Polres Lingga Dukung Sinergi Lintas Sektor Tingkatkan Pelayanan Kesehatan

Bersuarakyat.online, Lingga – Melalui Ps. Kanit Binmas Polsek Dabo Singkep AIPTU Jefry Zona Smoza mewakili Kapolsek Dabo Singkep menghadiri kegiatan Lokakarya Mini Tribulanan Lintas Sektor dan Lintas Program Wilayah Kerja UPT Puskesmas Dabo Lama Tahun 2026 yang berlangsung di Gedung Sanggar Praja Dabo Singkep, Senin (8/6/2026). Kegiatan ini dihadiri unsur pemerintah kecamatan, TNI-Polri, Dinas Kesehatan, kepala puskesmas, lurah, kepala desa, serta kepala sekolah se-Kecamatan Singkep. Lokakarya tersebut menjadi sarana koordinasi dan evaluasi bersama dalam mendukung peningkatan pelayanan kesehatan masyarakat serta pembangunan daerah yang berkelanjutan. Camat Singkep Agustiar menegaskan pentingnya sinergi seluruh pemangku kepentingan dalam mendukung program kesehatan, baik promotif, preventif, kuratif maupun rehabilitatif guna meningkatkan derajat kesehatan masyarakat. Sementara itu, Kepala UPT Puskesmas Dabo Lama dr. Hesti Ningrum memaparkan evaluasi program kesehatan tahun 2026 beserta berbagai tantangan yang dihadapi, seperti peningkatan kewaspadaan terhadap Demam Berdarah Dengue (DBD), keterbatasan sumber daya manusia sesuai standar Permenkes Nomor 19 Tahun 2024, serta optimalisasi sarana dan prasarana pelayanan kesehatan. Selain itu, disampaikan pula rencana kegiatan Triwulan II Tahun 2026 yang meliputi pembinaan Posyandu dan ILP, deteksi dini dan cek kesehatan gratis, imunisasi, penyelidikan epidemiologi DBD, pendampingan ODGJ dan ODMK, pelayanan kesehatan ibu dan anak, Posyandu lansia, pemberian makanan tambahan berbasis pangan lokal, serta pelaksanaan GERMAS di sekolah dan desa. Kapolres Lingga AKBP Dr. P.M. Nababan, S.H., S.I.K., M.H., melalui Kapolsek Dabo Singkep IPTU Rosy H. Pardede, S.H., menyampaikan bahwa Polri khusus nya Polres Lingga mendukung seluruh program kesehatan masyarakat melalui kolaborasi lintas sektor yang berkelanjutan. “Kesehatan masyarakat merupakan fondasi utama pembangunan daerah. Polri mendukung penuh sinergi pemerintah, tenaga kesehatan, TNI, dan seluruh elemen masyarakat dalam mewujudkan pelayanan kesehatan yang optimal, termasuk pencegahan dan penanganan DBD di Kabupaten Lingga,” ujar IPTU Rosy. Sebagai bentuk komitmen mendukung program pemerintah di bidang kesehatan, Polres Lingga bersama jajaran Polsek terus memperkuat sinergi dengan instansi terkait dan pemerintah daerah melalui berbagai kegiatan kemasyarakatan serta penguatan peran Bhabinkamtibmas dalam mengedukasi dan mendorong pola hidup sehat di tengah masyarakat. (DENDI)

Read More

Sambut Hari Jadi ke-18, Bupati Labusel Matangkan Persiapan Bersama Seluruh Perangkat Daerah

Bersuarakyat.online Kotapinang – Pemerintah Kabupaten Labuhanbatu Selatan mulai mematangkan berbagai persiapan menjelang peringatan Hari Jadi Kabupaten Labuhanbatu Selatan ke-18 Tahun 2026. Langkah tersebut ditandai dengan rapat koordinasi yang dipimpin langsung oleh Bupati Labuhanbatu Selatan, Fery Sahputra Simatupang, di Aula Lantai III Kantor Bupati Labuhanbatu Selatan, Senin (08/06/2026). Rapat dihadiri Wakil Bupati Syahdian Purba Siboro, Sekretaris Daerah M. Reza Pahlevi Nasution, para pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), camat, serta unsur terkait yang akan mengambil bagian dalam pelaksanaan rangkaian kegiatan Hari Jadi Kabupaten Labuhanbatu Selatan. Dalam kesempatan tersebut, Bupati Fery menekankan pentingnya membangun koordinasi yang kuat antarperangkat daerah agar seluruh rangkaian kegiatan dapat terlaksana secara optimal. Menurutnya, keberhasilan peringatan Hari Jadi tidak hanya diukur dari kemeriahan acara, tetapi juga dari sejauh mana kegiatan tersebut mampu melibatkan masyarakat dan memberikan dampak positif bagi daerah. Bupati menyampaikan bahwa usia ke-18 menjadi momentum penting bagi Kabupaten Labuhanbatu Selatan untuk terus memperkuat semangat kebersamaan serta meningkatkan partisipasi seluruh elemen masyarakat dalam mendukung pembangunan daerah. “Hari Jadi Kabupaten Labuhanbatu Selatan harus menjadi milik seluruh masyarakat. Karena itu, kegiatan yang dilaksanakan harus mampu menghadirkan kebersamaan, menumbuhkan rasa bangga terhadap daerah, dan menjadi ruang bagi masyarakat untuk turut berpartisipasi,” ujar Bupati. Berbagai agenda yang direncanakan dalam peringatan Hari Jadi ke-18 antara lain kegiatan olahraga dan perlombaan, pertunjukan seni budaya, pameran UMKM, serta sejumlah kegiatan sosial yang melibatkan masyarakat dari berbagai kalangan. Melalui kegiatan tersebut, pemerintah daerah berharap potensi lokal dapat semakin dikenal sekaligus menjadi sarana mempererat hubungan antara pemerintah dan masyarakat. Selain membahas konsep pelaksanaan kegiatan, rapat juga mengevaluasi kesiapan masing-masing perangkat daerah serta menyusun langkah-langkah strategis guna memastikan seluruh agenda dapat berjalan sesuai rencana. Setiap OPD diminta mengambil peran aktif sesuai tugas dan tanggung jawab yang telah ditetapkan. Di tengah kebijakan efisiensi anggaran, Bupati Fery mengingatkan seluruh jajaran agar tetap mengedepankan kreativitas, inovasi, dan semangat gotong royong dalam pelaksanaan kegiatan. “Kita ingin menghadirkan perayaan yang sederhana namun berkesan, tertata dengan baik, dan mampu memberikan manfaat bagi masyarakat. Semangat kebersamaan dan kerja sama menjadi modal utama untuk mewujudkan hal tersebut,” tegasnya. Melalui rapat koordinasi ini, Pemerintah Kabupaten Labuhanbatu Selatan berharap seluruh persiapan dapat berjalan sesuai tahapan yang telah ditetapkan sehingga peringatan Hari Jadi Kabupaten Labuhanbatu Selatan ke-18 Tahun 2026 dapat berlangsung lancar, meriah, dan menjadi momentum memperkuat kebersamaan dalam membangun daerah yang semakin maju dan berdaya saing.

Read More

Wamen Ossy Sebut Latsarmil Perkuat Karakter dan Integritas ASN

Bersuarakyat.online Medan – Wakil Menteri Agraria dan Tata Ruang/Wakil Kepala Badan Pertanahan Nasional (Wamen ATR/Waka BPN), Ossy Dermawan, menghadiri Upacara Penutupan Pelatihan Dasar Militer (Latsarmil) Komponen Cadangan (Komcad) Aparatur Sipil Negara (ASN) Kementerian/Lembaga Gelombang I Tahun 2026. Melalui rilis yang diterima media pada Senin (8/6/2026) dalam sambutannya, Wamen Ossy menyebut bahwa pelatihan ini menjadi bekal penting yang bisa mendukung ASN dalam menjalankan tugasnya melayani masyarakat. “Di tengah tantangan nasional saat ini, pembinaan dan pendidikan karakter merupakan satu hal yang sangat fundamental. Pembinaan karakter, kedisiplinan, integritas, bagaimana kita berempati, membantu masyarakat, semua nilai-nilai tersebut tentunya termaktub dalam program yang diberikan dalam Latsarmil Komcad ini,” ujar Wamen Ossy saat ditemui usai menghadiri penutupan Latsarmil ASN Komcad, di Skadron Udara 17 Landasan Udara (Lanud) Halim Perdana Kusuma, Jakarta. Upacara Penutupan Latsarmil ASN Komcad ini dipimpin langsung oleh Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB), Rini Widyantini sebagai inspektur upacara. Adapun total peserta Latsarmil ASN Komcad Gelombang I Tahun 2026 mencapai 1.758 personel. Kementerian ATR/BPN sendiri mengirimkan 23 pegawai untuk mengikuti Latsarmil ASN Komcad periode perdana. Wamen Ossy menilai pengalaman ini akan memberikan manfaat jangka panjang bagi para peserta, baik dalam kehidupan sehari-hari maupun saat menjalankan tugas sebagai ASN. “Bagi kementerian ini akan sangat bermanfaat karena menambah lagi nilai-nilai baik dari para pegawai-pegawai kita. Apalagi di usia-usia mereka yang baru saja mengabdi untuk bangsa dan negara, tentunya harus diberikan landasan yang sangat kuat melalui Latsarmil yang diselenggarakan oleh Kementerian Pertahanan dan Kementerian PANRB ini,” ucap Wamen ATR/Waka BPN. Ke depan, Wamen Ossy berharap para ASN yang menjadi peserta Latsarmil Komcad senantiasa siap dalam membela bangsa dan negara. Ia menyebut, membela bangsa dan negara ini tak melulu konotasinya perang, namun kepada pekerjaan sehari-hari para ASN sebagai pelayan publik. “Bisa juga diwujudkan dalam membantu masyarakat, memberikan pelayanan yang baik pada saat bekerja kepada masyarakat, saling tolong-menolong, saling bantu-membantu. Diaplikasikanlah ilmu yang telah diterima selama latihan dasar militer ini,” tutur Wamen Ossy. Di akhir upcara, Wamen Ossy bersalaman dan berfoto bersama para ASN Komcad dari Kementerian ATR/BPN. Para peserta Komcad ATR/BPN Gelombang I tahun ini berasal dari Kantor Pusat dan Kanwil BPN Provinsi DKI Jakarta. Turut mendampingi Wamen Ossy dalam kegiatan ini, Kepala Biro Sumber Daya Manusia (SDM), Budi Santosa. #Red

