IRT Warga Jalan Beringin Padang Matinggi Dilaporkan Dugaan Kekerasan Terhadap Anak 

  Labuhanbatu | Bersuarakyat.online — Didampingi tim kuasa hukum, seorang ibu rumah tangga bernama Fatimah Dingin (32) resmi melaporkan dugaan atas  penganiayaan terhadap putranya, Raja Siregar, ke Polres Labuhanbatu. pada Kamis (3/9/2026) melalui Surat Tanda Terima Laporan Polisi Nomor: STTLP/B/1242/IX/2026/SPKT/POLRES LABUHANBATU/POLDA SUMATERA UTARA   Terlapor dalam dugaan kasus kekerasan anak ini adalah seorang perempuan berinisial E, warga Jl. Baringin, Kelurahan Padang Matinggi, Kecamatan Rantau Utara, Kabupaten Labuhanbatu. Dugaan kekerasan bermula pada Kamis (3/9/2026) sekitar pukul 09.00 WIB. Korban yang sedang bermain di sekitar lokasi pesta pernikahan warga dituduh merusak tanaman singkong milik terlapor menggunakan sebatang kayu. Sekitar pukul 15.00 WIB, terlapor mendatangi korban yang tengah berada di halaman rumahnya. Di lokasi tersebut, terlapor diduga melakukan penganiayaan fisik secara langsung berupa Mencubit tangan kiri korban, Menampar pipi korban; serta Mencekik leher korban Akibat kejadian tersebut, korban mengalami luka memar, rasa sakit pada leher dan pipi, serta trauma psikologis. Usai membuat laporan, Fatimah Dingin menegaskan komitmennya untuk mengawal kasus ini hingga tuntas. “Sebagai ibu, saya sangat sakit hati. Kalaupun ada kekhilafan anak-anak saat bermain, menegur ada batasan dan ethics-nya. Bukan malah main hakim sendiri dengan mencubit, menampar, hingga mencekik anak kecil. Anak saya mengalami trauma dan kesakitan. Kami meminta keadilan agar pelaku diproses sesuai hukum yang berlaku,” ujar Fatimah. Kuasa Hukum Pelapor, OC Panjaitan, S.H., menegaskan bahwa dugaan merusak tanaman sama sekali tidak dapat dijadikan alasan pembenar atas tindakan kekerasan terhadap anak di bawah umur. “Kami mendampingi klien untuk memastikan hak-hak hukum korban terlindungi sepenuhnya. Tindakan kekerasan fisik yang diduga dilakukan terlapor merupakan perbuatan yang tidak dapat ditoleransi,” tegas OC Panjaitan, S.H. Secara konstruksi hukum, terlapor diduga melanggar Pasal 80 jo. Pasal 76C UU No. 35 Tahun 2014 tentang Perubahan atas UU No. 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak, dengan ancaman pidana penjara paling lama 3 tahun 6 bulan dan/atau denda paling banyak Rp72.000.000,-.   “Kami mendesak penyidik Satreskrim Polres Labuhanbatu bertindak cepat dan profesional dalam memeriksa para saksi serta menerbitkan hasil Visum et Repertum demi kepastian hukum korban,” tutup OC Panjaitan, S.H.   Red

Read More

Nur Intan Sihombing seorang Wanita Tuna Wicara Minta Pendampingan Kantor Hukum Beriman Panjaitan, S.H., M.H. & Partners Terkait Kasus Kekerasan Seksual Di Sidodadi Pulo Padang

Bersuarakyat.online – Labuhanbatu, Seorang wanita tuna wicara (bisu) mengalami hal yang tidak pernah terbayangkan dalam hidupnya akibat mengalami kekerasan seksual. Dengan kejadian yang dialami wanita tersebut sang kakak Rosmey Friska E br Sihombing membuat Laporan polisi dengan nomor LP/B/1165/VIII/2026/SPKT/POLRES / POLDA SUMATERA UTARA Tanggal 22 Agustus 2026 Pukul 11.46. dugaan tindak pidana kekerasan seksual yang terjadi di lingkungan Sidodadi, kelurahan Pulo Padang, Kec.Rantau Utara Tanggal 19 Agustus 2026 Pukul 23.30 yang dilakukan seorang berinisial DCP. Rosmey Friska E br Sihombing warga Jalan By Pass, Kec. Rantau Utara sebagai Pelapor Mengatakan kepada media kronologi bermula pada tanggal 18 Agustus 2026 sekira pukul 23.30 Saya ditelpon seseorang bernama Roni Sihombing dan berkata “Datang ito kesini karena Adekmu (Nur Intan Sihombing) keadaannya lagi Hamil biar kita selesaikan masalah ini dan dikarenakan situasi lagi hujan saya tidak jadi datang ke rumah adek saya yang berada di Lingkungan Sidodadi, Kelurahan Pulo Padang, Kec. Rantau Utara, ucapnya. Lalu keesokan harinya tepatnya tanggal 20 Agustus 2026 sekira pukul 09.00 saya datang ke rumah tersebut dan menemukan adek saya dalam keadaan tertidur, melihat itu saya langsung membangunkan dan langsung bertanya dengan bahasa isyarat karena adek saya Nur Intan Sihombing Tuna Wicara (Bisu) Kenapa Hal ini tidak disampaikan ke saya, lalu adek saya memberitahu bahwa dia sudah hamil 7 bulan Setelah dimintai Keterangan adek saya Menjelaskan diduga orang yang melakukannya adalah seorang berinisial DCP dan perbuatan itu sudah mereka lakukan sebanyak 4 kali di suatu tempat yang berada di lingkungan Sidodadi, kelurahan Pulo Padang, Kec.Rantau Utara, tutupnya. Kuasa hukum Beriman Panjaitan, S.H., M.H. meminta kepada Satreskrim Polres Labuhanbatu unit PPA Untuk Mengatensi Khusus kasus ini karena korban Seorang yang punya Keterbatasan yang tinggal sebatang kara. Red

Read More

H.Reski Basyah Harahap, Menegaskan Peran Vital Institusi Kejaksaan Mitra Strategis Pemerintahan

Bersuarakyat.online PALUTA- Bupati Padang Lawas Utara, H. Reski Basyah Harahap, S.STP., M.Si., menegaskan peran vital institusi Kejaksaan sebagai mitra strategis pemerintah daerah dalam menjaga tata kelola dan keberhasilan pembangunan. Penegasan ini disampaikan langsung oleh Bupati saat menghadiri acara syukuran peringatan Hari Lahir Kejaksaan Republik Indonesia yang ke-81 di Kantor Kejaksaan Negeri Padang Lawas Utara, Selasa : 02/9/2026. Dalam sambutannya yang penuh keakraban, Bupati mengapresiasi sinergi yang telah terbangun dengan sangat baik antara Pemkab dan Kejaksaan Negeri Padang Lawas Utara. Kami merasakan kehadiran Kejaksaan di daerah ini bukan hanya dalam penegakan hukum, tetapi juga dalam memberikan pendampingan, pencegahan, dan penguatan tata kelola pemerintahan,” ungkap Bupati. Menyelaraskan dengan tema hari lahir tahun ini, yakni “Mengembalikan Kepercayaan Publik Melalui Penegakan Hukum Yang Berintegritas, Adil dan Humanis”, Bupati memberikan penekanan khusus pada kata ‘kepercayaan’. Menurutnya, fondasi kepercayaan publik tidak bisa berdiri tegak jika hanya mengandalkan relasi kuasa. Kepercayaan tidak dibangun hanya dengan kewenangan. Kepercayaan dibangun dengan integritas, keteladanan, dan rasa keadilan yang benar-benar dirasakan masyarakat,” tegasnya di hadapan para hadirin. Lebih lanjut, ia menggarisbawahi filosofi hukum yang harus dipegang teguh, “Hukum harus tegas. Tetapi hukum juga harus adil, dan hukum harus tetap memiliki sisi kemanusiaan.” Momen perayaan ini juga dimanfaatkan Bupati untuk memberikan instruksi langsung dan tegas kepada seluruh jajaran Pemerintah Kabupaten Padang Lawas Utara. Ia meminta jajarannya untuk berani mengambil langkah tanpa melanggar koridor hukum. Kepada seluruh jajaran Pemerintah Kabupaten Padang Lawas Utara, saya juga selalu menegaskan: Jangan takut bekerja. Tetapi bekerjalah dengan benar. Pahami aturan, jaga integritas, jangan menyalahgunakan kewenangan,” pesannya dengan lugas. Ia pun mewajibkan agar setiap rupiah dari anggaran daerah harus dipastikan memberikan manfaat yang sebesar-besarnya kepada masyarakat. Menutup arahannya, Bupati mengingatkan bahwa meski setiap instansi memiliki tugas yang berbeda, Kejaksaan menjaga keadilan dan kepastian hukum, Pemda menjaga tata kelola, dan Forkopimda menjaga stabilitas daerah, seluruh elemen memiliki satu muara yang sama.   Tujuan kita sama, menjaga kepercayaan masyarakat dan memberikan yang terbaik bagi Padang Lawas Utara,” pungkasnya. Turut hadir dalam acara tersebut, Ketua DPRD Kabupaten Padang Lawas Utara, MULA ROTUA S.SOS., Kapolres Padang Lawas Utara, AKBP DHERY FAJARIANDONO S.I.K M.H., Kajari Padang Lawas Utara, MUHAMMAD JUNAEDI SH.MH., Sekda Padang Lawas Utara, Dr PATUAN RAHMAD SYUKUR P HASIBUAN, S.STP, MM., Pimpinan OPD se-Kabupaten Padang Lawas Utara, dan undangan lainnya.   Harahap Kuro-Kuro.

Read More

HANGAT DAN MERIAH! KAPOLRES PALUTA DHERY FAJARIANDONO SUAPI KAJARI DI HUT KEJAKSAAN KE – 81, SIMBOL SINERGITAS FORKOPIMDA

Bersuarakyat.online PALUTA- Suasana syukur dan kebersamaan begitu terasa di peringatan “Hari Ulang Tahun Kejaksaan Republik Indonesia ke-81 Tahun 2026, yang digelar di Kejaksaan Negeri Padang Lawas Utara, Pada Rabu : 02/09/2026. Acara yang berlangsung meriah itu dihadiri jajaran Forkopimda Paluta. Salah satu momen paling menyentuh dan disukai publik adalah ketika *Kapolres Paluta AKBP Dhery Fajariandono, S.IK., SH, secara langsung mengucapkan selamat dan memberikan kejutan berupa suapan nasi tumpeng serta kue kepada, “Kajari Paluta H. Muhammad Junaidi, SH., MH. Dalam foto yang beredar, terlihat Kapolres Paluta dengan penuh keakraban menyuapi Kajari Paluta. Tawa dan canda mengiringi momen itu, menjadi simbol kuatnya soliditas antara aparat penegak hukum di Kabupaten Paluta. Dirgahayu Kejaksaan RI ke-81. Semoga Kejaksaan semakin profesional, berintegritas, dan terus menjadi garda terdepan dalam menegakkan hukum serta mengayomi masyarakat Paluta*,” ucap Kapolres Dhery Fajariandono di sela acara. Tidak hanya Kapolres, Bupati Paluta H. Reski Basyah Harahap,S.STP.,M.Si, juga terlihat turut serta dalam pemotongan tumpeng dan kue. Dengan semangat “Dalihan Natolu, Bupati menyuapi Kajari sebagai bentuk dukungan penuh Pemerintah Daerah kepada institusi Kejaksaan. Momen kebersamaan itu ditutup dengan foto bersama seluruh unsur Forkopimda di depan meja syukuran yang dihiasi kue ulang tahun dan nasi tumpeng. Sorak “Hidup Kejaksaan!” menggema, menandakan kekompakan yang terjalin. Kajari Paluta H. Muhammad Junaidi, SH., MH, mengaku terharu atas perhatian dan dukungan yang diberikan. “Ini bukan sekadar seremonial. Ini adalah bukti bahwa kita satu. Polisi, Jaksa, Pemerintah Daerah bahu-membahu untuk Paluta yang aman dan maju,” tegas Kajari. Dengan mengusung tema “Memulihkan Kepercayaan Publik Melalui Penegakan Hukum yang Berintegritas, Adil dan Humanis”, peringatan HUT Kejaksaan ke-81 di Paluta menjadi bukti bahwa hukum tidak hanya ditegakkan, tetapi juga dirayakan dengan hati.   Harahap Kuro-Kuro.

Read More

SINERGI DALIHAN NATOLU MENGHANGATKAN HARI JADI KEJAKSAAN KE-81 DI KEJARI PALUTA

Bersuarakyat.online Horas ma di hita saluhutna..!!!! PALUTA- Peringatan “Hari Jadi Kejaksaan Republik Indonesia ke-81 Tahun 2026, di Kejaksaan Negeri Padang Lawas Utara berlangsung penuh hangat, khidmat, dan penuh semangat kebersamaan. Acara yang digelar Pada Rabu : 02/09/2026, ini dihadiri langsung oleh Bupati Paluta H. Reski Basyah Harahap, S.STP., M.Si bersama Kajari Paluta H. Muhammad Junaidi, SH., MH. Kehadiran Bupati menjadi bukti kuatnya semangat. Dalihan Natolu, _somba marhula-hula, elek marboru, manat mardongan tubu_ yang terus dipegang teguh di Bumi Sude ima di daerah nahita cintai Bumi Balakka, kabupaten Padang Lawas Utara. Pantun Acara Dari Biro Bersuarakyat Paluta Harahap Kuro- Kuro. > _Buah manggis buah duku,_ > _Dipetik anak pergi ke ladang._ > _Kejaksaan genap usia satu,_ > _Bersama Pemda membangun Paluta nan terang._ > _Pergi ke pasar membeli sirih,_ > _Pulangnya singgah di rumah sahabat._ > _Dalihan Natolu jadi pengikat ih,_ > _Kejari dan Pemda bersatu padu hebat._ Sepenggal Puisi: “Adhyaksa di Bumi Sude” _Di tanah Paluta yang teduh,_ _Jaksa mengabdi dengan penuh ruh._ _81 tahun mengawal nurani,_ _Menegakkan hukum demi negeri._ Bersama Bupati, bersama Rakyat, Tangan bergandeng, bahu membahu erat. Bukan hanya hukum yang ditegakkan, Tapi keadilan dan harapan dirangkai. Kajari Paluta H.Muhammad Junaidi, SH., MH, menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas kehadiran Bupati, Forkopimda, dan seluruh OPD. Di usia 81 tahun ini, Kejaksaan berkomitmen menjadi sahabat masyarakat. Dengan semangat Trapsila Adhyaksa Berakhlak, kita jaga Paluta tetap aman, bersih, dan bermartabat,” ujar Junaidi dengan senyum ramah. Bupati Paluta H.Reski Basyah Harahap, S.STP., M.Si, juga menyampaikan selamat dan apresiasi. “Atas nama Pemerintah Daerah, kami bangga. Kejaksaan adalah mitra kami. Dengan semangat Dalihan Natolu, mari kita jaga Paluta. Hukum ditegakkan, pembangunan berjalan, masyarakat sejahtera*,” tegas Bupati. Suasana acara dipenuhi tawa, ramah tamah, dan diskusi hangat. Tidak ada sekat antara penegak hukum dan pemerintah. Yang ada hanya satu tekad: “Melayani Rakyat Paluta dengan Hati. Kata Penutup Penuh Hangat, > Usia bertambah, semangat tak pernah padam. > Kejaksaan hadir bukan untuk menakutkan, > Tapi mengayomi, melindungi, dan merangkum, > Agar Paluta terus melangkah ke depan. Dirgahayu Kejaksaan RI ke-81 Tahun 2026, “Trapsila Adhyaksa Berakhlak, Mengabdi untuk Negeri”   Harahap Kuro-Kuro.

