Warung Polri Presisi Hadir di Rantauprapat, Polres Labuhanbatu Bagikan 350 Porsi Makanan Gratis untuk Masyarakat

Bersuarakyat.online | Rantauprapat – Wujud nyata kepedulian sosial kepada masyarakat kembali ditunjukkan Polres Labuhanbatu melalui kegiatan Warung Polri Presisi dengan membagikan sebanyak 350 porsi makanan gratis kepada masyarakat dari berbagai kalangan profesi. Kegiatan yang berlangsung pada Jumat (12/6/2026) sejak pagi hari tersebut digelar di pelataran depan Lapangan Ika Bina, Jalan MH. Thamrin, Kota Rantauprapat, Kabupaten Labuhanbatu. Kegiatan sosial ini dipimpin langsung oleh Wakapolres Labuhanbatu, Kompol PS. Simbolon, S.H., didampingi para Perwira Satlantas serta personel Brigadir Polres Labuhanbatu. Sebelum kegiatan dimulai, Wakapolres terlebih dahulu melakukan pengecekan langsung terhadap kesiapan pelaksanaan Warung Polri Presisi guna memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan dengan baik dan pelayanan kepada masyarakat dapat diberikan secara maksimal. Setelah seluruh persiapan dinyatakan siap, ratusan paket makanan kemudian dibagikan kepada masyarakat yang telah hadir dengan penuh antusias. Adapun penerima manfaat berasal dari berbagai profesi, antara lain pengemudi ojek online, petugas kebersihan, penarik becak bermotor, hingga warga sekitar lokasi kegiatan. Sebanyak 350 orang menerima manfaat dari program sosial tersebut. Setiap paket makanan yang dibagikan berisi nasi putih, ayam, teri kacang, telur, bihun, kerupuk, buah melon, susu, serta air mineral. Paket tersebut disiapkan untuk membantu memenuhi kebutuhan pangan masyarakat sekaligus menjadi bentuk perhatian dan kedekatan Polri kepada warga. Suasana penuh kehangatan dan kebersamaan terlihat sepanjang kegiatan berlangsung. Para penerima manfaat tampak menyambut positif kegiatan tersebut dan mengapresiasi perhatian yang diberikan oleh jajaran Polres Labuhanbatu. Tidak sedikit warga yang menyampaikan rasa terima kasih atas kepedulian Polri yang hadir langsung di tengah masyarakat. Wakapolres Labuhanbatu Kompol PS. Simbolon, S.H. menyampaikan bahwa kegiatan Warung Polri Presisi merupakan bagian dari implementasi semangat Polri Presisi yang tidak hanya berfokus pada tugas menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, tetapi juga hadir melalui berbagai aksi sosial yang menyentuh sisi kemanusiaan. Menurutnya, kepedulian sosial merupakan salah satu bentuk pelayanan yang dapat mempererat hubungan antara Polri dan masyarakat. Melalui kegiatan seperti ini diharapkan dapat tercipta kedekatan emosional serta memperkuat rasa kebersamaan antara aparat kepolisian dengan warga dari berbagai latar belakang profesi. Program Warung Polri Presisi juga menjadi refleksi bahwa kehadiran Polri di tengah masyarakat tidak hanya sebagai penegak hukum, tetapi juga sebagai mitra yang peduli terhadap kondisi sosial masyarakat. Semangat berbagi yang diwujudkan dalam kegiatan tersebut menjadi bukti bahwa nilai-nilai kemanusiaan dan gotong royong tetap menjadi bagian penting dalam pelaksanaan tugas kepolisian. Kegiatan ini sekaligus menjadi pengingat bahwa kepedulian adalah bahasa universal yang mampu menyatukan masyarakat lintas profesi, suku, dan latar belakang. Melalui langkah-langkah sederhana namun bermakna seperti pembagian makanan gratis, Polres Labuhanbatu berharap dapat terus menumbuhkan rasa kebersamaan, solidaritas, serta memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap institusi Polri. Dengan terlaksananya kegiatan Warung Polri Presisi tersebut, Polres Labuhanbatu kembali menegaskan komitmennya untuk menghadirkan pelayanan yang humanis, responsif, dan dekat dengan masyarakat, sejalan dengan semangat transformasi Polri yang Presisi dan berorientasi pada kepentingan masyarakat. (Red)

