TNI-Polri Labuhanbatu Tumpas Upaya Penyelundupan Sabu 1 Kg, Di Bilah Hilir

Bersuarakyat.online

Tidak ada ruang bagi pengedar narkoba di Labuhanbatu. Unit Intel Kodim 0209/LB bersama Satresnarkoba Polres Labuhanbatu bergerak cepat dan berhasil menggagalkan peredaran sabu 1 kilogram di Jalan Lintas Negeri Lama, Tanjung Sarang Elang, Bilah Hilir, Jumat malam 22/5/2026.

Satu kurir berinisial R (23), warga Kota Jambi, ditangkap setelah mencoba kabur dan membuang barang bukti ke perkebunan sawit. Penangkapan ini menjadi bukti nyata bahwa sinergi TNI-Polri tidak main-main dalam memberantas narkotika.

Berbekal informasi intelijen, tim gabungan yang dipimpin Pasi Intel Kapten Inf Aswin langsung melakukan penyergapan. Sekitar pukul 22.00 WIB, tersangka mengendarai Yamaha NMAX dan berusaha kabur saat hendak diperiksa. Motor dibuang ke parit, pelaku lari ke kebun sawit.

Medan gelap dan berlumpur tidak menghentikan petugas. Pengejaran dilakukan hingga pelaku berhasil diringkus di dalam kebun.

Hasil pemeriksaan mengungkap satu bungkus besar berlakban coklat berisi sabu seberat 1 kilogram di bagasi motor tersangka. Petugas juga menyita satu unit Yamaha NMAX BH 3108 ZU, handphone TECNO Spark, dan uang tunai Rp700 ribu.

Kini tersangka dan seluruh barang bukti telah diserahkan ke Satresnarkoba Polres Labuhanbatu untuk pengembangan lebih lanjut. Polisi memastikan akan membongkar jaringan di atasnya.

Dandim 0209/LB Letkol Kav Hanung Kaptiaji, S.Sos., M.I.P melalui Pasi Intel Kapten Inf Aswin menegaskan, operasi ini adalah bentuk komitmen TNI-Polri untuk menjaga Labuhanbatu bersih dari narkoba.

“Kami tidak akan beri ruang sedikit pun bagi pengedar. Ini peringatan keras. Siapa pun yang coba merusak generasi bangsa dengan narkoba, akan kami tindak tegas,” tegas Kapten Aswin.

Ia juga mengajak masyarakat menjadi mata dan telinga aparat. “Laporkan jika ada aktivitas mencurigakan. Labuhanbatu harus bebas narkoba, dan itu hanya bisa kita wujudkan bersama,” ujarnya.

Operasi berakhir pukul 01.00 WIB dalam keadaan aman dan kondusif. Penyelidikan terhadap asal-usul barang dan jaringan pelaku terus berjalan.

 

( Tim/Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *