Baca Peta Sekaligus Memahami Manusia

Bersuarakyat.online Medan – Gubernur D.I. Yogyakarta, Sri Sultan Hamengkubuwono X, menilai Indonesia membutuhkan insan pertanahan yang tidak hanya cakap membaca peta dan menguasai teknologi, namun juga mampu memahami manusia, sejarah, serta kebudayaan yang hidup di balik setiap bidang tanah. Pesan tersebut disampaikan kepada para wisudawan dan wisudawati Politeknik Agraria STPN agar ilmu pertanahan yang mereka miliki dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. “Indonesia membutuhkan insan pertanahan yang mampu membaca peta sekaligus memahami manusia di dalam peta. Saudara perlu cakap menguasai teknologi, tetapi tetap bijak dalam menimbang rasa keadilan. Saudara perlu teguh menjalankan regulasi tetapi tetap arif membaca sejarah dan kebudayaan masyarakat,” pesan Sri Sultan Hamengkubuwono X dalam sambutannya yang dibacakan oleh Sekretaris Daerah Provinsi DIY, Ni Made Dwipanti Indrayanti, saat wisuda Politeknik Agraria STPN, melalui rilis yang diterima pada Selasa (8/09/2026). Menurutnya, tanah bagi Indonesia bukan sekadar hamparan fisik, melainkan bagian dari jati diri, jejak perjuangan, dan fondasi pemerintahan. Di atas tanah, manusia membangun rumah, memproduksi pangan, membentuk komunitas, serta menautkan masa lalu dengan masa depan. Tanah pun kerap dikenal sebagai Ibu Pertiwi yang mengandung kehidupan, memberi penghidupan, dan menjaga keberlanjutan peradaban. Oleh karena itu, Sri Sultan Hamengkubuwono X mengingatkan bahwa pengelolaan tanah tidak dapat dilepaskan dari nilai dan kebudayaan masyarakat yang hidup di dalamnya. Dalam filosofi Jawa, ada prinsip Hamemayu Hayuning Bawana, yakni ikhtiar manusia untuk menjaga keselamatan, ketenteraman, dan keindahan dunia. Prinsip tersebut mengajarkan bahwa setiap campur tangan manusia dalam mengelola tanah harus membawa kehidupan menuju keadaan yang lebih adil dan manusiawi. Pandangan bahwa tanah merupakan amanah kolektif juga hidup di penjuru Nusantara. Di Minangkabau dikenal prinsip Harta Pusaka Tinggi yang berkaitan dengan tanah ulayat kaum dan tanggung jawab lintas generasi. Di Bali, sistem subak mempertahankan keterkaitan tanah, air, pertanian, dan spiritualitas melalui filosofi Tri Hita Karana, yang menekankan keseimbangan hubungan manusia dengan Tuhan, sesama, dan alam. Sementara itu, di berbagai wilayah Indonesia Timur, termasuk Papua dan Maluku, sistem hak ulayat memperlihatkan bahwa tanah kerap dipahami sebagai ruang hidup bersama yang melekat pada tanggung jawab sosial suatu marga atau kelompok adat. “Keragaman ini adalah kekayaan tata kelola pemerintahan Indonesia. Regulasi perlu membacanya dengan jernih, kebijakan perlu menghormatinya dengan arif, teknologi perlu mengakomodasinya dengan presisi dan kepekaan,” tutur Sri Sultan Hamengkubuwono X. Sri Sultan Hamengkubuwono X mengatakan, berbagai pandangan tersebut menunjukkan bahwa ilmu pertanahan tidak hanya berhubungan dengan aspek teknis, tetapi juga menyangkut manusia dan kehidupan yang berada di balik sebuah bidang tanah. Penguatan keamanan tenurial berkaitan erat dengan kesejahteraan manusia dan keberlanjutan lingkungan. Kepastian hak atas tanah membutuhkan perangkat kelembagaan dan tata kelola yang mampu menerjemahkan kebijakan menjadi kemanfaatan nyata bagi masyarakat. “Di sinilah ilmu pertanahan memperoleh kedudukan strategis. Ilmu pertanahan bekerja di antara ukuran dan makna, antara peta dan manusia, antara sertipikat dan juga martabat,” ungkap Sri Sultan Hamengkubuwono X. Kepada para wisudawan dan wisudawati, Sri Sultan Hamengkubuwono X mengingatkan bahwa kelak mereka akan berhadapan dengan berbagai berkas pertanahan yang tampak rutin. Namun, di balik setiap berkas tersebut terdapat kehidupan manusia yang menaruh harapan kepada mereka. Karena itu, ilmu dan kompetensi yang diperoleh selama menempuh pendidikan perlu diwujudkan dalam pelayanan yang memberikan kepastian sekaligus mempertimbangkan keadilan dan kondisi sosial masyarakat. Sri Sultan Hamengkubuwono X berpesan agar para lulusan membawa ilmu mereka ke tengah masyarakat dengan sikap rendah hati. Setiap pengukuran diharapkan menjadi jalan menuju kepastian, setiap pemetaan menjadi jalan menuju keteraturan, dan setiap pelayanan pertanahan menjadi jalan menuju ketentraman sosial. “Dengan visi seperti itulah kita menaruh harapan besar kepada para wisudawan-wisudawati yang akan mengaplikasikan ilmunya di dunia kerja,” pungkasnya. #Red

