Bersuarakyat Online
LABUHANBATU – Anggota DPRD Sumatera Utara dari Fraksi Partai NasDem, Haji Tengku Milwan, menegaskan bandar dan pengedar narkoba adalah musuh bersama yang harus diperangi secara kolektif oleh seluruh lapisan masyarakat.
Pernyataan itu disampaikannya saat memimpin sosialisasi Peraturan Daerah Sumut Nomor 1 Tahun 2019 tentang Fasilitasi Pencegahan Penyalahgunaan Narkotika, Psikotropika, dan Zat Adiktif Lainnya di Kabupaten Labuhanbatu.

Kegiatan yang dihadiri pelajar, tokoh masyarakat, dan pemuda ini menempatkan pencegahan sebagai prioritas utama. HT Milwan mengingatkan ancaman narkoba tidak hanya merusak individu, tetapi juga mengancam masa depan generasi muda dan kualitas sumber daya manusia.
“Jangan sampai anak-anak kita kehilangan masa depan. Mereka harus fokus belajar, mengejar cita-cita, dan menjadi penerus yang membangun daerah,” ujarnya.
Legislator daerah pemilihan Sumut VI yang meliputi Labuhanbatu, Labuhanbatu Utara, dan Labuhanbatu Selatan itu menekankan pencegahan harus dimulai dari lingkungan keluarga, sekolah, hingga masyarakat.
Edukasi sejak dini dinilai sebagai langkah paling strategis untuk memutus mata rantai penyalahgunaan.

Untuk memperkuat materi, HT Milwan menghadirkan akademisi FISIP Universitas Sumatera Utara, DR. Faisal Andri Mahrawa, S.IP, M.Si, Dalam paparannya, DR. Faisal menekankan pembentukan karakter, wawasan luas, dan tujuan hidup yang jelas sebagai benteng utama agar remaja tidak mudah terjerumus.
“Kuncinya: tekun belajar, memperluas wawasan, dan memilih pergaulan yang positif,” jelasnya.
Ia juga menegaskan perbedaan pendekatan: pengguna narkoba harus dipandang sebagai korban yang butuh rehabilitasi, sementara penindakan tegas harus difokuskan pada jaringan pengedar.
“Pemakai harus disembuhkan. Musuh sesungguhnya adalah bandar yang merusak masa depan anak bangsa,” tegasnya.
Ia pun mendorong sinergi antara pemerintah daerah, aparat penegak hukum, tokoh masyarakat, dan institusi pendidikan.
Dalam sesi dialog, peserta mengusulkan pembangunan fasilitas rehabilitasi serta meminta aparat lebih konsisten memburu jaringan hingga ke tingkat bandar.

Tokoh pemuda Labuhanbatu, Tengku Muhammad Arif Akbar, sangat mengapresiasi langkah HT Milwan yang terus turun langsung ke sekolah dan masyarakat.
“Beliau tidak hanya berbicara di ruang rapat, tetapi hadir di tengah masyarakat. Semangatnya yang luar biasa meski usia tak lagi muda patut menjadi teladan,” kata Arif.
Ia melaporkan serangkaian sosialisasi telah digelar pada 8–9 Juni dan dijadwalkan berlanjut pada 19–20 Juni mendatang.
Kegiatan ini menjadi langkah nyata memperkuat kesadaran publik sekaligus membangun kolaborasi erat antara masyarakat dan pemerintah dalam memutus peredaran narkoba di wilayah Labuhanbatu dan sekitarnya.(Red)