Read More

HARI JADI KEJAKSAAN KE – 81 KAJARI PALUTA MUHAMMAD JUNAIDI SAMBUT HANGAT BUPATI DAN FORKOPIMDA

Bersuarakyat.online PALUTA- Semangat kebersamaan dan sinergi antar lembaga terlihat jelas dalam peringatan Hari Jadi Kejaksaan Republik Indonesia yang digelar di Kantor Kejaksaan Negeri Padang Lawas Utara, Pada Rabu, 02/09/2026. Kepala Kejaksaan Negeri Paluta, H. Muhammad Junaidi, SH., MH, tampil sangat antusias dan supel dalam menyambut seluruh tamu undangan. Kehangatan sambutan itu menjadi simbol kuatnya kolaborasi Kejaksaan dengan Pemerintah Daerah dan aparat penegak hukum di Bumi Sude. Turut hadir dalam acara tersebut jajaran Forkopimda dan pimpinan daerah Paluta, di antaranya: Bupati Paluta H. Reski Basyah Harahap, S.STP., M.Si, Kapolres Paluta AKBP Dhery Fajariandono, S.IK., SH. Sekretaris Daerah Dr. Patuan Rahmat Syukur P. Hasibuan, S.STP., MM, Ketua DPRD Paluta Mula Rotua Siregar, S.Sos, Beserta seluruh Pimpinan OPD se-Kabupaten Paluta. Kehadiran para pimpinan daerah ini menjadi bukti nyata bahwa Kejaksaan bukan hanya penegak hukum, tetapi juga mitra strategis pemerintah dalam membangun Paluta yang lebih maju, tertib, dan berkeadilan. Dalam sambutannya, Kajari Paluta H. Muhammad Junaidi menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas dukungan penuh dari Pemerintah Kabupaten Paluta, Polres, DPRD, dan seluruh OPD. “Sinergitas ini adalah kunci. Dengan kebersamaan, kita bisa memberikan pelayanan hukum terbaik untuk masyarakat Paluta dan bersama-sama mengawal pembangunan daerah*,” tegas Junaidi. Bupati Paluta H. Reski Basyah Harahap dalam kesempatan itu juga menyampaikan selamat Hari Jadi Kejaksaan. Beliau berharap Kejari Paluta terus menjadi garda terdepan dalam pemberantasan korupsi, penegakan hukum, dan memberikan rasa aman bagi masyarakat. Acara berlangsung khidmat namun penuh keakraban. Momen ramah tamah dan diskusi santai antara Kajari, Bupati, Kapolres, dan pimpinan OPD menjadi penutup yang hangat dari peringatan tahun ini. Dengan semangat “Trapsila Adhyaksa Berakhlak”, Kejaksaan Negeri Paluta berkomitmen untuk terus hadir, mengabdi, dan menjadi rumah keadilan bagi seluruh masyarakat Padang Lawas Utara.   Harahap Kuro-Kuro.

Read More

Sertipikat Elektronik Beri Perlindungan dari Risiko Hilang dan Rusak

Bersuarakyat online Medan – Sertipikat tanah merupakan dokumen penting sebagai tanda bukti hak atas tanah yang harus dijaga dengan baik. Namun, perkembangan layanan pertanahan digital melalui Sertipikat Elektronik kini memberikan solusi untuk mengurangi risiko dokumen fisik rusak maupun hilang. Direktur Jenderal Penetapan Hak dan Pendaftaran Tanah (Dirjen PHPT), Asnaedi, menjelaskan bahwa Sertipikat Elektronik tersimpan secara digital dalam brankas elektronik pada akun masing-masing pemegang hak melalui aplikasi Sentuh Tanahku. “Kalau sudah (sertipikat) elektronik, tidak ada lagi istilah rusak atau hilang, tidak perlu lagi sumpah sertipikat hilang, atau disiarkan di koran karena sertipikat kita sudah tersimpan di brankas elektronik,” ujar Asnaedi saat ditemui di Kementerian ATR/BPN, Jakarta, sebagaimana disampaikan melalui rilis yang diterima media, Rabu (2/9/2026). Menurut Asnaedi, keberadaan brankas elektronik memberikan kemudahan sekaligus meningkatkan keamanan dalam penyimpanan dokumen pertanahan. Pemegang hak dapat mengakses sertipikat secara digital melalui akun miliknya. Sistem tersebut juga dilengkapi dengan fitur keamanan, termasuk autentikasi biometrik. Meski demikian, dalam masa transisi penerapan Sertipikat Elektronik, Kementerian ATR/BPN masih memberikan salinan resmi sertipikat dalam bentuk cetakan menggunakan secure paper. “Kita memahami adanya transformasi ini bukan sesuatu yang cepat diterima, karena itulah kita masih mencetakkan salinan resminya. Kalau hilang cetakan itu masih bisa diganti, dengan prosedur. Tapi, yang dipakai itu yang di brankas elektronik, di mana yang bisa buka cuma pemilik tanah, tidak bisa dialihkan tanpa otoritas dari pemilik tanah, lebih safety, lebih nyaman,” jelasnya. Bagi masyarakat yang masih memiliki sertipikat tanah analog dan mengalami kerusakan, penerbitan kembali sertipikat dapat dilakukan melalui layanan alih media. Dalam proses tersebut, sertipikat analog akan dialihkan menjadi Sertipikat Elektronik sesuai dengan ketentuan dan prosedur yang berlaku. Informasi mengenai layanan alih media dapat diperoleh melalui aplikasi Sentuh Tanahku, dengan memilih menu Info Layanan, kemudian mencari informasi “Penggantian Sertifikat Karena Blanko Lama.” Untuk mengajukan alih media, masyarakat perlu menyiapkan formulir permohonan, fotokopi Kartu Tanda Penduduk (KTP) dan Kartu Keluarga (KK), serta sertipikat asli. Masyarakat yang membutuhkan informasi lebih lanjut mengenai persyaratan dan mekanisme alih media Sertipikat Elektronik dapat menghubungi Kantor Pertanahan (Kantah) setempat. Dengan transformasi layanan pertanahan berbasis elektronik ini, masyarakat diharapkan memperoleh kemudahan dalam mengakses dokumen pertanahan sekaligus mendapatkan perlindungan yang lebih baik terhadap risiko kehilangan maupun kerusakan dokumen fisik. #Red

Read More

Kantor Pertanahan Labuhanbatu Hadiri Sosialisasi Sarana dan Prasarana Perkebunan Kelapa Sawit

Bersuarakyat.online Labuhanbatu – Kantor Pertanahan Kabupaten Labuhanbatu menghadiri kegiatan Sosialisasi Sarana dan Prasarana Perkebunan Kelapa Sawit yang diselenggarakan oleh Dinas Pertanian Kabupaten Labuhanbatu Utara, Selasa (1/9/2026). Dalam kegiatan ini, Kantor Pertanahan Kabupaten Labuhanbatu turut memberikan pemaparan mengenai pendaftaran tanah serta aspek pertanahan yang mendukung pengelolaan perkebunan kelapa sawit. Sosialisasi ini menjadi ruang berbagi informasi dan pengetahuan bagi para peserta, khususnya dalam memahami pentingnya kepastian hukum atas tanah sebagai bagian dari pengembangan usaha perkebunan yang tertib dan berkelanjutan. #Red

Read More

Persoalan JKN-Jampersal Diminta Diperiksa Transparan, Kuasa Hukum: Jangan Ada Tekanan terhadap Nakes Tanjung Haloban

    LABUHANBATU – BERSUARAKYAT.ONLINE   – Persoalan internal di Puskesmas Tanjung Haloban, Kecamatan Bilah Hilir, Kabupaten Labuhanbatu, menjadi perhatian serius setelah sekitar **43 tenaga kesehatan (nakes)** menyampaikan aspirasi terkait transparansi, pembayaran hak tenaga kesehatan serta kondisi internal di lingkungan Puskesmas. Menyikapi persoalan tersebut, **Kantor Hukum Beriman Panjaitan, S.H., M.H. dan Rekan** meminta Bupati Labuhanbatu turun tangan melakukan evaluasi terhadap manajemen Puskesmas Tanjung Haloban serta memastikan seluruh persoalan diperiksa secara objektif dan profesional. Persoalan ini juga beririsan dengan proses penyelidikan dugaan tindak pidana pencemaran nama baik terhadap salah seorang tenaga kesehatan. Berdasarkan surat permintaan keterangan dari **Satreskrim Polres Labuhanbatu Nomor: B/908/VIII/Res.1.14/2026/Reskrim**, penyelidikan tersebut merujuk pada **Laporan Polisi Nomor: LP/B/1066/VIII/2026/SPKT/RES-LBH/POLDA SUMUT, tanggal 2 Agustus 2026**, serta **Surat Perintah Penyelidikan Nomor: Sp.Lidik/1175/VIII/Res.1.14/2026/Reskrim, tanggal 2 Agustus 2026**.   Dalam surat tersebut disebutkan dugaan tindak pidana pencemaran nama baik diketahui terjadi pada **Rabu, 22 Juli 2026 sekitar pukul 11.00 WIB**, di kompleks Puskesmas Tanjung Haloban, Desa Tanjung Haloban, Kecamatan Bilah Hilir, Kabupaten Labuhanbatu.   Kuasa hukum, Beriman Panjaitan, S.H., M.H. menegaskan pihaknya menghormati proses hukum yang sedang berjalan dan akan bersikap kooperatif dalam memberikan keterangan kepada penyidik.Kami menghormati proses hukum dan klien kami akan kooperatif memberikan keterangan kepada penyidik. Namun, kami meminta agar persoalan ini dilihat secara utuh, termasuk latar belakang yang menyebabkan munculnya aspirasi para tenaga kesehatan,ujar Beriman. Menurutnya, persoalan yang berkembang tidak semestinya hanya dilihat dari peristiwa yang kemudian dilaporkan, tetapi juga perlu ditelusuri dari persoalan internal yang sebelumnya menjadi perhatian para nakes. Salah satu yang dipertanyakan, menurut kuasa hukum, berkaitan dengan **transparansi dan pembayaran hak yang bersumber dari Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) dan Jaminan Persalinan (Jampersal). Beriman menyebut terdapat dugaan ketidaksesuaian pembayaran atau pengelolaan hak tenaga kesehatan yang menurutnya perlu diverifikasi berdasarkan data dan dokumen. Kami tidak menuduh siapa pun. Yang kami minta adalah pemeriksaan secara terbuka dan profesional. Kalau ada dugaan ketidaksesuaian, periksa data, dokumen dan seluruh pihak yang mengetahui persoalan tersebut. Dengan begitu, persoalan dapat terang dan tidak menimbulkan kesimpulan sepihak, tegasnya. Beriman mengatakan aspirasi yang disampaikan sekitar 43 tenaga kesehatan bukan dimaksudkan untuk menciptakan konflik dengan pimpinan Puskesmas. Menurutnya, para nakes pada prinsipnya menginginkan adanya transparansi, kepastian hak, perbaikan tata kelola dan suasana kerja yang kondusif sehingga dapat menjalankan tugas pelayanan kepada masyarakat secara profesional. Aspirasi tenaga kesehatan harus didengar dan diverifikasi. Jangan sampai orang yang menyampaikan persoalan justru merasa takut untuk berbicara. Kalau ada kekeliruan, mari diperiksa dan diperbaiki berdasarkan fakta, katanya. Kantor Hukum Beriman Panjaitan, S.H., M.H. dan Rekan juga meminta Bupati Labuhanbatu melakukan evaluasi terhadap **manajemen dan kepemimpinan Puskesmas Tanjung Haloban. Evaluasi dinilai