Sinergitas TNI-Polri dan Pemerintah Daerah Warnai Penyambutan Pangkogabwilhan I di Lingga

  Lingga – Bersuarakyat.online, Kapolres Lingga AKBP Dr. Pahala Martua Nababan, S.H., S.I.K., M.H., bersama unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), TNI, dan instansi terkait menyambut kedatangan Panglima Komando Gabungan Wilayah Pertahanan (Pangkogabwilhan) I beserta rombongan dalam rangka kunjungan kerja di Kabupaten Lingga, Kamis (4/6/2026). Penyambutan dilaksanakan di Pelabuhan Desa Jagoh, Kecamatan Singkep Barat, Kabupaten Lingga. Turut hadir dalam kegiatan tersebut Danlanud RHF Kolonel Penerbang Agus Rohimat, M. Avn. Mgt., Danlanal Dabo Singkep Letkol Laut (P) Hendro Wicaksono, M.Tr.Opsla., Wakil Bupati Lingga Ir. Novrizal, S.T., M.IP., Kapolsek Singkep Barat IPTU Yong Risa, S.Sos., serta sejumlah pejabat daerah dan unsur Forkopimda lainnya. Rombongan Pangkogabwilhan I tiba di Pelabuhan Jagoh sekitar pukul 11.10 WIB menggunakan kapal Seven Star 1000 PK. Setelah prosesi penyambutan, rombongan melanjutkan perjalanan menuju Dabo Singkep untuk melaksanakan rangkaian agenda kunjungan kerja di wilayah Kabupaten Lingga. Untuk memastikan kegiatan berjalan aman dan lancar, Polsek Singkep Barat bersama Satpolairud Polres Lingga melaksanakan pengamanan di area pelabuhan dan sekitarnya. Kehadiran personel pengamanan bertujuan memberikan rasa aman serta mendukung kelancaran seluruh rangkaian kegiatan kunjungan kerja. Kapolres Lingga AKBP Dr. Pahala Martua Nababan, S.H., S.I.K., M.H., melalui Kapolsek Singkep Barat IPTU Young Risa, S.Sos., menyampaikan bahwa kunjungan kerja Pangkogabwilhan I menjadi momentum penting dalam memperkuat sinergitas antarinstansi dalam menjaga stabilitas keamanan dan mendukung pembangunan di wilayah Kabupaten Lingga. “Kunjungan kerja ini merupakan wujud sinergi yang kuat antara TNI, Polri, dan pemerintah daerah dalam menjaga keamanan, memperkuat koordinasi, serta mendukung berbagai program strategis untuk kemajuan Kabupaten Lingga,” ujar Kapolsek Singkep Barat. Seluruh rangkaian kegiatan penyambutan berlangsung dengan aman, tertib, dan kondusif. Polres Lingga bersama instansi terkait terus berkomitmen memberikan pengamanan terbaik guna mendukung setiap agenda kenegaraan maupun kunjungan pejabat di wilayah Kabupaten Lingga. (Dendi)

Read More

Wakapolres Labuhanbatu Pimpin Rilis, Ops Antik Toba 2026 Amankan 91 Tersangka ‘ BASMI SAMPAI KE AKAR ‘

