HT Milwan Ajak Pelajar Bilah Hilir Kejar Prestasi Berlandaskan Pancasila

Bersuarakyat Online

LABUHANBATU – Di tengah derasnya arus globalisasi dan perkembangan teknologi, penguatan karakter dinilai menjadi fondasi penting bagi generasi muda. Pendidikan yang berkualitas, berpadu dengan pemahaman nilai-nilai Pancasila, diyakini menjadi bekal untuk melahirkan generasi yang tidak hanya cerdas, tetapi juga memiliki integritas dan kepedulian terhadap bangsa.

Pesan tersebut mengemuka dalam kegiatan Penyebarluasan Ideologi Pancasila dan Penguatan Wawasan Kebangsaan yang digelar Anggota DPRD Sumatera Utara dari Fraksi Partai NasDem, HT Milwan, di SMK Negeri 1 Bilah Hilir dan SMA Negeri 2 Bilah Hilir, Kabupaten Labuhanbatu, pada 27–28 Juli 2026.

Dalam kegiatan itu, HT Milwan menghadirkan dosen Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Sumatera Utara, Dr. Faisal Andi Mahrawa, S.IP., M.Si., untuk berbagi pengalaman sekaligus memotivasi para pelajar agar berani bermimpi besar dan menempuh pendidikan setinggi mungkin.

Menurut HT Milwan, tantangan generasi muda saat ini bukan hanya persaingan akademik, tetapi juga menjaga karakter dan jati diri kebangsaan di tengah perubahan zaman. Karena itu, pendidikan dan penguatan wawasan kebangsaan harus berjalan seiring.

“Jangan pernah merasa rendah diri karena keterbatasan ekonomi keluarga. Prestasi membuka banyak jalan. Beasiswa tersedia bagi mereka yang mau berusaha, disiplin, dan belajar dengan sungguh-sungguh,” kata HT Milwan.

Ia menegaskan, kualitas sumber daya manusia akan menentukan arah kemajuan Indonesia pada masa depan. Karena itu, generasi muda didorong untuk terus meningkatkan kapasitas diri tanpa kehilangan nilai-nilai Pancasila sebagai pijakan dalam berpikir dan bertindak.

Dalam pemaparannya, Faisal Andi Mahrawa mengisahkan perjalanan pendidikannya sebagai bukti bahwa keterbatasan ekonomi bukan hambatan untuk meraih cita-cita.

Ia menempuh pendidikan Sarjana di Universitas Airlangga, Magister di Universitas Indonesia, dan Doktor di Universitas Padjadjaran melalui berbagai program beasiswa prestasi.

Pengalaman tersebut, menurut Faisal, menunjukkan bahwa kesempatan selalu terbuka bagi mereka yang memiliki tekad kuat, disiplin, dan kemauan untuk terus belajar.

“Ilmu yang tinggi harus diawali dengan adab yang baik. Milikilah tujuan hidup yang jelas, fokus pada cita-cita, manfaatkan teknologi untuk mencari informasi beasiswa, dan jangan pernah berhenti belajar. Jadilah kebanggaan orang tua melalui prestasi,” ujarnya.

Selain menjadi akademisi, Faisal aktif menjadi pembicara dalam berbagai forum kebangsaan di tingkat provinsi dan nasional. Ia juga mendirikan Sekolah Kebangsaan sebagai ruang pembinaan karakter dan penguatan wawasan kebangsaan bagi generasi muda.

Faisal mengingatkan, perkembangan teknologi semestinya dimanfaatkan sebagai sarana meningkatkan kualitas diri. Menurut dia, gawai tidak hanya menjadi media hiburan, tetapi juga dapat membuka akses terhadap informasi beasiswa, ilmu pengetahuan, dan peluang pengembangan kompetensi.

Suasana kegiatan berlangsung interaktif. Para siswa aktif mengajukan pertanyaan, mulai dari implementasi nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari, cara membangun mental berprestasi, hingga strategi memperoleh beasiswa untuk melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi.

Kegiatan yang dihadiri kepala sekolah, para guru, dan para pelajar itu berlangsung hangat. Antusiasme peserta terlihat sepanjang sesi penyampaian materi hingga dialog.

Menutup kegiatan, HT Milwan mengajak para pelajar menjadikan Pancasila sebagai pedoman dalam menghadapi tantangan masa depan.

“Bangsa ini membutuhkan generasi yang tidak hanya cerdas, tetapi juga berkarakter, mencintai tanah air, menghargai keberagaman, dan siap bersaing melalui prestasi,” ujar HT Milwan.(Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *