Polisi Amankan Dua Pria Terkait Dugaan Peredaran Ganja di Bilah Hilir

Bersuarakyat.online, LABUHANBATU – Personel Unit Reskrim Polsek Bilah Hilir, Polres Labuhanbatu, mengamankan dua pria yang diduga terlibat dalam penyalahgunaan dan peredaran narkotika jenis ganja di Kecamatan Bilah Hilir, Kabupaten Labuhanbatu, Sumatera Utara. Kedua pria tersebut masing-masing berinisial SB (37) dan AJN (47). Mereka diamankan polisi pada Selasa (11/8/2026) malam setelah petugas menerima informasi dari masyarakat mengenai dugaan aktivitas peredaran ganja di sekitar Lingkungan Titi Panjang Hulu dan Lingkungan Titi Panjang Hilir, Kelurahan Negeri Lama. Pengungkapan kasus tersebut dipimpin Kanit Reskrim Polsek Bilah Hilir Ipda Mistranius Purba, S.H., bersama personel Unit Reskrim Polsek Bilah Hilir. Kapolres Labuhanbatu AKBP Wahyu Endrajaya, S.I.K., M.Si., melalui Kasi Humas Polres Labuhanbatu AKP Aswin Irwan, S.H., mengatakan informasi dari masyarakat langsung ditindaklanjuti setelah mendapat perintah Kapolsek Bilah Hilir AKP Armen Faisal. “Setelah dilakukan penyelidikan, petugas berhasil mengamankan seorang pria berinisial SB (37) di Lingkungan Titi Panjang Hilir sekitar pukul 20.30 WIB,” ujar Aswin dalam keterangannya. Saat dilakukan penggeledahan, polisi menemukan tiga bungkus potongan kertas yang diduga berisi narkotika jenis ganja dengan berat bruto 8,10 gram. Petugas juga menyita uang tunai sebesar Rp50.000. Berdasarkan hasil interogasi awal, SB mengaku memperoleh barang tersebut dari pria berinisial AJN (47). Polisi kemudian melakukan pengembangan dengan mencari keberadaan AJN. Hasilnya, petugas berhasil mengamankan AJN di kediamannya yang berada di Lingkungan Titi Panjang Hulu. Selanjutnya, kedua pria tersebut dibawa ke Polsek Bilah Hilir bersama barang bukti untuk menjalani pemeriksaan dan proses hukum lebih lanjut. Polisi juga masih melakukan pemeriksaan terhadap saksi dan kedua terduga pelaku, melengkapi administrasi penyidikan, serta mengembangkan kasus tersebut untuk mengungkap kemungkinan adanya pihak lain yang terlibat. Polres Labuhanbatu menegaskan akan terus melakukan pemberantasan terhadap penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika di wilayah hukumnya. Kepolisian juga mengimbau masyarakat agar berperan aktif memberikan informasi apabila mengetahui adanya aktivitas yang berkaitan dengan narkotika melalui layanan Call Center 110. (Red)

Read More

Kantor Pertanahan Labuhanbatu Perkuat Sinergi Dengan Masyarakat 

Bersuarakyat.online Labuhanbatu – Dalam rangka memperkuat komunikasi serta membangun sinergi dengan masyarakat, Kantor Pertanahan Kabupaten Labuhanbatu melaksanakan kegiatan audiensi bersama masyarakat Kabupaten Labuhanbatu Utara guna membahas berbagai isu dan aspirasi yang berkaitan dengan pelayanan pertanahan. Audiensi ini menjadi wadah untuk berdialog secara terbuka, mendengarkan masukan, serta mencari solusi terbaik terhadap berbagai permasalahan pertanahan yang dihadapi masyarakat. Melalui komunikasi yang konstruktif, diharapkan tercipta pemahaman yang sama serta penyelesaian yang mengedepankan kepastian hukum, transparansi, dan pelayanan yang profesional. Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten Labuhanbatu, Khalid Afdillah Handoyo, SH kepada media pada Rabu (12/8/2026) mengatakan bahwa pihaknya berkomitmen untuk terus memberikan pelayanan yang berkualitas, responsif, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat. Setiap aspirasi yang disampaikan menjadi masukan berharga dalam upaya meningkatkan kualitas pelayanan pertanahan yang semakin baik. “Terima kasih kepada seluruh pihak yang telah hadir dan berpartisipasi. Semoga sinergi yang terjalin dapat terus diperkuat demi mewujudkan pelayanan pertanahan yang terpercaya, modern, dan memberikan manfaat bagi seluruh masyarakat Kabupaten Labuhanbatu,” ujat Khalid. #Red

Read More

Mahasiswa KKN IAIN Langsa Gelar “Lentera Hijau”, Tanam Bibit Pohon di Perbukitan Desa Leles

    Aceh Timur – bersuarakyat.online   Mahasiswa/i PEMA FTIK Jilid IV Kelompok 3 IAIN Langsa menggelar kegiatan “Lentera Hijau” sebagai bentuk kepedulian terhadap kelestarian lingkungan dan penghijauan di Desa Leles. Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Senin, 27 Juli 2026, mulai pukul 10.00 WIB hingga selesai, di lahan perbukitan milik masyarakat Desa Leles.   Kegiatan yang melibatkan mahasiswa KKN bersama masyarakat setempat ini diwujudkan melalui aksi penanaman berbagai jenis bibit pohon yang disediakan oleh Forum Konservasi Leuser (FKL). Penanaman dilakukan secara langsung di kawasan perbukitan dengan harapan dapat memperkuat fungsi penghijauan, menjaga kelestarian lingkungan, sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kawasan hijau.   Penanggung Jawab (PJ) kegiatan, Muhammad Azmi, mengatakan kegiatan Lentera Hijau menjadi pengalaman berharga bagi mahasiswa karena dapat terlibat langsung dalam aksi penghijauan sekaligus memberikan kontribusi nyata bagi lingkungan Desa Leles.   “Ini menjadi pengalaman yang sangat berharga bagi kami. Kami berharap bibit yang telah ditanam dapat dirawat dan dijaga bersama agar tumbuh dengan baik serta memberikan manfaat bagi generasi mendatang,” ujarnya.   Sementara itu, Ketua Kelompok, M. Fauzi Akbar, menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung terlaksananya kegiatan tersebut.   Menurutnya, Lentera Hijau tidak boleh berhenti sebatas kegiatan seremonial penanaman pohon, tetapi harus menjadi langkah awal untuk membangun kesadaran bersama dalam menjaga lingkungan.   “Kami berharap kegiatan ini tidak hanya menjadi kegiatan penanaman semata, tetapi mampu menumbuhkan kesadaran dan kepedulian masyarakat untuk terus menjaga kelestarian lingkungan dan kawasan hijau di Desa Leles,” katanya.   Geuchik Desa Leles, Saddam Husein, S.E., turut menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada mahasiswa KKN serta Forum Konservasi Leuser (FKL) atas kontribusi mereka dalam kegiatan penghijauan tersebut.   Ia berharap bibit yang telah ditanam dapat dirawat secara bersama-sama oleh masyarakat sehingga dapat tumbuh dan memberikan manfaat jangka panjang. “Semoga bibit yang ditanam ini dapat dirawat bersama sehingga memberikan manfaat bagi lingkungan, membantu mencegah kerusakan kawasan perbukitan, dan menjadi investasi lingkungan bagi masyarakat Desa Leles di masa yang akan datang,” ujar Saddam.   Kegiatan Lentera Hijau diharapkan menjadi contoh kolaborasi positif antara mahasiswa, masyarakat dan pihak yang peduli terhadap lingkungan. Tidak hanya menanam pohon, kegiatan ini juga menjadi upaya menanam kesadaran bahwa menjaga kawasan hijau merupakan tanggung jawab bersama. hsb,