Bersuarakyat.online – Polres Labuhanbatu kembali menorehkan prestasi dalam pemberantasan narkotika. Melalui Operasi Kewilayahan Antik Toba 2026 selama 21 hari, 13 Mei s.d. 2 Juni 2026, jajaran Satresnarkoba berhasil mengungkap puluhan jaringan dan mengamankan 91 tersangka. Keberhasilan itu disampaikan Wakapolres Labuhanbatu dalam konferensi pers di Rantauprapat, Selasa 3 Juni 2026 pukul 15.30 WIB. Ia didampingi Kasatresnarkoba AKP Hardiyanto, S.H., M.H. Wakapolres menegaskan operasi ini bukti komitmen penuh jajarannya memberantas peredaran gelap narkotika di wilayah hukum Labuhanbatu. “Mewakili Bapak Kapolres, kami menyampaikan apresiasi tinggi kepada seluruh personel, khususnya Satresnarkoba yang telah bekerja keras di lapangan. Kami menegaskan kembali bahwa Polres Labuhanbatu tidak main-main dalam memberantas kejahatan narkoba,” ujarnya di hadapan awak media. Kasatresnarkoba AKP Hardiyanto membeberkan rincian hasil operasi. Dari total 81 Laporan Polisi, Satresnarkoba menjadi motor utama dengan mengungkap 44 LP dan mengamankan 55 tersangka. Polsek jajaran di wilayah pesisir juga berkontribusi signifikan, yakni Panai Hilir, Panai Tengah, Bilah Hilir, dan Kualuh Leidong dengan total 14 LP dan 17 tersangka. Lonjakan barang bukti paling mencolok terjadi pada sabu. Tahun ini sitaan sabu naik drastis dari 274,6 gram di 2025 menjadi 1.354,48 gram atau 1,3 kg di 2026, naik 393,26%. Selain sabu, petugas juga menyita 4.504 gram ganja, 35 butir pil ekstasi, uang tunai Rp11.429.000, 30 unit sepeda motor, 46 unit handphone, serta 1 unit mobil milik pelaku. Berdasarkan perhitungan polisi, barang bukti tersebut berpotensi menyelamatkan 13.545 jiwa dari bahaya ketergantungan sabu dan 4.504 jiwa dari penyalahgunaan ganja. Menutup konferensi pers, Wakapolres bersama Kasat Narkoba memberi peringatan tegas. “Operasi boleh berakhir, namun pengejaran terhadap bandar dan pengedar narkoba di wilayah Labuhanbatu tidak akan pernah berhenti,” pungkasnya. ( D.sipahutar ).

Read More

​Wamen Ossy: Jangan Biarkan Masyarakat Menunggu Lama di Loket Pertanahan

Bersuarakyat.online Medan – Wakil Menteri Agraria dan Tata Ruang/Wakil Kepala Badan Pertanahan Nasional (Wamen ATR/Waka BPN), Ossy Dermawan, menegaskan pentingnya menghadirkan pelayanan pertanahan yang cepat, akurat, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat. Menurutnya, peningkatan kualitas layanan pertanahan tersebut dimulai dari proses pelayanan di loket-loket pada Kantor Pertanahan (Kantah). ​“Yang harus kita hindari, masyarakat menunggu terlalu lama (di loket) semisal terjadi penumpukan antrean. Ini menjadi perhatian bagi para manajer loket jika terlihat adanya penumpukan, harus juga punya rencana seperti apa,” ujar Wamen Ossy melalui rilis yang diterima media pada Rabu (3/6/2026). ​Ketika meninjau area pelayanan, Wamen Ossy memastikan layanan yang diberikan jajarannya kepada masyarakat berjalan baik. Ia menghampiri para pegawai yang bertugas dan melihat proses pelayanan yang berlangsung pada akhir pekan. Menurutnya, pelayanan publik yang diinginkan masyarakat adalah pelayanan pertanahan yang cepat, akurat, tapi juga harus teliti dan sesuai dengan aturan hukum. ​Pada kesempatan tersebut, Wamen Ossy juga menyoroti upaya percepatan penyelesaian berkas pertanahan yang telah dilakukan Kementerian ATR/BPN sejak kuartal IV tahun 2025. Langkah tersebut digenjot seluruh jajaran yang tersebar di penjuru Indonesia dan dimonitor oleh Menteri ATR/Kepala BPN, Nusron Wahid melalui Rapat Pimpinan yang rutin dilakukan. ​Hasilnya, berkas pertanahan di sejumlah provinsi mengalami hasil capaian penyelesaian yang memiliki tren positif. Di tengah jajaran yang menyambut kehadirannya di Banjarbaru, Wamen Ossy mengingatkan bahwa pekerjaan tersebut masih perlu dilanjutkan sebagai upaya peningkatan pelayanan pertanahan. ​“Dari Oktober 2025 kita berusaha kejar penyelesaian berkas dan akhirnya kita bisa tekan. Untuk saat ini, kita terus selesaikan berkas yang ada, kerja teliti dan akurat karena kita tahu jika satu BPN jelek maka semua dianggap jelek. Maka kita upayakan bekerja dengan baik,” tutur Wamen Ossy. ​Meski capaian penyelesaian berkas cukup menunjukkan tren positif, Wamen Ossy tetap menyadari bahwa layanan pertanahan perlu terus diperbaiki dan ditutup celah kekurangannya. Hal tersebut melibatkan kerja bersama dari pusat hingga daerah. ​”Hal ini yang terus berusaha dilakukan oleh Pak Menteri di tingkat pusat, Kepala Kantor Wilayah (Kanwil) di tingkat provinsi, dan juga Kepala Kantah di tingkat kota/kabupaten, bagaimana agar Kepala Kantah menghadirkan satu pelayanan yang melayani masyarakat sepenuh hati, penuh empati, tapi juga profesional,” jelas Wamen ATR/Waka BPN. ​Pada momen tersebut, Wamen Ossy berkesempatan menyerahkan langsung dua sertipikat kepada warga Kota Banjarbaru yang memanfaatkan kemudahan PELATARAN di Sabtu pagi. Dalam rangkaian kunjungannya, Wamen Ossy didampingi oleh Kepala Kanwil BPN Provinsi Kalimantan Selatan, Budi Kristiyana; Tenaga Ahli Menteri Bidang Administrasi Negara dan _Good Governance_, Ajie Arifuddin; Tenaga Ahli Menteri Bidang Percepatan Penyelesaian Isu Strategis, Hendri Teja dan Kepala Kantah Kota Banjarbar #Red

Read More

Kantor Pertanahan Labuhanbatu Gelar Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila 2026

Bersuarakyat.online Labuhanbatu – Kantor Pertanahan Kabupaten Labuhanbatu melaksanakan Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila pada Senin (1/6/2026) sebagai bentuk penghormatan sekaligus komitmen dalam mengamalkan nilai-nilai luhur Pancasila sebagai dasar negara, ideologi bangsa, dan pandangan hidup masyarakat Indonesia. Berdasarkan rilis yang diterima media pada Rabu (3/6/2026), upacara yang diikuti seluruh jajaran pegawai tersebut berlangsung dengan khidmat dan menjadi momentum penting untuk merefleksikan kembali semangat persatuan, gotong royong, serta kebhinekaan yang menjadi fondasi kehidupan berbangsa dan bernegara. Dalam pelaksanaannya, peringatan Hari Lahir Pancasila tidak hanya dimaknai sebagai kegiatan seremonial, tetapi juga sebagai pengingat bagi seluruh aparatur negara untuk terus menjadikan nilai-nilai Pancasila sebagai pedoman dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab pelayanan kepada masyarakat. Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten Labuhanbatu menegaskan bahwa nilai-nilai Pancasila harus tercermin dalam setiap aspek pelayanan publik, termasuk pelayanan pertanahan yang profesional, transparan, dan akuntabel. Melalui peringatan ini, seluruh jajaran Kantor Pertanahan Kabupaten Labuhanbatu diajak untuk terus memperkuat integritas, meningkatkan profesionalisme, serta menumbuhkan semangat pengabdian dalam memberikan pelayanan pertanahan yang berkualitas kepada masyarakat. Dengan menjadikan Pancasila sebagai pedoman dalam setiap langkah dan kebijakan, diharapkan pelayanan publik dapat semakin baik serta mendukung terwujudnya pembangunan nasional yang berkeadilan dan berkelanjutan. Peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2026 juga menjadi ajakan bagi seluruh pegawai untuk terus menjaga persatuan, menghargai keberagaman, dan bersama-sama berkontribusi dalam membangun Indonesia yang maju, berdaulat, adil, dan makmur. #Red

Read More

Dua Terduga Pelaku Penganiayaan Pasutri di Tembung Ditangkap, Polisi Dalami Peran Masing-Masing

Bersuarakyat.online | MEDAN – Aparat kepolisian dari Polrestabes Medan berhasil mengamankan dua pria yang diduga terlibat dalam kasus penganiayaan terhadap pasangan suami istri di kawasan Jalan Baru Terowongan Tembung, Kecamatan Percut Sei Tuan, Kabupaten Deliserdang. Penangkapan dilakukan pada Rabu malam setelah tim gabungan melakukan serangkaian penyelidikan berdasarkan rekaman video yang beredar luas di media sosial. Kejadian tersebut sebelumnya menyita perhatian publik karena memperlihatkan aksi kekerasan terhadap sepasang pengendara yang melintas di lokasi. Kasat Reskrim Polrestabes Medan melalui Tim Khusus Jaga Cegah Sigap (JCS) bergerak cepat menelusuri identitas para terduga pelaku. Hasilnya, dua orang berhasil diamankan untuk dimintai keterangan terkait keterlibatan mereka dalam insiden tersebut. Berdasarkan informasi yang dihimpun, peristiwa bermula ketika pasangan suami istri itu menghentikan laju kendaraannya di sekitar lokasi. Saat itu, kawasan tersebut dikabarkan tengah dalam situasi tidak kondusif akibat adanya tawuran antar kelompok. Namun, situasi kemudian berubah menjadi tindakan kekerasan. Dalam video yang beredar, sejumlah orang terlihat mendatangi dan melakukan penganiayaan terhadap korban. Kejadian itu memicu reaksi keras masyarakat, terutama setelah muncul informasi bahwa korban perempuan sedang mengandung. Polisi juga telah mengklarifikasi benda yang sempat menjadi sorotan dalam rekaman video. Setelah dilakukan pemeriksaan, benda tersebut dipastikan bukan senjata api, melainkan soft gun. Saat ini kedua pria yang diamankan masih menjalani pemeriksaan intensif di Polrestabes Medan. Penyidik terus mendalami kronologi kejadian, motif tindakan para pelaku, serta kemungkinan adanya pihak lain yang turut terlibat dalam aksi penganiayaan tersebut. Pihak kepolisian menegaskan proses hukum akan dilakukan secara profesional dan transparan guna memberikan keadilan bagi para korban serta menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat. #slh/Red

Read More

Pengamanan Humanis Polres Lingga Iringi Kepulangan Jemaah Haji dari Tanah Suci

Lingga – Bersuarakyat.online, Rabu, 3 Juni 2026. Personel gabungan Polres Lingga bersama Satpol PP melaksanakan pengamanan kegiatan kepulangan Jemaah Haji Kabupaten Lingga Tahun 1447 H/2026 M dari Tanah Suci Mekkah yang berlangsung di Masjid Besar Az-Zulfa, Kecamatan Singkep, Selasa (2/6/2026). Pengamanan dipimpin oleh Ps. Kapolsek Dabo Singkep IPTU Rosy H. Pardede, S.H., selaku Perwira Pengendali Wilayah, dengan melibatkan personel Polres Lingga dan Satpol PP guna memastikan seluruh rangkaian penyambutan berjalan aman, tertib, dan lancar. Kedatangan enam orang jemaah haji asal Kecamatan Singkep disambut hangat oleh masyarakat, keluarga, serta unsur Forkopimcam dan tokoh agama. Suasana haru dan penuh kebahagiaan mewarnai penyambutan yang diawali dengan penampilan kompang dari Grup An Nikmah, dilanjutkan salam-salaman antara jemaah dengan keluarga yang telah menanti kepulangan mereka. Acara penyambutan turut dihadiri Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Lingga H. Zamroni, S.Ag., M.A.P., Ketua FKUB Kabupaten Lingga Ustadz Ilhamudin, S.Hi., Ketua LAM Kecamatan Singkep H. Hamdani, Kepala KUA Kecamatan Singkep Muhammad Latif, S.Hi., serta Camat Singkep Agustiar. Dalam sambutannya, Camat Singkep mengucapkan selamat datang kepada para jemaah haji yang telah kembali dalam keadaan sehat walafiat serta berharap seluruh jemaah memperoleh predikat haji mabrur dan dapat menjadi teladan bagi masyarakat. Perwakilan jemaah haji, Hj. Marzuki, menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas sambutan hangat masyarakat. Ia juga menceritakan pengalaman selama menjalankan ibadah haji serta mengapresiasi pelayanan yang diterima selama berada di Tanah Suci. Kapolres Lingga AKBP Dr. Pahala Martua Nababan, S.H., S.I.K., M.H., melalui Kapolsek Dabo Singkep IPTU Rosy. H. Pardede, SH., menyampaikan apresiasinya kepada seluruh pihak yang telah mendukung kelancaran kegiatan penyambutan jemaah haji tersebut. “Kami bersyukur seluruh jemaah haji asal Kabupaten Lingga dapat kembali ke tanah air dalam keadaan sehat dan lengkap. Polres Lingga berkomitmen memberikan pengamanan terbaik pada setiap kegiatan masyarakat guna menjamin keamanan, ketertiban, serta kenyamanan seluruh warga,” ujar IPTU Rosy. Berdasarkan hasil pemantauan, seluruh jemaah haji yang tiba di Kecamatan Singkep berjumlah enam orang dan dalam kondisi sehat. Sementara jemaah dari Kecamatan Singkep Barat, Singkep Selatan, dan Pesisir langsung kembali ke wilayah masing-masing. Kegiatan penyambutan dan pengamanan berakhir pada pukul 17.30 WIB. Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman, tertib, dan kondusif. (Red)

Read More

Diduga Ada Praktik Setoran dan Perdagangan Buah Sawit di Lahan Eks HGU PT BSP Asahan, Warga Minta Penyelidikan Menyeluruh

Bersuarakyat.online ASAHAN – Dugaan praktik setoran kepada oknum tertentu serta aktivitas perdagangan buah kelapa sawit dari lahan eks Hak Guna Usaha (HGU) PT BSP Asahan mencuat di tengah polemik penguasaan lahan seluas sekitar 366 hektare yang berada di areal Kebun Afdeling II Kuala Piasa Estate, Desa Padang Sari, Kabupaten Asahan. Lahan seluas 366 hektare tersebut diklaim oleh sebagian masyarakat sebagai tanah warisan leluhur yang telah mereka kuasai dan manfaatkan secara turun-temurun. Masyarakat juga berpendapat bahwa areal tersebut merupakan bagian dari lahan eks HGU PT BSP Asahan yang masa berlaku haknya telah berakhir. Namun demikian, hingga saat ini perusahaan masih beroperasi di kawasan tersebut. Di tengah perbedaan pandangan mengenai status dan penguasaan lahan tersebut, muncul berbagai informasi dari masyarakat terkait dugaan aktivitas pengambilan dan perdagangan buah sawit yang berasal dari areal yang masih menjadi sengketa. Saat tim media melakukan penelusuran dan investigasi lapangan, seorang warga yang meminta identitasnya dirahasiakan mengaku mengetahui sejumlah aktivitas yang diduga terjadi di lokasi tersebut. Menurut keterangan warga tersebut, terdapat seorang mandor berinisial ER yang diduga menerima setoran dari pihak-pihak tertentu yang melakukan pengambilan buah kelapa sawit di kawasan itu. “Pemainnya orang dalam juga, Pak. Mandor itu sering dapat setoran dari mafia sawit. Kalau ada anggota mereka yang sudah setor, aman saja bekerja di lapangan. Kalaupun ketahuan, dia pura-pura tidak melihat. Tapi kalau tidak setor, justru dikejar-kejar dan dipersulit,” ujar warga tersebut. Warga itu juga menuding bahwa ER kerap memberikan laporan yang diduga tidak sepenuhnya sesuai dengan kondisi di lapangan kepada pihak manajemen perusahaan. Menurutnya, hal tersebut diduga menjadi salah satu faktor yang memicu ketegangan antara masyarakat dan pihak perusahaan. “Kadang-kadang laporan dia ke kantor besar dilebih-lebihkan. Makanya sering terjadi bentrok antara masyarakat dengan pihak perusahaan. Itu akibat laporan-laporan yang dibuatnya,” tambahnya. Selain dugaan adanya penerimaan setoran oleh oknum tertentu, masyarakat juga meminta agar dilakukan penelusuran terhadap alur distribusi dan penjualan buah kelapa sawit yang berasal dari lahan eks HGU tersebut. Menurut informasi yang berkembang di tengah masyarakat, buah sawit yang dipanen dari kawasan tersebut diduga diperjualbelikan kepada sejumlah pihak. Warga meminta aparat penegak hukum melakukan penyelidikan terhadap seluruh rantai distribusi, termasuk pihak-pihak yang diduga menerima atau membeli hasil panen yang berasal dari areal yang status hukumnya masih menjadi perdebatan. Dalam keterangannya, warga juga menyebut adanya dugaan bahwa sebagian buah sawit dari kawasan tersebut dijual ke sebuah RAM yang disebut-sebut berkaitan dengan seorang anggota DPRD Kabupaten Asahan berinisial IMN. Namun demikian, informasi tersebut masih berupa dugaan dan belum dapat dipastikan kebenarannya sehingga memerlukan verifikasi dan penyelidikan lebih lanjut oleh pihak yang berwenang. Sejumlah warga berharap pihak perusahaan, aparat penegak hukum, pemerintah daerah, serta instansi terkait dapat melakukan penyelidikan secara objektif, transparan, dan profesional terhadap seluruh pihak yang diduga terlibat, tanpa membedakan status maupun jabatan. Masyarakat juga meminta pemerintah memberikan kepastian hukum terkait status lahan seluas 366 hektare di Afdeling II Kuala Piasa Estate, Desa Padang Sari, guna mencegah terjadinya konflik berkepanjangan di tengah masyarakat. Hingga berita ini diturunkan, pihak ER, manajemen PT BSP Asahan, maupun pihak yang disebutkan dalam informasi yang berkembang di tengah masyarakat tersebut belum memberikan keterangan resmi terkait dugaan-dugaan yang disampaikan oleh narasumber. Tim media masih berupaya melakukan konfirmasi guna memperoleh klarifikasi dan hak jawab dari seluruh pihak yang disebutkan dalam pemberitaan ini. Sesuai asas praduga tak bersalah, seluruh informasi dalam pemberitaan ini merupakan keterangan narasumber dan hasil penelusuran awal yang masih memerlukan verifikasi lebih lanjut oleh pihak yang berwenang. Media membuka ruang hak jawab dan hak koreksi kepada pihak-pihak yang disebutkan sesuai ketentuan Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers dan Kode Etik Jurnalistik.   Tim/Red

Read More

Ops Antik Toba 2026, Polres Labuhanbatu Ungkap 81 Kasus Narkoba dan Sita 1,3 Kg Sabu

BersuarakyatOnline LABUHANBATU — Kepolisian Resor (Polres) Labuhanbatu mengungkap 81 kasus tindak pidana narkotika selama pelaksanaan Operasi Antik Toba 2026 yang digelar selama 21 hari, sejak 13 Mei hingga 2 Juni 2026. Dalam operasi tersebut, polisi mengamankan 91 tersangka serta menyita berbagai jenis narkotika, termasuk 1.354,48 gram sabu, 4.504 gram ganja, 35 butir ekstasi, dan 5 butir pil Happy Five (H-5). Hasil operasi itu dipaparkan dalam konferensi pers di Rantauprapat yang dipimpin Wakapolres Labuhanbatu mewakili Kapolres Labuhanbatu, didampingi Kasatresnarkoba AKP Hardiyanto, SH, MH. Wakapolres Labuhanbatu menyebut capaian operasi tahun ini menunjukkan peningkatan penindakan dibandingkan tahun sebelumnya serta menjadi bagian dari komitmen kepolisian dalam menekan peredaran narkotika di wilayah hukum Polres Labuhanbatu. “Kami mengapresiasi seluruh personel yang terlibat, khususnya Satresnarkoba Polres Labuhanbatu. Operasi ini merupakan bentuk keseriusan kami dalam memberantas peredaran narkoba,” ujar Wakapolres di hadapan wartawan. Kasatresnarkoba Polres Labuhanbatu AKP Hardiyanto menjelaskan, dari total 81 laporan polisi yang ditangani, Satresnarkoba Polres Labuhanbatu mengungkap 44 kasus dengan 55 tersangka. Selain itu, pengungkapan juga dilakukan jajaran polsek di wilayah pesisir dan pantai, di antaranya Panai Hilir, Panai Tengah, Bilah Hilir, dan Kualuh Leidong, dengan total 14 laporan polisi dan 17 tersangka. Menurut Hardiyanto, pengungkapan kasus narkotika tahun ini mengalami peningkatan signifikan dibandingkan pelaksanaan Ops Antik Toba 2025. “Pada tahun 2025, barang bukti sabu yang disita sebanyak 274,6 gram. Tahun ini meningkat menjadi 1.354,48 gram atau naik sekitar 393 persen,” katanya. Selain narkotika, polisi turut menyita sejumlah barang yang diduga digunakan untuk mendukung aktivitas peredaran narkoba, yakni uang tunai Rp11.429.000, 30 unit sepeda motor, 46 unit telepon seluler, lima timbangan elektrik, dan satu unit mobil. Polres Labuhanbatu juga mengklaim penyitaan tersebut berpotensi menyelamatkan ribuan masyarakat dari penyalahgunaan narkotika, berdasarkan estimasi jumlah pengguna. Menutup konferensi pers, pihak kepolisian menegaskan bahwa penindakan terhadap jaringan narkotika akan terus dilakukan meski Operasi Antik Toba 2026 telah berakhir.(Red)

Read More

ATR/BPN: Nilai Pancasila Harus Hadir dalam Setiap Pelayanan Publik

Bersuarakyat.online Medan – Nilai-nilai Pancasila tidak cukup diperingati setiap tahun, tetapi harus hadir dalam setiap tindakan dan pelayanan kepada masyarakat. Semangat itulah yang digaungkan dalam Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2026 di lapangan Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Jakarta pada Selasa (02/06/2026). “Jangan biarkan nilai-nilai luhur ini hanya menjadi hiasan di dinding kantor atau teks di buku sejarah. Pastikan setiap kebijakan publik yang lahir berlandaskan keadilan sosial, memenuhi rasa keadilan publik, menjamin hak-hak masyarakat terkecil, dan tidak membiarkan ada rakyat yang merasa ditinggalkan,” kata Staf Khusus Menteri Bidang Pemberantasan Mafia Tanah, Yaved Duma Parembang, selaku inspektur upacara yang membacakan Pidato Kepala BPIP, Yudian Wahyudi. Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila kali ini diselenggarakan Kementerian ATR/BPN berkolaborasi dengan Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP). Dalam upacara ini bertugas selaku perwira upacara, Kepala Biro Hubungan Masyarakat (Humas) dan Protokol, Shamy Ardian. Sementara komandan upacara, pengibar bendera, pembaca teks Undang-undang Dasar, pembawa acara, dan pembaca doa berasal dari Kementerian PKP. Peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2026, mengusung tema “Pancasila Pemersatu Bangsa, Fondasi Perdamaian Dunia”. Tema tersebut menegaskan bahwa nilai-nilai Pancasila tidak hanya relevan dalam menjaga keutuhan bangsa Indonesia, namun juga menjadi fondasi dalam mendorong terciptanya perdamaian dan keadilan di tingkat global. Dalam pidatonya, Yaved Duma Parembang menyampaikan bahwa Pancasila telah terbukti menjadi bintang penuntun bangsa di tengah berbagai tantangan zaman. Keberagaman yang dimiliki Indonesia dapat terjaga dalam ikatan kebangsaan berkat nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila. “Pancasila adalah bintang penuntun yang telah membuktikan ketangguhannya di tengah dunia yang diwarnai ketidakpastian dan ancaman fragmentasi. Indonesia tetap berdiri kokoh sebagai contoh nyata bagaimana keberagaman yang terdiri atas lebih dari 17 ribu pulau dan ratusan etnik dapat disatukan dalam ikatan kebangsaan,” ucap Yaved Duma Parembang. Upacara ini diikuti oleh para Pejabat Pimpinan Tinggi Madya dan Pratama; Pejabat Administrator, hingga staf dari Kementerian ATR/BPN dan PKP. #Red

