MAN Labuhanbatu Terapkan Seleksi PMBM Ketat dan Bebas Intervensi
Bersuarakyat.online LABUHANBATU — MAN Labuhanbatu menyatakan pelaksanaan Penerimaan Murid Baru Madrasah (PMBM) Tahun Ajaran 2026/2027 dilakukan secara ketat dan bebas intervensi guna menjaga kualitas peserta didik yang diterima. Kepala MAN Labuhanbatu, Munir Nasution, mengatakan seluruh tahapan seleksi dilaksanakan sesuai prosedur dengan pengawasan internal yang diperketat, mulai dari proses pendaftaran hingga pelaksanaan ujian akademik dan praktik ibadah. “Kami menekankan kepada seluruh panitia agar bekerja profesional dan tidak menerima intervensi dalam bentuk apa pun. Semua peserta mengikuti mekanisme yang sama sesuai ketentuan PMBM,” kata Munir kepada wartawan di sela pelaksanaan seleksi, Selasa, (27/5). Menurut Munir, tingginya minat masyarakat untuk mendaftar di MAN Labuhanbatu membuat sekolah harus menerapkan seleksi lebih ketat. Madrasah tersebut selama ini dikenal sebagai salah satu sekolah unggulan di Sumatera Utara dan pernah meraih penghargaan Adiwiyata Mandiri. Ia mengatakan sekolah tidak hanya menyeleksi calon siswa, tetapi juga melakukan evaluasi terhadap panitia penerimaan agar proses seleksi berjalan objektif dan akuntabel. “Kami ingin hasil seleksi benar-benar melahirkan siswa terbaik yang mampu mendukung target peningkatan mutu sekolah,” ujarnya. Pelaksanaan PMBM juga melibatkan pengurus Organisasi Siswa Intra Madrasah (OSIM) untuk membantu mengarahkan peserta menuju ruang ujian. Menurut Munir, para pengurus OSIM terlebih dahulu mendapat pembekalan terkait disiplin dan pelayanan selama pelaksanaan seleksi. Untuk menjaga ketertiban, pihak sekolah membatasi akses pendamping peserta. Orang tua hanya diperbolehkan mengantar hingga pintu gerbang sekolah. Ketua Panitia PMBM, Tapa Simbolon, mengatakan pendaftaran calon siswa dilakukan secara daring pada 4–9 Mei 2026. Selanjutnya, penyerahan berkas dan pencetakan bukti pendaftaran berlangsung pada 11–13 Mei 2026. “Verifikasi dan seleksi administrasi dilaksanakan pada 15 sampai 16 Mei 2026, kemudian hasil seleksi administrasi diumumkan pada 19 Mei melalui akun masing-masing peserta,” kata Tapa. Peserta yang lolos tahap administrasi diwajibkan mencetak kartu ujian secara online pada 20–23 Mei 2026 sebelum mengikuti tes akademik dan praktik ibadah pada 26 Mei 2026. Adapun pengumuman hasil akhir dijadwalkan pada 30 Mei 2026. Peserta yang dinyatakan lulus wajib melakukan daftar ulang pada 2–4 Juni 2026. Ia menegaskan seluruh tahapan PMBM dilaksanakan sesuai arahan pimpinan madrasah untuk menjaga integritas proses penerimaan siswa baru. Pantauan di lokasi menunjukkan pelaksanaan seleksi berjalan tertib dan terorganisir. Pengurus OSIM tampak mengenakan jas hitam dan aktif membantu peserta, sementara panitia menjalankan tugas sesuai fungsi masing-masing dengan pengawasan ketat.(Red)