Read More

HT Milwan Ingatkan Pelajar Pangkatan: Sekali Terjerumus, Cita-Cita Bisa Pupus

Bersuarakyat.Online LABUHANBATU — Anggota DPRD Sumatera Utara dari Fraksi Partai NasDem, HT Milwan, meminta pelajar SMK Negeri 1 Pangkatan, Kabupaten Labuhanbatu, tidak memberi ruang bagi narkotika dalam kehidupan mereka. Ia mengingatkan, masa depan pelajar dapat rusak ketika pendidikan dikalahkan oleh pergaulan yang salah. Pesan itu disampaikan HT Milwan saat menggelar sosialisasi Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Perubahan atas Peraturan Daerah Sumatera Utara Nomor 1 Tahun 2019 tentang Fasilitasi Pencegahan Narkotika, Psikotropika, dan Zat Adiktif Lainnya di SMK Negeri 1 Pangkatan, Kamis (8/8). Dalam kegiatan tersebut, HT Milwan menghadirkan Dr. Faisal Andri Mahrawa, S.IP., M.Si., untuk memberikan edukasi tentang bahaya penyalahgunaan narkoba sekaligus membuka wawasan siswa mengenai pendidikan dan peluang melanjutkan studi. HT Milwan menempatkan pelajar sebagai kelompok yang perlu mendapat perhatian dalam upaya pencegahan penyalahgunaan narkotika. Ia meminta siswa memanfaatkan masa sekolah untuk belajar, mengembangkan kemampuan, dan mengejar prestasi. “Teruslah giat belajar dengan sungguh-sungguh agar apa yang kalian cita-citakan dapat tercapai. Hormati orang tua, bapak dan ibu guru, serta orang yang lebih tua,” kata HT Milwan. Ia juga mengingatkan siswa agar tidak mengabaikan peran keluarga. Menurut dia, dukungan dan doa orang tua merupakan bagian penting dalam perjalanan pendidikan seorang anak. Kepala Sekolah: Jangan Coba-coba Kepala SMK Negeri 1 Pangkatan, Asmida Wati, M.Pd., mengapresiasi sosialisasi tersebut. Ia menilai edukasi mengenai narkoba penting diberikan kepada siswa sebagai langkah pencegahan. Asmida meminta anak didiknya tidak mencoba narkoba, termasuk karena rasa ingin tahu atau ajakan teman. “Jangan pernah mendekati narkoba dan jangan mencari tahu tentang narkoba. Sekali mencoba bisa menjadi kebiasaan,” ujar Asmida. Ia mengingatkan penyalahgunaan narkoba memiliki konsekuensi luas. Selain risiko terhadap kesehatan, persoalan tersebut dapat berujung pada masalah hukum dan mengganggu masa depan pendidikan siswa. Asmida kemudian meminta peserta mengikuti materi dengan serius dan mengambil pengetahuan yang dapat digunakan untuk melindungi diri. Pendidikan Bukan Hanya Jalan ke Dunia Kerja Dr. Faisal Andri Mahrawa dalam pemaparannya mengingatkan siswa SMK tidak boleh membatasi cita-cita hanya pada dunia kerja. Ia menyebut lima siswa SMK Negeri 1 Pangkatan telah diterima di perguruan tinggi negeri melalui jalur prestasi. Capaian tersebut, menurut dia, menunjukkan bahwa lulusan SMK juga memiliki peluang melanjutkan pendidikan ke jenjang lebih tinggi. “Fungsional SMK memang dipersiapkan untuk bekerja. Tetapi bukan berarti lulusan SMK tidak memiliki kesempatan melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi,” kata Faisal. Ia meminta siswa mengenali minat dan bakat sebelum menentukan jurusan maupun perguruan tinggi. Kesalahan memilih bidang pendidikan, menurut dia, dapat membuat potensi siswa tidak berkembang secara maksimal. Faisal juga mendorong siswa memanfaatkan telepon seluler untuk hal produktif. Informasi mengenai perguruan tinggi, beasiswa, pelatihan, dan peluang pengembangan diri dapat diakses melalui teknologi. Ia membagikan pengalamannya memperoleh tiga beasiswa selama menempuh pendidikan. “Berbagai program beasiswa bisa kalian dapatkan. Saya waktu kuliah mendapat tiga beasiswa. Kalian juga bisa mendapatkan kesempatan yang sama jika mempersiapkan diri,” ujarnya. Pergaulan Menjadi Titik Rawan Faisal menilai lingkungan pergaulan menjadi salah satu hal yang harus diperhatikan pelajar. Karena itu, ia meminta siswa selektif memilih teman. “Carilah teman yang saling memotivasi untuk meraih prestasi. Kalau ada teman mengajak menggunakan narkoba, harus tegas mengatakan tidak,” kata Faisal. Ia juga meminta siswa tidak bersikap pasif ketika mengetahui temannya mulai terpengaruh narkoba. Persoalan tersebut dapat disampaikan kepada orang tua atau guru bimbingan konseling agar mendapatkan penanganan yang tepat. Menurut Faisal, pencegahan tidak dapat dibebankan kepada satu pihak. Keluarga dan sekolah memiliki peran dalam menciptakan lingkungan yang mampu melindungi pelajar dari penyalahgunaan narkotika. Ia menggambarkan dampak sosial narkoba dengan perumpamaan yang dekat dengan kehidupan masyarakat. “Dulu yang hilang ember buruk, sekarang ember bagus pun hilang. Dulu kunci pagar yang hilang, sekarang pagarnya pun ikut hilang,” ujarnya. Faisal kemudian menegaskan bahwa narkoba dapat menjadi ancaman serius terhadap cita-cita pelajar. “Jangan dekati narkoba. Tidak ada artinya cita-cita setinggi langit kalau kita memakai narkoba. Harapan itu bisa pupus,” katanya. Kegiatan ditutup dengan dialog interaktif antara Faisal dan para siswa. Pertanyaan yang muncul antara lain mengenai cara menghadapi pengaruh lingkungan, bahaya narkoba, peluang memperoleh beasiswa, serta strategi mempertahankan semangat belajar. Sosialisasi tersebut tidak hanya menekankan aspek pencegahan narkoba, tetapi juga mendorong siswa membangun masa depan melalui pendidikan, prestasi, dan lingkungan pergaulan yang sehat.(Red)