Read More

Pemko Medan Tegaskan Tak Pernah Janjikan Biayai Hotel Peserta ASEAN Boys Championship 2026

Bersuarakyat.online | MEDAN — Pemerintah Kota Medan menegaskan tidak pernah memberikan komitmen untuk membiayai akomodasi tim peserta ASEAN Boys Championship (AFF U-19) 2026. Klarifikasi tersebut disampaikan menyusul munculnya polemik mengenai pembiayaan hotel bagi kontingen negara peserta turnamen yang akan berlangsung di Sumatera Utara. Sekretaris Daerah Kota Medan, Wiriya Alrahman, menjelaskan bahwa keterlibatan Pemko Medan sejak awal hanya berfokus pada penyediaan dan peningkatan fasilitas olahraga yang akan digunakan selama kompetisi berlangsung. Menurutnya, tidak pernah ada kesepakatan terkait pembiayaan penginapan maupun hotel peserta. Ia menyebutkan bahwa dalam rapat koordinasi yang berlangsung pada Maret 2026, pemerintah kota diminta mempersiapkan sejumlah sarana olahraga, termasuk Stadion Teladan, Stadion Kebun Bunga, dan Lapangan Taman Cadika. Ketiga lokasi tersebut diproyeksikan menjadi venue pendukung penyelenggaraan kejuaraan. Setelah dilakukan peninjauan oleh pihak PSSI, beberapa fasilitas dinilai masih memerlukan perbaikan agar sesuai dengan standar pertandingan internasional. Karena itu, fokus dukungan yang diberikan Pemko Medan diarahkan pada pembenahan infrastruktur olahraga. Wiriya juga mengungkapkan bahwa permintaan dukungan untuk biaya akomodasi baru diterima melalui surat resmi dari PSSI pada 24 Mei 2026. Setelah melakukan kajian terhadap regulasi dan kemampuan anggaran daerah, pemerintah kota menyimpulkan bahwa permintaan tersebut tidak dapat dipenuhi. Menurut hasil kajian Pemko Medan, tidak terdapat dasar hukum yang memungkinkan penggunaan anggaran daerah untuk membiayai hotel peserta turnamen internasional. Selain itu, alokasi anggaran yang dibutuhkan juga tidak tersedia dalam perencanaan keuangan daerah. Pemko Medan merujuk pada Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2022 tentang Keolahragaan serta Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun 2007 yang mengatur bahwa tanggung jawab penyelenggaraan kejuaraan olahraga internasional berada pada induk organisasi cabang olahraga terkait, dalam hal ini PSSI. Sebelumnya, isu akomodasi mencuat setelah muncul laporan mengenai kendala pembayaran hotel yang dialami sejumlah tim peserta. Kondisi tersebut memicu kritik dari panitia pelaksana yang menilai pemerintah daerah belum memenuhi dukungan yang diharapkan untuk pelaksanaan turnamen. Menanggapi hal tersebut, Pemko Medan kembali menegaskan bahwa penggunaan dana Belanja Tidak Terduga (BTT) tidak dapat dijadikan solusi untuk membiayai kebutuhan penginapan peserta. Untuk memperoleh kepastian hukum, pemerintah kota telah mengirimkan surat permohonan pendapat kepada Direktorat Jenderal Bina Keuangan Daerah Kementerian Dalam Negeri pada 26 Mei 2026. Di tengah perdebatan yang berkembang, berbagai pihak berharap persoalan ini dapat segera diselesaikan agar pelaksanaan ASEAN Boys Championship 2026 berjalan lancar dan seluruh kontingen peserta dapat mengikuti kompetisi dengan nyaman. #Red

Read More