Read More

Menteri Nusron Ajak Masyarakat Sertipikatkan Tanah Wakaf untuk Lindungi Aset Umat

Bersuarakyat.online Medan – Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Nusron Wahid, mengajak masyarakat untuk segera menyertipikatkan tanah wakaf guna mengamankan aset umat dari berbagai potensi sengketa di masa mendatang. Pesan tersebut ia sampaikan dalam pidatonya di acara International Conference on Pesantren (ICOP) 2026 dan Penyerahan Sertipikat Wakaf, yang diselenggarakan di Universitas Darunnajah, Jakarta pada Sabtu (06/06/2026). “Pesan dari acara ini adalah memberikan sinyal dan ajakan yang kuat kepada masyarakat, terutama para pemangku kepentingan agar segera menyertipikatkan tanah wakafnya. Wakaf merupakan aset publik, aset umat. Tidak boleh hilang, kalau aset publik hilang yang dirugikan bukan hanya wakif, tetapi juga masyarakat yang memanfaatkan wakaf tersebut,” ujar Menteri Nusron. Di depan ribuan peserta ICOP 2026, Menteri ATR/Kepala BPN menjelaskan bahwa sertipikasi tanah adalah langkah yang penting dilakukan untuk melindungi aset wakaf. Dengan sertipikat, negara memberikan pengakuan dan perlindungan terhadap aset wakaf sehingga pemanfaatannya dapat terus berlangsung bagi kepentingan umat. “Dengan sertipikat, negara mengakui dan melindungi aset tersebut,” kata Menteri Nusron. Sebagai bentuk komitmen mengamankan aset umat melalui sertipikasi tanah wakaf, Kementerian ATR/BPN pada kesempatan ini menyerahkan sebanyak 1.032 sertipikat. Jumlah tersebut meliputi 251 sertipikat untuk aset di Banten, 687 sertipikat di Jawa Barat, dan 94 sertipikat di DKI Jakarta. Dari total sertipikat yang diserahkan, sebanyak 1.029 merupakan sertipikat tanah wakaf, sedangkan tiga lainnya adalah Sertipikat Hak Milik (SHM) untuk badan hukum keagamaan. Sertipikasi tanah wakaf ini terus didorong percepatannya. Menurut Menteri Nusron, tanah wakaf yang belum bersertipikat rentan menimbulkan persoalan di kemudian hari, baik berupa sengketa kepemilikan maupun konflik pemanfaatan lahan. Oleh karena itu, ia mendorong para wakif, nazir, serta pengelola lembaga keagamaan untuk segera mengamankan tanah wakaf melalui sertipikasi tanah. Seiring dengan upaya tersebut, Menteri Nusron mengapresiasi meningkatnya kesadaran masyarakat dalam menyertipikatkan tanah wakaf sebagai bentuk perlindungan terhadap aset umat. “Saya berterima kasih kepada para wakif dan nazir. Kesadaran untuk menyertipikatkan tanah wakaf semakin meningkat. Ini menunjukkan kesadaran untuk mengamankan aset umat juga meningkat,” tuturnya. Pada kesempatan yang sama, President of Darunnajah University, Hadiyanto Arief, menyatakan bahwa wakaf juga memiliki peran sebagai fondasi keberlangsungan lembaga pendidikan Islam. Dari kepastian hukum yang diberikan sertipikat tanah membuka peluang keberlanjutan dalam pengelolaan aset pendidikan. “Wakaf adalah fondasi yang paling stabil bagi lembaga pendidikan Islam. Stabil dalam dua makna, yaitu kokoh secara legal standing dan kokoh karena ditopang oleh kuasa Allah SWT,” tutur Hadiyanto Arief. ICOP yang merupakan agenda tahunan ini sudah terselenggara empat kali. Di tahun keempatnya, ICOP 2026 mengangkat tema soal wakaf, yang mana penyelenggaraannya diadakan melalui kolaborasi antara Universitas Darunnajah dan Kementerian ATR/BPN. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya memperkuat perlindungan aset keagamaan sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya sertipikasi tanah wakaf. Rangkaian acara ini juga dihadiri President of Darunnajah, Sofwan Manaf; Rektor Universitas Darunnajah, Much Hasan Darojat; perwakilan Kementerian Agama; mahasiswa Universitas Darunnajah; serta ribuan penerima sertipikat wakaf. Turut mendampingi Menteri ATR/Kepala BPN dalam kesempatan ini, Wakil Menteri ATR/Wakil Kepala BPN, Ossy Dermawan; Direktur Jenderal Pengendalian dan Penertiban Tanah dan Ruang (PPTR), Lampri; Direktur Pengaturan Pendaftaran Tanah dan Ruang, PPAT, dan Mitra Kerja, Ana Anida; serta Kepala Kantor Wilayah BPN Provinsi DKI Jakarta, Banten, dan Jawa Barat beserta jajaran. #Red

Read More

Dari Pesantren untuk Indonesia: HT Milwan Dorong Santri Berprestasi dan Berjiwa Kebangsaan

Bersuarakyat Online LABUHANBATU — Anggota DPRD Sumatera Utara Fraksi Partai NasDem, HT Milwan menggelar kegiatan Penyebarluasan Ideologi Pancasila dan Penguatan Wawasan Kebangsaan di Pondok Pesantren Salafiyah Raudhatul Ulum, Bilah Hulu, Kabupaten Labuhanbatu, Senin (8/6). Kegiatan tersebut menghadirkan akademisi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Sumatera Utara, Dr. Faisal Andi Mahrawa, sebagai narasumber. Ratusan santri dan pengurus pondok pesantren mengikuti agenda yang berlangsung secara dialogis dan interaktif. Kedatangan HT Milwan bersama rombongan disambut pimpinan pondok pesantren, Buya Dr. Buqori Fasa, beserta pengurus dengan lantunan selawat. Dalam pemaparannya, Faisal Andi Mahrawa menekankan pentingnya penguatan nilai-nilai Pancasila, wawasan kebangsaan, dan pembangunan karakter generasi muda di tengah perkembangan sosial serta teknologi yang semakin pesat. Menurutnya, santri perlu memiliki arah pendidikan yang jelas sejak dini agar mampu bersaing dan memberikan kontribusi positif bagi bangsa. “Santri harus memiliki tujuan yang jelas dalam pendidikan. Tentukan arah sejak awal agar proses belajar lebih fokus,” ujar Faisal di hadapan peserta. Ia juga mendorong para santri memanfaatkan perkembangan teknologi dan akses informasi untuk mencari peluang pendidikan, termasuk program beasiswa prestasi. Menurut Faisal, keterbatasan ekonomi tidak seharusnya menjadi hambatan untuk melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi. Ia mengaku menempuh pendidikan melalui jalur beasiswa, mulai dari jenjang sarjana di Universitas Airlangga, magister di Universitas Indonesia, hingga doktoral di Universitas Padjadjaran. Selain berkiprah di dunia akademik, Faisal juga aktif sebagai pembicara dalam berbagai forum kebangsaan tingkat regional dan nasional serta terlibat dalam organisasi pers siber, Jaringan Media Siber Indonesia. Diskusi berlangsung aktif. Sejumlah santri mengajukan pertanyaan terkait penerapan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari, strategi meraih prestasi akademik, hingga peluang memperoleh beasiswa pendidikan. Dalam sesi dialog, Faisal turut menekankan pentingnya adab dalam menuntut ilmu. “Ilmu tanpa adab akan kehilangan arah,” katanya. Sementara itu, HT Milwan mengatakan kegiatan penguatan wawasan kebangsaan di lingkungan pesantren penting untuk membentuk karakter generasi muda yang memiliki semangat nasionalisme tanpa meninggalkan nilai-nilai keagamaan. “Kami ingin santri memiliki pemahaman kebangsaan yang kuat tanpa meninggalkan nilai-nilai keagamaan,” ujar Milwan. Pendamping kegiatan, Alhadi, menyebut program tersebut menyasar pelajar dan generasi muda sebagai penerus bangsa. Di kesempatan yang sama, Buya Buqori Fasa menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan kegiatan di lingkungan pesantren yang dipimpinnya. Ia juga mengungkapkan Alhamdulillah pondok pesantren menerima bantuan material berupa 100 zak semen untuk mendukung perbaikan akses jalan di kawasan pesantren, ujar Buqori Fasa. Ia juga berharap usulan pembangunan madrasah di Pondok Pesantren Salafiyah Raudhatul Ulum Bilah Hulu dapat memperoleh dukungan dari pemerintah provinsi. Berdasarkan pantauan di lokasi, kegiatan berlangsung tertib dan mendapat sambutan positif dari pimpinan pondok pesantren maupun masyarakat sekitar. Usai kegiatan sosialisasi, HT Milwan bersama pimpinan pondok turut berziarah ke makam pendiri Pondok Pesantren Salafiyah Raudhatul Ulum.(Red).