Read More

Kejari Aceh Timur Gelar Sidang Perkara Kekerasan Terhadap Anak di PN IDI

Aceh Timur – bersuarakyat.online   IDI, 11 Agustus 2026 – Pengadilan Negeri Idi menggelar sidang dengan agenda pembacaan dakwaan dan pemeriksaan saksi dalam perkara tindak pidana kekerasan terhadap anak, pada Selasa (11/8/2026) pukul 14.20 WIB sampai dengan 16.30 WIB. Sidang dipimpin oleh Ketua Majelis Hakim Mustabsyirah, S.H., M.H., dengan anggota Azlan Syahrozi Daulay, S.H., M.H., dan Muhammad Ramadhan Zulfikar Mahendra, S.H. Jaksa Penuntut Umum dari Kejaksaan Negeri Aceh Timur, M. Iqbal Zakwan, S.H., M.H., membacakan surat dakwaan terhadap dua orang terdakwa.   Kedua terdakwa yang dihadirkan yaitu A.H. Binti A.H., 23 tahun, dan A.M. Bin I.T.M., 18 tahun. Keduanya merupakan warga Kecamatan Idi Tunong, Kabupaten Aceh Timur. Sementara berkas perkara tersangka lainnya atas nama M.I. Bin A.H.Y., 17 tahun, masih dalam proses terpisah.   Berdasarkan Surat Dakwaan Nomor PDM-4097/L.1.22/Eku.2/08/2026, perbuatan para terdakwa terjadi pada Selasa, 23 Juni 2026 sekitar pukul 03.15 WIB di Dusun Blang Leumak, Desa Paya Awee, Kecamatan Idi Tunong.   Dalam dakwaan disebutkan, korban yang masih di bawah umur berinisial I.A.P. mengalami tindakan kekerasan berupa pemukulan, penamparan, pencekikan, penendangan, penarikan rambut, hingga dibanting ke aspal. Peristiwa bermula saat korban dimintai keterangan terkait barang milik terdakwa.   Akibat perbuatan tersebut, korban mengalami luka pada bagian kepala, dada, tangan, dan bibir mengeluarkan darah sehingga mengganggu aktivitas sehari-hari.   Para terdakwa didakwa melanggar Pasal 76C Jo. Pasal 80 ayat (1) Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak, dengan ancaman pidana penjara maksimal 3 tahun 6 bulan.   Dalam persidangan, Majelis Hakim terlebih dahulu memfasilitasi upaya Mekanisme Keadilan Restoratif / MKR sesuai amanat Pasal 204 KUHAP. Namun upaya tersebut tidak mencapai kesepakatan. Selanjutnya Majelis menerima permohonan Mekanisme Pengakuan Bersalah / Plea Bargain dari para terdakwa sebagaimana diatur dalam Pasal 78 KUHAP.   Sidang kemudian dilanjutkan dengan pemeriksaan singkat dan dilanjutkan pemeriksaan terhadap 2 orang saksi, yaitu saksi Khairul Fahmi dan anak korban I.A.P.   Jaksa Penuntut Umum juga mengajukan sejumlah barang bukti ke persidangan, antara lain: 1 buah flashdisk berisi rekaman video kekerasan durasi 2 menit 52 detik, 1 buah jilbab kurung warna hitam, dan 1 unit telepon genggam merek Infinix.   Kepala Kejaksaan Negeri Aceh Timur melalui Kasi Intelijen menyampaikan bahwa proses persidangan berlangsung aman, tertib, dan lancar dengan pengamanan dari Polres Aceh Timur. Agenda sidang berikutnya adalah pemeriksaan saksi lanjutan yang akan dilaksanakan pada Rabu, 12 Agustus 2026.   “Kami berkomitmen untuk menuntaskan perkara ini secara profesional, objektif, dan transparan dengan tetap mengedepankan kepentingan terbaik bagi anak sebagai korban,” ujar Kasi Intelijen. Hsb