Read More

Ahli Waris Sesalkan Perusakan Tanaman di Tangkahan Saroha, Desa Sei Penggantungan

      Labuhanbatu – bersuarakyat.online   Selaku  ahli waris alm. Esteria br. Siahaan, Hetty Br Sitorus dan Tiar Sitorus, Oloan Sitorus, Rossa selalu Berupaya Mencegah agar alat berat ekskavator Tidak Melakukan aktifitas Perusakan Di Lahan warisan seluas kurang lebih 2 hektare atau 20.000 meter persegi berada di Tangkahan Saroha, Desa Sei Penggantungan, Kecamatan Panai Hilir, Kabupaten Labuhanbatu, Prov. Sumatera Utara.   Hetty Br Sitorus selalu Ahli waris almarhumah Esteria Br Siahaan mengatakan kepada awak media , kami mempertanyakan dugaan transaksi jual beli tanah warisan yang disebut dilakukan tanpa sepengetahuan dan persetujuan seluruh ahli waris yang sah.   Tanah itu merupakan lahan peninggalan orang tua dan berkaitan dengan lima orang ahli waris. Persoalan mencuat setelah salah seorang cucu diduga melakukan transaksi jual beli dengan seorang pembeli tanpa terlebih dahulu memperoleh persetujuan dari seluruh ahli waris.   Yang kami pertanyakan bukan sekadar adanya transaksi jual beli, tetapi apakah pihak yang menjual memang memiliki kewenangan untuk mengalihkan tanah tersebut,Persoalan semakin mendapat perhatian karena pihak ahli waris menyebut bahwa pembeli diduga telah mengetahui bahwa tanah tersebut merupakan tanah warisan, ucapnya.   Pengetahuan seorang pembeli mengenai status objek menjadi salah satu hal penting yang perlu diperiksa untuk menilai proses transaksi dan iktikad para pihak,Apabila benar pembeli sejak awal mengetahui bahwa objek yang dibeli merupakan tanah warisan dan mengetahui adanya pihak lain yang mempunyai kepentingan atas tanah tersebut, maka fakta itu tentu perlu diperiksa secara menyeluruh. Kami akan mengujinya berdasarkan bukti-bukti yang ada. Menurutnya, keberadaan dokumen atau akta transaksi tidak serta-merta menghapus persoalan mengenai asal-usul hak, kewenangan penjual, serta hak pihak lain yang berkepentingan terhadap objek tanah. Persoalan juga berkembang pada kondisi objek tanah setelah transaksi yang dipersoalkan tersebut. Pihak ahli waris menyebut di atas lahan terdapat tanaman jagung seluas kurang lebih 2 hektare, tanaman kelapa, tanaman sawit, serta rumah peninggalan orang tua.jagung tersebut diduga dirusak atau dibersihkan oleh pihak pembeli. Keberadaan tanaman kelapa, sawit dan rumah peninggalan orang tua juga menjadi bagian dari objek yang dipersoalkan.   Tanah ini bukan tanah kosong. Di atasnya ada tanaman jagung sekitar dua hektare, tanaman kelapa, sawit dan rumah peninggalan orang tua. Kalau benar ada tindakan terhadap tanaman atau bangunan tersebut tanpa persetujuan pihak yang berhak, tentu kami akan mendokumentasikan dan menguji perbuatan itu melalui jalur hukum, Kuasa hukum Hetty Br Sitorus menegaskan pihaknya tidak ingin mengambil kesimpulan sepihak sebelum seluruh dokumen dan fakta, pihak ahli waris meminta agar tidak ada tindakan lebih lanjut berupa penguasaan, pemindahan, penebangan, perusakan ataupun penghilangan aset yang berada di atas tanah tersebut sampai persoalan hak dan keabsahan transaksi memperoleh kejelasan, Kalau masing-masing pihak merasa memiliki dasar hak, mari kita buktikan melalui dokumen dan mekanisme hukum yang berlaku,”pungkas Beriman Panjaitan.   Redaksi BERSUARAKYAT.ONLINE membuka ruang hak jawab dan klarifikasi bagi pihak-pihak yang disebut dalam pemberitaan ini.   (RED)