Read More

IMPIAN BESAR DR.RANGKUTI JURNALIS BERSUARAKYAT.ONLINE “SEORANG AYAH SEBELUM MENGHEMBUSKAN NAFAS TERAKHIR,MEMILIKI SATU RUMAH SEDERHANA MENJADI TEMPAT TINGGAL LAYAK UNTUK ISTRI DAN ANAK – ANAKNYA

Bersuarakyat.online Labuhanbatu- Dengan segala keterbatasan, sang ayah memberanikan diri mengambil rumah subsidi melalui sistem angsuran. Baginya, rumah itu bukan sekadar bangunan, melainkan harapan dan warisan yang kelak dapat ditinggalkan untuk keluarganya. Ia ingin memastikan bahwa jika suatu hari dirinya tidak lagi ada, istri dan anak-anaknya tetap memiliki tempat berteduh dan tidak terlantar. Namun, keputusan tersebut bukan tanpa risiko. Masa angsuran yang harus dijalani mencapai puluhan tahun. Selama itu pula ia menggantungkan harapan pada pekerjaannya, berharap tenaganya masih dibutuhkan perusahaan sebagai jurnalis, sehingga ia tetap memiliki penghasilan untuk membayar cicilan rumah. Di balik harapan itu, tersimpan kecemasan yang terus menghantuinya. Ia sadar bahwa tidak ada yang dapat menjamin dirinya akan selalu sehat, kuat, dan produktif. Jika suatu saat ia kehilangan pekerjaan atau tidak lagi mampu bekerja, maka cicilan rumah yang selama ini diperjuangkan bisa berubah menjadi beban berat yang sulit diselesaikan. Dalam kegelisahan itulah muncul sebuah pemikiran yang tidak biasa, bahkan di luar nalar kebanyakan orang. Sang ayah membayangkan dirinya “mati” dalam data dan administrasi, meskipun sebenarnya masih hidup. Dengan cara itu, ia berharap dapat membebaskan keluarganya dari tanggung jawab beban angsuran yang mengikat selama bertahun-tahun yang tidak kenal lelah serta panas dan hujan. Ia memilih hidup dalam bayang-bayang identitas yang dianggap telah tiada. Sebuah pengorbanan yang penuh risiko, karena untuk sementara waktu ia harus terpisah dari kehidupan yang selama ini dikenalnya. Namun dalam pikirannya, langkah itu adalah cara untuk membeli waktu bagi istri dan anak-anaknya agar dapat bertahan, tumbuh, dan melanjutkan perjuangan hidup tanpa dibebani cicilan yang memberatkan. Mungkin bagi banyak orang, keputusan itu terdengar mustahil atau tidak masuk akal. Namun bagi seorang ayah yang setiap hari memikirkan masa depan keluarganya, terkadang lahir akal-akal yang melampaui logika. Bukan karena ingin lari dari tanggung jawab, melainkan karena begitu besarnya keinginan untuk melindungi orang-orang yang dicintainya dari kerasnya beban kehidupan. Di balik segala keterbatasan, ketakutan, dan risiko yang dihadapinya, tersimpan satu hal yang tidak pernah mati: kasih sayang seorang ayah yang rela mengorbankan dirinya demi memberikan kesempatan hidup yang lebih baik bagi istri dan anak-anaknya.   Penulis : *** ( DR.Rangkuti )***

Read More

Sebanyak 15 korban ledakan ruang mesin Kapal Motor Penumpang (KMP) Aceh Hebat 2 dirujuk ke Rumah Sakit Umum Dr Zainal Abidin (RSUDZA) Banda Aceh