Read More

Bupati Paluta H.Reski Basyah Didampingi Sekda Dr.Patuan Rahmat Syukur P Menyerahkan Penghargaan Purna Tugas Pensiun ASN

Bersuarakyat.online Bupati Padang Lawas Utara H. Reski Basyah Harahap, S.STP., M.Si., (H.Obon) didampingi Sekretaris Daerah Dr. Patuan Rahmat Syukur P Hasibuan, S.STP., MM, menyerahkan penghargaan kepada delapan orang Aparatur Sipil Negara (ASN) yang memasuki masa purna tugas (pensiun) pada apel pagi yang dilaksanakan di halaman Kantor Bupati, Pada Senin : 08/06/2026. Penghargaan tersebut diberikan sebagai bentuk apresiasi dan penghormatan atas dedikasi, loyalitas, serta pengabdian para ASN selama menjalankan tugas sebagai abdi negara dan pelayan masyarakat. Kegiatan ini juga dirangkaikan dengan penyerahan piagam penghargaan, cendera mata dan santunan Korpri secara simbolis oleh Asisten I kepada masing-masing ASN sebagai bentuk penghormatan atas pengabdian mereka kepada negara dan daerah. Adapun pegawai yang pensiun antara lain: 1. Sofyan Endamora, S.H. – Dinas Pendidikan Kabupaten Padang Lawas Utara 2. Hirasmawati Dalimunthe, S.Pd. – SDN No. 100290 Parmeraan 3. Rosmia Harahap, A.Ma.Pd., S.Pd.SD. – SDN No. 100050 Pasar Matanggor 4. Elidawati Hasibuan, S.Pd.I. – SDN No. 101420 Padang Bujur 5. Nurhayani Hasibuan, S.Pd., M.M. – SMP Negeri 2 Portibi 6. Sarminah HSB, S.Pd. – SDN No. 102020 Paya Baung 7. Khairani Hasibuan, S.Pd.I. – TK Negeri Balakka 1 Padang Bolak 8. Nursaripa Harahap, S.Pd. – SDN No. 101110 Gunungtua. Suasana haru dan penuh penghormatan mewarnai prosesi penyerahan penghargaan tersebut. Kegiatan ini sekaligus menjadi bentuk komitmen Pemerintah Kabupaten Padang Lawas Utara dalam menghargai jasa dan pengabdian para ASN yang telah mendedikasikan tenaga, pikiran, dan waktunya untuk kemajuan daerah serta kesejahteraan masyarakat.   Harahap Kuro-Kuro.

Read More

KELOMPOK TANI SUMBER SARI DESA SEI APUNG KASAT RESKRIM POLRES LABUHAN BATU SEPELE TERKAIT LAPORAN MEREKA ATAS BERULANGNYA PENGANIAYAAN DAN PEMBAKARAN DI DESA SUNGAI APUNG

Bersuarakyat.online Labuhanbatu Utara – Kelompok Tani Sumber Sari menyampaikan keprihatinan mendalam sekaligus kecaman keras atas kembali terjadinya dugaan tindak pidana penganiayaan terhadap pekerja yang disertai pembakaran pondok dan kendaraan pekerja di areal perkebunan Desa Sungai Apung, Kecamatan Kualuh Hilir, Kabupaten Labuhanbatu Utara. Peristiwa yang terjadi hari ini bukanlah kejadian pertama, Berbagai tindakan kekerasan yang diduga melibatkan pihak-pihak yang sama telah berulang kali terjadi di lokasi tersebut. Namun hingga saat ini masyarakat belum melihat adanya tindakan hukum yang mampu menghentikan rangkaian peristiwa yang terus berulang dan semakin mengkhawatirkan. Dalam kejadian terbaru, seorang pekerja mengalami luka robek di bagian kepala hingga mengeluarkan darah, luka robek pada tangan yang diduga akibat terkena egrek, tangan kiri terkilir, serta memar di beberapa bagian tubuh akibat dugaan penganiayaan yang dilakukan secara bersama-sama oleh sekelompok orang. Tidak hanya itu, pada hari yang sama juga terjadi pembakaran pondok tempat tinggal pekerja dan pembakaran sejumlah kendaraan milik pekerja. Tindakan tersebut tidak hanya menimbulkan kerugian materil, tetapi juga menimbulkan trauma, rasa takut, dan ketidakpastian bagi para pekerja serta keluarganya. Kelompok Tani Sumber Sari menilai bahwa rangkaian kejadian yang terus berulang ini telah menunjukkan adanya ancaman serius terhadap keamanan dan keselamatan masyarakat. Situasi ini tidak dapat lagi dipandang sebagai konflik biasa, melainkan sebagai peristiwa yang berpotensi mengganggu ketertiban umum dan membahayakan jiwa masyarakat apabila tidak segera ditangani secara tegas. Kami juga mempertanyakan efektivitas penanganan berbagai laporan yang telah disampaikan sebelumnya kepada Polres Labuhanbatu. Sampai hari ini, masyarakat masih menunggu tindakan nyata terhadap pihak-pihak yang telah dilaporkan dalam sejumlah kasus yang terjadi di lahan Kelompok Tani Sumber Sari. Berdasarkan ketentuan hukum pidana yang berlaku, termasuk Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana, dugaan penganiayaan yang mengakibatkan korban mengalami luka fisik, terlebih apabila dilakukan secara bersama-sama, merupakan tindak pidana serius. Demikian pula tindakan pembakaran pondok dan kendaraan yang mengakibatkan kerugian serta berpotensi membahayakan keselamatan orang lain merupakan perbuatan yang memiliki konsekuensi hukum berat dan harus ditangani secara cepat dan profesional. Oleh karena itu, Kelompok Tani Sumber Sari mendesak Kapolres Labuhanbatu untuk turun langsung ke lokasi kejadian dan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap penanganan perkara yang selama ini dilakukan oleh jajaran Satuan Reserse Kriminal Polres Labuhanbatu. Berulangnya penganiayaan, pembakaran pondok, dan pembakaran kendaraan pekerja menunjukkan bahwa upaya penegakan hukum yang dilakukan selama ini belum mampu memberikan efek jera maupun rasa aman kepada masyarakat. Kami meminta agar seluruh laporan yang telah masuk segera ditindak lanjuti secara profesional, transparan, dan sesuai ketentuan hukum yang berlaku. Pihak-pihak yang diduga terlibat harus segera diperiksa dan diproses berdasarkan alat bukti yang tersedia sehingga masyarakat memperoleh kepastian hukum. Kelompok Tani Sumber Sari khawatir apabila kondisi ini terus dibiarkan tanpa tindakan yang tegas, maka para pelaku akan semakin berani melakukan tindakan kekerasan karena merasa tidak tersentuh hukum. Situasi demikian berpotensi memicu konflik yang lebih besar dan dapat mengakibatkan jatuhnya korban yang lebih banyak di kemudian hari. Kami menegaskan bahwa masyarakat tidak meminta perlakuan istimewa Masyarakat hanya meminta agar hukum ditegakkan secara adil, cepat, dan tanpa pandang bulu. Negara harus hadir untuk melindungi masyarakat, bukan hadir setelah korban berjatuhan. “Kami mendesak Kapolres Labuhanbatu untuk turun langsung ke lapangan, mengevaluasi penanganan perkara yang telah berulang kali dilaporkan masyarakat, serta memastikan setiap dugaan tindak pidana penganiayaan dan pembakaran diproses secara tegas sesuai hukum yang berlaku. Jangan sampai masyarakat kehilangan rasa aman dan kepercayaan terhadap penegakan hukum akibat berulangnya kekerasan yang tidak kunjung terselesaikan,Kan tidak harus masyrakat kelompok tani berdiri didepan kapolres ini atau dikapolda beramai-ramai baru harus ditanggapi, permintaan kami sederhana tangkap pelaku penganiayaan dan pembacokan tersebut.”   (Tim/Red)