Read More

TP PKK Sumut Evaluasi Lomba Kategori IVA Test di Torgamba, Ny. Indah Fery Simatupang Dorong Kader Terus Berinovasi

Bersuarakyat.online Torgamba, 11 Agustus 2026 — Ketua TP PKK Kabupaten Labuhanbatu Selatan, Ny. Indah Fery Simatupang, menyambut pelaksanaan kegiatan supervisi dan evaluasi TP PKK Provinsi Sumatera Utara yang berlangsung di Aula Kantor Camat Torgamba, Selasa (11/08/2026). Kegiatan ini menjadi momentum penting bagi TP PKK Kabupaten Labuhanbatu Selatan untuk melihat kembali capaian pelaksanaan program, sekaligus melakukan evaluasi terhadap berbagai hal yang masih perlu diperbaiki dan ditingkatkan. Dalam sambutannya, Ny. Indah Fery Simatupang menyampaikan apresiasi kepada seluruh kader TP PKK, pemerintah kecamatan dan desa, serta masyarakat yang selama ini telah bekerja bersama dalam menjalankan berbagai program PKK. Menurutnya, keberhasilan program PKK tidak terlepas dari kerja sama, kekompakan, kreativitas dan komitmen seluruh pihak. “Supervisi dan evaluasi ini bukan hanya tentang penilaian, tetapi menjadi kesempatan bagi kita untuk melihat apa yang sudah baik dan apa yang masih perlu kita perbaiki bersama,” ujarnya. Pada kesempatan tersebut, Ny. Indah juga memberikan apresiasi atas sejumlah capaian desa di Kabupaten Labuhanbatu Selatan. Desa Aek Goti, Kecamatan Silangkitang, berhasil menjadi pelaksana terbaik Pola Asuh Anak dan Remaja (PAAR). Sementara itu, desa di Kecamatan Torgamba meraih prestasi sebagai pelaksana terbaik IVA Test, yang menjadi gambaran meningkatnya kepedulian masyarakat, khususnya kaum perempuan, terhadap pentingnya deteksi dini dan pemeriksaan kesehatan. “Prestasi ini jangan hanya menjadi kebanggaan sesaat. Jadikan sebagai motivasi untuk terus mempertahankan, meningkatkan, dan menularkan praktik-praktik baik kepada desa lainnya,” pesan Ny. Indah. Ia juga mengingatkan agar berbagai kekurangan yang masih ditemukan, mulai dari administrasi, kualitas kader, pelaksanaan kegiatan, dokumentasi, pelaporan hingga koordinasi, dapat menjadi bahan evaluasi untuk perbaikan ke depan. Menurutnya, kader PKK juga perlu terus menyesuaikan gerakan PKK dengan perkembangan zaman, termasuk memanfaatkan teknologi informasi dalam pendataan, dokumentasi, pelaporan maupun penyebarluasan informasi kegiatan. Ny. Indah berharap supervisi dari TP PKK Provinsi Sumatera Utara tidak hanya menjadi ruang evaluasi, tetapi juga semakin memperkuat silaturahmi, koordinasi dan sinergi seluruh jajaran TP PKK hingga ke tingkat kecamatan dan desa. “Mari kita terus bergerak bersama, memperkuat sinergi dan memberikan manfaat nyata bagi keluarga dan masyarakat Kabupaten Labuhanbatu Selatan,” pungkasnya. Kegiatan supervisi dan evaluasi tersebut diharapkan semakin memperkuat semangat para kader untuk terus hadir di tengah masyarakat melalui program-program PKK yang nyata, bermanfaat dan menyentuh kebutuhan keluarga. #AJN

Read More

Munir Nasution Bawa MAN Labuhanbatu Tembus Penghargaan Asia di Malaysia

Bersuarakyat.Online Kuala Lumpur Malaysia — Prestasi MAN Labuhanbatu menembus panggung penghargaan pendidikan di Malaysia. Di bawah kepemimpinan Munir Nasution, S.Ag., M.Pd., madrasah itu menerima Certificate of Recognition dalam ajang Top-In Excellence Islamic Education Exemplary Awards 2026 di Aloft Kuala Lumpur Hotel, Malaysia, Sabtu (8/8). Capaian tersebut menjadi sorotan karena penghargaan diterima di luar negeri dan membawa nama MAN Labuhanbatu ke forum pendidikan regional. Munir hadir langsung menerima penghargaan tersebut. Bagi Munir, penghargaan itu merupakan hasil kerja kolektif. Dia mendedikasikannya kepada guru, tenaga kependidikan, siswa, dan seluruh keluarga besar MAN Labuhanbatu. «“First and foremost, I dedicate this award to the entire MAN Labuhanbatu family, whose dedication, hard work, and commitment have brought this achievement to us today,” kata Munir.» Munir dorong madrasah tak berhenti pada seremoni Munir tidak ingin penghargaan tersebut berhenti sebagai seremoni. Dia menempatkan capaian itu sebagai pemicu untuk memperkuat mutu pendidikan di MAN Labuhanbatu. Menurut dia, madrasah harus mampu berjalan beriringan antara pendidikan agama, pembentukan karakter, penguasaan sains dan teknologi, serta kepedulian terhadap lingkungan. “Penghargaan ini bukan akhir dari perjalanan. Ini menjadi dorongan bagi kami untuk terus meningkatkan mutu pendidikan, memperkuat inovasi, dan membangun budaya peduli lingkungan,” ujarnya. Arah tersebut sejalan dengan perhatian MAN Labuhanbatu terhadap program ekoteologi Kementerian Agama. Lingkungan sekolah dikembangkan sebagai ruang belajar yang hijau, bersih, dan ramah lingkungan. Komitmen itu sebelumnya diperkuat dengan keberhasilan MAN Labuhanbatu meraih Adiwiyata Mandiri 2025. Capaian tersebut kini ingin dinaikkan satu tingkat. Munir menargetkan MAN Labuhanbatu dapat mengejar ASEAN Adiwiyata Award pada 2027. «“Therefore, with great humility, we ask for the prayers and support of everyone here today, so that MAN Labuhanbatu may be blessed with the opportunity to achieve the ASEAN Adiwiyata Award,” ujarnya.» Target itu menunjukkan bahwa bagi Munir, penghargaan di Kuala Lumpur bukan garis finis. Justru dari capaian tersebut, madrasah dituntut membuktikan konsistensi melalui program dan prestasi yang berkelanjutan. Dukungan lintas lembaga Munir juga menyampaikan penghargaan kepada sejumlah pihak yang disebut berkontribusi terhadap perkembangan MAN Labuhanbatu, antara lain Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Labuhanbatu Dr. H. Asbin Pasaribu, M.A., Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Sumatera Utara, serta Bupati Labuhanbatu Dr. Hj. Maya Hasmita, Sp.OG., MKM. Menurut Munir, kolaborasi tersebut menjadi bagian penting dalam perjalanan MAN Labuhanbatu. Penghargaan di Kuala Lumpur sekaligus menjadi ujian berikutnya bagi madrasah. Setelah memperoleh pengakuan tersebut, tantangannya adalah menjaga kualitas, memperkuat inovasi, dan memastikan prestasi tidak berhenti pada satu momentum. Munir didampingi Wakil Kepala Madrasah Tapa Simbolon, S.Ag., Dalilawati, dan Wilda Istiani Nasution saat menerima penghargaan. Tapa mengatakan capaian tersebut menjadi pemacu bagi keluarga besar MAN Labuhanbatu untuk bekerja lebih keras. “Penghargaan ini memacu semangat kita meningkatkan mutu pendidikan di MAN Labuhanbatu. Kami terus belajar dan berinovasi, menumbuhkan semangat kekeluargaan antara guru dan siswa, serta sama-sama berkomitmen untuk kemajuan madrasah,” kata Tapa. Dia menilai capaian tersebut merupakan hasil kerja bersama. “Apapun bisa kita capai jika kita bersama-sama. Selamat buat pimpinan madrasah,” ujar Tapa.(Red)  

Read More

Semarakkan HUT RI Ke-81, Wabup Paluta Dan Ketua DPRD Berikan Hadiah Perlombaan 2 Unit Sepeda