Bersuarakyat.online Jumat, 12 Juni 2026 Para korban mengalami luka bakar dengan tingkat keparahan yang bervariasi. Pantauan wartawan di Instalasi Gawat Darurat (IGD) RSUDZA Banda Aceh, para korban terlihat terbaring lemah di atas ranjang rumah sakit. Sebagian tubuh korban juga terlihat dibalut perban akibat luka bakar. Beberapa korban juga terlihat terluka di bagian wajah, kepala, lengan hingga kaki. Ruang perawatan juga tampak ramai oleh keluarga korban, petugas medis, dan para pihak yang hendak mengetahui nasib korban. Kasat Reskrim Polresta Banda Aceh Kompol Mitahuda Dhiza Fezuono mengatakan data sementara para korban terdiri dari taruna Politeknik Pelayaran Malahayati yang sedang praktik di KMP Aceh Hebat 2. “Saat ini kami mengidentifikasi sebanyak 15 korban dan identitasnya masih didata. Seluruh korban sedang mendapatkan penanganan medis,” ucapnya. Menurutnya, saat kejadian kapal sedang lego jangkar di pelabuhan. Namun, polisi masih mendalami kronologi lengkap peristiwa tersebut, termasuk penyebab pasti ledakan yang memicu kebakaran. “Saat ini kami masih melakukan TPTKP dan olah TKP untuk mencari sumber pemicu terjadinya peristiwa ini,” ujarnya.   Di kutib dari: ajnn.net

Read More

Diduga Ketua Dan Pengurus KNPI Korupsi Dana Hibah Rp300 Juta, Aliansi Mahasiswa Desak Kejari Paluta Periksa Ketua KNPI

Paluta-Bersuarakyat.online Diduga Ketua KNPI dan Pengurus korupsi dana hibah Rp : 300 juta aliansi Mahasiswa mendesak Kejari Paluta dal Gelombang tuntutan terhadap pemberantasan korupsi kembali bergejolak di Kabupaten Padang Lawas Utara (Paluta). Kali ini, Pengurus Besar Pergerakan Mahasiswa Pemberantas Korupsi (PB PMPK) secara resmi melayangkan tuntutan keras dan pernyataan sikap yang mendesak Kejaksaan Negeri (Kejari) Padang Lawas Utara untuk mengusut tuntas dugaan penyelewengan dana hibah, Pada Jumat : 12/06/2026. Kasus yang disoroti para aktivis mahasiswa ini menyasar pengelolaan dana hibah DPD Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kabupaten Padang Lawas Utara untuk Tahun Anggaran 2023 dan 2024. Total anggaran kumulatif yang diduga bermasalah mencapai Rp300.000.000,- (Tiga Ratus Juta Rupiah) yang bersumber dari APBD. Tuding Ada ‘Mark-up’ dan Kegiatan Fiktif Dalam surat pernyataan sikap tertanggal 12 Juni 2026 yang ditandatangani oleh Kordinator Aksi, Paku Alam Siregar, dan Kordinator Lapangan, Ahmad Mubarok Harahap, PB PMPK menduga kuat adanya praktik korupsi, kegiatan fiktif, serta penggelembungan dana (mark-up). Berdasarkan rincian mereka, dana hibah tersebut mengalir sebesar Rp150 juta pada tahun anggaran 2023, dan kembali mengalir sebesar Rp150 juta pada tahun anggaran 2024. Mahasiswa menilai uang rakyat tersebut diduga sengaja disalahgunakan demi memperkaya oknum tertentu. “Pemuda dan mahasiswa adalah pilar utama demokrasi dan pengawal keadilan masyarakat. Melihat perkembangan kondisi daerah Kabupaten Padang Lawas Utara hari ini… kami dari PB PMPK tidak akan tinggal diam,” ungkap mereka dalam pernyataan resminya. Ada 6 Poin Tuntutan Mahasiswa kepada Aparat Penegak Hukum Guna mengawal kasus ini, PB PMPK mengeluarkan 6 poin tuntutan tegas yang ditujukan langsung kepada institusi hukum, khususnya Kejari Paluta: Panggil & Periksa Ketua KNPI: Meminta Kepala Kejari Paluta memanggil dan memeriksa Ketua DPD KNPI Kab, Paluta atas dugaan korupsi, kegiatan fiktif, dan mark-up dana hibah TA 2023–2024. Desak Seksi Pidsus Bergerak: Meminta Kepala Seksi Tindak Pidana Khusus (Kasi Pidsus) menggunakan fungsi dan kewenangannya untuk menyelidiki Ketua KNPI, stakeholder terkait, pejabat pemberi hibah, hingga pihak ketiga (vendor). Minta Kasi Intel Pulbaket: Mendepak Seksi Intelijen (Kasi Intel) untuk membongkar kasus ini dan melakukan Pengumpulan Bahan Keterangan (Pulbaket). Dalam orasinyq mereka juga Kecam Keras Tindakan Korupsi serta mengutuk keras segala bentuk korupsi di tubuh organisasi kepemudaan DPD KNPI Paluta karena dinilai mencederai moralitas dan mengkhianati amanah rakyat. Tuntut APH Responsif & Agresif serta Mendesak Aparat Penegak Hukum di Kejari Paluta bertindak responsif, agresif, dan transparan dalam mengusut aliran dana hibah tersebut. Segera Tetapkan Tersangka dan Menuntut Kejari Paluta segera menetapkan oknum Ketua DPD KNPI Paluta sebagai tersangka utama jika terbukti bersalah, demi mencegah adanya upaya penghilangan barang bukti atau manipulasi Laporan Pertanggungjawaban (LPJ). Surat Tembusan Disebar ke Polda hingga Bupati Sebagai bentuk keseriusan dan komitmen dalam mengawal kasus ini tanpa batas, PB PMPK juga melayangkan surat tembusan ini ke berbagai instansi penting. Di antaranya adalah Kepolisian Daerah (Polda) Sumatera Utara, Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sumatera Utara, Bupati Padang Lawas Utara, Polres Tapanuli Selatan, serta internal Kejari Padang Lawas Utara.   Harahap Kuro-Kuro.