Read More

TEAM MACAN PESISIR POLSEK PANAI HILIR UNGKAP KASUS PEMBOBOLAN BROMBANG HOTEL, DUA PELAKU BERHASIL DITANGKAP

Bersuarakyat.online LABUHANBATU — Team Macan Pesisir Unit Reskrim Polsek Panai Hilir yang dipimpin Kanit Reskrim IPTU Bambang Wahyudi, SH, MH berhasil mengungkap kasus tindak pidana pencurian dengan pemberatan yang terjadi di Brombang Hotel, Jalan Ahmad Yani Lingkungan VI Kelurahan Sei Berombang Kecamatan Panai Hilir Kabupaten Labuhanbatu. Pengungkapan tersebut dilakukan setelah Kapolsek Panai Hilir IPTU Yuna Hendrawan Gultom, SH, MH memerintahkan Unit Reskrim melakukan penyelidikan usai menerima laporan pengaduan dari korban pada Sabtu, 07 Juni 2026 sekira pukul 16.00 WIB. Dalam kasus ini, dua pelaku berhasil diamankan masing-masing bernama ANTO (31), warga Lingkungan IV Kelurahan Sei Berombang Kecamatan Panai Hilir Kabupaten Labuhanbatu dan KURNIAWAN (26), warga Lingkungan V Kelurahan Sei Berombang Kecamatan Panai Hilir Kabupaten Labuhanbatu. Korban dalam peristiwa tersebut diketahui bernama Sukanto Tjeng (66), seorang wiraswasta yang berdomisili di Jalan Ahmad Yani Lingkungan VI Kelurahan Sei Berombang Kecamatan Panai Hilir Kabupaten Labuhanbatu. Peristiwa pencurian diketahui terjadi pada Kamis, 04 Juni 2026 sekira pukul 06.00 WIB. Saat itu korban yang baru bangun tidur langsung mengecek seputaran Brombang Hotel dan mendapati satu unit dinamo mesin telah hilang. Korban kemudian bersama dua penjaga malam yakni Sahrial dan Edi Hamzah melakukan pengecekan di sekitar lokasi dan menemukan sejumlah barang lainnya turut hilang, di antaranya sarang mesin semprotan air, sarang lampu neon, sarang AC outdoor atau kompresor serta beberapa baut besi. Saat melakukan pemeriksaan di sekitar hotel, korban menemukan pintu seng bagian belakang telah dirusak. Dari hasil penelusuran jejak pelaku, ditemukan beberapa barang milik hotel yang tertinggal berupa baut ukuran 18 mm, sarang lampu neon, sarang mesin semprotan air dan sarang AC outdoor atau kompresor. Akibat kejadian tersebut, korban mengalami kerugian material sebesar Rp20.200.000 (dua puluh juta dua ratus ribu rupiah). Menindaklanjuti laporan tersebut, Team Macan Pesisir Polsek Panai Hilir melakukan cek tempat kejadian perkara (TKP), memeriksa rekaman CCTV dan menelusuri jejak pelaku hingga akhirnya mengidentifikasi kedua pelaku. Pelaku Kurniawan berhasil diamankan terlebih dahulu di Lingkungan V Kelurahan Sei Berombang. Saat diinterogasi, Kurniawan mengakui perbuatannya melakukan pencurian bersama rekannya bernama Anto. Berdasarkan pengakuan tersebut, petugas kemudian melakukan pencarian terhadap Anto dan berhasil mengamankannya tanpa perlawanan. Kedua pelaku selanjutnya dibawa ke Polsek Panai Hilir guna proses penyidikan lebih lanjut. Dari hasil pemeriksaan, kedua pelaku mengaku barang hasil curian dijual kepada pedagang barang bekas yang dikenal bernama Nawan dan Ipin di wilayah Kelurahan Sei Berombang. Dari hasil penjualan barang curian tersebut, para pelaku memperoleh uang sebesar Rp650.000. Petugas juga telah melakukan pencarian terhadap Nawan dan Ipin, namun keduanya belum ditemukan karena tidak berada di tempat. Adapun barang bukti yang berhasil diamankan di antaranya tiga buah baut ukuran 18 mm, satu buah sarang mesin semprot air, dua buah sarang lampu neon, satu buah sarang AC outdoor atau kompresor, tiga lembar bon faktur pembelian barang, satu buah flashdisk berisikan rekaman CCTV serta satu buah celana pendek warna hitam. Berdasarkan hasil penyidikan, penyidik telah menemukan minimal dua alat bukti berupa keterangan saksi-saksi, barang bukti dan keterangan tersangka sehingga terhadap tersangka Kurniawan dan Anto dipersangkakan melakukan tindak pidana pencurian dengan pemberatan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 477 ayat (2) KUHPidana. Polsek Panai Hilir menegaskan akan terus melakukan pengembangan guna mencari keberadaan penadah barang hasil curian tersebut. #Red

Read More

Bupati Paluta H.Reski Basyah Bersama Kaban BKD Andi S Marpaung, Ikut Menghadiri Kegiatan Ekspose Di Kantor BKN

Bersuarakyat.online Bupati Padang Lawas Utara (Paluta) H.Reski Basyah Harahap, S.STP., MSi (H.Obon) Bersama Kepala Badan Kepegawai Daerah Kab Paluta ikut menghadiri kegiatatsn Ekspose di Badan Kepegawaian Negara, Dalam upaya memperkuat Sistem Merit pada pengelolaan Aparatur Sipil Negara (ASN), Pemerintah Kabupaten Padang Lawas Utara melaksanakan kegiatan Ekspose Manajemen Talenta di Kantor Badan Kepegawaian Negara (BKN), Jakarta, Pada Rabu : 03/06/2026. ​Kegiatan strategis ini dihadiri langsung oleh Bupati Padang Lawas Utara, H. Reski Basyah Harahap, S.STP., M.Si., yang didampingi oleh sejumlah pejabat daerah, di antaranya Asisten Administrasi Umum Eva Sartika Siregar, S.H., M.Kn., Plt. Kepala BKPSDM Andi Syahruddin Marpaung, S.Kom., M.M., serta Kepala Bagian Organisasi Sri Asmarini Wali, S.STP., M.Si.⁣ ​Dari pihak BKN, acara ini disambut dan dihadiri oleh Deputi Bidang Pembinaan Penyelenggaraan Manajemen ASN Dr. Herman, M.Si., Direktur Pengembangan Talenta dan Karir ASN Dr. Samsul Hidayat, S.S., M.PSDM., Kepala Kantor Regional VI BKN Medan Dr. Janry H.U.P. Simanungkalit, S.Si., M.Si., beserta Tim Manajemen Talenta BKN Pusat, BKN Regional VI Medan, dan jajaran BKPSDM Kabupaten Padang Lawas Utara.⁣ ​Dalam forum tersebut, tim dari Pemerintah Kabupaten Padang Lawas Utara memaparkan secara komprehensif mengenai progres dan perkembangan implementasi Manajemen Talenta di Lingkungan Pemerintah Daerahnya. Pemaparan ini bertujuan untuk mengukur sejauh mana kesiapan dan efektivitas pengelolaan SDM aparatur di Kabupaten Padang Lawas Utara.⁣ ​Bupati Padang Lawas Utara, H. Reski Basyah Harahap dalam penyampaiannya menegaskan komitmen penuh pemerintah daerah dalam menerapkan sistem tata kelola ASN yang profesional melalui Penerapan manajemen Talenta.⁣ Ini merupakan langkah strategis kami untuk menempatkan ASN pada jabatan yang tepat dan berkesesuaian dengan prinsip sistem merit,” tegas Bupati.⁣ ⁣ Harahap Kuro-Kuro.