Read More

H.Reski Basyah Harahap, S.STP., MSi Yang Diwakili Asisten III Evs Sartika Siregar, SH., M.Kn. Peninjauan Lokus Ombudsman RI Tahun 2026

Bersuarakyat.online Bupati Padang Lawas Utara H. Reski Basyah Harahap, S.STP., M.Si diwakili Asisten III Bidang Administrasi Umum Eva Sartika Siregar, S.H., M.Kn. bersama Kepala Bagian Organisasi Sri Asamrini Wali, S.STP., M.Si. melakukan peninjauan lokus Penilaian Ombudsman RI Tahun 2026 di Dinas Sosial dan RSUD Gunung Tua, Pada Selasa : 08/09/2026. Peninjauan dilakukan untuk memastikan kesiapan kedua lokus, meliputi standar pelayanan, sarana dan prasarana pendukung, serta kelengkapan administrasi pelayanan publik yang menjadi indikator penilaian Ombudsman RI. Eva Sartika Siregar menyampaikan bahwa penilaian Ombudsman menjadi momentum bagi seluruh perangkat daerah untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat. Ia berharap setiap unit pelayanan mampu memberikan layanan yang cepat, mudah, transparan, dan berorientasi pada kepuasan masyarakat. Sementara itu, Kepala Bagian Organisasi Sri Asamrinu Wali turut meninjau pemenuhan komponen penilaian serta memberikan masukan kepada masing-masing unit pelayanan agar seluruh indikator dapat dipenuhi secara optimal. Melalui peninjauan ini, Pemerintah Kabupaten Padang Lawas Utara menegaskan komitmennya dalam mewujudkan pelayanan publik yang berkualitas dan bebas dari maladministrasi. Harahap Kuro- Kuro.

Read More

Bupati Reski Basyah dan Kapolres Dhery Kompak Hadiri Paripurna DPRD Bahas Perubahan APBD 2026

Bersuarakyat.online Bupati Padang Lawas Utara H. Reski Basyah Harahap, S.STP., M.Si* bersama Kapolres Padang Lawas Utara AKBP Dhery Fajariandono, S.I.K., M.H. kompak menghadiri  Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Padang Lawas Utara Selasa, 08/09/2026. Agenda paripurna kali ini adalah penyampaian Nota Keuangan Rancangan Peraturan Daerah tentang Perubahan APBD Tahun Anggaran 2026. Kehadiran Bupati dan Kapolres bersama jajaran Forkopimda lainnya menjadi bukti kuat bahwa pembangunan Paluta tidak bisa berjalan sendiri-sendiri. Dibutuhkan kekompakan, dukungan, dan pengawalan dari semua unsur. Bersama Forkopimda, kita terus perkuat sinergi untuk mendukung jalannya pemerintahan dan pembangunan di Kabupaten Padang Lawas Utara. Dengan anggaran yang tepat sasaran, Paluta akan semakin maju dan kondusif,” ungkap salah satu peserta rapat. Momen kebersamaan ini juga menunjukkan komitmen Polri, khususnya *Polres Paluta*, untuk tidak hanya menjaga keamanan, tetapi juga mengawal setiap kebijakan pemerintah daerah demi kesejahteraan masyarakat. Dengan semangat kebersamaan ini, publik optimis Paluta akan terus bergerak maju. Pembangunan berjalan, keamanan terjaga, dan pelayanan kepada masyarakat semakin baik. 🇮🇩 *Bersama, Paluta Semakin Maju!*   Harahap Kuro-Kuro.

Read More

Dr. Patuan Rahmat Syukur P Hasibuan Mewakili Bupati Paluta H.Reski Basyah Harahap, Memimpin Rapat Final Persiapan FSQI Tingkat Kabupaten

Bersuarakyat.online Bupati H. Reski Basyah Harahap, S.STP., M.Si., diwakili Sekretaris Daerah Kabupaten Padang Lawas Utara, Dr. Patuan Rahmat Syukur P. Hasibuan, S.STP., M.M., memimpin rapat final persiapan Festival Seni Qasidah Indonesia tingkat Kabupaten di Ruang Rapat Sekda, Pada Senin : 08/09/2026. Rapat koordinasi ini turut didampingi oleh Ketua Harian LASQI Padang Lawas Utara, Maralobi Siregar, S.Sos., M.M., Camat Se-kabupaten Padang Lawas Utara dan unsur terkait lainnya. ​Festival Seni Qasidah tingkat Kabupaten Padang Lawas Utara dijadwalkan berlangsung pada 14–15 Oktober 2026, dengan masa pendaftaran peserta dibuka mulai 14 September hingga 5 Oktober 2026. Perhelatan ini diselenggarakan sebagai sarana pelestarian seni budaya Islami sekaligus ajang pencarian bakat generasi muda di bidang qasidah. ​Pertemuan tersebut mematangkan sejumlah aspek teknis dan operasional pelaksanaan acara, mulai dari pemilihan lokasi kegiatan, teknis perlombaan, kriteria penilaian dewan juri, sistem pengamanan, hingga kesiapan logistik. ​Menyampaikan arahan Bupati, Patuan Rahmat Syukur menegaskan dukungan penuh Pemerintah Kabupaten Padang Lawas Utara terhadap penyelenggaraan festival ini sebagai sarana pembinaan seni religius dan penguatan karakter masyarakat melalui budaya Islam. ​Festival Seni Qasidah bukan hanya ajang kompetisi semata, melainkan juga sarana syiar Islam untuk membumikan nilai-nilai keimanan, kecintaan terhadap Rasulullah SAW, dan mempererat kebersamaan umat,” ujarnya. ​Ketua Harian LASQI Maralobi Siregar turut mengingatkan seluruh panitia agar bekerja secara profesional, solid, dan terkoordinasi demi kelancaran kegiatan. Ia berharap seluruh peserta nantinya dapat menampilkan kemampuan terbaik dengan tetap menjunjung sportivitas dan nilai keislaman. ​Adapun kategori cabang perlombaan yang dibuka mencakup: – ​Grup Nasyid Remaja (Putra/Putri) – ​Bintang Vokalis Anak-anak, Remaja, dan Dewasa (Putra/Putri) – ​Pop Religi Anak-anak, Remaja, dan Dewasa (Putra/Putri)     Harahap Kuro-Kuro.