penting untuk mengetahui apakah persoalan internal yang terjadi berdampak terhadap hubungan kerja maupun pelayanan kesehatan masyarakat. Kami meminta Bupati melakukan evaluasi secara menyeluruh. Kalau hasil evaluasi menunjukkan adanya persoalan manajemen yang perlu diperbaiki, pemerintah daerah tentu memiliki kewenangan mengambil langkah sesuai aturan. Kami menyerahkan keputusan itu kepada Bupati berdasarkan hasil evaluasi, jelas Beriman. Ia menegaskan, kepentingan masyarakat harus menjadi prioritas dan pelayanan kesehatan tidak boleh terganggu akibat persoalan internal Selain Bupati, kuasa hukum juga meminta Inspektorat Kabupaten Labuhanbatu dan Dinas Kesehatanturun tangan melakukan pemeriksaan secara objektif, transparan dan menyeluruh.   Pemeriksaan tidak boleh hanya diarahkan kepada tenaga kesehatan yang menyampaikan aspirasi. Periksa secara proporsional semua pihak yang berkaitan. Jangan hanya memeriksa nakes yang menyampaikan aspirasi. Kalau memang ada persoalan, seluruh pihak yang mengetahui harus dimintai keterangan agar pemeriksaannya benar-benar objektif, ujarnya. Ia juga meminta agar tidak ada tekanan maupun intimidasi terhadap tenaga kesehatan selama proses pemeriksaan maupun proses hukum berlangsung. Tidak boleh ada tekanan atau intimidasi terhadap siapa pun yang memberikan keterangan. Semua pihak memiliki hak untuk menyampaikan fakta yang diketahuinya. Kalau ada pelanggaran, buktikan melalui mekanisme hukum dan alat bukti yang sah,” tegasnya. Beriman kembali menegaskan pihaknya tidak menghalangi proses hukum atas laporan dugaan pencemaran nama baik tersebut. Menurutnya, hak pelapor untuk membuat laporan dan hak pihak yang dilaporkan untuk memberikan pembelaan harus sama-sama dihormati.   Namun, proses hukum tersebut diharapkan tidak membuat persoalan internal yang menjadi latar belakang munculnya aspirasi para nakes terabaikan. Silakan proses laporan tersebut sesuai hukum. Kami siap menghadapi dan memberikan keterangan. Tetapi persoalan yang menjadi latar belakang juga harus diperiksa. Jangan sampai hanya peristiwa akhirnya yang dilihat, sementara akar persoalannya tidak pernah dibuka, kata Beriman.   Salah seorang tenaga kesehatan, Jenny Silalahi, menyatakan siap mengikuti proses hukum dan memberikan keterangan kepada penyidik. Menurut Jenny, para tenaga kesehatan berharap persoalan yang terjadi dapat diselesaikan secara terbuka dan tidak berkembang menjadi konflik berkepanjangan. Kami siap memberikan keterangan sesuai fakta yang kami ketahui. Kami berharap semuanya dapat dilihat secara objektif. Yang kami inginkan adalah transparansi, perbaikan dan suasana kerja yang kondusif agar kami dapat menjalankan pelayanan kepada masyarakat dengan baik,ujar Jenny. Beriman mengingatkan seluruh pihak agar tidak mengambil kesimpulan maupun memberikan stigma sebelum proses pemeriksaan selesai. Menurutnya, baik pelapor maupun pihak yang dilaporkan memiliki hak hukum yang sama untuk memberikan keterangan dan pembelaan. Jangan ada penghakiman sebelum proses pemeriksaan selesai. Kita hormati penyidik bekerja berdasarkan fakta dan alat bukti. Kami juga meminta semua pihak menahan diri agar persoalan ini tidak semakin melebar,” katanya. **BERSUARAKYAT.ONLINE memberikan ruang hak jawab dan klarifikasi** kepada Kepala Puskesmas Tanjung Haloban, Dinas Kesehatan Kabupaten Labuhanbatu, Pemerintah Kabupaten Labuhanbatu maupun pihak lain yang disebut atau berkepentingan dalam pemberitaan ini. Hak jawab tersebut menjadi bagian penting untuk memastikan pemberitaan tetap **berimbang, proporsional dan memberikan kesempatan kepada seluruh pihak menyampaikan penjelasan berdasarkan fakta. Kantor Hukum Beriman Panjaitan, S.H., M.H. dan Rekan berharap Bupati Labuhanbatu segera mengambil langkah konkret untuk menyelesaikan persoalan tersebut.   Menurut Beriman, pemerintah daerah harus hadir untuk memastikan **hak tenaga kesehatan terlindungi, tata kelola berjalan transparan dan pelayanan kepada masyarakat tetap menjadi prioritas.**   “**Kami berharap Bupati hadir sebagai penyelesaian. Evaluasi manajemen, periksa persoalannya secara menyeluruh, buka ruang transparansi dan pastikan tidak ada tekanan terhadap nakes yang menyampaikan aspirasi. Tujuannya bukan memperbesar konflik, tetapi memperbaiki Puskesmas Tanjung Haloban agar pelayanan kepada masyarakat semakin baik,**” pungkas Beriman. Red

Read More

KECAMATAN PADANG BOLAK, KABUPATEN PADANG LAWAS UTARA MENYALURKAN BANTUAN PANGAN 61 DESA BERUPA BERAPA 30 PER RUMAH TANGGA

Bersuarakyat.online PALUTA- 61 Desa Se-Kecamatan Padang Bolak Terima Bantuan Pangan Beras 30 Kg, kepada masyarakat menerima Penyaluran ini secara langsung yang, Dipusatkan di Kantor Camat Padang Bolak, mulai Hari Senin : 31/08/2026. Pemerintah Kecamatan Padang Bola, menyalurkan Bantuan Pangan berupa beras sebanyak 30 Kg kepada masyarakat di 61 Desa se-Kecamatan Padang Bolak, Kabupaten Padang Lawas Utara. Penyerahan bantuan tersebut dipusatkan di Kantor Camat Padang Bolak dan dihadiri perangkat desa penerima bantuan. Terlihat karung-karung beras telah disiapkan untuk selanjutnya didistribusikan ke masing-masing desa dan di ambil secara langsung oleh rumah tangga yang mendapatkan bantuan pangan tersebut, ujar kakanda Balokot Harahap pada Rabu : 02/09/2026. Program bantuan pangan ini merupakan bentuk kepedulian pemerintah dalam menjaga ketahanan pangan dan membantu meringankan beban masyarakat, khususnya kelompok rentan di wilayah Kecamatan Padang Bolak. Kami mengapresiasi penyaluran bantuan ini. Semoga beras 30 Kg ini bisa bermanfaat dan tepat sasaran kepada masyarakat yang membutuhkan di 61 desa,” ujar salah satu perangkat desa yang hadir dalam penyerahan. Camat Padang Bolak Rijal bersama jajaran menginstruksikan agar seluruh Kepala Desa segera menyalurkan bantuan tersebut kepada warga penerima manfaat sesuai data yang telah ditetapkan, agar tidak terjadi keterlambatan. Dengan adanya bantuan ini, diharapkan dapat membantu pemenuhan kebutuhan pangan pokok masyarakat di tengah kondisi ekonomi saat ini.   Harahap Kuro-Kuro.

Read More