Read More

Dugaan Peredaran Sabu di SIGAMBAL Meresahkan, Warga Meminta Polisi Bertindak cepat 

Bersuarakyat.online Warga Lingkungan Aek Riung, Kelurahan Sigambal, Kecamatan Rantau Selatan, Kabupaten Labuhanbatu, Sumatera Utara, mengaku resah atas dugaan maraknya peredaran narkotika jenis sabu di wilayah mereka. Sejumlah warga menyebut aktivitas transaksi diduga berlangsung secara terbuka dan dikaitkan dengan seseorang berinisial UD K. Menurut keterangan warga, lokasi yang diduga menjadi tempat transaksi narkoba tersebut ramai didatangi orang yang keluar masuk untuk membeli sabu. Kondisi tersebut menimbulkan kekhawatiran di tengah masyarakat, terutama terhadap generasi muda yang rentan terjerumus dalam penyalahgunaan narkotika. “Kami sudah sangat resah. Takut anak-anak kami ikut terpengaruh atau menjadi pecandu narkoba. Tolong agar aparat segera menindak,” ujar salah seorang warga yang meminta identitasnya dirahasiakan. Warga berharap Polres Labuhanbatu bersama jajaran kepolisian setempat dapat segera melakukan penyelidikan dan penindakan apabila ditemukan adanya unsur tindak pidana, sehingga peredaran narkoba yang meresahkan masyarakat dapat diberantas. Dalam upaya menerapkan prinsip keberimbangan informasi (cover both sides), wartawan juga telah melakukan konfirmasi kepada pihak yang disebut warga. Seorang pria yang mengaku sebagai humas dari pihak tersebut menyatakan bahwa orang yang dimaksud sedang tidak berada di lokasi dan mengatakan bahwa pihaknya tidak melayani media pada hari Sabtu dan Minggu. Selain itu, wartawan juga telah mengirimkan permintaan konfirmasi kepada Kapolsek Bilah Hulu AKP Syamsul Bahri Dalimunthe, SH, melalui pesan WhatsApp terkait keluhan masyarakat mengenai dugaan peredaran narkotika di Sigambal. Namun, hingga berita ini ditayangkan, Kapolsek hanya memberikan balasan berupa stiker bertuliskan “Las Roha Mauliate”, tanpa memberikan keterangan lebih lanjut terkait substansi konfirmasi yang disampaikan. Belum diperolehnya tanggapan resmi dari pihak kepolisian tersebut menimbulkan harapan dari masyarakat agar aparat penegak hukum segera merespons keresahan warga dengan langkah-langkah konkret dalam rangka pemberantasan narkotika.   (P.simbolon)

Read More