Bersuarakyat.online, Paluta – Dalam rangka menyemarakkan Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Tahun 2026. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Padang Lawas Utara Wabup Paluta H.Basri Harahap, Bersama Ketua DPRD Kab Paluta Mula Rotua Siregar, Serahkan 2 Unit Sepada untuk pemenang peserta undian, diajang perlombaan Maraton 5K dan Fun Run yang berlangsung meriah, Selasa, 11/08/2026, pagi. Ribuan warga dan pelajar tampak antusias memadati lokasi sejak pagi hari dengan semangat kemerdekaan yang kental. Mengambil titik start di Desa Sidingkat, Kecamatan Padang Bolak, kegiatan olahraga ini dilepas secara resmi oleh Wakil Bupati Padang Lawas Utara, H. Basri Harahap. Dengan mengangkat bendera start, Wakil Bupati memberangkatkan ribuan pelari di tengah sorak-sorai semangat para peserta. Turut hadir langsung dan mendampingi Wakil Bupati dalam acara pelepasan tersebut, Ketua DPRD Padang Lawas Utara Mula Rotua Siregar, S.Sos., Kapolres Padang Lawas Utara AKBP Dhery Fajariandono, S.I.K., M.H., Sekretaris Daerah Dr. Patuan Rahmat Syukur P Hasibuan, S.STP., MM., serta perwakilan unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Padang Lawas Utara lainnya. Perlombaan ini dibagi ke dalam dua kategori utama yang dirancang untuk merangkul seluruh elemen masyarakat. Kategori pertama adalah Maraton 5K, yang dikhususkan bagi para pelajar tingkat Sekolah Lanjutan Tingkat Pertama (SLTP) dan Sekolah Lanjutan Tingkat Atas (SLTA) sederajat. Sementara itu, kategori kedua adalah Fun Run, yang dibuka secara luas untuk masyarakat umum dari berbagai kalangan. Dalam kesempatan tersebut, Wakil Bupati H. Basri Harahap menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya atas antusiasme masyarakat yang luar biasa. Ia berharap kegiatan ini dapat menjadi momentum untuk mempererat tali persaudaraan antarwarga. “Kegiatan Maraton 5K dan Fun Run ini bukan hanya sekadar ajang untuk mencari keringat dan menyehatkan badan, tetapi yang terpenting adalah sebagai wadah silaturahmi untuk memupuk semangat nasionalisme, kebersamaan, dan sportivitas masyarakat Padang Lawas Utara dalam menyambut hari kemerdekaan bangsa kita yang ke-81,” ujar H. Basri Harahap. Adapun rute lintasan membentang dari Desa Sidingkat dan berakhir di garis finish yang berlokasi di depan Kantor Bupati Padang Lawas Utara. Petugas gabungan dari kepolisian, dinas perhubungan, serta tim medis juga bersiaga penuh di berbagai titik rute untuk memastikan kelancaran, keamanan, dan keselamatan para peserta. Acara yang berlangsung penuh kegembiraan ini ditutup secara meriah di Kantor Bupati Padang Lawas Utara dengan penyerahan hadiah bagi para pemenang Maraton 5K tingkat pelajar, serta pengundian berbagai doorprize menarik yang telah disiapkan oleh panitia untuk para peserta Fun Run dan masyarakat yang hadir. (Red/hkk)

Read More

Kantor Pertanahan Labuhanbatu Sambut Audiensi DPD KNPI Labura

Bersuarakyat.online Labuhanbatu – Dewan Pengurus Daerah (DPD) Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kabupaten Labuhanbatu Utara (Labura) yang dipimpin Ketua Terpilih Ginda Ansari Sinaga melakukan audiensi dan silaturahmi ke Kantor Pertanahan Labuhanbatu. Pertemuan tersebut menjadi ruang diskusi antara organisasi kepemudaan dan otoritas pertanahan untuk membahas berbagai persoalan agraria yang masih menjadi isu strategis di wilayah Labuhanbatu Utara, yang dikenal dengan semboyan Negeri Basimpul Kuat Babontuk Elok. Sejumlah persoalan menjadi perhatian dalam pertemuan tersebut, di antaranya konflik kepemilikan lahan, sengketa pertanahan, serta pentingnya percepatan reforma agraria. Persoalan-persoalan tersebut dinilai perlu mendapat perhatian serius agar tidak berkembang menjadi konflik sosial di tengah masyarakat. Kepala Kantor ATR/BPN Kabupaten Labuhanbatu, Khalid Afdillah Handoyo, S.H., didampingi Kepala Subbagian Tata Usaha, H. Ismail, S.E., menegaskan bahwa penyelesaian konflik agraria membutuhkan pendekatan lintas sektor. Menurutnya, persoalan pertanahan tidak dapat sepenuhnya dibebankan kepada ATR/BPN, melainkan membutuhkan keterlibatan berbagai pemangku kepentingan. Ia menilai salah satu langkah strategis yang dapat dilakukan adalah mendorong pembentukan Gugus Tugas Reforma Agraria (GTRA) di setiap daerah. GTRA diharapkan menjadi wadah koordinasi bagi seluruh pihak dalam menangani dan mencari solusi atas berbagai persoalan pertanahan. “Untuk penyelesaian konflik agraria, yang ideal adalah membentuk Gugus Tugas Reforma Agraria (GTRA), sehingga berbagai persoalan pertanahan, khususnya yang bersifat horizontal, tidak terus berlarut-larut,” ujarnya melalui rilis yang diterima media, Selasa (11/8/2026). Sementara itu, Ketua DPD KNPI Labuhanbatu Utara, Ginda Ansari Sinaga, mengatakan persoalan agraria selama ini menjadi salah satu isu yang paling sering menyita perhatian masyarakat. Menurut Ginda, sengketa lahan tidak hanya berdampak pada aspek hukum, tetapi juga berpotensi memicu konflik sosial apabila tidak ditangani secara cepat, transparan, dan komprehensif. Karena itu, KNPI Labura mendorong adanya sinergi antara pemerintah, ATR/BPN, organisasi kepemudaan, serta seluruh elemen masyarakat dalam mencari solusi terhadap persoalan agraria. “Persoalan pertanahan harus menjadi perhatian bersama. Kita berharap ada ruang koordinasi dan komunikasi yang lebih intensif sehingga setiap persoalan dapat diselesaikan dengan mengedepankan aturan hukum dan kepentingan masyarakat,” kata Ginda. #Red

Read More

Nusron Wahid Minta Seluruh Pegawai ATR/BPN Jadikan Masyarakat Sebagai Poros Pelayanan Pertanahan

Bersuarakyat.online Medan – Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Nusron Wahid, meminta seluruh pegawai Kementerian ATR/BPN, termasuk jajaran di Kantor Wilayah (Kanwil) BPN Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) untuk menjadikan masyarakat sebagai poros pelayanan pertanahan. Setiap proses pelayanan harus berorientasi pada kebutuhan masyarakat dengan mengedepankan kepastian waktu, kemudahan prosedur, dan penyelesaian layanan yang cepat. “Kita ini pelayan publik. Namanya pelayan, ibarat orang jualan, pembeli adalah raja. Ukurannya jelas, yaitu kepastian dan kepuasan. Kalau ada masalah, jangan menggunakan sudut pandang petugas. Gunakan sudut pandang masyarakat pemohon,” ujar Menteri Nusron melalui rilis yang diterima media pada Selasa (11/08/2026). Menurutnya, kepuasan masyarakat jadi ukuran penting dalam menilai kualitas pelayanan pemerintah. “Kalau Bapak/Ibu naik pesawat, kalau pesawatnya enak, nyaman, itu kan ada kepuasan. Pelayanan publik juga sama. Yang kita ukur adalah apakah masyarakat yang kita layani merasa puas dengan layanan yang diberikan,” tutur Menteri Nusron. Untuk bisa memberikan pelayanan yang maksimal, Menteri Nusron ingin setiap aturan dan prosedur pelayanan dibuat secara sederhana dan jelas. Bukan hanya itu, aturan dan prosedur pelayanan pertanahan juga harus bisa diimplementasikan di lapangan. Baru-baru ini, sebagai bentuk transformasi pelayanan pertanahan, Kementerian ATR/BPN menerapkan sistem Pengukuran Terjadwal dan percepatan layanan Peralihan Hak. Khusus di NTT, dari data yang dilaporkan oleh Kepala Kanwil BPN Provinsi NTT, I Ketut Gede Ary Sucaya, Pengukuran Terjadwal sudah diimplementasikan di Kantor Pertanahan (Kantah) Kota Kupang. Target ke depannya, implementasi akan diperluas bertahap ke tujuh Kantah yang ada di NTT. “Untuk Pengukuran Terjadwal, kami sudah implementasi di Kantah Kota Kupang, dan akan menyusul pada bulan ini di tujuh Kantah lainnya. Sementara, untuk layanan Peralihan Hak juga sudah ada pilot project, di Kantah Kota Kupang juga,” ungkap I Ketut Gede Ary Sucaya. Dalam kegiatan pembinaan ini, Menteri Nusron turut didampingi oleh Direktur Jenderal Tata Ruang, Suyus Windayana; Kepala Biro Hubungan Masyarakat dan Protokol, Achmad; Kepala Biro Organisasi, Tata Laksana, dan Manajemen Risiko, Einstein Al Makarima; Direktur Survei dan Pemetaan Tematik, Agus Apriawan; serta Tenaga Ahli Bidang Komunikasi Publik, Rahmat Sahid. #Red

Read More