Read More

Diduga Rusak Sungai Parbotsian, Mahasiswa Tabagsel Kepung, Tiga Kantor Pemerintahan di Paluta

Paluta-Bersuarakyat.online Aliansi mahasiswa yang tergabung dalam Dewan Pimpinan Pusat Pasukan Aspirasi Mahasiswa Tapanuli Bagian Selatan (DPP PAM-TABAGSEL menggelar aksi unjuk rasa di dinas Perizinan Paluta. Mereka menyoroti karut-marut dugaan aktivitas tambang Galian C ilegal di Desa Sipiongot, Kecamatan Dolok, Kabupaten Padang Lawas Utara (Paluta). Aksi yang diikuti oleh puluhan massa ini melakukan unjuk rasa ke Kantor Dinas Perizinan dan Penanaman Modal (DPMPTSP), serta Kantor Kejaksaan Negeri Paluta. Aliran Sungai Rusak, Diduga Langgar Perda Tata Ruang Gerakan ini dipicu oleh keresahan mendalam atas kerusakan lingkungan di Daerah Aliran Sungai (DAS) Parbotsian. Mahasiswa menduga kuat ada aktivitas pengerukan material sirtu (pasir batu) secara ilegal di kawasan tersebut. Bukan hanya masalah izin, material dari galian yang diduga ilegal tersebut ditengarai digunakan untuk proyek pembangunan jalan Provinsi ruas Sipiongot – batas Tapanuli Selatan. Proyek yang dikerjakan oleh salah satu kontraktor swasta, PT Sumatera Pioner Building Material, dinilai telah melanggar Perda Tata Ruang Kabupaten Paluta. Kami minta ketegasan pemerintah dan aparat penegak hukum. Jangan sampai pembangunan infrastruktur mengorbankan kelestarian lingkungan dan menabrak aturan hukum yang berlaku,” ujar Ammartua Rambe perwakilan massa dalam keterangannya. Lima Tuntutan Harga Mati Mahasiswa Tabagsel Dalam surat pemberitahuan aksi yang beredar, DPP PAM-TABAGSEL membawa 5 poin tuntutan krusial: Rekomendasi Penutupan Terhadap Bupati: Mendesak Bupati Paluta segera mengeluarkan rekomendasi penutupan total aktivitas Galian C di Desa Sipiongot dan menindak oknum di baliknya. Teguran Keras dari UPTD BMCK: Meminta Kepala UPTD BMCK Gunung Tua menegur PT Sumatera Pioner Building Material atas dugaan penggunaan material ilegal. Sanksi dari Dinas Perizinan: Mendesak DPMPTSP Paluta turun ke lapangan dan menjatuhkan sanksi tegas sesuai perundang-undangan. Sanksi Pidana dari Kapolres: Meminta Kapolres Tapanuli Selatan mengusut tuntas mafia tambang dan memberikan sanksi pidana kepada oknum yang “bermain”. Tim Investigasi Kejari: Meminta Kejaksaan Negeri Paluta membentuk tim investigasi khusus untuk mengusut dugaan korupsi atau pelanggaran hukum pada proyek jalan provinsi tersebut. Estimasi Massa Aksi Berdasarkan surat pemberitahuan, unjuk rasa ini akan menggerakkan massa terukur demi menjaga efektivitas dan kekondusifan aksi di lapangan. Isu lingkungan dan dugaan kongkalikong proyek ini diprediksi akan menyedot perhatian publik Paluta dalam beberapa hari ke depan. Hingga berita ini diturunkan, pihak-pihak terkait—baik dari Pemkab Paluta maupun pihak kontraktor—belum memberikan keterangan resmi terkait rencana aksi dan tudingan yang dilayangkan oleh aliansi mahasiswa tersebut.   Harahap Kuro-Kuro.

Read More