Paluta-Bersuarakyat.online
Penyaluran bantuan benih padi unggul melalui Dinas Pertanian Kabupaten Padang Lawas Utara (Paluta). ajang Korupsi dan Pungli bagi Kelompok tertentu Khususnya Dinas Pertanian Paluta. Berdasarkan hasil konfirmasi yang dilakukan ke berbagai pihak yang juga turut didalamnya Nusamedia mendapati beberapa kejanggalan yang terjadi di lapangan.
Dari hasil Poto bersama pertama penyaluran Benih padi unggul yang di salurkan di lapangan adalah Benih Padi Unggul
Cap Kapal Terbang jenis Cierang. Saat penyaluran pertama dilakukan pihak Dinas pertanian ke masing masing kelompok melalui Menejer Brigade dengan ketetapan masing masing kelompok menerima sesuai lahan pada daftar kelompok.
Menurut hasil konfirmasi dan pengakuan para peserta kelompok setiap 1 Zak bantuan yang berukuran 5 kg per zak mereka di mintai biaya Rp.15.000,- sampai dengan Rp.20.000,- per zak nya. Sementara kebutuhan 1 hektare ( 1 ha ) hamparan sawah membutuhkan 25 kg benih padi ( 5 Zak padi/ha).
Selain itu beberapa dari ketua kelompok tani juga mengatakan jatah mereka di pangkas kisaran 1 sampai 2 ton yang dilakukan oleh Menejer Brigade bekerjasama dengan Bidang Tanaman palawija dan Hultikultura Dinas Pertanian Paluta. Namun beberapa saat setelah para wartawan ribut pihak Menejer Brigade mengganti bibit yang sudah sempat mereka jual dengan Bibit biasa tanpa mereka atau bukan Cierang lagi.
Yang menjadi pertanyaan bagi publik Benih Bibit Unggul yang di salurkan sebagai bantuan adalah Cap Kapal Terbang Jenis CIERANG. Namun setelah terbongkar semua kelakuan Dinas Pertanian ada permainan di dalam malah Benih Padi Unggul Cap Bintang Tani Andalan (Bintang TA) yang dibagi kepada kelompok tani di kabupaten Padang lawas Utara.
Benih yang mana sebenarnya yang di salurkan oleh Kementan RI? Benih Padi Cap Bintang Tani Andalan Kah atau Benih Padi Cap Kapal Terbang (CIERANG). Dari sisi jenis padi saja sudah ada perbedaan, bagaimana mungkin 100 ton lebih benih bantuan yang di salurkan Kementan melalui Dinas Pertanian Paluta ada 2 Merek yang berbeda, atau ada harga yang menjadi prioritas sebagai keuntungan atau memang sudah terlanjur di Jual Benih jenis Cierang. Hingga berita ini di terbitkan pihak Bidang Tanaman Palawija dan Hultikultura Dinas Pertanian belum dapat di konfirmasi.
Harahap Kuro-Kuro.