Read More

Polisi dan TNI Ungkap 3,87 Kg Sabu, 1 Tersangka Ditangkap di Labuhanbatu

LABUHANBATU, Bersuarakyat.online – Kepolisian Resor (Polres) Labuhanbatu bersama Kodim 0209/Labuhanbatu mengungkap peredaran narkotika jenis sabu seberat 3.870 gram atau 3,87 kilogram yang dibawa menggunakan bus angkutan umum Antar Lintas Sumatera (ALS). Dalam pengungkapan tersebut, petugas menangkap seorang pria berinisial M.R. alias R (26). Kasus itu diungkap dalam konferensi pers yang dipimpin Kapolres Labuhanbatu AKBP Wahyu Endrajaya, S.I.K., M.Si., di Aula Yanpiter Polres Labuhanbatu, Jalan M.H. Thamrin, Rantauprapat, Senin (7/9/2026). Kegiatan tersebut turut dihadiri Bupati Labuhanbatu dr. Hj. Maya Hasmita, Sp.Og., MKM., Dandim 0209/Labuhanbatu Letkol Kav. Hanung Kaptiaji, S.Sos., M.I.P., perwakilan BNN, serta perwakilan masyarakat. Ditangkap di dalam bus M.R. ditangkap pada Sabtu (5/9/2026) di Jalan Lintas Sumatera, Kelurahan Padang Matinggi, Kecamatan Rantau Utara, Kabupaten Labuhanbatu. Penangkapan bermula ketika Tim Opsnal Satresnarkoba Polres Labuhanbatu menerima informasi mengenai bus ALS yang membawa seorang penumpang yang diduga membawa narkotika. Tim yang dipimpin Kasat Narkoba Polres Labuhanbatu AKP Hardiyanto, S.H., M.H., kemudian melakukan penyelidikan bersama personel Kodim 0209/Labuhanbatu. Petugas akhirnya menemukan bus yang dimaksud dan menghentikannya di Jalan Lintas Sumatera. Setelah memeriksa penumpang dan barang bawaan, petugas menemukan M.R. yang duduk di kursi nomor 27. “Dari pemeriksaan, petugas menemukan sebuah tas ransel berwarna hijau milik tersangka,” demikian keterangan dalam pengungkapan kasus tersebut. Di dalam tas itu ditemukan empat bungkus plastik transparan berukuran besar berisi kristal putih yang diduga merupakan sabu. Setelah dilakukan pemeriksaan lebih lanjut, berat bersih barang bukti tersebut mencapai 3.870 gram. Sabu disebut berasal dari Malaysia Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, M.R. mengaku sabu tersebut diterima dan dibawa dari Malaysia atas suruhan seseorang yang disebut merupakan warga negara Malaysia. Sabu tersebut kemudian dibawa masuk ke Indonesia melalui jalur Tanjung Balai dengan tujuan akhir Lampung. Untuk mengantarkan narkotika tersebut, tersangka mengaku mendapatkan uang jalan sebesar Rp 3 juta. Selain itu, tersangka disebut dijanjikan imbalan Rp 20 juta untuk setiap kilogram sabu yang berhasil diantar. Dengan jumlah sabu sekitar 4 kilogram, tersangka dijanjikan memperoleh imbalan sekitar Rp 80 juta. Diamankan 3,87 kg sabu dan sejumlah barang bukti Selain sabu seberat 3.870 gram, polisi turut mengamankan sejumlah barang bukti lain. Di antaranya dua bungkus busa atau gabus berwarna cokelat dan putih, satu tas ransel berwarna hijau, satu unit telepon seluler Oppo A95, satu tas sandang berwarna hitam, uang tunai Rp 2,3 juta, serta satu lembar tiket bus ALS. Dari jumlah sabu yang diamankan, polisi memperkirakan barang bukti tersebut dapat menyelamatkan sekitar 38.700 jiwa. Nilai ekonomis sabu tersebut diperkirakan mencapai sekitar Rp 4 miliar. Tersangka terancam hukuman mati Atas perbuatannya, M.R. dijerat Pasal 114 ayat (2) Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika juncto Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2026 tentang Penyesuaian Pidana. Tersangka juga dijerat secara subsider Pasal 609 ayat (2) huruf a Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP juncto Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2026 tentang Penyesuaian Pidana. Tersangka terancam pidana mati, penjara seumur hidup, atau pidana penjara paling lama 20 tahun. Dandim 0209/Labuhanbatu Letkol Kav. Hanung Kaptiaji mengapresiasi personel yang terlibat dalam pengungkapan tersebut. Menurut dia, keberhasilan itu menjadi bentuk nyata sinergi dan kerja keras TNI-Polri dalam memberantas peredaran narkotika. Apresiasi juga disampaikan Bupati Labuhanbatu dr. Hj. Maya Hasmita. Ia mengucapkan terima kasih atas kerja sama Polres Labuhanbatu dan Kodim 0209/Labuhanbatu dalam mengungkap peredaran narkotika di wilayah tersebut. Sementara itu, Kepala BNN Kabupaten Labuhanbatu Utara M. Hendro mengatakan sinergitas TNI dan Polri dalam pemberantasan narkotika perlu terus diperkuat. Ia berharap kerja sama tersebut dapat menekan angka peredaran narkoba di Kabupaten Labuhanbatu dan Kabupaten Labuhanbatu Utara. Mewakili masyarakat, Ustadz M. Tengku Alfan juga menyampaikan dukungan kepada aparat dan pemerintah daerah dalam upaya memberantas peredaran narkotika. Kapolres Labuhanbatu AKBP Wahyu Endrajaya menegaskan pihaknya akan terus meningkatkan penyelidikan dan penindakan terhadap jaringan peredaran narkoba. (Red/slh)

Read More